LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus mendorong penguatan ekonomi lokal berbasis UMKM. Salah satu langkah nyatanya ditandai dengan peresmian Cik Tien Oleh-oleh Lampung di Jalan Kusuma Bangsa No. 175 Kalianda, Rabu (11/2/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dan dirangkai dengan pengukuhan Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) Kabupaten Lampung Selatan.
Acara ditandai dengan penerbangan balon serta penandatanganan prasasti oleh Bupati Egi bersama Owner Cik Tien Oleh-oleh Lampung, Yustina Dwi Hafsari, didampingi Ketua DPC Hippi Lampung Selatan, Yosefh Fauzi.
Kehadiran pusat oleh-oleh tersebut menjadi simbol dimulainya operasional ruang distribusi produk UMKM sekaligus wadah kolaborasi antar pelaku usaha lokal.
Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa penguatan ekonomi daerah harus bertumpu pada kolaborasi dan inovasi. Menurutnya, kemandirian ekonomi sangat ditentukan oleh dua faktor utama, yakni kualitas pelaku usaha dan daya saing produk maupun jasa yang dihasilkan.
“Ini contoh sinergi nyata antara pemerintah, pengusaha, dan UMKM. Kunci kemandirian ekonomi ada pada pelaku usaha yang adaptif serta produk dan jasa yang mampu bersaing. Hari ini kita melihat inovasi pengusaha lokal yang siap menjawab tantangan zaman,” ujar Egi.
Ia berharap keberadaan pusat oleh-oleh tersebut mampu memperkuat perputaran ekonomi masyarakat sekaligus menjadi embrio pengembangan UMKM dan sektor pariwisata daerah.
Menurutnya, penguatan ruang distribusi produk lokal merupakan langkah strategis agar Lampung Selatan tidak sekadar menjadi daerah lintasan, melainkan tujuan singgah yang memberi kesan bagi wisatawan.
“Saya tidak ingin Lampung Selatan hanya dilalui. Dari gerbang Sumatera kita jadikan beranda Sumatera. Kita siapkan ruang yang membuat orang datang, betah, dan ingin kembali,” tegasnya.
Sementara itu, Owner Cik Tien Oleh-oleh Lampung, Yustina Dwi Hafsari, menjelaskan bahwa pendirian toko tersebut berangkat dari kebutuhan wisatawan yang kerap kesulitan menemukan pusat oleh-oleh yang mudah dijangkau di Kalianda.
Ia berharap Cik Tien dapat menjadi solusi bagi wisatawan sekaligus etalase produk unggulan UMKM Lampung Selatan.
“Kami ingin menghadirkan tempat yang memudahkan wisatawan membawa pulang khas Lampung, sekaligus mendukung pelaku UMKM lokal. Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari penguatan pariwisata dan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ketua DPC Hippi Lampung Selatan, Yosefh Fauzi, menambahkan bahwa sekretariat baru Hippi akan menjadi ruang diskusi, berbagi pengalaman, dan kolaborasi antar pengusaha lokal dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat.
Menurutnya, dukungan fasilitas distribusi melalui Cik Tien membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal.
“Hippi hadir kembali bersama UMKM. Gedung ini mungkin sederhana, tetapi penuh makna. Di sini kita berkolaborasi dan memperluas pemasaran produk daerah. Sinergi seperti ini sangat penting untuk membangun Lampung Selatan,” kata Yosefh.
Peresmian tersebut diharapkan menjadi titik awal kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, pelaku usaha, dan UMKM dalam memperkuat posisi Lampung Selatan sebagai gerbang ekonomi dan pariwisata di Pulau Sumatera.
