Budi Dharmawan Resmi Dilantik sebagai Ketua Pengprov ORADO Lampung

Jakarta – Budi Dharmawan resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Lampung. Pelantikan berlangsung di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (7/1/2025), dan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) ORADO, Yooky Tjahrial.

Pelantikan Pengprov ORADO Lampung tersebut merupakan bagian dari agenda nasional DPP ORADO yang secara serentak melantik seluruh Pengprov ORADO se-Indonesia. Kegiatan nasional itu juga dirangkaikan dengan Deklarasi Nasional ORADO, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I, serta Training Nasional I Wasit ORADO.

Acara pelantikan dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, serta Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari.

Kepengurusan ORADO Lampung turut diisi sejumlah tokoh olahraga dan kepemudaan daerah. Di antaranya Descatama Paksi Moeda, mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung yang kini menjabat Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, serta Iqbal Ardiansyah, Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung dan mantan Ketua Esport Provinsi Lampung.

Budi Dharmawan sendiri bukan figur baru di dunia olahraga Lampung. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum KONI Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Budi Dharmawan menyatakan komitmennya untuk membawa ORADO Lampung menjadi wadah pembinaan olahraga domino yang profesional serta melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Bismillah, dengan semangat juang, sportivitas, dan kebersamaan, kita kibarkan ORADO di Provinsi Lampung,” ujar Budi.

Sementara itu, Iqbal Ardiansyah menegaskan kesiapan jajaran pengurus ORADO Lampung untuk mengharumkan nama daerah melalui cabang olahraga domino, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Dengan semangat dan kebersamaan, kami optimistis ORADO Lampung dapat memberikan kontribusi dan prestasi yang membanggakan bagi Provinsi Lampung ke depan,” katanya.

Subhan Kembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Metro

Metro | Hari terakhir DPD II Partai Golkar Kota Metro melakukan penjaringan bakal calon Ketua DPD setelah selama dua hari, yakni pada 2–3 Januari 2026, dan berakhir pukul 18.00.

Sejumlah kader Partai Golkar tercatat mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua, yakni Ahmad Haris, SH, kader muda AMPG, Kun Komariyati, SE, yang merupakan anggota DPRD Kota Metro dari Fraksi Partai Golkar dan Subhan, SE, yang merupakan Incumbent dan juga anggota DPRD Kota Metro, turut serta mengambil formulir pendaftaran.

Ketua Tim Penjaringan, Alfa Roby, menjelaskan bahwa saat pendaftaran sejak Jumat, 2 Januari 2026 dan berakhir pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekaligus pengembalian.

“Saat Pendaftaran, yang dilaksanakan di Kantor DPD II Partai Golkar Kota Metro, ada 3 kader yang ambil formulir pendaftaran, yakni Ahmad Haris, Kun Komaryati dan Subhan,” ujar Alfa Roby.

Kemudian, Alfa Roby menjelaskan bahwa seluruh bakal calon diberikan kesempatan yang sama sebagai wujud demokrasi internal partai, tidak ada perlakuan khusus terhadap kandidat tertentu.

“Semua kita perlakukan secara adil dan kekeluargaan. Hingga hari terakhir sudah ada tiga bakal calon yang mengambil berkas pendaftaran, tetapi sampai dengan penutupan hari ini pukul 18.00 wib, hanya dua yang memgembalikan berkas tersebut yakni Kun Komaryati dan Subhan, adapun Ahmad Haris tidak mengembalikan berkas. Selanjutnya akan kami lakukan verifikasi untuk tahapan berikutnya,” ujar Alfa Roby, Sabtu, (3/1/2026).

Dengan demikian, menurut Alfa Roby yang juga Ketua Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Kota Metro, mengatakan bahwa ada dua bakal calon yang mengembalikan berkas dan satunya tidak mengembalikan berkas.

Adapun seluruh persiapan pelaksanaan Musda telah mendekati rampung. Musda VI dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Januari 2026, di gedung Sesat Kota Metro.

Dalam Musda tersebut, selain pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Metro, juga akan dilaksanakan pelantikan ketua terpilih beserta jajaran pengurus baru yang rencananya dilakukan langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak.| (Arif).

Wali Kota Metro Lantik Pejabat Eselon III di Akhir Tahun, Ini 23 Namanya

METRO | Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kota Metro kembali melakukan penyegaran birokrasi. Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, melantik dan mengambil sumpah jabatan 23 pejabat Eselon III di lingkungan Pemkot Metro, Rabu (24/12/2025) sore, di Aula Pemerintah Kota setempat.

Inilah daftar nama lengkap 23 pejabat yang dilantik dan dimutasi:

1. Alfajar Nasution, S.Sos., M.Si, dari Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata menjadi Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Metro.

2. dr. Achmad Redho Akbar, MM, dari Sekretaris Dinas Kesehatan menjadi Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.

3. Eka Syafriyanto, dari Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda menjadi Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

4. Abu Mansur Al Maturidi, SE, dari Kabid Operasional Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP menjadi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda.

5. Susilo Rahmadani, M.H., S.STP, dari Kasi Tibum Satpol PP menjadi Kabid Operasional Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP.

6. Renan Joko Sajarwo, S.IP., MM, dari Kepala UPTD Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan menjadi Kepala Pelaksana BPBD Kota Metro.

7. dr. Hasril Syahdu, MKM, dari Wakil Direktur Pelayanan RSUD Jenderal Ahmad Yani menjadi Direktur UPTD RSUD Sumbersaribantul.

8. Estelita Kesuma, SKM., M.Kes, dari Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Jenderal Ahmad Yani menjadi Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

9. Leny Marlina, SE., MM, dari Pengawas Koperasi Ahli Muda menjadi Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian.

10. Erfir Thabrani Indra R A, S.Sos., M.I.P, dari Analis Kebijakan Ahli Muda menjadi Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol.

11. Risfania, S.STP., M.Si, dari Sekretaris Kesbangpol menjadi Camat Metro Barat.

12. Triyono, S.Sos, dari Camat Metro Barat menjadi Sekretaris Kesbangpol.

13. Irawesi Afif, S.ST, dari Bidan Ahli Muda menjadi Kepala Bidang Litbang SDM dan Diklat RSUD Jenderal Ahmad Yani.

14. Aditya Wardana, S.STP., MM, dari Pranata Humas Ahli Muda menjadi Kepala Bidang Komunikasi, Informasi dan Statistik Diskominfo.

15. Haris Munandar, S.STP., M.Si, dari Kasubbag Dokumentasi menjadi Kasubbag Protokol Setda.

16. Kharisma Zarkasi Rusyadi Saputra, S.STP., M.Si, dari Lurah Ganjar Asri menjadi Kasubbag Dokumentasi Setda.

17. Ruben Nugroho, S.STP, dari Analis Protokol menjadi Lurah Ganjar Asri.

18. Maya Ariestanty, A.Md, dari Pengelola Sarpras Kantor menjadi Kasi Pemerintahan Kelurahan Sumbersari Bantul.

19. Lampita Hodmaida S, SE, dari Analis Kebijakan Ahli Pertama menjadi Kasi Pemerintahan Kelurahan Ganjar Agung.

20. Hari Sapta Marsetyo, SE, dari Analis Laporan Keuangan menjadi Kasi Pemerintahan Kelurahan Yosodadi.

21. Yulia Puspitasari, S.Ipem, dari Kasi Pemerintahan Kelurahan Purwoasri menjadi Sekretaris Lurah Purwoasri.

22. Muhammad Fadel Darmawan, S.Tr.IP, dari Analis Pelayanan menjadi Kasi Pemerintahan Kelurahan Purwoasri.

23. Rosmalita Elviera MD, A.Md.Kep, dari Perawat Mahir Puskesmas Yosodadi menjadi Kepala Subbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Yosodadi.

Pelantikan ini menegaskan langkah Pemerintah Kota Metro dalam menata ulang struktur birokrasi, dengan menempatkan pejabat sesuai kebutuhan organisasi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks. | (Rio).

Paduan Suara Tim Penggerak PKK Kecamatan Metro Kibang Juara 1 Lomba Sambung Lagu Dan Gerak

Lampung Timur | Patut dibanggakan, group paduan suara tim penggerak PKK Kecamatan Metro Kibang Lampung Timur, berhasil meraih juara 1 suara terbaik dalam lomba sambung lagu dan gerak “ Payu Kidah “ yang di selenggarakan oleh, Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Timur pada acara puncak memperingati hari ibu yang ke 97 dan Hari Ulang Tahun Dharmawanita Persatuan ke 26, berlangsung di Aula rumah dinas bupati Lampung Timur.

Dikatakan ketua tim penggerak PKK Kecamatan Metro Kibang sekaligus ketua tim paduan suara, Sri Endayani, pihaknya tidak menyangka jika tim paduan suara PKK Metro Kibang akan berhasil meraih juara 1 paduan suara terbaik tingkat Kecamatan se Lampung Timur dan meraih juara 3 pada lomba tumpeng.

“Untuk lomba sendiri dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Kelompok Organisasi Prangkat Daerah (OPD) diikuti 28 peserta dan kelompok Kecamatan ada 24 kelompok. Dan Alhamndulillah kita berhasil meraih juara satu dari 23 Kecamatan peserta lomba,”ujar Indah panggilan akrab Sri Endayani, pada Lampung7.com, Senin (22/12/2025).

Indah menjelaskan, keberhasilan kelompoknya merupakan hadiah istimewa pada hari Ibu yang ke 97 bagi masyarakat Metro Kibang pada umumnya dan terkusus bagi tim penggerak PKK se Kecamatan Metro Kibang.

“Group kami terdiri dari, saya sendiri, Suwarni, Sudarmiati, Desmarniati, Rismawati. Dari latihan yang rutin dan kekompakan serta tidak grogi pada saat tampil menjadi pedoman kami dan Alhamndulillah kami berhasil meraih juara satu untuk tingkat Kecamatan se-Lampung Timur. Sedangkan untuk OPD itu terpisah dari kelompok kami.’jelas Indah.

Selanjutnya, Indah menambahkan, pihaknya juga bersyukur pada lomba nasi tumpeng, tim penggerak PKK Kecamatan Metro Kibang berhasil meraih juara 3.

“Keberhasilan ini berkat suport dari semua pihak, dari jajaran Kecamatan , dari perangkat desa se-Kecamatan Metro Kibang dan dari seluruh masyarakat tentunya,” tandas Indah. | (Gun).

AKBP Vicky Dzulkarnain Terpilih Secara Aklamasi sebagai DANMENWA Lampung Periode 2025–2028

Bandar Lampung – AKBP Vicky Dzulkarnain, S.Ag., M.M. terpilih secara aklamasi sebagai Komandan Resimen Mahasiswa (DANMENWA) Provinsi Lampung periode 2025–2028 dalam Rapat Komando Daerah (RAKOMDA) Resimen Mahasiswa Raden Intan Provinsi Lampung.

RAKOMDA tersebut digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pemilihan DANMENWA Lampung untuk masa bakti selanjutnya.

Rapat dibuka secara resmi oleh DANMEN Maharatan Lampung AKBP (Purn) Muchtar, S.E., S.H., M.H. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung serta Kolonel Sus Drs. H. Ahmad Yani, S.H., M.H., yang menegaskan pentingnya peran strategis Resimen Mahasiswa dalam pembinaan karakter, bela negara, dan kepemimpinan generasi muda.

Proses pemilihan DANMENWA Lampung berlangsung secara musyawarah mufakat dan menghasilkan keputusan aklamasi yang menetapkan AKBP Vicky Dzulkarnain sebagai komandan terpilih.

RAKOMDA tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur strategis, di antaranya Dewan Pimpinan Nasional IARMI yang mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom, Dewan Pimpinan Provinsi IARMI Lampung, jajaran DANMEN beserta staf, DANSUB Bandar Lampung, DANSUB Metro, DANSUB Pringsewu, dan DANSUB Lampung Selatan, serta delapan Danyon Menwa se-Provinsi Lampung.

Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh sekitar 150 personel Menwa aktif se-Lampung, Rektor Universitas Muhammadiyah Pringsewu, serta AKBP Radius Utama, S.H., M.H. dari Polda Lampung.

Dengan terpilihnya AKBP Vicky Dzulkarnain sebagai DANMENWA Lampung, diharapkan Resimen Mahasiswa Provinsi Lampung semakin solid, profesional, dan mampu berkontribusi aktif dalam pembinaan mahasiswa serta penguatan nilai-nilai kebangsaan dan bela negara di Bumi Ruwa Jurai.

Bupati Lampung Selatan Terima Anugerah Daerah Harmonis dan Berkelanjutan dari JMSI Lampung

Bandar Lampung – Komitmen Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam mewujudkan pembangunan daerah yang harmonis dan berkelanjutan kembali memperoleh apresiasi. Pada Musyawarah Daerah (Musda) II Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung, ia dianugerahi Anugerah Daerah Harmonis dan Berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Musda II JMSI Lampung yang berlangsung di Hotel Azana, Bandar Lampung, Minggu (21/12/2025). Bupati Radityo Egi Pratama berhalangan hadir dan diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah.

Anugerah diberikan langsung oleh Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santosa, pada forum Musda yang mengusung tema “Pers Sehat, Profesional Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran pers sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi JMSI atas kontribusi Bupati Lampung Selatan dalam mendorong pembangunan daerah, menjaga stabilitas sosial, serta membangun sinergi yang harmonis antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat.

Ketua JMSI Lampung Selatan, Gandi Yusnadi, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

“Penghargaan ini merupakan kehormatan bagi Pemkab Lampung Selatan sekaligus JMSI. Ini mencerminkan terjalinnya sinergi yang baik antara pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat,” ujar Gandi.

Ia berharap, ke depan Pemkab Lampung Selatan dapat terus memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan dalam pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Musda II JMSI Provinsi Lampung Tahun 2025 turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Dajusal, Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa, Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan, serta jajaran pengurus JMSI dari kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung.

Selain Bupati Lampung Selatan, sejumlah kepala daerah dan tokoh lainnya juga menerima penghargaan JMSI atas dedikasi mereka dalam memajukan daerah serta membangun komunikasi yang konstruktif dengan media.

GOW Kota Metro Perkuat Barisan Perempuan Sehat dan Ekonomi Disabilitas

METRO | Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Metro bersama PT Bogasari Flour Mills gelar kegiatan Gebyar Senam GOW bersama Bogasari, ditama Merdeka Kota Metro, Minggu (21/12/2025).

Kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi nyata antara Pemerintah Kota Metro, organisasi perempuan, dan dunia usaha dimana ribuan peserta dari unsur organisasi wanita hingga masyarakat umum memadati lokasi kegiatan, memperlihatkan soliditas barisan perempuan Metro yang semakin aktif mengambil peran di ruang publik.

Dikatakan Ketua GOW Kota Metro, Nidia Irine Sari Rafieq, dirinya mengapresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Gebyar Senam GOW bersama Bogasari bukan sekadar perayaan Hari Ibu, melainkan momentum konsolidasi gerakan perempuan.

“Terima kasih yang tulus atas terlaksananya Gebyar Senam GOW bersama Bogasari yang luar biasa ini. Kegiatan ini bukan hanya memperingati Hari Ibu, tetapi menjadi ruang mempererat silaturahmi, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta mendorong gaya hidup sehat dan pemberdayaan perempuan,” ujar Nidia

Momentum tersebut juga dirangkai dengan Pengukuhan Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kota Metro masa bakti 2025–2029, yang dinilai memiliki arti penting dalam pembangunan sumber daya manusia perempuan.

Nidia menegaskan bahwa PERWOSI harus menjadi motor penggerak olahraga perempuan di Kota Metro. Ia meyakini, perempuan sehat akan melahirkan keluarga kuat dan generasi unggul.

“Kami percaya, dari ibu dan wanita yang sehat akan lahir keluarga yang kuat dan generasi yang hebat. Karena itu, PERWOSI harus menjadi penggerak utama olahraga perempuan di Kota Metro,” tegas Nidia, yang juga ketua PERWOSI Kota Metro 2025-2029.

Pada periode kepengurusan 2025–2029, PERWOSI Kota Metro mengusung tiga fokus utama: memasyarakatkan olahraga sebagai gaya hidup perempuan, memperkuat sinergi dengan Pemkot Metro dan KONI dalam pembinaan atlet wanita, serta menghadirkan inovasi kegiatan olahraga yang kreatif, rekreatif, dan menjangkau hingga tingkat kelurahan.

Di momentum yang sama, Pemkot Metro bersama GOW dan Bogasari juga membuka Spesial Market, sebuah ruang ekonomi inklusif yang secara khusus melibatkan anak-anak disabilitas sebagai pelaku utama usaha.

Berlangsung di kawasan Simpang Taman Merdeka hingga Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Spesial Market menjadi wajah lain dari perayaan perempuan yang konkret, berani, dan menyentuh kelompok yang selama ini kerap terpinggirkan.

Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, menegaskan bahwa keramaian kegiatan perempuan sengaja dimanfaatkan untuk membuka akses ekonomi bagi komunitas disabilitas.

“Kami memanfaatkan momentum ini untuk memberdayakan anak-anak disabilitas dan memberikan ruang agar mereka bisa berjualan, berdikari, dan berdaya secara ekonomi,” kata Rafieq.

Menurutnya, Spesial Market dirancang sebagai sarana belajar kewirausahaan. Anak-anak disabilitas menjadi penjual, sementara pelaku UMKM dan pengusaha lokal berperan sebagai penyedia barang. Pemerintah hadir sebagai fasilitator, bukan pengendali.

“Ini bukan program resmi pemerintah, tapi inisiatif awal. Ke depan akan kita dorong agar menjadi program berkelanjutan,” ujar Rafieq.

Ketua Persatuan Komunitas Disabilitas (PKD) Kota Metro, Yunita Virya, menyambut positif langkah tersebut. Ia menilai Spesial Market sebagai ruang langka yang memberi akses langsung bagi anak disabilitas dan keluarganya untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi.

“Ini bukan hanya anak disabilitasnya, tetapi keluarga disabilitas juga diberikan akses berjualan. Metro menunjukkan perhatian nyata terhadap kami,” tegas Yunita.

Kolaborasi dengan Bogasari juga dipastikan berlanjut. Tim Bogasari, Inten Sawomi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menggelar Gebyar UMKM Kota Metro pada 10–11 Januari 2026, menghadirkan artis nasional Wika Salim dan melibatkan lebih dari 100 pelaku kuliner lokal, tanpa tiket masuk.

Dengan rangkaian kegiatan ini, GOW Kota Metro menegaskan posisinya bukan hanya sebagai organisasi perempuan seremonial, melainkan kekuatan sosial yang mampu menggerakkan kesehatan, solidaritas, dan ekonomi inklusif.| (Arif).

Rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-97, Srikandi PP Lampung Gelar Bakti Sosial

BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 tahun 2025, Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Lampung menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor MPW Pemuda Pancasila Provinsi Lampung, Tanjung Senang, Jumat (19/12/2025).

Bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu ke-97 yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai agenda sosial dan kebersamaan, seperti donor darah, senam bersama, bazar UMKM, serta beragam perlombaan.

Ketua Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Lampung yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung, Iin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus serta anggota yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan bakti sosial tersebut.

“Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan secara rutin dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima bantuan. Kami berharap Srikandi Pemuda Pancasila semakin tumbuh menjadi organisasi perempuan yang hebat, maju, dan peduli terhadap sesama,” ujar Iin.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Srikandi Pemuda Pancasila di tengah masyarakat merupakan wujud silaturahmi, kepedulian, serta komitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan.

“Mari kita jadikan peringatan Hari Ibu ke-97 ini sebagai momentum untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Lampung berharap dapat terus berkontribusi positif dalam meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Calon Ketua KONI Lampung Timur Ungkap Dugaan Intervensi dan Rekayasa Penjaringan

LAMPUNG TIMUR — Proses Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Lampung Timur yang dijadwalkan berlangsung sejak 1 hingga 21 Desember 2025 disorot tajam. Salah satu kandidat calon Ketua KONI Lampung Timur, Purnama Hidayah, mengungkap dugaan adanya intervensi, rekayasa, dan pemufakatan tidak sehat dalam tahapan penjaringan calon.

Kepada wartawan, Rabu (17/12/2025), Purnama Hidayah yang akrab disapa Ipung menyampaikan kronologi dugaan tersebut. Ia menuturkan bahwa pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 09.09 WIB, dirinya menerima panggilan telepon dari Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, yang mengajaknya bertemu setelah menghadiri agenda Musda Partai Golkar.

“Sekitar pukul 12.40 WIB, saya kembali dihubungi staf Ketua DPRD yang menyampaikan bahwa beliau sudah siap bertemu dan menunggu saya di ruang Ketua DPRD Lampung Timur,” ujar Ipung.

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Ipung, Ketua DPRD Lampung Timur disebut menyampaikan adanya wacana skenario perpanjangan masa pendaftaran atau pembukaan pendaftaran ulang calon Ketua KONI Lampung Timur.

“Alasannya karena ada calon yang disebut-sebut dikehendaki Bupati, namun terlambat mendaftar,” katanya.

Ipung mengaku semakin terkejut ketika pada pukul 23.02 WIB di hari yang sama, ia menerima informasi pengumuman penetapan calon Ketua KONI Lampung Timur. Dalam pengumuman tersebut, dirinya dinyatakan gugur dengan alasan sejumlah cabang olahraga (cabor) menarik dukungan, sehingga hanya tersisa satu calon yang memenuhi syarat dukungan minimal tujuh cabor, yakni Arif Setiawan.

Menurut Ipung, keputusan tersebut menimbulkan kejanggalan. Ia menyebut dalam berita acara panitia tercantum empat cabor menarik dukungan kepadanya tertanggal 15 Desember 2025, namun tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya kepada dirinya.

“Surat penarikan dukungan itu dikirim langsung ke panitia penjaringan tanpa sepengetahuan saya. Baik ketua cabor maupun panitia tidak pernah mengonfirmasi hal tersebut kepada saya,” ujarnya.

Ia menilai, secara administratif dan etika organisasi, tindakan tersebut cacat formil dan patut diduga sebagai bagian dari rekayasa.

“Dukungan cabor itu sudah sah diberikan kepada saya dan telah diserahkan ke panitia penjaringan. Seharusnya panitia tidak menerima surat penarikan dukungan secara sepihak, apalagi tanpa klarifikasi kepada calon,” tegas Ipung.

Atas dasar itu, Ipung menyatakan akan melaporkan dugaan pemufakatan tidak sehat, rekayasa, serta dugaan ketidaknetralan panitia penjaringan Ketua KONI Lampung Timur kepada KONI Provinsi Lampung.

Selain itu, ia juga berencana mengirimkan surat somasi kepada ketua cabor yang menarik dukungan tanpa konfirmasi, serta melaporkan tindakan tersebut ke organisasi induk cabang olahraga di tingkat provinsi.

“Saya akan menempuh langkah organisasi dan hukum agar proses penjaringan Ketua KONI Lampung Timur berjalan sesuai aturan, transparan, dan adil,” pungkasnya.

AJI Bandar Lampung Kembali Buka Anugerah Saidatul Fitriah dan Kamaroeddin

BANDAR LAMPUNG — Dalam upaya mendorong lahirnya jurnalisme yang berkualitas dan berintegritas, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung kembali membuka Anugerah Saidatul Fitriah dan Anugerah Kamaroeddin. Dua penghargaan ini ditujukan bagi jurnalis, serta tokoh atau lembaga yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam penguatan jurnalisme, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM) di Lampung.

Anugerah Saidatul Fitriah diperuntukkan bagi jurnalis melalui karya jurnalistik terbaiknya. Penghargaan ini menjadi ruang apresiasi bagi jurnalis yang menunjukkan kualitas, keberanian, dan dedikasi dalam mengungkap kebenaran melalui liputan yang mendalam serta berdampak luas.

Karya yang dapat diikutkan meliputi laporan isu-isu lokal, liputan investigasi, feature, hingga reportase yang berkontribusi terhadap perubahan sosial, politik, ekonomi, maupun lingkungan.

Sementara itu, Anugerah Kamaroeddin diberikan kepada tokoh atau lembaga yang secara konsisten menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalisme, demokrasi, dan HAM. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan bagi pihak-pihak yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung kebebasan pers, kebebasan berekspresi, serta penegakan HAM, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas kerja keras dan keberanian jurnalis, serta tokoh yang terus memperjuangkan nilai-nilai dasar demokrasi dan hak asasi manusia, sejalan dengan visi dan misi AJI di tengah berbagai tantangan,” ujar Ketua AJI Bandar Lampung, Dian Wahyu Kusuma.

AJI Bandar Lampung berharap, penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi jurnalis dan para pemangku kepentingan untuk terus menjaga integritas profesi, sekaligus mendorong perubahan yang konstruktif di tengah masyarakat.

Anugerah Saidatul Fitriah terbuka bagi jurnalis media cetak, daring, televisi, maupun radio. Peserta dapat mengirimkan karya jurnalistik yang telah dipublikasikan dalam satu tahun terakhir melalui tautan s.id/saidatulfitriah paling lambat 16 Desember 2025. Adapun usulan penerima Anugerah Kamaroeddin dapat diajukan melalui s.id/kamaroeddin.

Sebagai informasi, Saidatul Fitriah merupakan pewarta foto Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung yang gugur saat meliput demonstrasi mahasiswa di depan Kampus Universitas Bandar Lampung pada 28 September 1999. Perempuan yang akrab disapa Atul itu meninggal dunia akibat hantaman benda tumpul saat menjalankan tugas jurnalistik.

Sementara Kamaroeddin, yang bergelar Soetan Ratoe Agoeng Sampoernadjaja, dikenal sebagai pelopor pers di Lampung. Ia meletakkan fondasi awal jurnalisme di daerah ini dengan mendirikan surat kabar Fajar Soematra pada 1930-an dan Lampoeng Review pada periode 1933–1937.

Kamaroeddin juga pernah dipenjara bersama Soekarno di Sukamiskin pada 1927. Pada 1957, ia kembali dipenjara akibat tulisan-tulisannya di Harian Indonesia Raya yang mengangkat aspirasi masyarakat Lampung untuk memisahkan diri dari Sumatra Selatan.

Nilam Resmi Tutup Gubernur Cup Cricket 2025, Optimistis Cricket Lampung Kian Berkembang

LAMPUNG — Kejuaraan Daerah (Kejurda) bertajuk Gubernur Cup Cricket 2025 resmi berakhir setelah digelar selama dua hari, 15–16 Desember 2025, di Lapangan Simpang Agung, Lampung Tengah.

Ketua Umum Pengprov Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Lampung, Putri Nilam Sari Djausal, secara resmi menutup kejuaraan sekaligus menyerahkan hadiah kepada para juara pada Selasa (16/12/2025).

Nilam mengungkapkan, perkembangan cricket Lampung dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren yang sangat positif. Dari awalnya hanya sekitar 25 atlet, kini jumlah atlet yang aktif dan siap bertanding telah melampaui 100 orang, dengan delapan kepengurusan kabupaten/kota yang sudah terbentuk.

“Sejak saya memegang kepengurusan cricket Lampung pada 2023 hingga saat ini, perkembangan prestasi dan rekrutmen atlet terus meningkat. Saat ini sudah lebih dari 100 atlet yang memiliki komitmen kuat untuk bermain cricket secara serius,” ujar Nilam di sela-sela laga final nomor putra.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat PCI Lampung telah memenuhi persyaratan minimal untuk ambil bagian pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026. Bahkan, cricket Lampung juga diproyeksikan mampu menyumbang medali pada PON XXII 2028 mendatang.

Terkait sarana dan prasarana, Nilam mengakui kebutuhan akan lapangan khusus cricket masih menjadi tantangan. Namun pihaknya tengah mengupayakan sejumlah alternatif, termasuk pemanfaatan lahan di kawasan Kota Baru serta penjajakan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Bandar Lampung.

“Jika lokasi latihan dan pertandingan dekat dengan dunia pendidikan, khususnya SMA ke atas, maka proses rekrutmen atlet akan jauh lebih mudah,” jelasnya.

Ia menambahkan, olahraga cricket tidak disarankan dimulai dari usia terlalu dini karena faktor keamanan, terutama karakter bola yang keras. Oleh sebab itu, sasaran pembinaan lebih diarahkan pada remaja hingga dewasa.

Sementara itu, Sekretaris Umum PCI Lampung, Sularno, menyebut Gubernur Cup Cricket 2025 merupakan bagian dari program pembinaan jangka panjang, termasuk persiapan menuju PON XXII 2028 di NTT–NTB.

“Dari kejuaraan ini, kami melakukan seleksi awal. Atlet-atlet yang masuk kategori pra-kualifikasi akan kami catat dan pantau perkembangannya secara berkelanjutan,” kata Sularno.

Pasca-kejuaraan, Pengprov PCI Lampung juga bersiap menggelar Porprov Lampung 2026. Dengan jumlah kepengurusan kabupaten/kota yang telah memenuhi syarat, agenda pertandingan nantinya akan diperluas dengan penambahan nomor dan penyesuaian kondisi lapangan.

Pada Gubernur Cup Cricket 2025, tim putri Lampung Utara keluar sebagai juara setelah menundukkan Lampung Tengah dengan skor tipis 48–47 di partai final. Sementara di sektor putra, gelar juara diraih tim Pringsewu yang diwakili Universitas Asisyah Pringsewu, disusul Lampung Tengah sebagai runner-up.

Kejuaraan ini pun menjadi momentum kebangkitan cricket Lampung sekaligus penegasan komitmen PCI Lampung untuk terus memajukan olahraga cricket di daerah.

dr. Apriyanto, Sp.Ak Resmi Ketua IDI Kota Metro

Metro | Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Metro menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Metro serta berkomitmen memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program kerja dan pengabdian.

Hal tersebut disampaikan Ketua IDI Kota Metro, dr. Apriyanto, Sp.Ak, usai pelantikan pengurus IDI periode 2025–2028 yang berlangsung di Aula Diklat RSUD Ahmad Yani Kota Metro, Minggu (14/12/2025).

Usai pelantikan, dr. Apriyanto mengungkapkan, bahwa jajaran pengurus IDI Kota Metro akan segera melaksanakan rapat kerja guna menyusun dan mematangkan program kerja organisasi ke depan.

“Program kerja yang akan kami jalankan meliputi peningkatan kompetensi para dokter di Kota Metro. Kami akan memperbanyak seminar dan workshop agar pengetahuan serta keterampilan anggota selalu terbarui dan tidak tertinggal,” ucap Apriyanto.

Selain itu, IDI Kota Metro juga akan fokus pada penguatan solidaritas internal organisasi melalui kegiatan silaturahmi, keagamaan, olahraga, serta aktivitas lain yang mendukung kebersamaan antar anggota.

“Kami juga akan melaksanakan kegiatan yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan organisasi profesi lainnya. Yang paling utama adalah kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelas Apriyanto.

Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, berharap keberadaan IDI sebagai organisasi profesi dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Metro.

Menurut Walikota, IDI memiliki peran strategis yang berbeda dibandingkan organisasi profesi lainnya karena berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat.

“Jika IDI dijalankan sesuai dengan fungsi dan tugasnya, maka akan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Metro. Kolaborasi antara IDI dan pemerintah harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Saya sebagai kepala daerah akan senantiasa memberikan dukungan penuh bagi IDI Kota Metro,” pungkas Bambang.| (Rio).

Heru Siswanto: Hanya Dua Kandidat Penuhi Syarat Ikuti Penjaringan Ketua KONI Lamtim 2025–2029

Lampung Timur — Ketua Tim Penjaringan Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Timur, Heru Siswanto, memastikan hanya dua orang yang mengembalikan berkas persyaratan hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Batas akhir penyerahan berkas pendaftaran calon Ketua KONI Lampung Timur periode 2025–2029 ditetapkan pada Sabtu, 13 Desember 2025, pukul 16.00 WIB. Hingga tenggat waktu tersebut, hanya dua bakal calon yang secara resmi mengembalikan berkas kepada panitia, yakni Arief Setiawan dan Purnama Hidayah, S.H.

“Dengan demikian, hanya dua nama tersebut yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya dalam proses penjaringan dan penyaringan calon Ketua KONI Lampung Timur,” ujar Heru Siswanto saat dikonfirmasi.

Heru yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Lampung Timur menegaskan, tidak ada tambahan pendaftar setelah batas waktu penyerahan berkas ditutup sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, Heru belum menjelaskan secara rinci tahapan lanjutan yang akan dilalui kedua kandidat tersebut. Menurutnya, panitia masih akan melakukan proses verifikasi terhadap berkas yang telah diserahkan.

“Kami masih akan melakukan verifikasi administrasi. Untuk tahapan berikutnya akan kami sampaikan melalui rilis resmi,” katanya.

Sesuai dengan persyaratan pendaftaran, batas akhir pengembalian berkas calon Ketua KONI Lampung Timur ditetapkan pukul 16.00 WIB pada hari terakhir pendaftaran, dan tidak ada toleransi waktu tambahan.

KNPI Provinsi Lampung Raih Penghargaan Kolaborasi pada Seminar Nasional “How To Be A Great” di Graha Adora

Pesawaran — Seminar Nasional “How To Be A Great” yang digelar di Gedung Graha Adora menjadi salah satu agenda pendidikan terbesar di Lampung pada akhir tahun 2025. Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Teacher Preneur Nusantara tersebut, KNPI Provinsi Lampung menerima penghargaan kolaborasi sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi besar organisasi kepemudaan itu dalam menyukseskan acara tingkat nasional tersebut, Rabu (10/12/2025).

Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas peran aktif KNPI Lampung dalam mendukung kegiatan peningkatan kapasitas pendidik, pengembangan sumber daya manusia, serta upaya membangun sinergi berkelanjutan antara generasi muda dan komunitas pendidikan.

Apresiasi dari Teacher Preneur Nusantara

Founder Teacher Preneur Nusantara, Syafii Efendi, MM., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada jajaran KNPI Provinsi Lampung yang dinilai memberikan dukungan signifikan sehingga kegiatan dapat berjalan sukses.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KNPI Provinsi Lampung atas kerja sama dan support-nya dalam penyelenggaraan Seminar Nasional How To Be A Great ini. Semua dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan nyata dari KNPI,” ujar Syafii.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama satu kali, melainkan awal dari hubungan jangka panjang untuk memperkuat kegiatan pendidikan di Lampung.

“Harapan kami, seluruh Teacher Preneur Nusantara di Lampung dapat terus bersinergi dalam berbagai kegiatan nasional ke depan. Kami berharap Lampung dapat menjadi salah satu daerah yang paling aktif,” lanjutnya.

Ketua KNPI Lampung: Sinergi Ini Akan Lahirkan Gerakan Pendidikan yang Lebih Besar

KNPI Provinsi Lampung Raih Penghargaan Kolaborasi pada Seminar Nasional “How To Be A Great” di Graha Adora

Ketua KNPI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah, S.Si., MM., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar yang dinilai sangat penting bagi peningkatan kualitas guru dan tenaga pendidik di era modern.

“KNPI Provinsi Lampung sangat mendukung kegiatan ini. Seminar nasional seperti ini menjadi langkah awal yang sangat penting untuk membangun silaturahmi dan kerja sama antara KNPI dengan Teacher Preneur Nusantara,” ujarnya.

Iqbal menegaskan bahwa KNPI siap terus menjadi bagian dari kolaborasi dalam berbagai program yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas SDM di Lampung.

“Kami berharap seminar ini dapat menginspirasi para guru di Lampung dalam meningkatkan kapasitas diri serta memahami kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan saat ini,” tambahnya.

Ribuan Peserta Ikuti Seminar, Dorong Penguatan SDM Pendidik

Seminar nasional ini diikuti ribuan peserta, mulai dari guru, tenaga pendidik, aktivis pendidikan, hingga mahasiswa dari berbagai daerah di Lampung. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada peningkatan kompetensi, karakter kepemimpinan, dan strategi menjadi pendidik yang berpengaruh serta berdaya saing.

Kolaborasi antara KNPI Lampung dan Teacher Preneur Nusantara dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat gerakan edukasi di daerah, terutama melalui peran pemuda dalam mendorong terciptanya sumber daya manusia yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan diterimanya penghargaan ini, KNPI Lampung berharap dapat terus memperluas kerja sama, baik di tingkat regional maupun nasional, demi mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan yang lebih komprehensif.

Ombudsman Lampung Tagih Komitmen Kepala Daerah Perbaiki Tata Kelola Pelayanan Infrastruktur

Bandar Lampung — Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Lampung Tengah baru-baru ini kembali menyoroti persoalan tata kelola proyek infrastruktur di Provinsi Lampung. Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung menilai kondisi tersebut sejalan dengan temuan mereka bahwa pelayanan infrastruktur di daerah masih belum optimal dan berpotensi menimbulkan maladministrasi.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan rangkaian pemeriksaan mulai dari permintaan keterangan, penelusuran dokumen, verifikasi lapangan, hingga klarifikasi kepada pihak terkait.

“Hasil kajian pelayanan infrastruktur akan kami serahkan kepada sembilan Kepala Daerah—Gubernur Lampung, Walikota Metro, dan para bupati yang menjadi lokus kajian—pada Kamis, 11 Desember 2025 pukul 13.30 WIB di Hotel Emersia,” ujarnya.
Selain penyerahan hasil kajian, Ombudsman juga meminta para kepala daerah menandatangani lembar komitmen untuk memastikan penyelenggaraan pelayanan infrastruktur bebas dari maladministrasi, korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Nur Rakhman menambahkan bahwa meski undangan telah dikirimkan secara resmi, baru beberapa kepala daerah yang mengonfirmasi kehadiran, di antaranya Bupati Mesuji dan Bupati Pringsewu.

“Kami menyayangkan apabila ada kepala daerah yang tidak hadir, karena forum ini merupakan momentum penting untuk menunjukkan komitmen mereka kepada masyarakat dalam memperbaiki tata kelola pelayanan infrastruktur,” tegasnya.

Temuan Utama Ombudsman: Transparansi Rendah, SOP Minim, Hingga Kualitas Jalan Tidak Terjamin

1. Transparansi dan Akuntabilitas Belum Berjalan

Ombudsman menemukan bahwa aspek transparansi penyelenggaraan infrastruktur masih sangat lemah. Sesuai Permen PUPR No. 13/2011, rencana pemeliharaan jalan harus dipublikasikan secara terbuka melalui media atau situs resmi paling lambat Januari tiap tahun.
Namun dari hasil peninjauan pada 9 dinas—di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota—tidak satu pun yang memublikasikan rencana tersebut. Akibatnya, masyarakat tidak mengetahui ruas mana yang akan diperbaiki dan kehilangan kesempatan untuk melakukan fungsi pengawasan.

Selain itu, 7 dari 9 dinas belum memiliki SOP Pemeliharaan Jalan, sehingga akuntabilitas dalam pelaksanaannya dikhawatirkan sangat rendah.

2. Uji Laik Fungsi Jalan Tidak Pernah Dilakukan

Aspek kualitas jalan juga menjadi perhatian serius. Berdasarkan Permen PUPR No. 4/2023, pemerintah daerah wajib melakukan uji laik fungsi jalan sebelum dioperasikan dan menerbitkan sertifikat laik fungsi.

“Seluruh dinas belum melaksanakan uji laik fungsi akibat keterbatasan anggaran. Artinya, seluruh jalan yang beroperasi saat ini belum memiliki sertifikat laik fungsi,” jelas Nur.

Hal ini berpotensi menimbulkan masalah keselamatan, mengingat kelayakan perkerasan, marka, dan rambu lalu lintas tidak pernah diuji secara formal.

3. Pengelolaan Pengaduan Publik Tidak Memadai

Ombudsman juga menyoroti lemahnya pengelolaan pengaduan masyarakat. Padahal, UU No. 25/2009 mewajibkan setiap penyelenggara layanan publik menyediakan kanal pengaduan, menugaskan petugas kompeten, serta menyusun mekanisme penanganan pengaduan.

“Kesembilan dinas yang kami periksa belum memiliki SOP pengelolaan pengaduan. Pengaduan yang masuk berpotensi tidak tercatat, tidak ditindaklanjuti, atau tidak terselesaikan dengan baik,” ungkap Nur.

Kondisi ini diperparah dengan fakta bahwa dinas-dinas terkait juga memberikan berbagai layanan publik lain, sehingga standar pelayanan seharusnya telah disusun secara jelas.

Ombudsman: Butuh Kepatutan Bertindak dan Kebenaran Prosedural

Belajar dari kasus OTT Lampung Tengah, Ombudsman menegaskan pentingnya peningkatan integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kepatutan bertindak dan penegakan kebenaran prosedural harus menjadi pondasi dalam setiap layanan publik, terutama layanan infrastruktur yang menyangkut keselamatan dan kepentingan masyarakat luas.

APKLINDO Lampung Sukses Gelar Musprov I, Pelantikan Pengurus, dan Seminar Bisnis 2025

Bandar Lampung – Dewan Pengurus Provinsi Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (DPP APKLINDO) Lampung sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Musyawarah Provinsi (Musprov) I, Pelantikan Pengurus, serta Seminar Bisnis yang berlangsung selama dua hari, 24–25 November 2025, di Azana Boutique Hotel Bandar Lampung.

Musprov I Berjalan Lancar, Ketua Terpilih Kembali Secara Aklamasi

Ketua DPP APKLINDO Lampung terpilih periode 2025–2030, Ahmad Apriliandi Passa, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini mengusung tagline “Bersama Lebih Kuat, Maju, dan Bersinergi.” Musprov dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Dr. Agus Nompitu, dan dihadiri oleh jajaran Dewan Pengurus Nasional APKLINDO.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut:

  • Ketua Umum APKLINDO, Kus Junianto

  • Bendahara Umum, Sheena Rizkntia

  • Ketua OKK, Boyle Edison Sianipar

  • Perwakilan APKLINDO dari Bengkulu, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat

  • Kadin Lampung

  • Abujapi Lampung

  • IHKA Lampung

  • SC 234 Lampung

  • Serta 27 perusahaan anggota DPP APKLINDO Lampung pemegang hak suara

Berdasarkan pantauan Lampung 7, agenda Musprov berjalan tertib dan menghasilkan sejumlah keputusan penting. Salah satu poin utama adalah terpilihnya kembali Ahmad Apriliandi Passa sebagai Ketua APKLINDO Lampung Periode 2025–2030 secara aklamasi. Selain itu, Musprov juga memutuskan evaluasi dan rekomendasi strategis untuk penataan organisasi lima tahun ke depan.

Pelantikan Pengurus Dihadiri Unsur Pemerintah dan Forkopimda

Pada hari kedua, digelar pelantikan Pengurus DPP APKLINDO Lampung Periode 2025–2030 yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum dan Bendahara Umum APKLINDO. Acara tersebut turut dihadiri Kepala Biro Umum Setda Provinsi Lampung, Muhammad Yuliardi, S.STP., M.Si., yang mewakili Gubernur Lampung.

Kegiatan pelantikan juga dihadiri perwakilan Forkopimda Provinsi Lampung, 20 dinas/OPD di lingkungan Pemprov Lampung, tamu undangan, serta sejumlah media massa yang meliput jalannya acara.

Seminar Bisnis Tutup Rangkaian Acara

Sebagai penutup kegiatan, APKLINDO Lampung menyelenggarakan Seminar Bisnis dengan tema Pengelolaan Bisnis Laundry dan Cleaning Service Secara Efisien dan Efektif. Seminar menghadirkan narasumber dari berbagai perusahaan yang bergerak di sektor jasa kebersihan dan pendukung usaha.

Narasumber yang tampil di antaranya:

  • PT Triglobal Mandiri Indonesia, pabrikan besar mesin laundry industri

  • PT Gemilang Mulia Sarana, perusahaan lokal penyedia jasa kebersihan di Lampung

  • Duluin Gajian, layanan penyedia fasilitas kebebasan finansial untuk karyawan dan perusahaan

Seminar tersebut memberikan wawasan strategis tentang pengembangan bisnis jasa kebersihan yang semakin kompetitif, sekaligus memperkuat kapasitas pelaku usaha di bawah naungan APKLINDO Lampung.

Dengan terselenggaranya seluruh agenda secara lancar, APKLINDO Lampung berharap dapat terus memperkuat kerja sama, meningkatkan profesionalisme, serta memperkokoh kontribusi industri cleaning service di Provinsi Lampung selama lima tahun ke depan.

DPRD Kota Metro Gelar Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama KUA-PPAS Tahun 2026

Metro | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar rapat paripurna tentang Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama KUA-PPAS Tahun 2026 dan Pengambilan Persetujuan Raperda Kota Metro, di aula kantor setempat, Jumat (21/11/2025).

Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Metro Ria Hartini dihadiri Walikota dan wakil walikota Metro, Anggota DPRD, Forkopimda, OPD, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Ria Hartini menyampaikan, bahwa KUA-PPAS Tahun 2026 yang disampaikan oleh pemerintah daerah Kota Metro telah dibahas oleh DPRD kota metro, komisi-komisi maupun badan anggaran dengan tim anggaran pemerintah daerah, perangkat daerah terkait serta badan anggaran dalam rapat paripurna khusus DPRD.

Dikatakan dalam laporan Badan Anggaran DPRD Metro yang disampaikan Roma Doni Yunanto memaparkan, terkait pembahasan tentang KUA-PPAS Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Metro Tahun 2026.

“Pergeseran anggaran yang telah disepakati antara Badan Anggaran, Komisi-komisi serta Fraksi- Fraksi DPRD Kota Metro dengan Organisasi Perangkat Daerah,” ucap Doni.

Lebih lanjut disampaikannya, kesepakatan hasil pembahasan tersebut meliputi:

1. Anggaran Pendapatan Daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer sebesar Rp915.645.446.068.

2. Anggaran pos Belanja Daerah pada ringkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Metro Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp920.645.446.068.

3. Pembiayaan yang terdiri atas penerimaan pembiayaan serta pengeluaran pembiayaan, pada APBD tahun anggaran 2026 sebesar 5.000.000.000.

“Pembahasan Kebijakan Umum serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Metro Tahun Angguran 2026 adalah hasil kerja sinergi antara Komisi-komisi DPRD Kota Metro, Badan Anggaran den Ketua-ketun Fraksi DPRD Kota Metro bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah serta Organisasi Perangkat Daerah Kota Metro dan telah dilaksanakan secara maksimal,” jelas Dona.

Sementara, dalam Laporan Panitia Khusus l DPRD Kota Metro yang disampaikan Wasis menjelaskan, Berdasarkan Keputusan Pimpinan DPRD Kota Metro Nomor: 100.3.2/7/DPRD/2025 tanggal 27 Agustus 2025, telah dibentuk Panitia Khusus pembahasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kota Metro.

“Adapun kami dari Panitia Khusus I bertugas membahas Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kota Metro Noor 24 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Metro dan Rapenda Kota Metro tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan,” kata Wasis.

Pembentukan dan susunan perangkat daerah sebagai berikut:

Dinas sosial tipe C Menyelenggarakan Urusan Pemerintahan Bidang Sosial, berubah menjadi Dinas Sosial dan pemberdayaan masyarakat Tipe A

Satuan Polisi Pamong Praja Tipe A berubah menjadi Satuan Polisi Pamong Praja Tipe B

Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi Tipe C dihapus urusan pemerintahan bidang tenaga kerja, dan urusan pemerintahan bidang transmigrasi bergabung dengan Dinas Koprasi, Usaha Kecil dan menengah dan tenaga kerja.

Dinas Komunikasi dan Informatika Tipe C berubah menjadi Dinas Komunikasi, Informatika dan statistik Tipe B

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perindustrian Tipe B berubah menjadi Dinas Koperasi Usaha Kecil dan menengah dan Ketenagakerjaan Tipe B

Dinas Kepemudaan, Olahraga, pariwisata Tipe A berubah menjadi Dinas Kepemudaan, Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tipe A

Dinas Perdagangan Tipe C berubah menjadi: Dinas Peindustrian dan Perdagangan Tipe B.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tipe A berubah menjadi: Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan inovasi Daerah, Tipe A.

Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah, Tipe B berubah menjadi: Badan Pendapatan Daerah, Tipe B.

“Terkait Raperda ini, dapat kami sampaikan bahwa berdasarkan hasil harmonisasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Lampung sesuai ketentuan Pasal 20 Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013, menyatakan bahwa kewenangan pemerintah daerah dalam pengaturan tentang petunjuk teknis penyelenggaraan urusan administrasi kependudukan adalah dengan peraturan Wali Kota,” kata Wasis.

“Dengan demikian, kami merekomendasikan kiranya pengaturan mengenai administrasi kependudukan sebagaimana telah kita bahas untuk selanjutnya ditetapkan dalam Peraturan Kepala Daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Wasis.

Adapun Laporan badan pembentukan peraturan Daerah DPRD kota Metro tentang tiga rancangan peraturan daerah kota Metro yang disampaikan Hadi Kurniadi memaparkan, Setelah melalui proses pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya, dan yang telah diharmonisasi oleh Kanwil Kementerian Hukum dan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung. maka hasil pembahasan 3 (tiga) Raperda Kota Metro sebagai berikut:

1. Raperda Kota Metro tentang kota literasi berubah menjadi: Raperda Kota Metro tentang pengembangan budaya literasi.

2. Raperda Kota Metro tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol: tetap

3. Raperda Kota Metro tentang pengembangan Ekonomi Kreatif: tetap

“Sesuai dengan hasil pembahasan yang telah disampaikan, maka dapat disimpulkan bahwa 3 (tiga) Raperda Kota Metro sebagaimana telah kami uraikan di atas, baik secara penulisan maupun substansi materi, telah sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan,”ucap Hadi.

“Ketiga Raperda Kota Metro tersebut tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, peraturan yang sejajar, maupun dengan putusan pengadilan,” pungkas Hadi.

Sementara itu Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan, Pada hari ini, telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara APBD Tahun 2026 dan Paripurna Pembicaraan Tingkat II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Metro tentang Pengambilan Keputusan Bersama terhadap Raperda Kota Metro.

“Yang pertama, disampaikan bahwa Kita telah menyepakati asumsi makro yang melandasi penyusunan struktur anggaran untuk membiayai program dan kegiatan pada Tahun 2026. Kita telah menyepakati pula prioritas program, kegiatan dan sub kegiatan untuk mendukung perwujudan Visi dan Misi RPJMD Kota Metro Tahun 2025-2029,” kata Bambang.

Ada 19 (sembilan belas) Indikator Kinerja Utama yang akan kita capai di Tahun 2026, yaitu: (1) target capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 80,54; (2) terget Capaian Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) 14,936; (3) Target Capaian Angka Rata-Rata Lama Sekolah 11,114; (4) Usia Harapan Hidup (UHH) sebesar 75,65; (5) Capaian Prevalensi Stunting Balita 11,52; (6) Indeks Implementasi Kota Cerdas sebesar 2,3; (7) Indeks Reformasi Birokrasi 78,25; (8) Indeks Pemerintah Digital sebesar 1,84; (9) Indeks Pelayanan Publik (IPP) sebesar 4,64; (10) Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 84,85; (11) Indeks Daya Saing Daerah sebesar 4,22; (12) Laju Pertumbuhan Ekonomi sebesar 5,58; (13) Tingkat Kemiskinan 6,00-6,40; (14) Indeks Ketahanan Pangan sebesar 86,28 (15) Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) sebesar 65,80, (16) Indeks Pembangunan Infrastruktur sebesar 0,610, (17) Indeks Risiko Bencana (IRB) sebesar 55,13, (18) Indeks Harmoni Indonesia (IHai) sebesar 7,1, dan (19) Indeks Pemajuan Kebudayaan sebesar 55,72.

Selain itu, Sebagaimana yang tertuang dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun 2026, proyeksi Pendapatan sebesar Rp.915.645.446.068, Untuk Belanja, kita sepakati di angka Rp.920.645.446.068, dan total defisit sebesar Rp.5.000.000.000, yang akan ditutupi oleh Pos Pembiayaan yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran sebesar Rp.7.000.000.000.

Walikota menjelaskan, rancangan peraturan daerah yang telah dibahas bersama-sama pada tingkat Pansus oleh DPRD Kota Metro dan emerintah Kota Metro terdiri dari 4 raperda yaitu: 2 (dua) Raperda Inisiatif DPRD Metro dan 2 (dua) Usul Pemerintah Daerah, dengan rincian sebagai berikut:

1. Rancangan peraturan daerah kota metro tentang perubahan kedua atas peraturan daerah kota metro nomor 24 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kota Metro

2. Rancangan peraturan daerah kota metro tentang pengembangan budaya literasi.

3. Rancangan peraturan daerah Kota Metro tentang pengembangan ekonomi kreatif.

4. Rancangan peraturan daerah kota metro tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya dalam melakukan pembahasan terhadap dokumen KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026. Terima kasih atas sumbang pikir seluruh anggota DPRD Kota Metro untuk menyempurnakan pelaksanaan pembangunan di tahun 2026,” pumgkas Bambang. | (Rio).

IWABA Lampung Gelar Pertemuan Rutin ke-5 Tahun 2025, Dorong Kreativitas dan Pelestarian Budaya Lampung

BANDAR LAMPUNG — Ikatan Wanita Bank (IWABA) Provinsi Lampung menggelar Pertemuan Rutin ke-5 Tahun 2025 dengan suasana hangat dan penuh kekompakan. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 19 November 2025, di Aula Pertemuan Lantai IV Kantor Pusat Bank Lampung, Jalan Wolter Monginsidi No.182, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung.

Ketua IWABA Provinsi Lampung, Ny. Sofy Bimo, menjelaskan bahwa pertemuan kali ini mengusung tema “Membumi dengan Budaya, Melangit dengan Kreativitas”. Pada agenda tersebut, Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara.

“Pertemuan rutin ini diisi dengan pelatihan sulam tapis dan pembuatan suvenir berbahan tapis. Para peserta sangat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari mempelajari teknik dasar menyulam hingga merangkai tapis menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomi,” ujar Sofy.

IWABA Lampung Gelar Pertemuan Rutin ke-5 Tahun 2025, Dorong Kreativitas dan Pelestarian Budaya Lampung

Kegiatan juga semakin semarak dengan penampilan alat musik tradisional cetik oleh ibu-ibu IKBL, menghadirkan nuansa budaya Lampung yang khas dan memperkaya suasana pertemuan.

Selain pelatihan, agenda rutin ini turut menjadi ajang perkenalan anggota baru serta momen perpisahan bagi anggota yang berpindah tugas.

“Semua berlangsung dalam suasana yang penuh kekeluargaan,” kata Sofy.

IWABA Lampung Gelar Pertemuan Rutin ke-5 Tahun 2025, Dorong Kreativitas dan Pelestarian Budaya Lampung

Pertemuan kemudian ditutup dengan arisan IWABA yang menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kekompakan antaranggota.

“Harapannya, kegiatan ini semakin memperkuat hubungan antaranggota sekaligus mendorong IWABA untuk terus berkontribusi dalam pelestarian budaya Lampung melalui karya kreatif dan berkelanjutan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua IKBL, Desiyanti Mahdi Yusuf, menyampaikan apresiasi dan harapannya agar sinergi antara IKBL dan IWABA semakin solid ke depan.

“Semoga pelatihan ini mampu menginspirasi anggota untuk terus berkarya dan menghasilkan produk kreatif berbasis budaya Lampung,” ujarnya.

Hakrab Jadi Ruang Kolaborasi Mahasiswa TI ITSNU Lampung

Bandar Lampung – Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Lampung sukses menggelar Hari Keakraban (Hakrab) di Wira Garden, Bandar Lampung, Sabtu 15 November 2025.

Kegiatan yang diikuti mahasiswa baru dari seluruh program studi di Fakultas Teknologi ini bertujuan memperkuat rasa kebersamaan, mengenalkan budaya akademik, serta membangun ikatan yang harmonis antarwarga kampus.

Wakil Rektor I ITSNU Lampung, Dr. Sunarto, M.Pd.I, menegaskan bahwa Hakrab merupakan sarana fundamental untuk membentuk karakter mahasiswa sejak awal.

“Hakrab ini bukan hanya kegiatan penyambutan, tetapi proses pembentukan budaya akademik yang sehat dan penuh kekeluargaan. Kami ingin mahasiswa baru merasa memiliki tempat yang tepat untuk belajar, berkembang, dan berdaya,” ujarnya.

Dekan Fakultas Teknologi ITSNU Lampung, Aan Budianto, S.Pd., MA., turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan ini.

“Kegiatan ini membantu mahasiswa baru untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus. Kami ingin mereka merasa diterima dan siap menempuh perjalanan akademik dengan percaya diri, semangat, dan rasa kebersamaan,” jelasnya.

Sementara itu, Kaprodi Teknologi Informasi, Maisaroh, S.Kom., M.TI, menekankan pentingnya interaksi antar-mahasiswa dan dosen dalam proses pembelajaran di era teknologi yang dinamis.

“Hakrab menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal budaya Prodi Teknologi Informasi. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami kurikulum, tetapi juga membangun kedekatan dengan dosen, kakak tingkat, serta seluruh elemen pembelajaran di prodi. Interaksi yang baik akan mendukung proses akademik mereka ke depan,” ungkapnya.

Maisaroh juga berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan motivasi belajar.

“Kami ingin mahasiswa menjadi pribadi yang aktif, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan di dunia teknologi digital,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Umum (Ketum) Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMATI), Anggi Meliyani, menyampaikan bahwa Hakrab menjadi ruang perkenalan yang sangat penting bagi mahasiswa baru Prodi Teknologi Informasi.

“Kegiatan ini kami rancang agar mahasiswa baru TI bisa saling mengenal, tidak hanya dengan teman seangkatan, tetapi juga dosen, Kaprodi, dan kakak tingkat. Ini menjadi dasar terbentuknya lingkungan belajar yang solid dan suportif,” katanya.

Anggi menegaskan bahwa kegiatan pertama HIMATI ini mendapat dukungan penuh dari kampus.

“Alhamdulillah kampus memberikan dukungan luar biasa sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar. Ini bentuk sambutan hangat kami kepada mahasiswa baru,” ujarnya.

Sebagai pesan penutup, Anggi mengajak seluruh mahasiswa memaksimalkan momentum ini.

“Jadikan Hakrab sebagai awal perjalanan panjang penuh prestasi. Bangun relasi, kembangkan potensi, dan jadilah bagian dari mahasiswa ITSNU Lampung yang membanggakan,” katanya.

Dengan terselenggaranya Hakrab di Wira Garden ini, Fakultas Teknologi ITSNU Lampung berharap munculnya generasi mahasiswa yang unggul, berkarakter kuat, dan mampu bekerja sama dalam menciptakan iklim akademik yang kreatif dan produktif.

KNPI Lampung Apresiasi Presiden Prabowo atas Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Termasuk kepada Soeharto

Bandar Lampung — DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh Indonesia di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2024). Salah satu nama yang menerima gelar tersebut adalah Presiden RI ke-2, Soeharto.

Soeharto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional di bidang perjuangan dan politik.

Ketua DPD KNPI Lampung, Iqbal Ardiansyah, menilai penganugerahan gelar tersebut sangat tepat mengingat rekam jejak Soeharto dalam pembangunan nasional dan kontribusinya menjaga stabilitas negara pada masanya.

“Pak Harto dan Orde Baru identik dengan kepemimpinan yang kuat, pemerintahan yang stabil, serta inflasi yang rendah. Karena itu, sudah sepantasnya kita mengapresiasi Presiden Prabowo yang tidak melupakan sejarah. Sejarah bukanlah beban ingatan, melainkan penerangan jiwa,” ujar Bung Iqbal usai melantik pengurus DPD KNPI Metro masa bakti 2025–2028, Kamis (13/11/2025).

Iqbal menambahkan, pemberian gelar pahlawan kepada tokoh-tokoh bangsa memiliki arti penting sebagai pembelajaran sejarah, terutama bagi generasi muda. Menurutnya, meneladani perjuangan tokoh nasional dapat memperkuat identitas, nasionalisme, dan karakter generasi penerus.

Selain itu, ia mengapresiasi langkah Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, yang menggelar rapat konsolidasi seluruh DPD KNPI Indonesia di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, pada Senin (10/11/2025). Iqbal turut hadir dalam agenda tersebut dan menyaksikan semangat para pengurus daerah untuk menyukseskan kongres persatuan.

Ia berharap pemerintah dapat mendukung komitmen pemuda Indonesia dalam memperkuat persatuan dan mewujudkan visi Indonesia Maju serta Indonesia Emas.

Dalam rapat konsolidasi tersebut, KNPI se-Indonesia menghasilkan delapan rekomendasi strategis. Di antaranya, dukungan terhadap visi besar Asta Cita, termasuk pemberantasan kartel sumber daya alam dan program Makan Bergizi Gratis untuk memperkuat kemandirian nasional.

“KNPI berdiri bersama Presiden Prabowo dalam menjalankan visi Asta Cita menuju Indonesia yang lebih adil, berdaulat, dan mandiri,” tegasnya.

Iqbal menekankan bahwa delapan rekomendasi tersebut menjadi panduan penting dalam memperkuat peran strategis pemuda Indonesia, termasuk rencana memfasilitasi Dialog Nasional Pemuda Indonesia. Dialog ini diharapkan menyatukan berbagai faksi KNPI yang selama ini terbelah, dengan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan organisasi.

Ia juga mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga bersikap netral, independen, dan aktif menjadi jembatan dalam penyelesaian persoalan internal organisasi kepemudaan. “Pemerintah harus hadir memperkuat gerakan pemuda, bukan membiarkan perpecahan berkepanjangan yang dapat merugikan masa depan generasi muda,” ujarnya.

Selain itu, KNPI mengajukan uji materi Undang-Undang Kepemudaan ke Mahkamah Konstitusi agar lebih adaptif menghadapi tantangan generasi digital. KNPI juga mengusulkan pemisahan Kementerian Pemuda dari Kementerian Olahraga untuk memastikan kebijakan kepemudaan lebih fokus dan berkelanjutan.

“Semua rekomendasi ini adalah bentuk tanggung jawab moral pemuda dalam mengawal arah kepemimpinan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Iqbal.