9 Bulan Kepemimpinan, Bupati Egi Paparkan Capaian Strategis pada HUT ke-69 Lampung Selatan

LAMSEL, Kalianda – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan menjadi momentum bagi Bupati Radityo Egi Pratama untuk memaparkan berbagai capaian strategis selama sembilan bulan masa kepemimpinannya. Pemaparan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Lampung Selatan, Jumat (14/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati Egi menegaskan bahwa seluruh kemajuan yang diraih merupakan hasil kerja bersama antara eksekutif, legislatif, Forkopimda, dan masyarakat Lampung Selatan.

Peningkatan Infrastruktur Jalan

Sektor infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama. Sepanjang 2025, Pemkab Lampung Selatan telah melaksanakan pembangunan dan peningkatan jalan kabupaten sepanjang 72,258 kilometer, mencakup 53 ruas di 17 kecamatan. Dari total tersebut, lebih dari 33 kilometer telah tuntas diperbaiki pada 12 ruas jalan strategis.

“Tingkat kemantapan jalan pada 2024 berada di angka 54,97 persen, dan pada 2025 meningkat menjadi 60,96 persen,” jelas Egi.

Perumahan Layak Huni dan Kolaborasi Sosial

Pada bidang perumahan, pemerintah berhasil memperbaiki 465 unit rumah tidak layak huni melalui program Bedah Rumah. Selain itu, kerja sama dengan Wanita Filantropi Indonesia bersama dukungan dana desa menghasilkan tambahan 221 unit rumah layak huni yang telah sepenuhnya dibangun.

Stunting Terendah se-Provinsi Lampung

Upaya percepatan penurunan stunting juga menunjukkan hasil signifikan. Berdasarkan data SSGI 2024, Lampung Selatan mencatat prevalensi stunting 10,4 persen—terendah di Provinsi Lampung.

“Target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2025 Insyaallah dapat kita capai,” tegasnya.

Peningkatan Pelayanan Publik

Di sektor pelayanan publik, kepesertaan BPJS Kesehatan Lampung Selatan telah mencapai 97,90 persen. Layanan administrasi kependudukan pun kini semakin mudah diakses melalui kantor layanan di seluruh 17 kecamatan.

Atas peningkatan tersebut, Disdukcapil dan RSUD Bob Bazar meraih predikat “Sangat Baik” dari Kementerian PANRB.

Raih Beragam Penghargaan Bergengsi

Lampung Selatan juga berhasil mencatatkan sejumlah prestasi tingkat nasional maupun provinsi, di antaranya:

  • Tiga Besar Kabupaten Terbaik se-Lampung pada Survei Kepuasan Publik 2025 (Grade A)

  • Stand Terinovatif pada APKASI Otonomi Expo

  • Penghargaan Hari Keluarga Nasional ke-32 tingkat Provinsi Lampung

  • Opini WTP ke-9 berturut-turut dari BPK RI

  • Penghargaan Strengthening of Social Forestry (SSF) dari Kementerian Kehutanan

  • Predikat Adi Praja Satwa Sewaka Madya

  • Kabupaten Layak Anak kategori Nindya

  • Pemimpin Daerah Award 2025 dari iNews TV

  • Excellence Tourism and Food Sustainability Integration dari KITA Awards 2025 Garuda TV

Bupati Egi menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Tugas kita ke depan adalah mempertahankan capaian yang ada, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga, pangan, dan lingkungan,” ujar Egi.

Atraksi Jetski Merak–Bakauheni Resmi Buka Lamsel Fest 2025, Zita Anjani Pimpin Langsung Penyeberangan Bersejarah

LAMSEL, Bakauheni – Selat Sunda mencatat sejarah baru pada Jumat pagi (14/11/2025). Untuk pertama kalinya, aksi jetski lintas Merak–Bakauheni digelar sebagai pembuka resmi Lampung Selatan Festival (Lamsel Fest) 2025, festival pariwisata terbesar di Kabupaten Lampung Selatan.

Aksi ini dipimpin Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata sekaligus Ketua TP PKK Lampung Selatan, Zita Anjani. Ia didampingi Anggota DPR RI Verrel Bramasta, adventurer nasional Audrey “King of Jungle”, serta kreator digital Hasan Alaydrus. Keempatnya sukses menorehkan sejarah sebagai rombongan pertama yang melakukan penyeberangan Merak–Bakauheni menggunakan jetski.

Rombongan berangkat dari Dermaga Lanal Banten di Merak dan menempuh jarak sekitar 33 kilometer dalam waktu kurang lebih 45 menit menuju Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bakauheni. Jalur ini dikenal sebagai salah satu akses laut tersibuk yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra.

Aksi penyeberangan ini tidak hanya menjadi tontonan adrenalin, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat daya tarik wisata bahari Lampung Selatan, khususnya Selat Sunda yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata minat khusus.

Setibanya di Pelabuhan BBJ, rombongan disambut Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, serta jajaran Forkopimda. Penyambutan tersebut menandai dibukanya secara resmi Lamsel Fest 2025, yang diharapkan menjadi motor penggerak sektor ekonomi, UMKM, dan pariwisata daerah.

Ombak Tinggi Jadi Tantangan di Tengah Laut

Atraksi Jetski Merak–Bakauheni Resmi Buka Lamsel Fest 2025, Zita Anjani Pimpin Langsung Penyeberangan Bersejarah

Dalam keterangannya, Zita mengungkapkan bahwa kondisi ombak yang dihadapi jauh berbeda dari prediksi awal.

“BMKG memprediksi ombak 1,2 meter, sempat membuat kami khawatir. Tapi saat tiba di Merak, ombak malah landai, sekitar 0,2–0,4 meter,” ujarnya.

Namun situasi berubah saat perjalanan memasuki perairan tengah Selat Sunda.

“Di tengah laut ombaknya justru meningkat, mungkin sekitar 1,5 meter. Verrel sempat terluka di jarinya, dan Audrey cukup kewalahan karena ombaknya besar sekali,” ungkapnya.

Memasuki area Bakauheni, tantangan kembali bertambah.

“Ombak mulai datang dari depan, benar-benar melawan perjalanan kami. Tapi alhamdulillah semua bisa sampai dengan selamat,” tambah Zita.

Meski menghadapi tantangan alam, seluruh peserta tetap bersemangat dan berhasil mencapai garis akhir dengan baik.

Zita menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki peluang besar untuk mengembangkan wisata antarpulau berbasis petualangan.

“Inilah salah satu sport tourism cross island yang kami perkenalkan. Semoga bisa menjadi tren baru khususnya Merak–Bakauheni dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” katanya optimistis.

Menurut Zita, Lamsel Fest 2025 mengusung semangat bahwa Lampung Selatan adalah “Gerbang Sumatra untuk Dunia”.

“Demi Lampung Selatan tercinta, Insyaallah daerah ini bisa menjadi pusat pariwisata baru di Sumatra,” ungkapnya.

Aksi jetski lintas Selat Sunda ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong kreativitas pariwisata berbasis alam, petualangan, dan sport tourism.

Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan sekaligus identitas baru pariwisata Lampung Selatan.

Membanggakan! Bupati Radityo Egi Pratama Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Pariwisata dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Jakarta — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima penghargaan Excellence In Tourism and Food Sustainability Integration dalam ajang Indonesia Kita Awards 2025 yang diselenggarakan Garuda TV di Patra Jasa Office Tower, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemkab Lampung Selatan atas keberhasilan mengintegrasikan sektor pariwisata dengan ketahanan pangan melalui konsep Kawasan Agro Edu Wisata Terpadu, sebuah terobosan yang dinilai mampu mendorong perekonomian masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.

Membanggakan! Bupati Radityo Egi Pratama Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Pariwisata dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Acara penghargaan bergengsi ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono, serta Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hadir pula para kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Selain Lampung Selatan, beberapa daerah di Provinsi Lampung juga meraih penghargaan di ajang yang sama. Pemerintah Provinsi Lampung mendapatkan penghargaan Excellence in Agriculture and Food Prosperity, dan Kota Bandar Lampung meraih penghargaan Excellence in Public Service Innovation.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menerima penghargaan Distinguished Leadership in Home Affairs.

Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi pelaksanaan Indonesia Kita Awards 2025 sebagai ruang apresiasi bagi daerah yang berinovasi dan bergerak menghadirkan perubahan.

“Penghargaan ini diberikan kepada tokoh dan daerah yang mampu melakukan inovasi dan perubahan,” ujar Tito.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemkab Lampung Selatan dan dukungan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi. Kami ingin memastikan bahwa pengembangan pariwisata dan ketahanan pangan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang menjadi pahlawan pangan,” ucap Egi.

Penghargaan ini semakin memperkuat posisi Lampung Selatan sebagai daerah yang progresif dalam pengembangan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata berbasis ketahanan pangan berkelanjutan.

Pelaku Penembakan Hansip di Cakung Ditangkap di Atas Kapal di Bakauheni, Satu Rekannya Masih Diburu

Lampung Tim gabungan kepolisian bergerak cepat dan berhasil menangkap satu dari dua pelaku penembakan terhadap anggota Pertahanan Sipil (Hansip) di Cakung, Jakarta Timur. Pelaku berinisial R diringkus kurang dari 24 jam setelah kejadian saat berusaha kabur melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Penangkapan dilakukan di atas KMP Raputra yang bersandar di Dermaga II Pelabuhan Bakauheni. Upaya kabur pelaku menuju Lampung berhasil digagalkan berkat koordinasi cepat antara Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, Polres Cilegon, Polres Lampung Selatan, dan Polsek KSKP Bakauheni.

“Pelaku kami amankan sekitar pukul 16.00 WIB di dalam kapal. Penangkapan ini dilakukan hanya 12 jam setelah kejadian berlangsung,” jelas Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, AKP Ferdo Elfianto, Minggu (9/11/2025).

Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa ke kantor KSKP Bakauheni untuk pemeriksaan awal, sebelum diserahkan kepada Polda Metro Jaya guna proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, satu pelaku lainnya yang berinisial PAM masih dalam pengejaran dan diduga membawa senjata api rakitan yang digunakan saat kejadian.

Insiden penembakan terjadi pada Sabtu (8/11/2025) sekitar pukul 03.30 WIB, di Jalan Pelajar, Kampung Baru, Kelurahan Cakung Barat, Jakarta Timur. Korban, seorang hansip bernama AS (42), tewas di tempat setelah tertembak di bagian perut kiri.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kedua pelaku diduga tengah melakukan aksi pencurian sepeda motor. Korban yang sedang melakukan ronda malam memergoki aksi pelaku, hingga akhirnya ditembak menggunakan senjata api rakitan.

“Begitu mendapat informasi bahwa pelaku berupaya melarikan diri menggunakan kapal menuju Lampung, kami langsung melakukan koordinasi dan penyergapan,” tambah AKP Ferdo.

Polisi memastikan pengejaran terhadap pelaku kedua terus dilakukan. Korban diketahui sebagai sosok yang aktif menjaga keamanan lingkungan dan dikenal baik oleh warga sekitar.

Anggota DPRD Agus Sartono Kenakan Busana Adat Bali Saat Dampingi Bupati Resmikan Balai Banten Pura Puseh Kertibuana

LAMPUNG SELATAN — Anggota DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono, hadir dengan balutan busana adat Bali lengkap…

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama Promosikan Potensi Daerah ke Panggung Internasional di Belanda

KALIANDA, LAMSEL — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama terus menunjukkan komitmennya membawa daerah berjuluk Bumi Khagom Mufakat menuju level internasional. Selama hampir sepekan, sejak 29 Oktober hingga 3 November 2025, Bupati muda ini melaksanakan kunjungan kerja ke Belanda dengan misi besar: memperkenalkan potensi ekonomi, budaya, dan pariwisata Lampung Selatan ke dunia.

Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis bagi Lampung Selatan yang dipercaya mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi “The Magnificence Discovering of Indonesia” di Utrecht, Belanda. Acara ini mempertemukan pelaku ekonomi kreatif, investor, serta promotor pariwisata dari berbagai negara untuk menjalin kolaborasi internasional.

Agenda Bupati Egi diawali dengan kunjungan ke Indonesia House Amsterdam, pusat promosi ekonomi dan budaya Indonesia di Belanda. Di tempat ini, ia membahas peluang kerja sama untuk memperluas promosi produk-produk lokal Lampung Selatan di pasar Eropa.

Tak hanya itu, Bupati Egi juga berkunjung ke Ambonia dan Nesia BV, perusahaan impor rempah dan produk F&B asal Indonesia yang berbasis di Belanda. Dalam pertemuan tersebut, ia membuka dialog tentang potensi ekspor dan upaya meningkatkan standar kualitas produk agar mampu bersaing di pasar global.

“Yang membanggakan, saya menemukan produk dari Lampung Selatan yang sudah lebih dulu menembus pasar Eropa,” ungkap Bupati Egi melalui akun Instagram pribadinya, @radityoegi.

“Hal ini menjadi semangat baru bagi kita untuk mendorong lebih banyak produk unggulan Lampung Selatan bersaing di kancah internasional,” tambahnya.

Selain sektor ekonomi, Bupati Egi juga menjalin komunikasi dengan Managing Director International RVO (Rijksdienst voor Ondernemend Nederland), lembaga di bawah Kementerian Urusan Ekonomi dan Iklim Belanda. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam membangun jejaring ekonomi lintas negara guna memperluas akses pasar dan peluang investasi bagi pelaku usaha Lampung Selatan.

Dari Bumi Khagom Mufakat ke Panggung Dunia

Kehadiran Bupati Egi di ajang internasional tersebut bukan tanpa alasan. Lampung Selatan menjadi salah satu dari 10 kabupaten di Indonesia yang mendapatkan undangan khusus dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI untuk tampil di forum tersebut.

Dalam presentasinya di hadapan audiens internasional, Bupati Egi menampilkan keindahan alam, kekayaan budaya, serta ragam kuliner khas Lampung Selatan yang memiliki nilai jual tinggi.

“Melalui ajang ini, kita ingin memperkenalkan potensi ekonomi, pariwisata, dan produk unggulan Lampung Selatan ke pasar internasional,” ujarnya.

Ia berharap langkah ini dapat membuka pintu lebih lebar bagi investasi, pariwisata, dan kerja sama global yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

“Semoga Lampung Selatan semakin dikenal dunia,” tutup Bupati Egi optimistis.

Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97

LAMPUNG SELATAN – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Merik Havit, S.H., M.H., menghadiri upacara peringatan…

Padi Biosalin, Inovasi Cerdas Ubah Tambak Asin Jadi Sawah Produktif di Lampung Selatan

LAMSEL, Sragi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama terus mendorong inovasi di sektor pertanian melalui pendekatan kolaboratif pentahelix guna meningkatkan produktivitas lahan sekaligus kesejahteraan petani.

Salah satu inovasi yang kini menjadi perhatian adalah program Padi Biosalin (Bio Salinity Tolerant Rice) yang diterapkan di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi. Program ini berhasil mengubah lahan bekas tambak udang berair asin menjadi sawah produktif dengan hasil panen yang menjanjikan.

Padi Biosalin, Inovasi Cerdas Ubah Tambak Asin Jadi Sawah Produktif di Lampung Selatan

Pada Jumat (24/10/2025), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lampung Selatan, Anasrullah, bersama Ketua BPH Yayasan Batutta Bangun Negeri Universitas Indonesia Mandiri (UIM), Toto Priyana, dan Direktur Riset, Inkubasi Bisnis, dan Kualitas UIM, Sigit Apriyanto, meninjau langsung lahan percontohan milik Kardiyansyah, anggota kelompok tani setempat yang menjadi pionir penerapan teknologi tersebut.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua Dekopinda Lampung Selatan, Rudi Topan, Kepala Desa Sidoasih, Kepala Desa Bandar Agung, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Inovasi Padi Biosalin ini digagas oleh tokoh masyarakat Kang Jalu, yang berupaya memanfaatkan lahan pesisir terdampak intrusi air laut agar tetap produktif.

“Ladang ini dulunya merupakan tambak udang dengan air payau. Kami ingin membuktikan bahwa lahan seperti ini tetap bisa produktif jika ditanami varietas yang tepat,” ujar Jalu.

Ia menjelaskan, uji coba dilakukan di lahan dengan kadar garam tinggi, dan hasilnya menunjukkan varietas Padi Biosalin mampu tumbuh serta berproduksi dengan baik.

“Ke depan, kami akan terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur. Meski airnya payau atau asin, padi ini tetap bisa tumbuh dan menghasilkan panen,” tambahnya.

Kadis Kominfo Lampung Selatan Anasrullah menilai keberhasilan program ini merupakan langkah cerdas dalam memanfaatkan lahan pesisir yang selama ini dianggap tidak potensial.

“Ini solusi nyata bagi masyarakat di kawasan pantai. Saat musim kemarau dan pasokan air tawar terbatas, petani tetap bisa bercocok tanam dengan memanfaatkan air laut. Dengan begitu, roda ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujarnya.

Ia menambahkan, inovasi pertanian adaptif seperti Padi Biosalin menjadi bukti bahwa teknologi mampu menjawab tantangan perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya alam.

Sementara itu, Sigit Apriyanto menyebut pengembangan Padi Biosalin di lahan bekas tambak merupakan langkah strategis menuju pertanian berkelanjutan.

“Upaya ini tidak hanya meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian, tetapi juga memperkuat sinergi pentahelix antara akademisi, pemerintah, dan swasta dalam membangun ekosistem pertanian yang adaptif dan berdaya saing tinggi,” jelasnya.

Dengan hasil yang menjanjikan, program Padi Biosalin diharapkan menjadi model pertanian adaptif di Lampung Selatan membuka peluang baru bagi petani pesisir serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kades Way Huwi Ajak Warga Dukung Program Pemerintah dan Jaga Keutuhan NKRI

Lampung Selatan – Kepala Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Muhammad Yani, mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Lampung, khususnya warga Desa Way Huwi, untuk senantiasa mendukung kebijakan dan program pemerintah serta berperan aktif menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan Muhammad Yani dalam kegiatan pertemuan bersama masyarakat yang juga dihadiri oleh anggota kepolisian setempat, Jumat (17/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Yani menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan visi “Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045.”

“Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Way Huwi, untuk bersama-sama mendukung kebijakan dan program pemerintah. Dukungan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan agar Lampung semakin maju dan Indonesia dapat mencapai cita-cita emasnya,” ujar Muhammad Yani.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian dan kinerja pemerintah yang telah bekerja keras membangun bangsa, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat pelayanan publik patut diapresiasi bersama.

“Kami memberikan penghargaan dan apresiasi atas kerja keras pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat ekonomi rakyat, serta memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Sudah seharusnya kita ikut mendukung dan mengawal pelaksanaan program-program tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Muhammad Yani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif.

“Mari kita semua berperan menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, dan tertib. Situasi kamtibmas yang kondusif akan menjadi modal utama untuk kelancaran pembangunan di segala sektor,” tegasnya.

Dalam pertemuan itu, pihak kepolisian yang hadir juga memberikan dukungan terhadap imbauan Kepala Desa, sekaligus mengingatkan pentingnya partisipasi warga dalam menjaga ketertiban sosial dan mencegah potensi gangguan keamanan di wilayahnya.

Muhammad Yani menutup sambutannya dengan menyerukan semangat gotong royong dan persatuan dalam membangun daerah.

“Dengan persatuan, kerja sama, dan rasa cinta tanah air, saya yakin Desa Way Huwi dan masyarakat Lampung dapat menjadi bagian penting dari pembangunan nasional menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Transparansi Pelayanan Publik Lewat Sosialisasi SP4N-LAPOR

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Pemkab Lampung Selatan menggelar Sosialisasi Tata Cara Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) di Aula Rajabasa, Kantor Bupati setempat, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Anton Carmana, yang menegaskan pentingnya peningkatan efektivitas pengelolaan SP4N-LAPOR sebagai kanal utama masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, kritik, maupun pengaduan atas layanan publik.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan, Anasrullah, S.Sos., M.M., serta Hasan, S.E., Pejabat Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) selaku narasumber, yang memaparkan tata kelola pengaduan masyarakat berdasarkan Permendagri Nomor 8 Tahun 2023.

Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Kominfo Lampung Selatan, Novi Riantina, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya monitoring dan evaluasi terhadap kinerja para admin SP4N-LAPOR di seluruh perangkat daerah dan 17 kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan.

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi program dan kinerja pemerintah, terutama dalam penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan publik melalui pengaduan SP4N-LAPOR,” ujar Novi.

Sementara itu, mewakili Bupati Lampung Selatan, Anton Carmana menekankan bahwa SP4N-LAPOR merupakan bentuk nyata penerapan kebijakan ‘No Wrong Door Policy’, yang menjamin setiap laporan atau aduan masyarakat diterima dan ditindaklanjuti oleh instansi berwenang.

“Melalui sistem ini, masyarakat dapat menyampaikan laporan atau aspirasi secara langsung, dan pemerintah wajib menindaklanjutinya secara cepat, transparan, dan akuntabel,” jelas Anton.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta memahami dengan baik prosedur dan mekanisme penanganan pengaduan sesuai ketentuan, mulai dari penerimaan, verifikasi, tindak lanjut, hingga pelaporan akhir sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 8 Tahun 2023.

“Setiap proses harus dilakukan secara terstruktur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Anton menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kominfo Lampung Selatan atas inisiatif penyelenggaraan sosialisasi tersebut sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat budaya keterbukaan dan tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat,” pungkasnya.

Wanita Filantropi Indonesia Bedah Rumah di Lampung Selatan, Bupati Egi: Gotong Royong adalah Kekuatan Kita

KALIANDA – Kepedulian sosial kembali hadir di Lampung Selatan. Wanita Filantropi Indonesia (WFI) menggelar kegiatan bedah…

Dukung Ekonomi Daerah, JAPFA Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Pemkab Lampung Selatan

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperluas kolaborasi dengan sektor swasta untuk memperkuat ekonomi daerah. Kali ini, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menerima audiensi dari PT Suri Tani Pemuka Aquafeed Lampung, anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, di ruang kerjanya, Kamis (15/10/2025).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis antara Pemkab Lampung Selatan dan JAPFA dalam berbagai program sosial dan ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Head of Industrial Relations Corporate PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Jefri Hari Akbar, mengatakan bahwa pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan kemitraan sekaligus membangun sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah.

“Kami ingin menjajaki kolaborasi dalam berbagai program, mulai dari ketahanan protein pangan, dukungan regulasi investasi, hingga pembinaan koperasi masyarakat. Misalnya, kami bisa membantu pemberdayaan kolam ikan agar masyarakat memiliki akses terhadap pakan berkualitas,” jelas Jefri.

Menanggapi hal itu, Bupati Egi menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan, Pemkab Lampung Selatan tengah berfokus pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat kecil.

“Dengan konsep pentahelix, kami ingin menggandeng semua pihak, termasuk sektor swasta seperti JAPFA, untuk mengakselerasi program unggulan daerah. JAPFA bisa ikut memperkuat program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Bupati Egi.

Bupati muda itu juga optimistis, sinergi dengan industri pangan seperti JAPFA akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, terutama di sektor pertanian, perikanan, dan UMKM.

Kolaborasi antara Pemkab Lampung Selatan dan JAPFA diharapkan tidak hanya memperkuat kemandirian pangan dan pemberdayaan koperasi, tetapi juga menjadi model kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemkab Lampung Selatan Gandeng BTN, Perluas Akses KPR dan Perkuat Digitalisasi Layanan Publik

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk memperluas akses layanan perbankan, khususnya program Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sekaligus memperkuat digitalisasi layanan publik di daerah.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, di ruang kerja bupati, Rabu (15/10/2025).

Bupati Egi menyebut, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di sektor perumahan, pariwisata, dan investasi.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan saat ini fokus mengembangkan dan mempromosikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Kami berharap BTN turut berperan dalam menarik minat investor untuk berinvestasi di Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.

Sementara itu, Pimpinan BTN Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, menegaskan bahwa kemitraan ini sejalan dengan program nasional penyediaan hunian layak bagi masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN).

“Kerja sama ini mendukung program pemerintah pusat dalam penyediaan tiga juta rumah oleh Presiden Prabowo Subianto. BTN siap memberikan layanan KPR bagi masyarakat Lampung Selatan, ASN, serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” jelas Peggy.

Selain KPR, BTN juga memperkenalkan platform digital inovatif DigiKab, yang dirancang untuk mempercepat transformasi layanan publik di tingkat kabupaten.

Melalui DigiKab, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan terpadu, mulai dari pemesanan produk pertanian, layanan wisata, pembayaran pajak restoran, pembiayaan UMKM, hingga program DigiKab Sehat.

Peggy menambahkan, implementasi DigiKab juga akan mendukung optimalisasi sistem pembayaran pajak daerah, termasuk pajak pariwisata dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), guna mendorong perluasan transaksi non-tunai serta memperkuat ekosistem keuangan daerah.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi sinergi berkelanjutan antara Pemkab Lampung Selatan dan BTN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat digitalisasi layanan publik, serta menghadirkan kemudahan akses perbankan bagi seluruh lapisan masyarakat.

8 Camat Baru Dilantik, Bupati Egi: Jabatan Itu Amanah untuk Melayani Rakyat

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali melakukan penyegaran di jajaran pejabat administrator. Sebanyak 18 pejabat dilantik oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, termasuk delapan camat baru yang akan menjadi ujung tombak pelayanan publik di wilayahnya masing-masing.

Pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Rajabasa, Rabu (15/10/2025), tersebut menjadi momentum penting bagi Bupati Egi untuk menegaskan kembali semangat birokrasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni atau pergantian jabatan, tapi bagian dari penyesuaian organisasi agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya,” ujar Bupati Egi dalam sambutannya.

Delapan camat baru yang dilantik antara lain:

  • Sidik (Camat Bakauheni)

  • Sumiyati (Camat Candipuro)

  • Ruris Apdani (Camat Kalianda)

  • Sri Mahendra Kesuma Dewi (Camat Ketapang)

  • Wayan Susana (Camat Sragi)

  • R. Sy. Handoyo Soesilo (Camat Tanjungsari)

  • Raden Permata Marga (Camat Way Panji)

  • Fitri Hidayat (Camat Way Sulan)

Selain mereka, dr. Djohardi resmi menjabat sebagai Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, dan Dwi Juliyanti Puspita Sari sebagai Sekretaris Kecamatan Way Panji. Sementara delapan pejabat lainnya menempati posisi Kepala Bidang di sejumlah perangkat daerah.

Bupati Egi menegaskan bahwa setiap pejabat yang dilantik harus memiliki mental melayani, bukan mental dilayani.

“Kita ini bukan pejabat, tapi orang yang diberi jabatan untuk melayani. Jabatan itu titipan, bukan milik pribadi. Maka semua harus punya mental melayani,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar para camat menjaga sikap dan perilaku, karena mereka adalah wajah pemerintah daerah di tingkat kecamatan.

“Camat itu perpanjangan tangan bupati. Maka jagalah ucapan, kebiasaan, dan perilaku, sebab masyarakat menilai pemerintah dari cara Anda bertindak,” pesan Egi.

Kepada pejabat lama, Egi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan selama ini. Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan dilakukan semata-mata untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja, bukan karena alasan politis.

“Kalau ini urusan politik, dari awal saya dilantik sudah saya ganti semua. Tapi tidak. Ini murni penyesuaian agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif,” tandasnya.

Di akhir arahannya, Bupati Egi mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan sepenuh hati demi mewujudkan Lampung Selatan yang maju dan melayani rakyat.

Selain itu, dua Aparatur Sipil Negara (ASN) juga mendapat tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt), yakni Maturidi sebagai Plt Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, dan Bagus Wijaya Kusuma sebagai Plt Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah.

Fraksi Gerindra Apresiasi Program Pasar Murah Pemkab Lampung Selatan: Bukti Nyata Pemerintah Hadir untuk Rakyat

LAMPUNG SELATAN – Program pasar murah yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mendapat apresiasi tinggi dari…

Sekretariat DPRD Lampung Selatan Terima Kunjungan Komisi III dan IV DPRD Pringsewu Bahas Pengawasan Galian C dan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Lampung Selatan – Sekretaris DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Achmad Herry, menerima kunjungan kerja rombongan Komisi III…

Kemenko Pangan Kawal Ketat Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Lamsel: Target Selesai Tepat Waktu dan Tepat Mutu

LAMSEL, Ketapang – Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal program strategis nasional. Melalui Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap, Yogi Yanuar, Kemenko Pangan meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (9/10/2025).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kerja Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, yang memantau pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih di empat lokasi di Provinsi Lampung. Di Lampung Selatan sendiri, dua wilayah menjadi titik fokus pengembangan, yakni Desa Ketapang dan Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.

“Hari ini kami memantau langsung salah satu daerah prioritas, yaitu Desa Ketapang. Program ini merupakan amanah Presiden untuk memperkuat kesejahteraan nelayan dan ketahanan pangan nasional,” ujar Yogi Yanuar di sela kunjungan lapangan.

Proyek Strategis Nasional untuk Kemandirian Nelayan

Yogi menjelaskan, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan. Kemenko Pangan bertanggung jawab melakukan sinkronisasi, koordinasi, dan pengendalian program, sementara pelaksanaan teknisnya dikerjakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan keberlanjutan pengelolaan setelah proyek ini rampung,” tegasnya.

Ke depan, pengelolaan fasilitas akan melibatkan Koperasi Desa Merah Putih, yang telah menyiapkan rencana kerja dan strategi pelibatan anggota.
“Alhamdulillah, koperasi sudah siap mengelola fasilitas ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat nelayan,” tambah Yogi.

Pembangunan Capai Target, Rampung Akhir 2025

Di Desa Ketapang, PT Adi Karya selaku kontraktor pelaksana mengalokasikan lebih dari Rp15 miliar untuk pembangunan 19 bangunan dan 25 item pekerjaan. Sejumlah fasilitas tengah disiapkan, mulai dari Pasar Ikan, Bale Nelayan, Sentra Kuliner, Kios Waserda, Gudang Beku, Pabrik Es, Docking Perahu, Bengkel Nelayan, Shelter Cold Box, Shelter Pendaratan Ikan, hingga Bangunan Eksisting.

Yogi mengungkapkan, progres proyek hingga saat ini telah melampaui target, dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

“Kami ingin memastikan proyek ini tepat waktu, tepat mutu, dan tepat guna, sehingga benar-benar membawa maslahat bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat

Dalam kunjungan itu, Yogi didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Liza Derni, Kadis Perikanan Lampung Selatan Dwi Jatmiko, dan Kadis Koperasi UKM Lampung Selatan Aryantoni.

Kemenko Pangan berharap sinergi lintas sektor ini dapat mempercepat penyelesaian pembangunan, sekaligus memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat nelayan di Lampung Selatan.

“Kami ingin proyek ini menjadi contoh bagaimana sinergi pusat dan daerah mampu menciptakan desa nelayan modern yang mandiri dan produktif,” tutup Yogi.

Bupati Cup 2025 Siap Panaskan Panggung HUT ke-69 Lampung Selatan: Perpaduan Sport, UMKM, dan Budaya

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) tengah mematangkan persiapan Bupati Cup 2025, ajang olahraga bergengsi yang akan menjadi pembuka meriah rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dispora Lampung Selatan, Yespi Cory, mengungkapkan bahwa turnamen tersebut dijadwalkan dibuka pada 27 Oktober 2025 di Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda, meskipun lokasi pelaksanaan masih dapat menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Acara pembukaan akan dimeriahkan dengan Tari Sigeh Pengunten, dan jika memungkinkan juga menampilkan Tari Tuping sebagai bentuk pelestarian budaya Lampung,” ujar Yespi seusai memimpin rapat persiapan di Kantor Dispora, Kamis (9/10/2025).

Perpaduan Olahraga, Ekonomi, dan Kearifan Lokal

Tak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, Bupati Cup 2025 juga dikemas sebagai pesta rakyat, menghadirkan beragam kegiatan pendukung seperti bazar UMKM, pasar murah, dan donor darah.

Yespi menegaskan, kegiatan ini merupakan momentum bersama untuk memperkuat sinergi antarinstansi dan masyarakat.
“Ini bukan hanya hajatnya Dispora, tapi hajat kita semua — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama masyarakatnya,” tegasnya.

Adapun tiga cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan meliputi bola voli, sepak bola, dan tenis, dengan teknis pelaksanaan dikoordinasikan oleh pengurus masing-masing cabor.

HUT Lamsel ke-69 Jadi Momentum Bangkitkan Semangat dan Ekonomi Warga

Selain Bupati Cup, peringatan HUT ke-69 Lampung Selatan juga akan diramaikan berbagai kegiatan menarik, mulai dari fun run, turnamen futsal pelajar, voli pantai, hingga atraksi spektakuler jetski dari Jakarta ke Bakauheni yang digadang-gadang akan memecahkan rekor MURI.

Dengan rangkaian acara yang variatif ini, Pemkab Lampung Selatan berharap semangat olahraga, kebersamaan, dan kebanggaan daerah dapat tumbuh lebih kuat di kalangan masyarakat.

“Melalui HUT tahun ini, kami ingin menghidupkan semangat sportivitas sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui partisipasi pelaku UMKM,” pungkas Yespi.

DWP Lampung Selatan Ajak Ibu Hamil Jadi Garda Terdepan Cegah Stunting Sejak dalam Kandungan

LAMSEL, Kalianda – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan menggelar seminar gizi bertema “Pentingnya Pemenuhan Gizi bagi Ibu Hamil dan Menyusui dalam Rangka Penanganan Stunting”, Kamis (9/10/2025), di Aula Krakatau Kantor Bupati Lampung Selatan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, dan dihadiri oleh Penasehat DWP Reni Apriyani Syaiful Anwar, Ketua DWP Ratna Yanuana Supriyanto, serta para ketua dan anggota DWP dari seluruh kecamatan se-Lampung Selatan.

Peran Ibu Jadi Kunci Generasi Sehat dan Unggul

Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perhatian serius pada ibu hamil dan menyusui.

Menurutnya, masa kehamilan dan menyusui merupakan fase penting yang menentukan masa depan anak.
“Masa kehamilan dan menyusui adalah investasi jangka panjang. Dengan edukasi yang tepat, angka stunting bisa ditekan dan anak-anak akan tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menurunkan angka stunting di Lampung Selatan.
“Mari kita rapatkan barisan untuk melahirkan generasi unggul dan berdaya saing,” tambahnya.

Reni Apriyani: Gizi Sejak Kandungan Adalah Investasi Bangsa

Sementara itu, Penasehat DWP Lampung Selatan, Reni Apriyani Syaiful Anwar, menekankan pentingnya peran ibu dalam memberikan gizi terbaik sejak masa kehamilan.

“Memberikan gizi terbaik sejak dalam kandungan adalah investasi paling jujur dan mendasar untuk masa depan bangsa. Ibu harus menjadi agen perubahan yang mengubah ketidaktahuan menjadi pengetahuan,” tegas Reni.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara ibu, bidan desa, dan posyandu, agar edukasi gizi dan pemberian makanan tambahan dapat tepat sasaran, khususnya pada periode 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang dikenal sebagai golden period tumbuh kembang anak.

DWP Dorong Kreativitas dan Edukasi Gizi Keluarga

Sebelumnya, Ketua DWP Lampung Selatan, Ratna Yanuana Supriyanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan meningkatkan wawasan anggota DWP tentang pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil dan menyusui.

Kegiatan diikuti 65 peserta dari unsur DWP kecamatan, dan akan berlanjut pada Jumat (10/10/2025) untuk peserta dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kreativitas ibu-ibu dalam memperhatikan gizi keluarga, membangun solidaritas antaranggota, serta mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap gizi ibu dan anak,” ujarnya.

Langkah Konkret Menuju Generasi Bebas Stunting

DWP Lampung Selatan berharap kegiatan ini dapat menjadi gerakan nyata dalam perubahan perilaku gizi di masyarakat, terutama di kalangan ibu hamil dan menyusui.

Seminar ini juga menjadi bukti nyata dukungan DWP Lampung Selatan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan generasi bebas stunting, sehat, dan berkualitas untuk masa depan daerah yang lebih maju.

Sekda Lamsel Lantik Khusaini Rohman, Dorong Karya Tunggal Jadi Desa Penggerak Ekonomi Rakyat

LAMSEL, Katibung – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, secara resmi melantik Khusaini Rohman sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Karya Tunggal, Kecamatan Katibung, pada Kamis (9/10/2025).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Katibung, disaksikan jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Turut hadir Anggota DPRD Lampung Selatan Dapil 7 Ismail, Kepala Dinas PMD Erdiyansyah, Kabag Hukum Qorinilwan, Sekretaris Inspektorat Marko Firzada, dan Camat Katibung Andi Sopiyan.

Sebelumnya, jabatan Pj Kepala Desa Karya Tunggal dijabat oleh Muhammad Hasan sejak 26 September 2024. Seusai serah terima jabatan, Hasan kembali ke posisinya sebagai Plt Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Kecamatan Katibung.

Pemimpin Desa Harus Jadi Inovator dan Penggerak Sosial

Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto menegaskan bahwa pelantikan kepala desa bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian penting dari proses pemerintahan yang konstitusional dan berkesinambungan.

“Pelantikan ini adalah amanah konstitusional sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Permendagri Nomor 82 Tahun 2015. Pemerintahan desa harus terus berjalan secara berkelanjutan,” ujar Supriyanto.

Ia menilai tantangan pemerintahan desa di era modern semakin kompleks — mulai dari tuntutan transparansi, digitalisasi layanan publik, hingga dorongan partisipasi masyarakat.

“Kepala desa bukan hanya pemimpin administratif, tapi juga penggerak sosial dan inovator lokal. Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat, bukan sekadar penerima kebijakan, tapi pelaku utama pembangunan,” jelasnya.

Pimpin dengan Data, Layani dengan Hati

Kepada Pj Kades baru, Khusaini Rohman, Sekda berpesan agar selalu memimpin dengan integritas, empati, dan semangat pelayanan publik.

“Pimpinlah dengan hati, bekerjalah dengan data, dan layani masyarakat dengan tulus. Rangkul seluruh elemen desa, BPD, tokoh masyarakat, hingga pemuda. Keberhasilan pemerintahan desa lahir dari sinergi, bukan dari instruksi semata,” tegasnya.

Momentum Menuju Desa Karya Tunggal Maju

Menutup sambutannya, Supriyanto mengajak seluruh pihak menjadikan pelantikan ini sebagai momentum memperkuat sinergi dan mempercepat kemajuan Desa Karya Tunggal di bawah semangat Lampung Selatan MAJU.

“Dengan kebersamaan dan komitmen, saya yakin Desa Karya Tunggal bisa menjadi desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing,” pungkasnya.