LAMPUNG SELATAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan resmi melantik Ahmad Al Akhran sebagai…
Kategori: Lampung Selatan
41 Paskibraka Resmi Tuntaskan Tugas, Bupati Egi: Jadikan Pengalaman Berharga untuk Masa Depan
LAMSEL, Bakauheni – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, secara resmi melepas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 usai upacara penurunan Sang Saka Merah Putih di Lapangan Menara Siger, Bakauheni, Minggu malam (17/8/2025).
Sebanyak 41 anggota Paskibraka yang sebelumnya sukses mengibarkan bendera pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia kini resmi menuntaskan tugasnya. Mereka dilepas dengan penuh apresiasi atas dedikasi, disiplin, dan semangat kebangsaan yang ditunjukkan sepanjang rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih kepada anggota Paskibraka, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD, pelatih, serta para orang tua yang mendukung penuh keberhasilan putra-putri terbaik daerah itu.
“Saya melihat kalian adalah mata generasi penerus yang kelak akan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Di Selat Sunda, Sang Saka Merah Putih menatap Gunung Krakatau. Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, saya mengucapkan terima kasih atas segala dukungan yang telah diberikan,” ujar Egi.
Bupati juga mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan peringatan kemerdekaan di Menara Siger hanya dilakukan dalam waktu 10 hari. Meski singkat, seluruh rangkaian berjalan lancar berkat kerja keras dan koordinasi semua pihak.
“Kalau ada kekurangan saya mohon maaf, karena persiapannya jujur hanya 10 hari. Tapi mari kita bekerja out of the box,” katanya.
Menurut Egi, lebih dari sekadar seremoni, peringatan HUT RI menjadi momentum konsolidasi birokrasi secara menyeluruh serta ajang memperkuat sinergi. Ia menegaskan semangat ini harus dijaga sebagai kebanggaan masyarakat Lampung Selatan.
“Ini adalah dedikasi, semangat, dan kedisiplinan kalian semua yang terlibat. Mari kita rawat, kita lestarikan, dan kita jadikan kebanggaan Lampung Selatan,” tegasnya.
Tak lupa, Bupati Egi mengajak masyarakat menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap daerah. Menurutnya, perayaan di Menara Siger tidak hanya menampilkan kekhidmatan upacara, tetapi juga memamerkan keindahan alam Lampung Selatan yang eksotis.
“Seharian saya berada di Menara Siger, menyaksikan betapa indahnya alam Lampung Selatan. Inilah the amazing south of Lampung. Saya berharap rasa bangga dan bahagia ini tetap terjaga,” ucapnya penuh semangat.
Menutup sambutannya, Egi berpesan agar pengalaman menjadi Paskibraka dijadikan bekal berharga bagi generasi muda.
“Jadikan pengalaman ini bekal untuk menjadi pemimpin yang berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi,” pungkasnya.
Aksi Heroik Raihan, Bocah SD Penyelamat Merah Putih Diganjar Beasiswa oleh Bupati Lampung Selatan
LAMSEL, Bakauheni – Suasana upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Merpati, Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Minggu (17/8/2025), sempat diliputi kepanikan. Tali pengait Sang Saka Merah Putih tiba-tiba putus saat pasukan pengibar bendera hendak menjalankan tugas.
Lagu kebangsaan Indonesia Raya terus berkumandang, namun bendera kebanggaan itu tertahan di dasar tiang dan gagal berkibar.
Di tengah momen genting itu, seorang bocah berseragam sekolah dasar maju tanpa ragu. Dialah Raihan Diaz Rinawai, siswa SDN 1 Way Muli. Dengan keberanian luar biasa, Raihan memanjat tiang bendera setinggi 12 meter untuk memperbaiki tali yang putus.
Aksi heroik tersebut sontak membuat ratusan peserta upacara tertegun, sebelum akhirnya memberikan tepuk tangan meriah. Berkat Raihan, Sang Merah Putih kembali bisa berkibar gagah di langit Way Muli, disambut rasa bangga dan haru yang mendalam.
Keberanian bocah kecil itu bukan hanya menyelamatkan prosesi sakral, tetapi juga menarik perhatian Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Usai prosesi penurunan bendera di Menara Siger pada sore harinya, Bupati Egi secara khusus menghadirkan Raihan bersama keluarganya.
“Saya apresiasi Raihan, keren, hebat, berani,” ujar Bupati Egi sambil menyalami sang bocah dengan penuh kebanggaan.
Sebagai bentuk penghargaan, Bupati Egi menjanjikan beasiswa penuh di SMA Kebangsaan untuk Raihan, serta tabungan pendidikan yang juga akan diberikan untuk adiknya.
“Saya terima kasih ya Bu sudah mendidik ananda sehingga tumbuh menjadi anak yang berani dan membanggakan,” tutur Egi kepada Yunita Sari, ibu Raihan.
Tak kuasa menahan haru, Yunita hanya bisa menitikkan air mata. “Terima kasih banyak Pak Bupati,” ucapnya lirih.
Aksi heroik Raihan kini menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan dapat lahir dari siapa saja—bahkan dari keberanian seorang anak yang tulus mencintai Merah Putih.
Merah Putih Diturunkan Khidmat, HUT ke-80 RI di Menara Siger Jadi Sejarah di Ujung Sumatera
LAMSEL, Kalianda – Senja di Menara Siger, ikon kebanggaan Lampung Selatan, menjadi saksi khidmatnya prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025).
Sejak pagi berkibar gagah, Merah Putih diturunkan penuh penghormatan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Lampung Selatan. Prosesi sakral ini dipimpin Ipda Rika Wijaya, Kanit Reskrim Polsek Katibung, selaku Komandan Upacara.
Hadir menyaksikan langsung, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, jajaran Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, hingga masyarakat umum. Tepuk tangan undangan berpadu dengan semilir angin Selat Sunda, menghadirkan suasana syahdu nan sakral di kaki Menara Siger.
Dalam formasi Paskibraka, Galuh Ajeng Prasmesti (SMA Swadipa Natar) bertugas sebagai pembawa baki. Rian Fadli Raja Siregar (SMA Kebangsaan Penengahan) menjadi Danpok 8, sementara Gabriel Alexander Gaibida Mote (SMA Kebangsaan Penengahan) dipercaya sebagai Danpok 17. Tugas penggerek bendera dijalankan Uspo Atila Wijaya (SMA Negeri 1 Kalianda) dan pembentang bendera oleh Iqbal Maulana Febriano (SMA Negeri 1 Kalianda).
Wajah-wajah muda itu memancarkan disiplin, haru, sekaligus kebanggaan, seakan mengingatkan bahwa api perjuangan harus terus menyala di dada generasi penerus bangsa. Usai diturunkan, bendera dilipat rapi dan diserahkan penuh kehormatan, menandai berakhirnya seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan di Menara Siger.
Bupati Egi yang tampil gagah dengan setelan jas dipadu kain tapis dan hanuang bani bermotif tapis, menyampaikan apresiasi atas kebersamaan masyarakat. Menurutnya, hadirnya warga dengan pakaian adat sejak pagi hingga sore adalah cerminan nyata persatuan bangsa.
“Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Menara Siger adalah simbol kebanggaan sekaligus identitas masyarakat Lampung Selatan,” tegasnya.
Suasana sore semakin semarak dengan hiburan seni. Marching band SMP Negeri 2 Merbau Mataram membuka penampilan, dilanjutkan tari “Mutiara Khatulistiwa”, serta atraksi marching band SMP Negeri 1 Bakauheni dan SMA Kebangsaan Penengahan.
Riuh musik, langkah tegas para pelajar, hingga tepuk tangan masyarakat menambah semarak sore di Menara Siger. Banyak warga mengabadikan momen bersejarah itu dengan kamera ponsel. Senja di ufuk barat pun menjadi penutup indah, meninggalkan jejak haru, rasa syukur, dan harapan agar Indonesia terus maju dan berjaya.
Selat Sunda Jadi Saksi Abadi HUT ke-80 RI, Bupati Egi Pimpin Upacara Perdana di Menara Siger
LAMPUNG SELATAN, Bakauheni – Sejarah baru tercatat di Kabupaten Lampung Selatan. Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan ikonik Menara Siger, Kecamatan Bakauheni, Minggu (17/8/2025).
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dengan latar belakang megah Menara Siger yang berdiri kokoh di tepi Selat Sunda, prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna.
Upacara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan laporan Komandan Upacara, Kapten Inf. Sobirin, Danramil 421-10 Katibung. Puncak kegiatan ditandai dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Dewani Lovena Putri, siswi SMA Kebangsaan, mendapat kehormatan sebagai pembawa baki bendera. Sementara pengibaran dilakukan oleh tim inti yang terdiri dari Rian Fadli Raja Siregar (Danpok 8), Gabriel Alexander Gaibida Mote (Danpok 17), Uspo Atila Wijaya (penggerek, SMA Negeri 1 Kalianda), serta Iqbal Maulana Febriano (pembentang). Gerakan kompak mereka membuat Merah Putih berkibar gagah di langit Menara Siger dan disambut tepuk tangan meriah.
Ribuan masyarakat hadir menyaksikan, termasuk jajaran Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, pelajar, organisasi masyarakat, serta Wakil Bupati M. Syaiful Anwar. Tampak pula mantan Wakil Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa.
Bupati Egi menegaskan, pelaksanaan upacara di Menara Siger merupakan simbol kebanggaan masyarakat Lampung Selatan sekaligus peneguhan identitas daerah.
“Menara Siger adalah ikon kita, kebanggaan masyarakat Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.
Selain mengenang jasa para pahlawan, upacara ini juga menandai langkah baru Pemkab Lampung Selatan dalam merayakan kemerdekaan di pintu gerbang Pulau Sumatera.
Suasana Khidmat Iringi Upacara HUT ke-80 RI di Lapangan Desa Sidorejo, Sidomulyo
LAMPUNG SELATAN – Suasana khidmat menyelimuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang…
Jelang Peringatan HUT RI ke 80, Wakil Ketua DPRD Lamsel Hadiri Renungan Suci di TMP Kusuma Bangsa Kalianda
LAMSEL – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua I DPRD…
Lautan Obor Terangi Malam Kalianda, Semarak HUT ke-80 RI di Lampung Selatan
Lampung Selatan, Kalianda – Malam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Lampung Selatan berlangsung meriah dan penuh makna. Sabtu (16/8/2025), ribuan peserta pawai obor memadati jalanan Kota Kalianda, menciptakan lautan cahaya yang menerangi langit malam.
Pawai obor dilepas langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dari halaman kantor bupati. Dengan lantang ia mengibarkan bendera sebagai tanda dimulainya acara.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pawai obor memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia resmi dimulai,” ucap Bupati Egi disambut sorak-sorai warga.
Peserta pawai datang dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, organisasi kepemudaan, TNI/Polri, hingga perwakilan instansi pemerintah. Nyala api obor yang mereka bawa bukan hanya penerang malam, tetapi juga simbol kobaran semangat perjuangan yang diwariskan para pahlawan.
Suasana semakin semarak dengan atraksi kreatif para peserta, mulai dari yel-yel kemerdekaan, tabuhan drum band, hingga parade budaya. Jalanan Kalianda pun menjelma menjadi panggung rakyat yang sarat warna dan kebersamaan.
“Merinding rasanya melihat obor sebanyak ini. Kalianda malam ini seperti lautan api yang indah,” ungkap Arie, salah seorang warga yang hadir bersama keluarganya.
Bagi masyarakat, pawai obor bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, ia menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme masih menyala terang di hati warga Lampung Selatan. Dengan kebersamaan yang terjalin, api perjuangan itu diyakini akan terus diwariskan lintas generasi menuju masa depan yang lebih gemilang.
41 Anggota Paskibraka Lampung Selatan Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Menara Siger
Lampung Selatan, Kalianda – Sebanyak 41 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 resmi dikukuhkan oleh Bupati Radityo Egi Pratama. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu (16/8/2025).
Ke-41 putra-putri terbaik ini akan mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025), di Tugu Menara Siger, Kecamatan Bakauheni.
Dalam prosesi pengukuhan, para anggota Paskibraka dengan lantang mengucapkan Ikrar Putra Indonesia sebagai wujud tekad dan kesiapan menjalankan amanah negara.
“Hari ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025 yang akan bertugas di Tugu Menara Siger. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,” ujar Bupati Egi.
Usai pengukuhan, Bupati menyerahkan duplikat bendera pusaka kepada perwakilan anggota Paskibraka sebagai simbol amanah dan kehormatan. Acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh Bupati, didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Forkopimda, serta tamu undangan.
Sebelumnya, seluruh anggota Paskibraka telah melalui seleksi ketat serta menjalani pelatihan intensif sebagai bekal untuk tampil maksimal di momen bersejarah kemerdekaan.
Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan bagi generasi muda Lampung Selatan yang terpilih mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Menara Siger, ikon Lampung Selatan sekaligus gerbang Pulau Sumatera.
Website Pemkab Lampung Selatan Dalam Tahap Redesain, Data Pejabat Kini Lebih Mudah Diakses
LAMPUNG SELATAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memastikan keterlambatan pembaruan data pejabat di website resmi bukan disebabkan kelalaian, melainkan karena situs tersebut tengah menjalani proses perombakan dan penambahan fitur.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Selatan, Heri Wiono, S.E., M.M., menjelaskan bahwa proses redesign ini bertujuan meningkatkan kemudahan akses informasi bagi masyarakat.
“Bukan karena lalai, tapi website sedang masa transisi. Ada penambahan fitur baru dan proses redesign agar lebih mudah diakses masyarakat,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Sebelumnya, daftar pejabat hanya dimuat dalam bentuk berita sehingga sulit ditemukan jika arsip sudah lama tersimpan. Kini, informasi tersebut tersedia di menu khusus “Pejabat” yang dapat diakses langsung melalui lampungselatankab.go.id/pejabat.
Data terbaru, termasuk nama Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, S.T., M.B.A., telah dimuat lengkap di menu tersebut. “Kami berterima kasih atas masukan dari rekan-rekan media. Kritik tersebut menjadi bahan evaluasi, dan sekarang informasinya sudah kami perbaiki,” tambah Heri.
Pemkab Lampung Selatan berharap langkah pembaruan ini dapat memperkuat transparansi dan mempermudah masyarakat mendapatkan informasi resmi terkait struktur pemerintahan daerah.
Edi Waluyo Serap Aspirasi Warga Titiwangi di Masa Reses DPRD Lampung Selatan
LAMPUNG SELATAN — Anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Edi Waluyo, S.T.,…
Wakil Ketua DPRD I Ikuti Rakor Pelaksanaan HUTRI Ke 80 Bersama Pemkab Lamsel
LAMSEL – Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, Merik Havit, menghadiri rapat koordinasi (rakor) pemantapan pelaksanaan…
Wakil Ketua DPRD Lampung Selatan Hadiri Rakor Pemantapan HUT ke-80 RI di Menara Siger
LAMPUNG SELATAN – Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, Merik Havit, mewakili Ketua DPRD Erma Yusneli,…
HUT ke-80 RI di Menara Siger, Bupati Egi: Upacara dengan View Terindah se-Indonesia
LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan akan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 secara megah di Menara Siger, Bakauheni.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyebut momen tersebut akan menjadi upacara pengibaran bendera dengan panorama terbaik di Tanah Air.
“Bismillah, ini akan menjadi upacara pengibaran bendera dengan view terindah se-Indonesia. Itu harapan kita,” ujar Egi saat memimpin rapat koordinasi di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (12/8/2025).
Lebih dari 4.000 peserta dan undangan akan terlibat, mulai dari ASN, TNI-Polri, mantan kepala daerah, pimpinan DPRD, Forkopimda, ketua partai politik, pimpinan organisasi, tokoh adat, tokoh agama, insan pers, hingga masyarakat umum.
Setiap perangkat daerah diminta berkontribusi penuh sesuai tugas yang telah diatur dalam Surat Keputusan (SK) panitia. Egi menegaskan, seluruh rangkaian acara harus dipersiapkan secara detail agar berjalan lancar dan meninggalkan kesan mendalam.
Tak hanya menjadi peringatan kemerdekaan, kegiatan ini juga akan dimanfaatkan sebagai ajang promosi potensi wisata Lampung Selatan, khususnya konsep Agro Eduwisata yang telah menjadi ciri khas daerah.
“Kita optimalkan momentum ini untuk mengekspose keindahan alam Lampung Selatan. Satu Indonesia akan memberi perhatian pada upacara 17 Agustus ini,” tegasnya.
Dengan latar megah Menara Siger dan hamparan laut Selat Sunda, peringatan HUT RI tahun ini diharapkan menjadi simbol nasionalisme sekaligus ikon pariwisata yang membekas di ingatan masyarakat.
MTsN 1 Lampung Selatan Sabet 11 Piala di Perkemahan Pramuka ke-64, Raih Juara Umum
KALIANDA – Tim Pramuka MTs Negeri 1 Lampung Selatan sukses menorehkan prestasi gemilang pada Perkemahan Hari Pramuka ke-64 Tingkat Kwartir Ranting (Kwaran) Kalianda yang digelar 8–10 Agustus 2025 di Lapangan Agrowisata Way Handak, Kecamatan Kalianda.
Ajang yang diikuti lebih dari 1.200 peserta dari berbagai jenjang pendidikan ini berlangsung meriah dengan beragam lomba keterampilan pramuka. Dalam persaingan ketat tersebut, MTsN 1 Lampung Selatan tampil dominan dan berhasil membawa pulang 11 piala dari berbagai kategori lomba, sekaligus mengamankan gelar Juara Umum Tingkat Penggalang SMP/MTs.
“Capeknya langsung hilang saat nama MTsN 1 Lampung Selatan dipanggil sebagai juara umum,” ungkap Faiza, salah satu anggota tim, Minggu (10/8).
Pembina Pramuka MTsN 1 Lampung Selatan, Suwandi, menyebut kemenangan ini merupakan hasil kerja keras kolektif.
“Ini bukti kekompakan, dukungan kepala sekolah, guru, orang tua, dan semangat anak-anak yang luar biasa,” ujarnya.
Pelatih Pramuka, Fikron, menambahkan bahwa persiapan dilakukan sekitar satu bulan dengan latihan rutin dan pembekalan lomba.
“Alhamdulillah, disiplin dan kebersamaan anak-anak membuahkan hasil terbaik,” katanya.
Daftar Prestasi MTsN 1 Lampung Selatan di Perkemahan Hari Pramuka ke-64:
-
Juara Umum Tingkat Penggalang SMP/MTs
-
Juara 1 PBB Putera
-
Juara 1 PBB Puteri
-
Juara 1 Senam Semaphore Putera
-
Juara 1 Senam Semaphore Puteri
-
Juara 3 Tata Boga Putera
-
Juara 1 Tata Boga Puteri
-
Juara 1 Pionering Putera
-
Juara 1 Pionering Puteri
-
Juara 1 Karnaval
-
Juara 1 Tenda Kreasi
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi MTsN 1 Lampung Selatan, sekaligus membuktikan semangat pantang menyerah dan kekompakan tim di ajang pramuka tingkat Kwaran Kalianda.
Lampung Selatan Pertahankan Predikat KLA Nindya 2025, Skor Naik Jadi 764,92
LAMSEL, Jakarta — Kabupaten Lampung Selatan kembali meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya pada tahun 2025. Meski mempertahankan peringkat yang sama seperti tahun sebelumnya, skor verifikasi administrasi Lampung Selatan meningkat dari 763,37 pada 2023 menjadi 764,92 tahun ini.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang diwakili Wakil Menteri PPPA Veronica Tan. Acara penganugerahan digelar di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2025).
Bupati Egi hadir bersama Kepala Bappeda Aryan Saruhian dan Plt Kepala Dinas PPPA Nessi Yusnita.
Bupati Egi: Penghargaan Ini untuk Warga Lampung Selatan
Dalam keterangannya, Bupati Egi menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja sama semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.
“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh warga Lampung Selatan. Ini bukti komitmen kami menjadikan daerah ini ramah anak, serta melindungi hak-hak mereka secara terencana dan berkelanjutan,” ujarnya.
15 Kabupaten/Kota Lampung Lolos Verifikasi
Plt Kepala Dinas PPPA Lampung Selatan, Nessi Yusnita, menjelaskan bahwa seluruh 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung telah menyelesaikan tahap Evaluasi Mandiri KLA 2024 dan meraih nilai di atas 500 poin, sehingga layak melanjutkan ke tahap Verifikasi Administrasi oleh Tim KLA Provinsi Lampung.
Dari hasil verifikasi tersebut, Lampung Selatan berhasil meningkatkan skor meskipun tetap berada di kategori Nindya.
“Skor kita naik dari 763,37 menjadi 764,92, sesuai petunjuk teknis KLA 2024 yang ditetapkan Kementerian PPPA RI,” kata Nessi.
Konsistensi Menuju Kabupaten Ramah Anak
Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan program ramah anak. Upaya ini diharapkan dapat terus mendorong peningkatan kualitas hidup, perlindungan, dan pemenuhan hak anak di seluruh wilayah.
Pemkab Lampung Selatan Ingatkan Kepala Desa: Kelola Dana Desa dengan Bijak, Jangan Sampai Jadi ‘Pasien’ Jaksa
LAMSEL, Kalianda — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Sarasehan Hukum bertajuk “Penguatan Pemahaman Hukum bagi Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Selatan”, Jumat (8/8/2025), di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala desa dan lurah dari seluruh wilayah Lampung Selatan. Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Suryo Wibowo, didampingi Kajari Lampung Selatan, Suci Wijayanti.
Sarasehan ini menjadi ruang edukatif sekaligus preventif agar para kepala desa semakin memahami tanggung jawab hukum yang melekat pada pengelolaan anggaran desa.
Bupati Egi: Kepala Desa Harus Pegang Prinsip Transparansi dan Akuntabilitas
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kajati Lampung, dan menilai kegiatan ini sebagai bentuk pendekatan hukum yang lebih mendidik dan pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran.
“Anggaran desa nilainya besar dan penuh risiko. Saya tidak ingin ada kepala desa yang terjerat hukum hanya karena kurang paham aturan,” ujar Bupati Egi.
Ia menekankan bahwa kepala desa dan lurah adalah aktor penting dalam pembangunan tingkat desa. Oleh karena itu, integritas dan transparansi harus menjadi prinsip dasar dalam menjalankan tugas.
“Manfaatkan forum ini dengan sungguh-sungguh. Mari kita jadikan desa sebagai zona bebas korupsi. Bukan hanya semboyan, tapi komitmen nyata,” tegasnya.
Kajati Lampung: Dana Desa Bukan untuk Diri Sendiri
Dalam sesi pemaparan materi, Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo mengingatkan bahwa jabatan kepala desa adalah amanah yang disorot banyak pihak, termasuk aparat penegak hukum.
“Kami ini jaksa, seperti dokter. Kalau muncul gejala korupsi, kami punya banyak cara penanganannya. Tapi jangan sampai kami harus menggunakan Pasal 2, 3, atau 4 (UU Tipikor),” ujar Danang, disambut tawa peserta.
Ia menekankan bahwa dana desa bukan untuk kepentingan pribadi. Semua pengelolaan harus berbasis data dan perencanaan yang matang.
“Banyak yang tergelincir karena salah perencanaan. Ada program ganda, atau program tanpa kajian. Ini bukan cuma soal administrasi, tapi soal tanggung jawab hukum,” tambahnya.
Menuju Pemerintahan Desa yang Bersih dan Transparan
Sarasehan ini diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kapasitas kepala desa dan lurah se-Lampung Selatan. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Warga Sidomulyo Laporkan Kehilangan Anggota Keluarga yang Bekerja di Jakarta ke Anggota DPRD Lamsel
Lampung Selatan – Seorang warga Dusun Peninjauan, Desa Banjarsuri, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, melaporkan kehilangan…
Eksplorasi Wisata Gunung Raja Basa, Zita Anjani Taklukkan Puncak 1.281 MDPL: You Did It!
Lampung Selatan – Udara malam di Taman Wisata Teropong Kota, Desa Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda, terasa berbeda pada Rabu (6/8/2025). Sejuknya angin dari lereng Gunung Raja Basa mengiringi kepulangan seorang pendaki yang baru saja menuntaskan misinya: menjelajahi puncak salah satu gunung tertinggi di Lampung Selatan.
Adalah Zita Anjani, Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, yang berhasil menapaki puncak Gunung Raja Basa setinggi 1.281 meter di atas permukaan laut (MDPL). Pendakian ini bukan sekadar petualangan pribadi, namun menjadi simbol eksplorasi potensi pariwisata lokal.
“Akhirnya bisa naik gunung di kampung halaman sendiri,” ucap Zita dengan senyum lega, memandangi siluet gunung yang baru saja ia taklukkan.
Misi Pendakian untuk Promosi Wisata
Perjalanan dimulai pukul 14.00 WIB dari basecamp Desa Sumur Kumbang. Meskipun cuaca cukup bersahabat, medan pendakian tetap menantang. Setelah menempuh perjalanan selama tiga setengah jam, rombongan tiba di puncak sekitar pukul 17.30 WIB.
Di atas ketinggian, Zita menyempatkan diri menikmati panorama alam Lampung Selatan, sebelum akhirnya memulai perjalanan turun setelah makan malam singkat. Perjalanan kembali ke basecamp berlangsung dalam gelapnya malam, dan baru selesai sekitar pukul 22.00 WIB.
“Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Terima kasih kepada tim pendamping dan warga yang telah memberikan sambutan hangat,” ungkapnya.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat dalam Mendorong Pariwisata
Kepulangan Zita Anjani disambut hangat oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, jajaran pejabat daerah, pengurus PKK, serta warga setempat. Sambutan tersebut menjadi wujud nyata dari semangat kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong promosi wisata daerah.
Gunung Raja Basa tak hanya menjadi destinasi pendakian, namun juga simbol harapan akan kemajuan pariwisata Lampung Selatan. Lewat kegiatan ini, diharapkan semakin banyak potensi wisata alam yang dikenali dan dikembangkan, memperkuat identitas daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Malam itu, langkah Zita di jalur pendakian menjadi pesan kuat bahwa cinta terhadap kampung halaman bisa diwujudkan melalui aksi nyata—menjelajah, mengenalkan, dan membanggakan tanah kelahiran.
Fraksi Demokrat Apresiasi Upaya Pemkab Lampung Selatan Tingkatkan Pendapatan dan Program Prioritas
Lampung Selatan — Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan apresiasi atas langkah-langkah yang telah dilakukan…