Rafieq : Modal Manusia Fokus Pada Individu, Sementara Modal Sosial Menjadi Kekuatan Masyarakat

Metro | Wakil Walikota Metro M. Rafieq Adi Pradana, menekankan pentingnya meningkatkan Penguatan Modal Manusia dan Modal Sosial Sebagai pondasi pembangunan ekonomi – sosial berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Metro saat musrenbang di Kecamatan Metro Timur, Kota Metro. Rabu (28/01/2026).

Menurut Rafieq, bahwa penguatan modal manusia berarti memastikan masyarakat sehat secara jasmani dan rohani, sehingga peran pemerintah menjadi sangat penting.

Wakil Walikota menjelaskan, dengan menjaga kesehatan dan mendapatkan layanan pengobatan merupakan syarat utama penguatan modal manusia.

“Modal manusia berfokus pada individu, sementara modal sosial menjadi kekuatan masyarakat. Jika keduanya terbangun dengan baik, maka pondasi pembangunan ekonomi dan sosial berkelanjutan dapat terwujud,” ucap Rafieq .

“Jika modal manusia dan modal sosial sudah kuat, maka kita bisa membangun pondasi ekonomi-sosial yang berkelanjutan,” tambahnya.

Lebih lanjut, tujuan utama dari tema Musrenbang tersebut adalah untuk mempersiapkan Kota Metro menghadapi berbagai persoalan ke depan agar tetap stabil dalam kondisi apapun.

“Kita harus mempersiapkan diri menghadapi masa depan Kota Metro. Dengan pondasi yang kuat, ketika terjadi guncangan apa pun, Metro tidak akan goyah dan masyarakat tetap memiliki keberlanjutan ekonomi dan sosial,” jelas Rafieq.

Sementara itu, Camat Metro Timur, Ferry Handono, mengatakan bahwa pelaksanaan tema Musrenbang memerlukan partisipasi aktif masyarakat, salah satunya melalui semangat gotong royong.

Ferry Handono menegaskan, bahwa sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam pembangunan. Oleh karena itu, peran semua pihak, termasuk media, dibutuhkan untuk membantu menyosialisasikan program-program dan menyampaikan berbagai persoalan yang ada di Kecamatan Metro Timur.

Pemerintah daerah, lanjut Ferry, akan terus memperkuat seluruh unsur dan elemen masyarakat agar manfaat pembangunan tetap dirasakan meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

“Relawan BPBD, forum anak, karang taruna, RT dan RW, LKK, hingga posyandu harus terus diperkuat. Dengan begitu, pemerintah tetap bisa berjalan dan masyarakat tetap merasakan hasil pembangunan,” pungkas Ferry. | (Rio.7).

Tulis Komentar Anda