Lompat ke konten
Selamat Membaca Saat Menlu Rusia Pidato di PBB, Ratusan Diplomat Walk Out Halaman 2

Saat Menlu Rusia Pidato di PBB, Ratusan Diplomat Walk Out

1. Menteri Luar Negeri Rusia malah menuduh Ukraina melanggar HAM

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, dikabarkan sedang berbicara tentang pelucutan senjata saat aksi walk out di sidang PBB tersebut terjadi. Selain itu, dia juga membenarkan “operasi militer” yang dilakukan negaranya terhadap Ukraina.

[su_note note_color=”#eaeaea” text_color=”#000000″ radius=”7″]KLIK JUGA: Menlu Rusia: Jika Perang Dunia III Pecah, Nuklir akan Terlibat[/su_note]

Di sisi lain, Lavrov menuduh bahwa Ukraina telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) kepada etnis-etnis minoritas yang ada di negara tersebut, dilansir Al Jazeera. Dia juga menuduh Uni Eropa terlibat dalam “kegilaan Russophobic” dengan memasok senjata mematikan bagi Ukraina selama invasi Rusia berlangsung.

Rusia mengklaim bahwa invasi yang dilakukan Rusia merupakan langkah untuk denazifikasi di wilayah Ukraina. Istilah denazifikasi kerap diartikan sebagai tindakan untuk memberantas pengaruh Nazi atau praktik fasisme” dan “tindakan represif” yang terjadi di suatu wilayah.

Laman: 1 2 3 4