Lompat ke konten
Selamat Membaca Mubadala Energy Kantongi Blok Migas Southwest Andaman, Target Produksi Gas 2028

Mubadala Energy Kantongi Blok Migas Southwest Andaman, Target Produksi Gas 2028

Jakarta – Perusahaan energi asal Abu Dhabi, Mubadala Energy, resmi memperoleh hak pengelolaan Wilayah Kerja (WK) migas eksplorasi Southwest Andaman melalui skema Kontrak Kerja Sama Gross Split.

Blok tersebut diberikan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi sebagai bagian dari lelang tahap II tahun 2025. Dalam proyek ini, Mubadala Energy memegang 100 persen hak partisipasi sekaligus bertindak sebagai operator.

Perkuat Dominasi di Cekungan Andaman

Managing Director & CEO Mansoor Mohamed Al Hamed menegaskan bahwa akuisisi ini memperkuat posisi perusahaan di kawasan Laut Andaman yang dikenal memiliki potensi gas besar.

“Kami memiliki pemahaman mendalam terhadap cekungan Andaman, dan perolehan ini memperkuat rangkaian temuan strategis multi-TCF kami,” ujarnya.

Sebelumnya, Mubadala Energy telah mencatat sejumlah penemuan penting di wilayah ini, seperti Lapangan Layaran, Tangkulo, dan Timpan.

Tambah Portofolio Strategis

WK Southwest Andaman melengkapi portofolio perusahaan di lepas pantai Sumatera bagian utara, yang kini mencakup:

  • South Andaman

  • Central Andaman

  • Andaman I

  • Andaman II

  • Southwest Andaman

Dengan tambahan ini, Mubadala Energy menjadi salah satu perusahaan eksplorasi paling aktif di cekungan Andaman.

Proses Panjang Sejak 2022

Perolehan blok ini merupakan hasil proses panjang sejak 2022, dimulai dari identifikasi awal, penandatanganan Joint Study Agreement (JSA) pada 2023, hingga penyelesaian studi pada 2024 dan pengajuan penawaran pada 2025.

Secara geologi, Southwest Andaman merupakan kelanjutan dari struktur Bampo DHI play yang telah terbukti memiliki cadangan gas besar.

Target First Gas 2028

Perusahaan menargetkan produksi gas pertama (first gas) dapat tercapai sebelum akhir 2028, seiring kemajuan eksplorasi di kawasan tersebut.

President Director Abdulla Bu Ali menyebut blok ini sangat strategis bagi pengembangan energi nasional.

“Kami optimistis terhadap potensi Southwest Andaman dan akan terus berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk memaksimalkan manfaatnya bagi Indonesia,” ujarnya.

Eksplorasi Dimulai dalam 4–6 Tahun

Pengeboran eksplorasi pertama direncanakan pada fase eksplorasi kedua, yakni tahun ke-4 hingga ke-6, setelah akuisisi dan interpretasi data seismik 3D terbaru selesai dilakukan.

Proyek ini akan dijalankan sesuai komitmen Kontrak Kerja Sama (KKS) serta sejalan dengan strategi pengembangan portofolio Andaman.

Dorong Masa Depan Energi Indonesia

Kehadiran Mubadala Energy di blok Southwest Andaman diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan kerja di sektor hulu migas. (J)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *