Harumkan Lampung di PAI FAIR 2025, Delegasi Kota Metro Torehkan Prestasi Nasional

Metro | Dua delegasi Kota Metro yang mewakili Provinsi Lampung berhasil menorehkan prestasi nasional dalam ajang PAI FAIR Tingkat Nasional di Mercuri Hotel Ancol pada 30 November–3 Desember 2025.

Capaian ini menjadi bukti kuat bahwa Kota Metro terus melahirkan talenta unggul yang mampu bersaing di panggung nasional.

Prestasi pertama diraih oleh Arsakha Adha Al Aswadani, siswa kelas 7 SMP Kartikatama Metro, yang meraih Juara 3 MTQ Nasional. Arsakha tampil memukau dengan teknik tilawah yang matang, meskipun dalam kondisi yang kurang Fit, penguasaan irama yang stabil, serta kemampuan artikulasi yang jelas menempatkan Arsakha sebagai salah satu peserta terbaik di Indonesia.

Kemudian, Adzani Iqbal Ar Rasyid, guru SD Muhammadiyah Metro Pusat, meraih Juara 1 Lomba Video Kreatif PAI Nasional, dimana karya inovatifnya dinilai mampu membawa pendekatan baru dalam pembelajaran PAI, memadukan kreativitas visual dengan pesan edukatif yang kuat.

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian kedua utusan daerah tersebut.

“Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan ekosistem pendidikan yang terus berkembang di Kota Metro,”tegas Bambang.

Sebagai bentuk penghargaan, Walikota Metro mengundang kedua juara beserta keluarga untuk berdialog dan ramah tamah di Rumah Dinas Wali Kota.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Iman Santoso menyampaikan harapan agar prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar dan tenaga pendidik.

“Semoga prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh entitas pendidikan untuk terus berkompetisi dan berprestasi. Kita ingin Metro dikenal sebagai Kota Juara dan Kota Cerdas,” ujar Bambang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, Agus Muhammad Septiana, juga memberikan penghargaan atas keberhasilan tersebut.

“Pencapaian ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Metro dalam mewujudkan “Metro Kota Cerdas”, yaitu kota yang didorong oleh kualitas pendidikan, kreativitas, dan inovasi warganya,”ucap Agus M Septiana.

Dengan pencapaian ini, Kota Metro kembali menetapkan dirinya sebagai salah satu daerah dengan ekosistem pendidikan yang progresif, inovatif, dan berdaya saing nasional.| (Red).

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Bersama Inspektorat Kota Metro Monitoring Pekerjaan Infrastruktur

Metro | Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama Inspektorat Kota Metro melakukan monitoring terhadap sejumlah pekerjaan infrastruktur yang berasal dari Anggaran tahun 2025.

Monitoring tersebut dimulai dari Jalan Ar. Prawiranegara, Jalan Pala Raya, Jalan TPAS Karang Rejo dan Jalan Wr Supratman, pada Rabu, (03/12/2025).

Kepala Dinas PUTR Kota Metro Ardah menjelaskan, di ruas Jalan Wr Supratman ada empat titik perbaikan. Dari jumlah tersebut, tiga titik sudah selesai hanya 1 titik yang belum melakukan penimbunan bahu jalan.

Dengan anggaran besar yang telah dialokasikan Dinas PUTR, Ardah berharap, pekerjaan ini harus mencapai hasil yang Maksimal.

“Terkait Pengerjaan di jalan TPAS karang Rejo Sudah selesai. tadi sudah kita lihat bersama, pengerjaan nya base dan sudah hotmix,” ucap Ardah

Ardah menambahkan, berdasarkan pemantauan sejumlah jalan hasilnya sudah sangat baik. Selanjutnya, tim Inspektorat bersama Kabag Pembangunan dan Inspektur akan memberikan komentar terkait monitoring tersebut.

Hal senada disampaikan Auditor Muda inspektorat Kota Metro Kurniawan Afrian mengungkapkan, dari hasil monitoring, Masih ada yang belum dilaksanakan, seperti penimbunan bahu jalan.

“Penimbunan bahu jalan ada dalam Rab, ini perlu diperhatikan dalam pemadatannya sehingga ketika musim hujan timbunannya tidak cepat turun,” ucap Kurniawan mewakili Inspektur Inspektorat Kota Metro Henry Dunan.

Kurniawan menjelaskan, berdasarkan RAB, timbunan bahu jalan kanan dan kiri wajib dilakukan, terutama pada ruas jalan dengan pasangan rigid.

Kurniawan menambahkan, bahwa dari sejumlah lokasi yang dimonitoring, baru Jalan Pala Raya yang sudah PHO (Provisional Hand Over atau Serah Terima Sementara).

“Untuk ruas jalan lainnya belum. Kami meminta Dinas PU supaya memastikan proses serah terima berjalan sesuai SOP,” pungkas Kurniawan. | (Rio).

Lansia Kota Metro Dapat Bantuan Kementerian Sosial Program Asistensi Rehabilitasi Sosial

Metro | Sebanyak 99 Lansia Kota Metro mendapatkan bantuan dari program (Asistensi Rehabilitasi Sosial) (Atensi) Kementerian Sosial (Kemensos), pemberian berlangsung di Dinas sosial (Dinsos) Kota Metro, Selasa (02/12/2025).

Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan, Bantuan dari program Atensi Kemsos untuk Lansia berjumlah 99 orang berupa sepeda, kursi roda, modal usaha dan sembako.

“Bantuan Atensi ini merupakan bagian bentuk kepedulian pemerintah kepada lansia. Alhamdulillah, lansia di Kota Metro semuanya rata-rata sehat dan angka harapan hidup di kota Metro tinggi,” ucap Bambang.

Walikota berpesan, lansia itu memang sudah tidak selayaknya untuk melakukan pekerjaan-berat, akan tetapi pikirkan lah dengan baik bantuan bagi para lansia. Kepedulian terhadap mereka harus di tingkatkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Ac Yuliwati mengungkapkan, bahwa Dinas Sosial memberikan perhatian khusus kepada lansia. Dibuktikan dengan hari ini lansia yang tidak mendapatkan PKH atau sembako di usulkan untuk mendapatkan Program Atensi dari Kemensos.

“Untuk proses pengajuan bantuan Atensi bagi lansia, Dinas Sosial melakukan verifikasi data, monitoring dan monev asesmen, kemudian menyampaikan hasilnya kepada Kementerian Sosial sesuai dengan kebutuhan masing-masing lansia,” ucap Ac Yuliwati.

Lebih lanjut, dari yang diusulkan 144 setelah diverifikasi mendapatkan 105, dari 105 yang mendapatkan Atensi ada yang meninggal dan pindah sehingga 99 yang di berikan bantuan.

Ac Yuliwati menjelaskan, bahwa sasaran penerima bantuan adalah mereka yang masuk dalam kriteria desil 1 hingga desil 5. pihaknya akan melakukan ground check secara langsung untuk memastikan kebenarannya, dan hasil pemeriksaan tersebut akan disampaikan kembali kepada Kementerian Sosial.

“Pembaruan data dilakukan setiap dua tahun sekali, dan nama-nama baru tetap dapat diusulkan,”pungkas Ac Yuliwati. | (Rio).

Gubernur Lampung: Ijtima’ Ulama Dunia Dorong Perputaran Ekonomi Masyarakat Kota Baru

Lampung Selatan — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa penyelenggaraan Ijtima’ Ulama Dunia dan Tabligh Akbar Indonesia Berdoa di kawasan Kota Baru tidak hanya menjadi agenda keagamaan berskala internasional, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat meninjau kegiatan berskala internasional tersebut di Kota Baru, Minggu (30/11/2025) pagi.

Kegiatan akbar yang berlangsung mulai 28–30 November 2025 dipadati 575.000 lebih dari berbagai daerah di Indonesia serta 8.500 peserta internasional dari lebih dari 99 negara dikutip dari Bapak Firmansyah Humas Ijtima Ulama “Indonesia Berdoa”.

Dalam rangkaian kegiatan yang diawali dengan salat Jum’at, dihadiri secara langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar sekaligus menyampaikan khotbah.

Hadir juga Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan.

Menurut Gubernur, sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan yang berlangsung 28–30 November 2025, perputaran ekonomi lokal meningkat signifikan. Ribuan jamaah dari berbagai provinsi di Indonesia dan mancanegara mendorong pertumbuhan transaksi di sektor UMKM, pedagang kaki lima (PKL), pasar rakyat, usaha transportasi, hingga jasa penyedia tenda dan logistik.

Berdasarkan data yang disampaikan saat meninjau pengamanan lokasi oleh Tim gabungan, kegiatan Ijtima dihadiri kurang lebih 575 ribu orang.

Gubernur menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya ibadah dan silaturahmi, tetapi juga berkah ekonomi. Banyak masyarakat yang merasakan manfaat, terutama pedagang dan UMKM di wilayah Lampung Selatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan lapak kuliner, warung harian, penjual kebutuhan dasar, serta pedagang minuman dan makanan siap saji ramai oleh jamaah. Beberapa pedagang mengaku omset naik hingga beberapa kali lipat dibanding hari biasa.

Sejumlah video dan foto yang beredar di media sosial melalui akun jamaah menunjukkan aktivitas peserta Ijtima’ berbelanja di warung sekitar, membeli kebutuhan logistik, hingga berburu kuliner khas Lampung.

Dampak ekonomi yang luar biasa terjadi selama penyelenggaraan kegiatan, di asumsikan dari hal paling sederhana, jika masing – masing jamaah memenuhi kebutuhan makan saja dengan harga termurah Rp.10.000,- maka dalam satu hari akan membelanjakan uangnya sebanyak Rp.30.000,- jika dikalikan 575 ribu jamaah maka perputaran uang perhari mencapai 17 miliar rupiah lebih, dalam tiga hari penyelenggaraan kegiatan setidaknya ada perputaran uang sebanyak 51 miliar rupiah lebih hanya dari sisi konsumsi.

Selain pedagang, penyedia jasa transportasi lokal seperti ojol, angkutan desa, dan penyewa kendaraan juga mendapatkan dampak positif. Sektor akomodasi di wilayah sekitar seperti Natar, Jati Agung, hingga Kota Bandar Lampung dilaporkan mengalami peningkatan okupansi.

Jasa transportasi baik darat, laut dan udara juga mengalami kenaikan jumlah penumpang yang signifikan dengan digelarnya Ijtima di Provinsi Lampung.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendorong penyelenggaraan kegiatan berskala besar sebagai bagian dari strategi meningkatkan perekonomian daerah berbasis event.

“Kita ingin Lampung menjadi tuan rumah yang baik untuk kegiatan nasional dan internasional. Setiap event besar harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mengapresiasi sinergi TNI–Polri, pemerintah daerah, relawan, dan panitia sehingga kegiatan berjalan kondusif dan tertib. Ia menekankan bahwa pelayanan publik dan kenyamanan jamaah menjadi prioritas utama.

Dengan dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat, Pemprov Lampung berharap penyelenggaraan Ijtima’ Ulama Dunia menjadi momentum memperkuat citra Lampung sebagai daerah yang aman, ramah, dan siap menjadi destinasi kegiatan berskala besar.

Pujawali ke-80 Pura Jagat Kerthi Bhuana, Gubernur Apresiasi Semangat Umat Hindu Berperan Serta Membangun Lampung

LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan umat Hindu dalam…

Agus M Septiana : Dinas Pendidikan itu Tidak Mungkin Bisa Bekerja Sendiri dan Harus Berkolaborasi Dengan Berbagai Pihak

Metro | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro, Agus Muhammad Septiana, menegaskan komitmennya untuk berkerja sama dan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam membangkitkan kembali kejayaan Kota Metro sebagai Kota Pendidikan.

Ucapan tersebut disampaikan pada acara Serah Terima Jabatan Kepala Disdikbud Kota Metro dari: Pelaksanaan Tugas (Plt) Dedy Hasmara Kepada Agus Muhammad Septiana. Sertijab yang berlangsung di Aula GSG Ki Hadjar Dewantara, Jum’at (28/11/2025).

Sebelumnya, pada Senin (24/11/2025). Agus resmi dilantik sebagai Kepala Disdikbud Kota Metro oleh Walikota Metro Bambang Iman Santoso, di Aula Pemkot Metro.

Kepala Disdikbud Kota Metro Agus Muhammad Septiana mengungkapkan, Dinas Pendidikan itu tidak mungkin bisa bekerja sendiri dan harus berkolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kita harus kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti dewan pendidikan, tokoh adat, pihak keamanan baik dari Polsek, Polres, Koramil maupun kodim serta dari sekolah-sekolah. Intinya, semua pihak kita ajak berkolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan atau mutu lulusan dari sekolah-sekolah di Kota Metro,” ungkap Agus .

Agus menegaskan komitmennya untuk membangkitkan kembali semangat Kota Metro sebagai Kota Pendidikan.

“Saya yakin, bahwa dengan komitmen dan kerja bersama, kejayaan Kota Metro dapat diraih kembali, melalui peningkatan IPM serta pencapaian visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro,”ucap Agus.

Agus menambahkan, terkait program dari Dinas pendidikan pihaknya akan mendiskusikan dulu.

“Disdikbud tidak memiliki visi dan misi, karena yang ada visi dan misi milik Walikota dan Wakil Walikota Metro, yaitu “Metro Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius. Kita ingin mengembalikan Kota Metro pada puncak kejayaannya sebagai Kota Pendidikan di Provinsi Lampung,” pungkas Agus.

Sementara itu, Asisten lII Kota Metro Suwandi, sekaligus menjabat sebagai Plt. BKPSDM menyampaikan, dengan dilantiknya Agus Septiana diharapkan dinas pendidikan bisa lebih baik lagi.

“Tentunya tidak bisa sendiri harus berkolaborasi, bekerja sama, timnya di perkuat sehingga apa yang menjadi visi misi Wali Kota bisa mudah tercapai melalui Dinas Pendidikan,” ucap Suwandi. | (Rio).

Untuk Kedua Kalinya, “Raja Besi Tua” Nuryadin Ajukan Praperadilan terhadap Kapolresta Bandar Lampung

LAMPUNG — Nuryadin yang berjulukan “Raja Besi Tua” kembali mempraperadilkan Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol. Alfred Jacob Tilukay dan Kasat Reskrim Kompol Faria Arista, Senin (22/11/2025).

Pelapor mendaftarkan gugatannya dengan Nomor Perkara 23/Pid.Pra/2025/PN Tjk sebagaimana dilansir dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Tanjungkarang. Sidang perdana rencananya Selasa (2/12/2025).

Sebelumnya, Nuryadin pernah mengajukan gugatan prapradilan ke PN Tanjungkarang dengan termohon yang sama dengan nomor perkara 20/Pid.Pra/2025/PN Tjk, Kamis (9/10/2025 dengan No. Perkara 20/Pid.Pra/2025/PN Tjk.

Cq Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung. Gugatan dengan klasifikasi perkara sah atau tidaknya penetapan tersangka ini didaftarkan pada Kamis, 9 Oktober 2025 dengan nomor perkara 20/Pid.Pra/2025/PN Tjk.

Namun, saat sidang gugatan bergulir di PN Tanjungkarang, Nuryadin melalui tim penasehat hukumnya mencabut permohonan praperadilan dan meminta hakim PN Tanjungkarang agar mengabulkan praperadilan.

Surat Perintah Penyidikan Nomor; Sp.Sidik/73/lll/2025/Reskrim tanggal 08 Maret 2025 dan Surat Penetapan Tersangka Nomor: S.Tap/100/VI/2025/Reskrim tanggal 16 Juni 2025 dan Surat Perintah Penyidikan Lanjutan Nomor: Sp.Sidik/73.b/VII/2025/Reskrim tanggal 25 Juli 2025, adalah tidak sah dan tidak berdasar atas hukum.

Oleh karenanya penetapan/surat perintah penyidikan a quo tidak mempunyai kekuatan Hukum yang mengikat dan dinyatakan batal demi hukum dan segala akibat yang ditimbulkan;

Kemudian, Menyatakan Penetapan Tersangka atas diri Pemohon yang dilakukan oleh Termohon adalah tidak sah dan tidak berdasar atas hukum, dan oleh karenanya Penetapan Tersangka a quo tidak mempunyai kekuatan Hukum yang mengikat dan dinyatakan batal demi hukum serta segala akibat yang ditimbulkan.;

Selanjutnya, Menyatakan segala jenis alat bukti yang digunakan oleh Penyidik dalam perkara ini berdasarkan Nomor; Sp.Sidik/73/lll/2025/Reskrim tanggal 08 Maret 2025, dan Surat Penetapan Tersangka Nomor: S.Tap/100/VI/2025/Reskrim tanggal 16 Juni 2025 dan Surat Perintah Penyidikan Lanjutan Nomor: Sp.Sidik/73.b/VII/2025/Reskrim tanggal 25 Juli 2025 Batal demi Hukum dan tidak mempunyai kekuatan hukum lagi.;

Terus, Menghukum Termohon membayar ganti rugi kepada Pemohon sebesar Rp.100.000,- (seratus ribu rupiah) dengan mudah dan tanpa syarat.;

Lalu, memerintahkan kepada Termohon untuk menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidik (SP3) atas Laporan Polisi Nomor:LP/B/1289/IX/ 2023/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG Resta Balam tertanggal 07 September 2023 di Polres Kota Bandar Lampung dengan pelapor Ujang Tomi, S.H., (untuk dan atas nama H. Darussalam, S.H.);

Terakhir, membebankan biaya perkara yang timbul kepada Negara. (*)

Peringati Hari Guru Nasional Tahun 2025, K3SD Gelar Festival Guru dan Murid

Metro | Wakil Walikota Metro Rafieq Adi Pradana, resmi membuka Festival Guru dan Murid dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan K3SD dengan tema “Guru Hebat Indonesia Kuat”, di Lapangan Samber Metro, Rabu (26/11/2025).

Festival ini menampilkan berbagai karya kerajinan tangan, pertunjukan seni dan budaya, serta kreasi peserta didik Sekolah Dasar se-Kota Metro.

Para guru SD juga turut memamerkan karya ilmiah hasil penelitian dan pengembangan pendidikan yang dilakukan di Metro Pusat.

Dalam kesempatan ini, Wakil WaliKota menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru ke depan.

Rafieq berharap, pemerintah dapat terus memberikan dukungan terbaik bagi para pendidik, baik dari sisi ekonomi, peningkatan kompetensi, maupun lingkungan kerja yang memadai.

“Sesuai arahan Mendagri Nomor 14 Tahun 2025 tentang pedoman penyusunan APBD, pendidikan tetap mendapatkan alokasi dua puluh persen (20%) dari APBD,” ujar Rafieq .

Rafieq menambahkan, bahwa anggaran tersebut harus dimanfaatkan secara optimal demi peningkatan kualitas guru.

“Produk utama pendidikan adalah para gurunya, sehingga mereka harus mendapat kesejahteraan yang layak. Tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga melalui peningkatan kompetensi, lingkungan kerja yang mendukung, serta sarana dan prasarana yang memadai. Dengan begitu, guru dapat memberikan pendidikan terbaik bagi generasi masa depan Kota Metro,” jelas Rafieq.

Sementara itu, Ketua K3SD, Sumarni menyampaikan, bahwa profesi guru bukan hanya pekerjaan, tetapi peran penting dalam kehidupan kemanusiaan, berbangsa, dan bernegara.

“Di tengah berbagai keterbatasan, kami tetap berusaha hadir menunjukkan wajah pendidikan di Kota Metro yang sebenarnya. Inilah kami, meski hanya dalam kapasitas kecamatan, berupaya memberikan yang terbaik. Guru yang bahagia akan melahirkan murid yang cerdas, berprestasi, dan berkarakter,” jelas Sumarni.

Sumarni menegaskan, bahwa pengabdian guru sebagai pendidik, pembimbing, sekaligus teladan bagi generasi penerus bangsa adalah tanggung jawab mulia yang harus terus dijaga.| (Rio).

Dinas Kesehatan Kota Metro Kampanye Gerakan Posyandu Aktif

Metro | Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menegaskan komitmennya terhadap peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat melalui kegiatan gerakan Posyandu aktif yang digelar Dinas Kesehatan. Acara berlangsung di Halaman Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Metro Utara, Selasa (25/11/2025).

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro, Eko Hendro Saputra, bahwa Posyandu merupakan garda terdepan daripada pembangunan di bidang kesehatan.

“Terkait dengan pemenuhan gizi, apabila anak-anak di timbang di Posyandu gizi nya kurang, maka akan langsung di bawa ke Puskesmas untuk diberikan terapi dan nutrisi,” ucap Eko Hendro.

Eko Hendro menjelaskan, Gizi merupakan bagian dari salah satu pelayanan di kesehatan, apabila ditimbang di posyandu gizi nya kurang, langsung di bawa ke Puskesmas untuk diberikan terapi dan nutrisi.

“Apalagi sekarang ada MBG (Makan Bergizi Gratis), kemudian ada pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan) lokal, kontribusi ke situ. Artinya ini merupakan bentuk komitmen daripada pemerintah. Karena gizi adalah nomer satu (1), supaya generasi muda cerdas dan cemerlang,” ujar Eko Hendro.

Lebih lanjut dijelaskannya, fungsi Posyandu tidak hanya pelayanan, tapi juga pemberdayaan masyarakat.

“Di sinilah Dinas Kesehatan sangat terbantu oleh para kader. Tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tambahnya.

Dia mengungkapkan, adapun peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah sepuluh (10) Posyandu, yang diwakili dari setiap Puskesmas di Kota Metro.

“Untuk jumlah keseluruhan kader Posyandu di Kota Metro berjumlah 1.245 kader dari 160 Posyandu. Namun pada kegiatan ini, kita tidak mengundang semua, hanya perwakilan 10 Posyandu dari setiap Puskesmas (Pusat Kesehatan masyarakat) di Kota Metro. Yang jelas, momen pada hari untuk memberikan semangat dan motivasi supaya Posyandu tetap aktif,” pungkas Eko Hendro.|(Rio).

Disporapar Gelar Penyelenggaraan Workshop Wirausaha Muda Pemula 2025

Metro | Puluhan Pelajar dari lima belas sekolah di Kota Metro mengikuti Pelatihan Workshop Wirausaha Muda Pemula yang diselenggarakan Disporapar Kota Metro.

Melalui penyelenggaraan Workshop Wirausaha Muda Pemula 2025, sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi kreatif di kalangan generasi muda, di aula kantor Disporapar setempat, Senin. (24/11/2025).

Plt. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga Dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro Redho Akbar menyampaikan, Penyelenggaraan ini untuk memberikan ruang pembelajaran, pendampingan, dan penguatan kapasitas bagi para pemuda yang ingin memulai atau mengembangkan usaha.

“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya strategis untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dasar kewirausahaan, keterampilan praktis, serta wawasan mengenai peluang bisnis di era digital,” ujar Ridho.

Lebih lanjut, melalui workshop ini, pemerintah atau penyelenggara ingin mendorong munculnya wirausahawan muda yang mandiri, kreatif, dan inovatif sehingga mampu menciptakan usaha produktif yang berkelanjutan serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

Redho Akbar menambahkan, pelatihan ini untuk Merubah mindset anak-anak muda bahwa usaha itu tidak harus modal besar, dan biaya yang mahal.

“Solusinya adalah dengan cara memanfaatkan secara optimal potensi teknologi digital dan menanamkan jiwa interpreneur sejak dini,” pungkas Ridho. |(Rio).

Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Metro Penyampaian Raperda Tentang APBD Tahun 2026

Metro | Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro Penyampaian Raperda tentang APBD Tahun 2026, dipimpin Ketua DPRD Kota Metro Ria Hartini, berlangsung di ruang sidang Paripurna setempat, Senin, (24/11/2025).
.
Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan, Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Metro Tahun 2026 tentunya berpedoman pada RKPD Kota Metro Tahun 2026 dan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2026.

“Dalam dokumen tersebut telah disusun program kegiatan prioritas serta pendanaann yang berdasarkan Musrenbang, pokok-pokok pikiran DPRD, sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat, provinsi serta hasil evaluasi yang dilaksanakan di seluruh OPD Kota Metro. Artinya, pada tahap nota keuangan Raperda ini kita telah menyusun dan menyepakati kebaikan perancang dan penganggaran pembangunan di Kota Metro tahun 2026,” ucap Bambang.

“Prioritas pembangunan di Kota Metro tahun 2026 mengusung Tema “penguatan infrastruktur untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan”. Tema ini mencerminkan arah bangunan yang menitik beratkan pada pemerataan hasil pembangunan peningkatan kualitas hidup masyarakat serta penguatan pondasi fisik dan sosial,” papar Bambang.

Terdapat 8 poin utama dalam target penganggaran Tahun 2026 antara lain: pengentasan kemiskinan menuju keadilan dan kesejahteraan sosial, peningkatan sumber daya manusia, penguasaan lapangan pekerjaan dan membangun keunggulan ekonomi serta pengendalian inflasi daerah, penataan ruang infrastruktur dan utilitas kota yang terpadu, jaga harmoni cinta sosial dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal dalam, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penguasaan sistem ketahanan pangan dan ketahanan bencana, pemantapan reformasi, birokrasi dan kualitas layanan publik dan Peningkatan ketertiban umum.

“Kami menyarankan sebelumnya kepada dewan yang terhormat untuk melaksanakan pendataan pengajian lebih lanjut sehingga anggaran lebih realistis, lebih sesuai dengan potensi dan kebutuhan seiring dengan,” jelas Bambang.

“Kami berkeyakinan pembahasan lebih lanjut nanti akan berjalan secara konstruktif penuh keterbukaan serta membasis semangat keterbukaan,” pungkas Bambang.| (Rio).

Walikota Metro Lantik Kepala Disdikbud dan Asisten II

Metro | Optimisme baru mewarnai sektor pendidikan dan kebudayaan Kota Metro.
Pelantikan Dr. Agus Muhammad Septiana sebagai Kepala Disdikbud dan Dr. Kusbani sebagai Asisten II Sekretaris Daerah.

Pelantikan dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso di Aula Pemda setempat, Senin, (24/11/ 2025).

Penunjukan Agus Septiana ini bukan sekadar pergantian figur, tetapi penempatan pemimpin dengan rekam jejak solid untuk mengakselerasi program strategis daerah di sektor pendidikan dan kebudayaan.

Kemenangan Agus Septiana didasarkan pada hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang dinilai paling transparan. Dari empat tahapan ketat—Administrasi, Asesmen Kompetensi, Penulisan Makalah, hingga Wawancara—Agus berhasil mencetak keunggulan poin yang signifikan.

Walikota Bambang Iman Santoso menekankan bahwa pelantikan ini merupakan bagian krusial dari mekanisme pemerintahan dan bukan sekadar upacara seremonial.

Dalam sambutannya Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan, pelantikan hari ini merupakan bagian dari mekanisme pemerintahan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan loyalitas terhadap bangsa dan Negara,” ucap Bambang.

Walikota juga menyoroti proses seleksi yang telah dilalui secara ketat dan objektif. Ia menegaskan, proses tersebut bertujuan untuk memastikan pejabat yang terpilih benar-benar kompeten.

“Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik hari ini telah dilaksanakan setelah seluruh tahapan seleksi dilalui sesuai ketentuan yang berlaku. Proses ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel agar menghasilkan pejabat yang benar-benar kompeten, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat terhadap pelayanan publik,” jelas Bambang.

Bambang Iman Santoso berharap agar pejabat yang dilantik mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.
“Bangun budaya kerja yang berlandaskan etika, integritas, dan objektivitas, serta dapat menjalankan peran dengan integritas, profesionalisme, dan keberanian moral, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berdaya saing, dan dipercaya oleh masyarakat,” tegas Bambang.

Walikota juga mengingatkan bahwa jabatan baru tersebut adalah pengakuan atas kemampuan dan rekam jejak, sekaligus amanah besar yang menuntut adaptasi cepat.

“Saya berharap Saudara dapat segera beradaptasi, menyusun langkah strategis, memperkuat koordinasi, serta mengambil peran aktif dalam mencapai visi dan misi pembangunan Kota Metro,” pungkas Bambang.

Bambang juga mengajak seluruh jajaran perangkat daerah supaya memberikan dukungan penuh, membangun komunikasi yang baik, dan bersinergi secara positif dengan pejabat yang baru dilantik, demi kelancaran program pembangunan di sektor strategis pendidikan dan kebudayaan.| (Rio).

DPRD Kota Metro Gelar Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama KUA-PPAS Tahun 2026

Metro | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar rapat paripurna tentang Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama KUA-PPAS Tahun 2026 dan Pengambilan Persetujuan Raperda Kota Metro, di aula kantor setempat, Jumat (21/11/2025).

Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Metro Ria Hartini dihadiri Walikota dan wakil walikota Metro, Anggota DPRD, Forkopimda, OPD, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Ria Hartini menyampaikan, bahwa KUA-PPAS Tahun 2026 yang disampaikan oleh pemerintah daerah Kota Metro telah dibahas oleh DPRD kota metro, komisi-komisi maupun badan anggaran dengan tim anggaran pemerintah daerah, perangkat daerah terkait serta badan anggaran dalam rapat paripurna khusus DPRD.

Dikatakan dalam laporan Badan Anggaran DPRD Metro yang disampaikan Roma Doni Yunanto memaparkan, terkait pembahasan tentang KUA-PPAS Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Metro Tahun 2026.

“Pergeseran anggaran yang telah disepakati antara Badan Anggaran, Komisi-komisi serta Fraksi- Fraksi DPRD Kota Metro dengan Organisasi Perangkat Daerah,” ucap Doni.

Lebih lanjut disampaikannya, kesepakatan hasil pembahasan tersebut meliputi:

1. Anggaran Pendapatan Daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer sebesar Rp915.645.446.068.

2. Anggaran pos Belanja Daerah pada ringkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Metro Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp920.645.446.068.

3. Pembiayaan yang terdiri atas penerimaan pembiayaan serta pengeluaran pembiayaan, pada APBD tahun anggaran 2026 sebesar 5.000.000.000.

“Pembahasan Kebijakan Umum serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Metro Tahun Angguran 2026 adalah hasil kerja sinergi antara Komisi-komisi DPRD Kota Metro, Badan Anggaran den Ketua-ketun Fraksi DPRD Kota Metro bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah serta Organisasi Perangkat Daerah Kota Metro dan telah dilaksanakan secara maksimal,” jelas Dona.

Sementara, dalam Laporan Panitia Khusus l DPRD Kota Metro yang disampaikan Wasis menjelaskan, Berdasarkan Keputusan Pimpinan DPRD Kota Metro Nomor: 100.3.2/7/DPRD/2025 tanggal 27 Agustus 2025, telah dibentuk Panitia Khusus pembahasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kota Metro.

“Adapun kami dari Panitia Khusus I bertugas membahas Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kota Metro Noor 24 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Metro dan Rapenda Kota Metro tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan,” kata Wasis.

Pembentukan dan susunan perangkat daerah sebagai berikut:

Dinas sosial tipe C Menyelenggarakan Urusan Pemerintahan Bidang Sosial, berubah menjadi Dinas Sosial dan pemberdayaan masyarakat Tipe A

Satuan Polisi Pamong Praja Tipe A berubah menjadi Satuan Polisi Pamong Praja Tipe B

Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi Tipe C dihapus urusan pemerintahan bidang tenaga kerja, dan urusan pemerintahan bidang transmigrasi bergabung dengan Dinas Koprasi, Usaha Kecil dan menengah dan tenaga kerja.

Dinas Komunikasi dan Informatika Tipe C berubah menjadi Dinas Komunikasi, Informatika dan statistik Tipe B

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perindustrian Tipe B berubah menjadi Dinas Koperasi Usaha Kecil dan menengah dan Ketenagakerjaan Tipe B

Dinas Kepemudaan, Olahraga, pariwisata Tipe A berubah menjadi Dinas Kepemudaan, Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tipe A

Dinas Perdagangan Tipe C berubah menjadi: Dinas Peindustrian dan Perdagangan Tipe B.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tipe A berubah menjadi: Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan inovasi Daerah, Tipe A.

Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah, Tipe B berubah menjadi: Badan Pendapatan Daerah, Tipe B.

“Terkait Raperda ini, dapat kami sampaikan bahwa berdasarkan hasil harmonisasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Lampung sesuai ketentuan Pasal 20 Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013, menyatakan bahwa kewenangan pemerintah daerah dalam pengaturan tentang petunjuk teknis penyelenggaraan urusan administrasi kependudukan adalah dengan peraturan Wali Kota,” kata Wasis.

“Dengan demikian, kami merekomendasikan kiranya pengaturan mengenai administrasi kependudukan sebagaimana telah kita bahas untuk selanjutnya ditetapkan dalam Peraturan Kepala Daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Wasis.

Adapun Laporan badan pembentukan peraturan Daerah DPRD kota Metro tentang tiga rancangan peraturan daerah kota Metro yang disampaikan Hadi Kurniadi memaparkan, Setelah melalui proses pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya, dan yang telah diharmonisasi oleh Kanwil Kementerian Hukum dan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung. maka hasil pembahasan 3 (tiga) Raperda Kota Metro sebagai berikut:

1. Raperda Kota Metro tentang kota literasi berubah menjadi: Raperda Kota Metro tentang pengembangan budaya literasi.

2. Raperda Kota Metro tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol: tetap

3. Raperda Kota Metro tentang pengembangan Ekonomi Kreatif: tetap

“Sesuai dengan hasil pembahasan yang telah disampaikan, maka dapat disimpulkan bahwa 3 (tiga) Raperda Kota Metro sebagaimana telah kami uraikan di atas, baik secara penulisan maupun substansi materi, telah sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan,”ucap Hadi.

“Ketiga Raperda Kota Metro tersebut tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, peraturan yang sejajar, maupun dengan putusan pengadilan,” pungkas Hadi.

Sementara itu Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan, Pada hari ini, telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara APBD Tahun 2026 dan Paripurna Pembicaraan Tingkat II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Metro tentang Pengambilan Keputusan Bersama terhadap Raperda Kota Metro.

“Yang pertama, disampaikan bahwa Kita telah menyepakati asumsi makro yang melandasi penyusunan struktur anggaran untuk membiayai program dan kegiatan pada Tahun 2026. Kita telah menyepakati pula prioritas program, kegiatan dan sub kegiatan untuk mendukung perwujudan Visi dan Misi RPJMD Kota Metro Tahun 2025-2029,” kata Bambang.

Ada 19 (sembilan belas) Indikator Kinerja Utama yang akan kita capai di Tahun 2026, yaitu: (1) target capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 80,54; (2) terget Capaian Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) 14,936; (3) Target Capaian Angka Rata-Rata Lama Sekolah 11,114; (4) Usia Harapan Hidup (UHH) sebesar 75,65; (5) Capaian Prevalensi Stunting Balita 11,52; (6) Indeks Implementasi Kota Cerdas sebesar 2,3; (7) Indeks Reformasi Birokrasi 78,25; (8) Indeks Pemerintah Digital sebesar 1,84; (9) Indeks Pelayanan Publik (IPP) sebesar 4,64; (10) Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 84,85; (11) Indeks Daya Saing Daerah sebesar 4,22; (12) Laju Pertumbuhan Ekonomi sebesar 5,58; (13) Tingkat Kemiskinan 6,00-6,40; (14) Indeks Ketahanan Pangan sebesar 86,28 (15) Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) sebesar 65,80, (16) Indeks Pembangunan Infrastruktur sebesar 0,610, (17) Indeks Risiko Bencana (IRB) sebesar 55,13, (18) Indeks Harmoni Indonesia (IHai) sebesar 7,1, dan (19) Indeks Pemajuan Kebudayaan sebesar 55,72.

Selain itu, Sebagaimana yang tertuang dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun 2026, proyeksi Pendapatan sebesar Rp.915.645.446.068, Untuk Belanja, kita sepakati di angka Rp.920.645.446.068, dan total defisit sebesar Rp.5.000.000.000, yang akan ditutupi oleh Pos Pembiayaan yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran sebesar Rp.7.000.000.000.

Walikota menjelaskan, rancangan peraturan daerah yang telah dibahas bersama-sama pada tingkat Pansus oleh DPRD Kota Metro dan emerintah Kota Metro terdiri dari 4 raperda yaitu: 2 (dua) Raperda Inisiatif DPRD Metro dan 2 (dua) Usul Pemerintah Daerah, dengan rincian sebagai berikut:

1. Rancangan peraturan daerah kota metro tentang perubahan kedua atas peraturan daerah kota metro nomor 24 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kota Metro

2. Rancangan peraturan daerah kota metro tentang pengembangan budaya literasi.

3. Rancangan peraturan daerah Kota Metro tentang pengembangan ekonomi kreatif.

4. Rancangan peraturan daerah kota metro tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya dalam melakukan pembahasan terhadap dokumen KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026. Terima kasih atas sumbang pikir seluruh anggota DPRD Kota Metro untuk menyempurnakan pelaksanaan pembangunan di tahun 2026,” pumgkas Bambang. | (Rio).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Metro Tinjau Proyek Peningkatan Drainase

Metro | Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro Ardah, melakukan peninjauan intensif terhadap proyek peningkatan drainase di Jalan AR Prawiranegara, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat.

Proyek ini diprioritaskan sebagai solusi permanen mengatasi genangan air yang selama ini menjadi langganan saat hujan deras.

Dalam kunjungannya, Ardah memastikan spesifikasi teknis dan target penyelesaian pekerjaan.

“Tinggi dan lebarnya 2,4 meter, kedalaman base 10 senti. Baru nanti box culvert masuk, setelah itu ada beton 20 senti, habis itu ACWC 4 senti,” ucap Ardah, Jumat,( 21/11/2025).

Menanggapi kekhawatiran masyarakat terhadap penutupan jalan, Ardah memastikan perkiraan waktu lalu lintas bisa kembali normal.

“Perkiraan, pekerjaan ini bukan selesainya ya, lalu lintas ini bisa dilewati. Kalau cuacanya bagus begini, Senin itu sudah lancar,” ungkap Ardah.

Ardah juga memastikan bahwa sosialisasi telah dilakukan.

“Sementara sih enggak ada (protes), karena nanti memang di setiap perempatan kami kasih papan pemberitahuan lalu lintas,” ucapnya.

Lebih lanjut, untuk menegaskan pentingnya kualitas kerja dan meminta rekanan bekerja secara profesional.

“Dikerjakan yang bagus ya. Ini rekan-rekan media juga kan, mereka ini sebagai mitra kita untuk memublikasikan pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Metro, khususnya yang ada di PUTR,” ujar Ardah.

“Jadi kepada rekanan, silakan bekerja dengan baik. Kalau memang ada hambatan atau persoalan, segera laporkan kepada kami untuk kita selesaikan. Mudah-mudahan bisa selesai dengan baik, ya,” imbuhnya.

Kadis PUTR juga menjelaskan bahwa proyek ini dibuat untuk memecah aliran air agar tidak terjadi genangan saat hujan lebih dari dua jam.

“Genangan air apabila kita hujan lebih dari dua jam, dia sering tergenang. Nah, inilah fungsinya kita buat seperti ini. Kita membelah jalan ini, supaya nanti air itu tidak jadi satu arah. Jadi mereka ada pembuangan lainnya, jalur lain, sehingga nanti tidak ada lagi genangan,” jelas Ardah.

Sementara, Andi, pelaksana dari CV Pendawa yang mengerjakan peningkatan drainase di Jalan AR Prawiranegara, menyatakan komitmennya untuk segera menyelesaikan proyek.

“Mudah-mudahan dengan bentuk cuaca yang bagus, kita dalam tiga hari ini dapat menyelesaikan pekerjaan ini, sehingga sudah dapat digunakan untuk lalu lintas,” ujar Andi.

Untuk mencapai target tersebut, CV Pendawa berencana menambah jam kerja.

“Dan kita targetkan besok akan tambah pekerja untuk lembur,” tambahnya.

Andi menyebutkan bahwa kendala utama hanya bergantung pada faktor alam.

“Saat ini untuk kendala tergantung perubahan cuaca, maka mudah-mudahan di tanggal 7 atau 8 September sudah selesai. Kita komitmen mudah-mudahan insya Allah akan memberikan hasil yang baik dalam pekerjaan ini,” ungkapnya.

“Pekerjaan ini sendirian rencananya akan dibuat miring yang sebelumnya lurus ke arah Damkar, dengan kedalaman 240 cm. Mudah-mudahan hasilnya nanti benar-benar dapat mengurangi atau menghilangkan genangan air yang ada di wilayah ini,” pungkas Andi. | (Rio).

Generasi Sehat Masa Depan Hebat, Dinas Kesehatan Kota Metro Peringati Hari Kesehatan Nasional Ke-61

Metro | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro menggelar peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61 dengan mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, berlangsung di halaman Dinas Kesehatan setempat, Jum’at, (21/11/2025).

Acara ini dihadiri ratusan tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan, dan undangan lainnya, sebagai momentum refleksi dan akselerasi pembangunan kesehatan menuju Indonesia Emas 2045.

Kepala Dinkes Kota Metro Eko Hendro Saputra menyampaikan, bahwa akses masyarakat terhadap kesehatan pasti dan bisa tercukupi.

“Bagaimana masyarakat bisa berobat gratis, mendapatkan mutu pelayanan baik dan keselamatan pasien tercapai,” ucap Eko Hendro.

“Kita selalu meningkatkan mutu pelayanan, supaya masyarakat lebih mudah mengakses, kita punya PSC, bagi masyarakat yang kurang mampu bisa menggunakan PSC Dinas Kesehatan untuk di antara ke faskes,” ungkap Eko Hendro.

Eko Hendro juga menjelaskan, untuk tenaga kesehatan tentunya kita selalu meningkatkan motivasi mereka untuk selalu meningkatkan kompetensinya, untuk yang ingin sekolah kita berikan kemudahan dukungan itu merupakan salah satu bentuk suport kepada mereka karena kedepan tantangan lebih berat.

“Sesuai dengan enam pilar transformasi kesehatan, pilar ke tiga pilar sumber daya manusia kesehatan, disitu sudah lengkap akan meningkatkan mutu layanan melalui kompetisi dari pada tenaga kesehatan,” ujar Eko Hendro.

Sementara itu, Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan, tahun 2025 menjadi sebuah tonggak penting HKN ke-61 Dengan ema yang diusung “generasi sehat masa depan hebat ” menegaskan komitmen dan alat pembangunan kesehatan kita ini adalah sebuah pesan yang jelas investasi terbesar bagi kejayaan bangsa ini adalah investasi pada kesehatan generasi mudanya.

Walikota juga menjelaskan, generasi sehat yang kita cita-citakan bukan sekedar generasi yang terbebas dari penyakit, dia adalah generasi yang tangguh secara fisik, gesit secara mental berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi.

“Mereka adalah anak-anak yang terlahir dari ibu-ibu yang sehat tumbuh dengan gizi yang optimal, terlindungi dari stunting dan mendapatkan imunisasi lengkap,” ucap Bambang.

Pada momentum HKN ke-61, WaliKota menegaskan, bahwa penguatan pondasi kesehatan sejak dini harus menjadi prioritas, dengan memastikan setiap anak Indonesia memperoleh layanan kesehatan yang komprehensif mulai dari 1.000 Hari.

Acara ini dimeriahkan dengan senam bersama, penyerahan penghargaan oleh Walikota Metro, cek kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan capaian kesehatan di bidang pencegahan dan penanggulangan penyakit.

Penghargaan khusus juga diserahkan kepada RSU Muhammadiyah Metro sebagai juara 1 video pendek kampanye Lampung Merdeka TB.

Tak ketinggalan, penyerahan tali kasih kepada pegawai purnabakti di lingkungan Dinkes Kota Metro, diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol puncak peringatan HKN Ke-61 dan pembagian hadiah doorprize.| (Rio).

Perbaikan Ruas Jalan Imam Bonjol, Media Turut Lakukan Pengawasan

Metro | Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Metro menggelar perbaikan di ruas Jalan Imam Bonjol Metro Pusat.

Proyek pengaspalan ini dilaksanakan oleh rekanan kontraktor CV Eka Wijaya, yang berkomitmen melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang tertuang dalam kontrak.

Perbaikan di Jalan Imam Bonjol menggunakan metode pengaspalan lapisan aus permukaan (Asphalt Concrete Wearing Course/ACWC).

Dikatakan Dian Eka Wijaya, selaku pelaksana CV Eka Wijaya menyambut baik perhatian dan pengawasan media terhadap pelaksanaan proyek ini. Ia menjelaskan secara rinci spesifikasi pengerjaan yang sedang mereka lakukan.

“Kami berterima kasih kawan-kawan sekalian media bisa meliput acara penggelaran ACWC di Jalan Imam Bonjol ini. Di sini kita menggelar kurang lebih dua ratus lima meter (205 meter) dengan ketebalan 4 sentimeter,” ujar Eka Wijaya, kepada awak media di lokasi proyek, Kamis, (20/11/2025).

Eka menambahkan bahwa total material yang digunakan dalam pelaksanaan proyek ini mencapai 160 ton Rap dan menegaskan bahwa volume dan spesifikasi tersebut sudah sesuai dengan ketentuan kontrak yang disepakati bersama pemerintah.

“Kurang lebih 160 ton Rap. Itulah yang kami gelar sesuai yang ada di kontrak. Harapan saya pada rekanan yang ada di Kota Metro khususnya dan Lampung, itu bisa bekerja dengan baik, bisa menyesuaikan RAB ataupun kontrak yang tertuang, yang di mana pemerintah tidak merasa dirugikan. Harapan saya seperti itu,” tegas Dian.

Dian juga menekankan bahwa pengerjaan di Jalan Imam Bonjol ini merupakan pekerjaan langsung, bukan sekadar tambal sulam. Ia menjelaskan adanya penyesuaian di lapangan sesuai gambar dan ketentuan dari pemerintah.

“Ini ACWC, jadi kita pekerjaan langsung, bukan tambal sulam. Dari situ 205 meter ada spot yang dilompati 50 meter, sesuai yang ada di dalam ketentuan dari pemerintah dari gambarnya,” tutup Dian Eka Wijaya.

Proyek perbaikan Jalan Imam Bonjol ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Kota Metro.| (Rio).

Tegaskan Perang terhadap Narkotika, Pemprov Lampung Bersama BNNP Lampung Musnahkan Barang Bukti Narkotika

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung bersama BNNP Lampung melakukan pemusnahkan barang bukti narkotika sebanyak 11.324,99 gram…

Gubernur Lampung Apresiasi Kajian Malam Minggu Pemuda Masjid Raya Al-Bakrie: “Masa Depan Negara Ada pada Generasi Mudanya”

Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengapresiasi kegiatan Kajian Malam Minggu yang rutin diselenggarakan Pemuda Masjid Raya Al-Bakrie Lampung. Ia menilai kegiatan yang diinisiasi oleh para anak muda ini sebagai wadah positif untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Kalau suatu daerah mau baik, maka agama umatnya dulu yang harus diperbaiki,” ujar Gubernur Mirza saat menghadiri kajian tersebut pada Sabtu, 15 November 2025.

Ia menegaskan bahwa peran pemuda dalam kegiatan keagamaan sangat penting untuk menentukan arah masa depan daerah dan negara.

“Saya sangat bangga, apalagi ini pengajian malam Minggu. Saya tahu kegiatan ini lahir dari inisiatif anak-anak muda,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh jemaah yang hadir.
“Kalau mau lihat masa depan suatu negara, lihat anak-anak mudanya,” ucapnya.

Koordinator Kajian Malam Minggu, Febrian Maulana Putra, turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi atas kehadiran dan dukungan langsung dari Gubernur Lampung dan jajaran.

“Kehadiran Gubernur dan jajaran menjadi semangat bagi kami untuk terus maju. Terima kasih atas support yang diberikan kepada kajian malam Minggu ini,” kata Febrian.

Ia menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah menjadi motivasi bagi para pemuda untuk terus mengembangkan kegiatan keagamaan di Masjid Raya Al-Bakrie.

Kajian malam Minggu Pemuda Masjid Raya Al-Bakrie akan terus digelar secara rutin sebagai upaya memperkuat literasi keagamaan, mempererat silaturahmi, serta membentuk karakter remaja dan pemuda agar semakin aktif dalam kegiatan positif.

Kegiatan ini turut didukung oleh Forum Pemuda Lampung Maju, HIPMI Syari’ah Provinsi Lampung, KNPI, BKPRMI Provinsi Lampung, Infokyai Team, dan Serabutan Team.

GEGERRR! Setelah 35 Tahun Vakum, Ajang Tinju Spektakuler ‘Metro Boxing Clash 2025’ Resmi MELEDAK

METRO | Malam itu, GOR SMK Negeri 2 Metro berubah menjadi arena pertarungan penuh adrenalin, memecah keheningan yang telah membungkus olahraga tinju kota ini selama tiga setengah dekade.

Metro Boxing Clash 2025 bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah deklarasi kembalinya jiwa petarung Kota Metro ke kancah nasional dan internasional.

Ajang kolosal ini dibuka dengan gemuruh sorakan, disaksikan langsung oleh Wakil Walikota Metro, M Rafieq Adi Pradana, yang kehadirannya seolah menyuntikkan energi baru ke dalam ring.

Dalam sambutannya yang berapi-api, Wakil Walikota Rafieq, menegaskan bahwa gelaran tinju ini adalah titik balik bersejarah.

“Kami tidak hanya mencari tontonan. Kami sedang mencari ATLET ELIT! Melalui Metro Boxing Clash 2025 ini, kami berharap akan lahir gladiator-gladiator muda berbakat yang kelak bukan hanya mengharumkan nama Metro, bukan hanya Lampung, tetapi juga akan mengibarkan bendera Merah Putih di podium internasional,” serunya, disambut tepuk tangan membahana para atlet, Sabtu, 15 November 2025.

Rafieq menekankan bahwa Pemerintah Kota Metro tidak akan tinggal diam dalam mendukung kegiatan ini, karena sejalan dengan visi ambisius untuk menjadikan Metro sebagai Kota Berprestasi, Sehat, dan Berdaya Saing Global.

“Saya mengajak semua pihak dari pengurus, pelatih, masyarakat, hingga seluruh dunia usaha untuk menjadi benteng dukungan bagi para atlet kita. Kepada para petarung, bertanding lah dengan semangat membara, junjung tinggi jiwa kesatria, karena di atas segalanya, proses, kerja keras, dan disiplin adalah mahkota sejati dalam olahraga,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Metro, Raden Sarmada, dengan mata berbinar penuh kebanggaan, mengungkapkan momen ini adalah buah dari penantian panjang yang sarat perjuangan.

“Ya. Ini sudah 35 TAHUN. Itu adalah waktu terakhir kota ini menjadi saksi pertandingan tinju, saat Metro masih menjadi bagian dari Lampung Tengah. Alhamdulillah, malam ini kita mengukur sejarah baru. Sukses acara ini adalah karena kekuatan pengurus Pertina yang mampu menggerakkan dan menjadi jembatan bagi hasrat seluruh pecinta tinju,” tegas Raden Sarmada.

Ia lantas menyampaikan terima kasih secara khusus atas kehadiran Bapak Wakil Walikota yang disebutnya sebagai energi baru dan semangat baru untuk menjunjung tinggi sportivitas dan prestasi tinju di Metro.

“Jadilah atlet yang senantiasa menjunjung tinggi jiwa KESATRIA di dalam maupun di luar ring! Terus tingkatkan prestasi demi kejayaan Metro,” ungkapnya.

Acara Metro Boxing Clash 2025 ini dipastikan akan menjadi legenda, menandai dimulainya kembali era emas olahraga tinju di Kota Metro. | (Rio).

Peringati  Hari Bhakti Kemenimipas ke-1, Lapas Metro Gelar Aksi Peduli

METRO | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-1 Tahun 2025, dalam program nasional “Pengabdian IMIPAS untuk Negeri”, Jumat (14/11/2025).

Program ini merupakan inisiatif Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berfokus pada kegiatan perbaikan sarana dan prasarana umum seperti mushola, toilet, tempat pembuangan sampah, hingga berbagai fasilitas lain yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan mengusung tema “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kepedulian dan kontribusi nyata aparat Imigrasi dan Pemasyarakatan terhadap lingkungan sosial di sekitar.

Sebagai bentuk dukungan, Lapas Metro melaksanakan kegiatan pembersihan dan pengecatan Mushola Al-Qadr, sebuah fasilitas ibadah yang digunakan oleh masyarakat sekitar Lapas.

Jajaran Lapas Metro, mulai dari pejabat struktural hingga pegawai pelaksana, terlibat langsung dalam kegiatan ini. Mereka bergotong-royong melakukan pembersihan dan mengecat dinding yang mulai kusam.

Kepala Lapas Metro, Tunggul Buono, menyampaikan dalam keterangannya bahwa kegiatan ini bukan hanya simbol peringatan, tetapi juga bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.

“Program ini adalah momentum bagi kami untuk semakin dekat dengan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Lapas bukan hanya tempat pembinaan, tetapi juga bagian dari komunitas yang memiliki kepedulian. Semangat ‘Pengabdian IMIPAS untuk Negeri’ kami wujudkan dengan kerja nyata, salah satunya melalui kegiatan di Mushola Al-Qadr,” ujar Tunggul Buono.

Tunggul juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan nilai-nilai pengabdian yang harus terus dijunjung tinggi oleh seluruh petugas Pemasyarakatan.

“Kami berharap mushola yang kini lebih bersih dan nyaman dapat digunakan dengan lebih khusyuk oleh masyarakat. Ini langkah kecil, tetapi membawa manfaat besar,” tambahnya.

Salah satu pegawai Lapas Metro yang ikut serta, Andika, juga mengungkapkan rasa bangganya dapat terlibat langsung dalam aksi sosial tersebut.

“Kegiatan seperti ini buat kami makin kompak. Selain membantu masyarakat, kami juga merasa ikut menjaga fasilitas yang jadi kebutuhan bersama,” ucap Andika.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Lapas Metro berharap semangat kebersamaan dan kepedulian dapat terus tumbuh, sekaligus memperkuat hubungan positif antara Lembaga Pemasyarakatan dan masyarakat sekitar. | (Red).