Lompat ke konten

Seminar Pengabdian Masyarakat Unila 2023

(Unila): Universitas Lampung (Unila) menggelar Seminar Hasil Pengabdian kepada Masyarakat DIPA BLU LPPM Universitas Lampung Tahun Anggaran 2023, di Ballroom Hotel Golden Tulip, Bandar Lampung, Selasa, 17 Oktober 2023.

Kegiatan ini bertujuan untuk menampilkan sekaligus mendiskusikan hasil-hasil pengabdian yang dilakukan dosen dan mahasiswa Unila kepada masyarakat. Seminar ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., yang mewakili Rektor Unila.

Habibullah Jimad, S.E., M.Si., selaku Ketua LPPM Unila mengatakan, hasil-hasil pengabdian ini merupakan kontribusi positif Unila sebagai pusat keunggulan di masyarakat. Ia berharap, hasil-hasil pengabdian ini dapat ditindaklanjuti dan dimanfaatkan berbagai pihak.

Dalam seminar ini dari total 195 judul tersebut terpilih 20 hasil pengabdian yang mendapat nilai tertinggi dari tim LPPM untuk dipresentasikan. Hasil pengabdian tersebut meliputi 149 Penelitian Unggulan, 28 Desa Binaan, dan 18 Diseminasi Hasil Riset.

“Kami berharap hasil riset dan penelitian yang dilakukan dapat diimplementasikan dalam pengabdian kepada masyarakat sebagai kontribusi positif dari perguruan tinggi yang didukung berbagai pihak,” ujar Habibullah.

Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, mengatakan, ini sesuai dengan visi Unila BE STRONG! yaitu Unila harus menjadi pusat keunggulan atau center of excellence di masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung.

Seminar ini bukan sekadar ajang presentasi, tetapi juga wadah diskusi, tukar pikiran, dan kolaborasi antara akademisi dan masyarakat.

“Saya yakin, dengan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan solusi-solusi inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya saat memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Rektor Bidang PKTIK Unila Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., sejumlah dekan dan wakil dekan fakultas, kepala biro, kapuslit, ketua dan sekretaris lembaga di lingkungan Unila, serta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah, PT. Bukit Asam, PT. GGP, dan PTPN 7.

Seminar ini menjadi wadah untuk membangun kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam menciptakan solusi-solusi inovatif bagi pembangunan daerah. [Imam Gunawan]

The post Seminar Pengabdian Masyarakat Unila 2023 appeared first on Universitas Lampung.

Unila Pamerkan Produk Inovatif di PRL 2023

Unila Pamerkan Produk Inovatif di PRL 2023

(Unila): Universitas Lampung (Unila) menunjukkan kreativitas dan inovasinya dalam Pekan Raya Lampung (PRL) yang berlangsung di PKOR, Bandar Lampung, 6-21 Oktober 2023.

Produk hasil riset Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) turut meramaikan stan pameran Unila yang menampilkan produk-produk unggulan. Berbagai aneka produk baik olahan dari tumbuhan dan hasil riset berjajar di meja pameran.

Subkoordinator Data dan Info LPPM Unila Harumin, S.Kom., mengatakan, produk yang dipajang pada pameran kali ini masih sebagian dari banyaknya produk hasil riset Unila.

Produk-produk tersebut berasal dari berbagai bidang ilmu, seperti pertanian, perikanan, teknologi, dan lain-lain. Salah satu produk yang menjadi sorotan yakni Automatic Fish Feeder, alat pemberi pakan ikan otomatis yang hemat energi.

Produk ini merupakan hasil riset dari jurusan teknik elektro, fakultas teknik (FT). Alat pemberi pakan ikan otomatis bertenaga surya ini diperuntukkan bagi nelayan atau pekerja tambak yang memiliki keramba apung di tengah laut.

Pengoperasian alat ini dapat dilakukan dengan mudah lewat perantara smartphone untuk mengatur waktu pemberian makan dan jumlah makanan yang akan diberikan. Banyak produk-produk unggulan yang dipajang merupakan hasil dari pengabdian masyarakat, riset dosen, serta produk hasil dari desa binaan.

Salah satunya Rengginang Seafood, makanan ringan hasil olahan desa binaan yang bekerja sama dengan BNPB di Desa Wisata Kunjir, Lampung Selatan.

Rengginang Seafood memiliki cita rasa lezat dan unik karena menggunakan bahan-bahan laut seperti cumi, udang, dan ikan. Produk ini dibuat untuk membangun kembali perekonomian masyarakat pascatsunami yang menimpa pesisir Selat Sunda beberapa waktu lalu.

Ada pula produk unik pengganti beras hasil riset oleh fakultas pertanian (FP). Beras ini terbuat dari umbi tanaman porang yang diproses menjadi butiran beras dengan indeks glikemik rendah untuk mengendalikan gula darah yang cocok bagi penderita diabetes.

Selain beberapa produk tersebut, masih banyak produk yang menarik perhatian masyarakat di antaranya, Go-Plate dari fakultas teknik, Bat Coffee dari LPPM, Ice-Tetik dari program PKM-K, dan aneka olahan produk makanan dari desa binaan.

Harumin mengungkapkan, Unila memiliki roadmap setiap tahunnya untuk hal-hal yang akan diteliti. Harapannya, setiap riset yang didanai lembaga mempunyai output berguna dan memang dibutuhkan masyarakat.

“Ke depannya kami selalu berharap agar setiap produk hasil riset ini dapat dihilirisasi dan benar-benar diaplikasikan kepada masyarakat. Seperti halnya kita menciptakan sesuatu nanti betul-betul bisa diterapkan dan diproduksi,” ujarnya.

Produk-produk unggulan Unila ini membuktikan Unila tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. [Magang_Christina Febiola Sinaga]

The post Unila Pamerkan Produk Inovatif di PRL 2023 appeared first on Universitas Lampung.

Laman: 1 2

Mahasiswa FKIP Ikuti Program SEA Teacher di Filipina dan Thailand

(Unila): Dalam era globalisasi saat ini, semakin banyak mahasiswa yang mencari peluang untuk belajar dan berkontribusi di luar negeri. Salah satu program yang populer di kalangan mahasiswa pendidikan adalah SEA Teacher.

SEA Teacher merupakan program pertukaran mahasiswa khusus untuk mahasiswa fakultas pendidikan yang dinaungi organisasi SEA MEO, sebuah organisasi perserikatan negara-negara Asia Tenggara yang dibentuk untuk menanggulangi permasalahan pendidikan.

Tahun ini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) mengirimkan enam mahasiswa yang berada pada tahun ketiga dan keempat untuk mengikuti program SEA Teacher. Keenam mahasiswa ini telah dikirim ke dua negara, Filipina dan Thailand, selama satu bulan dalam rangka mengikuti pertukaran mahasiswa.

Kelompok mahasiswa dari FKIP Unila yang berpartisipasi dalam program SEA Teacher terdiri dari Annisa Nathania (Prodi PGSD), Najwa Trisaqina Yuan (Prodi PKN), Chiara Adellia Chantika (Prodi Pendidikan Bahasa Inggris), Ananda Resya Putri (Prodi Pendidikan Fisika), Luchen David Sinaga (Prodi Pendidikan Matematika), dan Monica Jienta Nabila (Prodi Penjas).

Annisa Nathania, salah satu mahasiswa yang mengikuti program ini, mengungkapkan motivasinya untuk bergabung dalam SEA Teacher adalah rasa ketertarikannya terhadap kegiatan yang melibatkan pertemuan dengan orang baru.

Ia meyakini, program ini akan membantunya berkembang, baik dari segi pola pikir maupun kebiasaan, sambil memperluas jaringan relasi di luar negeri.

Selama satu bulan di Chiangmai Rajabhat University (CMRU) Demonstration School, Thailand, Nathania dan timnya terlibat dalam berbagai aktivitas mengajar, mulai dari observasi proses pembelajaran hingga mengajar di sekolah-sekolah setempat.

Kendala awal seperti perbedaan bahasa dan budaya dihadapi oleh Nathania, namun ia dan timnya mencari solusi, seperti memasang keyboard Thailand dan belajar bahasa Thailand, untuk tetap dapat berkomunikasi dengan lingkungan setempat.

Pengalaman ini memberikan pengembangan pribadi yang berharga bagi Nathania dan rekan-rekannya. Selain mengajar, mereka juga mengikuti kegiatan culture trip, yang memungkinkan mereka untuk memahami lebih banyak tentang budaya Thailand.

Nathania berbagi perbedaan standar pendidikan di sekolah-sekolah Thailand membantu meningkatkan pengetahuan dan teknik mengajar mereka. Ia berharap dapat mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang didapatnya untuk membantu lingkungan sekitar.

Nathania juga memberikan semangat kepada teman-temannya yang ingin mengikuti beasiswa ke luar negeri. “Untuk teman-teman yang juga ingin ikut scholarship ke luar negeri, get ur dream! no one will do it, but you. Kejar apapun yg ada. Take every chances. Jangan takut untuk gagal. Dan yang penting, jangan capek untuk capek, it’s our turn to explore anything. it’s better to fail than doin nothing.”

Program SEA Teacher tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa FKIP Unila, tetapi juga merupakan kesempatan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pendidikan di negara lain sambil memperluas wawasan dan relasi lintas budaya. Program ini mendukung visi globalisasi pendidikan yang semakin penting di era saat ini. [Magang_Christina Febiola Sinaga]

The post Mahasiswa FKIP Ikuti Program SEA Teacher di Filipina dan Thailand appeared first on Universitas Lampung.

Unila Gelar FGD Menuju World Class University

(Unila): Dalam upaya meningkatkan reputasi dan peringkatnya di dunia, Universitas Lampung (Unila) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Universitas Lampung Menuju World Class University (WCU)”, pada Senin, 16 Oktober 2023.

Penyelenggara menghadirkan Prof. Tulus Suryanto, S.E., Akt., M.M., sebagai narasumber yang berpengalaman dalam bidang pemeringkatan perguruan tinggi.

FGD yang berlangsung di ruang rapat lantai empat Rektorat Unila ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, M.T., Wakil Rektor Bidang PKTIK Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., Ketua LPPM, para wakil dekan bidang akademik dan kerja sama di lingkungan Unila, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA, serta Ketua SDGs Unila.

Dr. Ayi Ahadiat dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar Unila dapat secara intens berkomunikasi dan bekerja sama dengan Prof. Tulus Suryanto dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja akademik menuju Unila world class university.

Prof. Tulus Suryanto selaku narasumber menekankan pentingnya mengimplementasikan 17 tujuan SDGs dalam pembangunan berkelanjutan sebagai salah satu indikator pemeringkatan perguruan tinggi.

Ia menjelaskan, perguruan tinggi yang masuk dalam 100 besar dunia memiliki keunikan atau spesialisasi tertentu yang menjadi ciri khasnya. Ia menyarankan agar Unila dapat menentukan bidang unggulan yang sesuai dengan visi dan misinya.

“Perguruan tinggi yang masuk dalam 100 perguruan tinggi papan atas dunia didominasi perguruan tinggi yang memiliki keunikan atau spesifikasi khusus,” terangnya.

Ia mencontohkan salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia versi QS World University Rankings terletak pada Greece (Yunani) dengan spesifikasi bidang maritim dimana setiap bidang ilmu pada fakultas yang dimiliki perguruan tinggi tersebut merujuk pada bidang ilmu maritim. [Riky Fernando]

The post Unila Gelar FGD Menuju World Class University appeared first on Universitas Lampung.

Kuliah Umum: Interprofessional Collaboration in Health Care

(Unila): Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., menjadi pembicara kunci pada kuliah umum yang digelar di gedung D Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila), Minggu, 15 Oktober 2023.

Kegiatan yang mengusung tema “Interprofessional Collaboration” ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dies natalis FK Unila tahun 2023. Hadir langsung membuka acara, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan TIK Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., didampingi dekan FK dan jajaran.

Ayi Ahadiat dalam sambutannya mengungkapkan, topik Interprofessional Collaboration hari ini menjadi sangat penting dalam dunia kesehatan.

Interprofessional collaboration merupakan dua atau lebih profesi tenaga kesehatan bekerja sama sebagai tim yang memiliki kesamaan tujuan, komitmen, dan saling menghormati antara satu profesi dan profesi lainnya.

Ia meyakini, dari kegiatan ini dapat muncul gagasan baik untuk membangun semangat kolaborasi dan sinergi dalam upaya memberikan layanan kesehatan yang terbaik kepada keluarga, pasien, maupun komunitas.

Selanjutnya pada kesempatan itu, Ayi menerangkan, saat ini Universitas Lampung sedang berupaya melakukan berbagai riset dan benchmark guna membangun rumah sakit pendidikan yang menerapkan konsep terbaik.

Salah satu harapan Unila sebagai rumah sakit rujukan pendidikan adalah menjadi model bagi rumah sakit lain dalam memberikan layanan kesehatan berkualitas, khususnya di Provinsi Lampung.

Untuk itu, Ayi berharap semangat interprofessional collaboration dapat tertanam lebih awal di RSPTN, sehingga dapat meningkatkan kerja sama antara tenaga kesehatan dari berbagai disiplin ilmu, sekaligus layanan masyarakat dalam bidang kesehatan, khususnya di Provinsi Lampung.

“Kami sangat bangga hari ini mahasiswa dapat menerima wawasan dan pengetahuan baru berkenaan dengan topik yang semakin penting kita rasakan urgensinya,” ujarnya.

Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., dalam kuliah umum menjelaskan urgensi dari interprofessional collaboration and quality of health care, yaitu mengupayakan agar lulusan perguruan tinggi mampu menguasai kompetensi kolaborasi antarprofesi yang akan memudahkan mereka bersinergi dalam dunia pekerjaan, khususnya dunia kesehatan.

Interprofessional collaboration merupakan komitmen bersama dari berbagai profesi, terutama di bidang pelayanan kesehatan, untuk bekerja secara terintegrasi dengan tujuan yang sama atau share goals. Metode ini dapat membantu menyelesaikan banyak kasus-kasus di berbagai spesifikasi keahlian.

Dalam konteks perawatan tertentu, interprofessional collaboration menuntut adanya komitmen dan sikap yang harmonis antara petugas layanan kesehatan, pasien, keluarga, komunitas, dan populasi, agar dapat meningkatkan hasil kesehatan yang optimal.

Pada kegiatan itu, turut hadir rombongan pendamping Rektor UGM, antara lain Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, Dekan FEB, Dekan FKG, jajaran wakil dekan di lingkungan kampus UGM, Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, serta jajaran Sekretariat UGM. [Riky Fernando]

The post Kuliah Umum: Interprofessional Collaboration in Health Care appeared first on Universitas Lampung.

Agung Hero Hernanda Wakili Indonesia di C Asean Consonant 2023

(Unila): Acara tahunan C Asean Consonant kembali memukau penonton dengan harmoni musik dari negara-negara ASEAN. Sabtu, 14 Oktober 2023, Vietnam National Academy of Music menjadi tuan rumah bagi perhelatan ini.

Dalam penyelenggaraan yang memadukan berbagai alat musik tradisional, acara ini menampilkan orkestra megah disertai dengan paduan suara luar biasa, menciptakan sebuah penampilan yang tak terlupakan.

Dengan Zakaria sebagai konduktor orkestra, acara ini sukses menghadirkan karya musik ciptaan musisi muda yang terinspirasi kekayaan budaya negara-negara ASEAN. Keunikan acara ini terletak pada penggunaan alat musik tradisional dari masing-masing negara yang diwakili.

Indonesia turut serta dalam perhelatan tersebut, dan Agung Hero Hernanda menjadi salah satu perwakilan. Penampilan memukaunya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui musik. Selain seorang musisi berbakat, Agung Hero Hernanda juga merupakan seorang dosen di Program Studi Pendidikan Musik Universitas Lampung (Unila).

Alat musik tradisional Indonesia seperti Rindik dari Bali, Kendang, Bedug, dan Bansi dari Sumatra Barat menjadi bagian penting dalam penampilan bertema “Persahabatan Lintas Batas”.

Acara ini bertujuan untuk mempromosikan budaya tradisional negara-negara ASEAN hingga tingkat internasional, sehingga bisa menginspirasi musisi muda untuk terus melestarikan dan mengembangkan alat musik tradisional di negara masing-masing. [Rilis]

The post Agung Hero Hernanda Wakili Indonesia di C Asean Consonant 2023 appeared first on Universitas Lampung.

Tendik Unila Lolos Seleksi Program Praktisi Mengajar Batch 3

(Unila): Salah satu tenaga kependidikan Universitas Lampung (Unila) Gandhi Irawan, S.Pd., M.Pd., berhasil lolos seleksi Program Kampus Merdeka, Praktisi Mengajar batch tiga tahun 2023.

Program yang berlangsung mulai 6 September hingga 12 Desember 2023 ini merupakan bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia.

Program ini merupakan sebuah upaya yang dilakukan pemerintah dalam mempersiapkan lulusan perguruan tinggi agar lebih siap terjun ke dunia kerja.

Program ini digagas untuk mendorong kolaborasi dan partisipasi aktif para ahli dan dosen agar tercipta kolaborasi yang progresif antara sivitas akademika di perguruan tinggi dan para profesional di dunia kerja.

Dalam program praktisi mengajar, kolaborasi dilakukan dalam mata kuliah yang disampaikan di ruang kelas, baik secara luring maupun daring.

Untuk lolos dalam program ini, Gandhi telah melewati beberapa proses tahapan, di antaranya penilaian berdasarkan Curriculum Vitae (CV), kualifikasi pendidikan, serta pengalaman kerja.

Pelaksanaan Program Praktisi Mengajar batch tiga tahun 2023 dilaksanakan di dua kampus, yaitu Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, dan Universitas Bina Mandiri, Gorontalo.

Melalui kolaborasi dalam mata kuliah, Gandhi berbagi pengetahuan, pengalaman kerja, dan keahliannya secara langsung dengan mahasiswa. Selain itu, ia akan berperan dalam memotivasi mahasiswa melalui kuliah, presentasi, tugas, dan diskusi.

Gandhi melihat adanya kesenjangan antara keahlian lulusan dan kebutuhan dunia kerja menyebabkan seringkali terdapat keluhan atas kualitas lulusan perguruan tinggi. Hal itulah yang menjadi motivasi awal Gandhi mengikuti program ini.

Gandhi berharap, melalui program ini pengetahuan dan keahlian dari dunia kerja dapat secara berkesinambungan dialihkan kepada sivitas akademika, sehingga perguruan tinggi bisa menghasilkan lulusan yang lebih siap berkontribusi di dunia kerja.

“Semoga dengan lolosnya saya dalam Program Praktisi Mengajar ini, dapat memberikan kontribusi positif terhadap dunia pendidikan dan membantu adik-adik mahasiswa agar lebih siap untuk masuk ke dunia kerja,” ujar Gandhi. [Magang_Laula Khairun Nisa]

The post Tendik Unila Lolos Seleksi Program Praktisi Mengajar Batch 3 appeared first on Universitas Lampung.

Perpustakaan Unila Sambut Mahasiswa Baru

(Unila): Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan orientasi perpustakaan bagi mahasiswa baru angkatan 2023. Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu, mulai dari 9 Oktober hingga 13 Oktober 2023, di lantai tiga gedung perpustakaan Unila.

Orientasi perpustakaan merupakan salah satu rangkaian dari Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unila. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan fasilitas, koleksi, dan layanan yang tersedia di perpustakaan Unila kepada mahasiswa baru.

Tujuh ribuan mahasiswa baru diploma dan sarjana dari berbagai prodi dan fakultas mengikuti orientasi ini sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Mereka dibagi dalam dua kelas yang masing-masing berisi 100-150 orang.

Ketua divisi layanan pengguna Endah Kurniasari, S.I.Kom., mengatakan, orientasi ini juga sebagai bentuk promosi perpustakaan Unila. “Kami ingin menunjukkan Perpustakaan Unila memiliki banyak fasilitas, koleksi, dan layanan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mendukung proses belajar mereka,” ujarnya.

Selain mengikuti orientasi, mahasiswa baru melakukan registrasi sebagai anggota perpustakaan Unila. Dengan menjadi anggota, mereka dapat meminjam buku, mengakses e-journal, dan menggunakan fasilitas lainnya di perpustakaan Unila. [Magang Agatha Monica Silaban]

The post Perpustakaan Unila Sambut Mahasiswa Baru appeared first on Universitas Lampung.

Rektor Buka Asesmen Akreditasi Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia

(Unila): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., membuka Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) di Dekanat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unila, Jumat, 13 Oktober 2023.

Prof. Lusmeilia Afriani menyambut dua asesor, yakni Prof. Dr. Endry Boeriswati, M.Pd., dari Universitas Negeri Jakarta dan Dr. Teguh Setiawan, M.Hum., dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Ia menjelaskan, kegiatan akreditasi merupakan penilaian sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi, sebagaimana diatur dalam Pasal 55 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012. Penilaian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi.

Prof. Lusmeilia Afriani menekankan, Unila terus berbenah diri untuk meningkatkan akreditasi institusi, termasuk akreditasi program studi seperti Prodi PBSI. Universitas telah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat peningkatan ini dengan melakukan pembenahan pada masing-masing program studi.

Ia juga meyakini akreditasi harus didukung kemampuan program studi untuk berkontribusi pada tujuan universitas untuk internasionalisasi perguruan tinggi. Oleh karena itu, akses informasi harus mencerminkan kemajuan melalui publikasi ilmiah dan kemampuan dosen untuk tampil secara global.

“Kita juga mendorong dosen program studi ini untuk mengajar di Australia guna mendukung internasionalisasi bahasa Indonesia,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dekan FKIP Unila, dan jajaran wakil dekan di lingkungan FKIP Unila, ketua dan sekretaris LP3M, serta kepala UPT Perpustakaan. [Riky Fernando]

The post Rektor Buka Asesmen Akreditasi Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia appeared first on Universitas Lampung.