Foto Lampung7.com Rayakan HUT ke-11, Teguhkan Komitmen Sinergitas untuk Lampung Kuat, Menuju Indonesia Emas 2045

BANDAR LAMPUNG – Media Lampung7.com sukses menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Acara yang berlangsung di Asoka Luxury Hotel ini dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi profesi dan kemasyarakatan.

Lampung7.com Rayakan HUT ke-11, Teguhkan Komitmen Sinergitas untuk Lampung Kuat dan Indonesia Emas 2045
Foto: dok. LAMPUNG7.COM

Hadir di antaranya, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. diwakili Kepala Dinas Kominfo Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika, SH., SIK., M.Si., diwakili Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Lampung, Kompol Andri Yulianto, S.Kom., perwakilan Kejati, Danrem, dan Dandim. Turut hadir pula Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana diwakili Asisten I, Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Slamet Riyadi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.Stp, MH., Kepala Lapas Kelas IIA Bandar Lampung, Tokoh Lampung sekaligus mantan Kapolda Lampung Irjen Pol (Purn) Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., Ketua IKA Untirta Lampung, Mohammad Hatta, ST., Ketua Pandawa Lampung, Arif Gunawan, Ketua IJP Lampung, Abung Mamasa, Ketua DPD KNPI Lampung, Iqbal Ardiasyah, Wartawan senior, Herman Batin Mangku, serta tamu undangan spesial lainnya.

Lampung7.com Rayakan HUT ke-11, Teguhkan Komitmen Sinergitas untuk Lampung Kuat dan Indonesia Emas 2045
Foto: dok. LAMPUNG7.COM
Lampung7.com Rayakan HUT ke-11, Teguhkan Komitmen Sinergitas untuk Lampung Kuat dan Indonesia Emas 2045
Foto: dok. LAMPUNG7.COM

Eksplorasi Wisata Gunung Raja Basa, Zita Anjani Taklukkan Puncak 1.281 MDPL: You Did It!

Lampung Selatan – Udara malam di Taman Wisata Teropong Kota, Desa Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda, terasa berbeda pada Rabu (6/8/2025). Sejuknya angin dari lereng Gunung Raja Basa mengiringi kepulangan seorang pendaki yang baru saja menuntaskan misinya: menjelajahi puncak salah satu gunung tertinggi di Lampung Selatan.

Adalah Zita Anjani, Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, yang berhasil menapaki puncak Gunung Raja Basa setinggi 1.281 meter di atas permukaan laut (MDPL). Pendakian ini bukan sekadar petualangan pribadi, namun menjadi simbol eksplorasi potensi pariwisata lokal.

“Akhirnya bisa naik gunung di kampung halaman sendiri,” ucap Zita dengan senyum lega, memandangi siluet gunung yang baru saja ia taklukkan.

Misi Pendakian untuk Promosi Wisata

Perjalanan dimulai pukul 14.00 WIB dari basecamp Desa Sumur Kumbang. Meskipun cuaca cukup bersahabat, medan pendakian tetap menantang. Setelah menempuh perjalanan selama tiga setengah jam, rombongan tiba di puncak sekitar pukul 17.30 WIB.

Di atas ketinggian, Zita menyempatkan diri menikmati panorama alam Lampung Selatan, sebelum akhirnya memulai perjalanan turun setelah makan malam singkat. Perjalanan kembali ke basecamp berlangsung dalam gelapnya malam, dan baru selesai sekitar pukul 22.00 WIB.

“Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Terima kasih kepada tim pendamping dan warga yang telah memberikan sambutan hangat,” ungkapnya.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat dalam Mendorong Pariwisata

Kepulangan Zita Anjani disambut hangat oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, jajaran pejabat daerah, pengurus PKK, serta warga setempat. Sambutan tersebut menjadi wujud nyata dari semangat kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong promosi wisata daerah.

Gunung Raja Basa tak hanya menjadi destinasi pendakian, namun juga simbol harapan akan kemajuan pariwisata Lampung Selatan. Lewat kegiatan ini, diharapkan semakin banyak potensi wisata alam yang dikenali dan dikembangkan, memperkuat identitas daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Malam itu, langkah Zita di jalur pendakian menjadi pesan kuat bahwa cinta terhadap kampung halaman bisa diwujudkan melalui aksi nyata—menjelajah, mengenalkan, dan membanggakan tanah kelahiran.

TNI AD Pamerkan Teknologi Anti-Drone hingga Inovasi Lingkungan di Indo Defence 2024

Jakarta – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) memamerkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam…

WSL Krui Pro 2025 Dongkrak Sektor Pariwisata Pesisir Barat Lampung

KRUI – Gelaran ajang selancar internasional World Surf League (WSL) Krui Pro Qualifying Series (QS) 6000…

Baru! Azarine Kids Hadirkan Hairtopia Nutrition Serum, Solusi Rambut Anak Sehat dan Lebat

Jakarta – Azarine Kids, brand skincare lokal terpercaya untuk anak, kembali menghadirkan inovasi terbaru lewat produk…

Jakarta Fair 2025 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Temanya!

Jakarta – Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau yang kini lebih populer dengan nama Jakarta Fair, kembali…

Tren Liburan 2025: Wisatawan Pilih Liburan Lebih Lama dan Mendalam, Ini Alasannya

Tren perjalanan terus berkembang seiring waktu, dan di tahun 2025 ini, ada perubahan signifikan dalam cara…

Ridwan Kamil Laporkan Selebgram Lisa Mariana ke Bareskrim Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Jakarta – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), resmi melaporkan selebgram Lisa Mariana ke Bareskrim…

SMSI Fair Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Rakyat Metro

METRO – Ribuan masyarakat Kota Metro tumpah ruah memadati kawasan Samber Park, Sabtu (12/4/2025) malam, dalam semarak pembukaan SMSI Fair 2025, sebuah festival rakyat yang dihelat oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Metro.

Acara ini bukan sekadar hiburan tahunan, melainkan perayaan semangat kolaborasi, inovasi, dan kebangkitan ekonomi kerakyatan yang dikemas dengan nuansa budaya dan edukasi.

Event yang akan berlangsung selama 14 hari, sejak 12 hingga 26 April 2025 tersebut bakal menghadirkan ragam kegiatan lintas sektor mulai dari bazar UMKM, ekspedisi wisata sejarah, job fair, layanan publik, festival seni budaya, hingga konser amal dan pasar malam yang sarat makna.

Ketua SMSI Kota Metro, Ali Imron Muslim, dalam pidato pembukaan yang memukau dan menggugah, menggambarkan SMSI Fair bukan hanya sebagai peristiwa, tapi sebagai pergerakan. Sebuah suluh yang mencoba menerangi lorong-lorong gelap masyarakat, terutama pelaku ekonomi kecil.

“Hari ini, kita tidak sekadar menghadiri sebuah acara. Kita sedang membuka jendela harapan. SMSI FAIR 2025 adalah taman kehidupan dan akar kebudayaan tumbuh berdampingan dengan tunas ekonomi, bunga kolaborasi mekar bersanding dengan buah inovasi,” ujar Ali Imron dalam sambutannya.

Ali menekankan bahwa bazar UMKM yang digelar dalam event ini bukan sekadar transaksi ekonomi, tetapi adalah proses menumbuhkan mimpi para pelaku usaha mikro agar suatu saat mampu menjadi pohon besar yang menaungi kesejahteraan rakyat. Di tengah riuh modernitas, SMSI juga menghadirkan panggung seni dan budaya sebagai pengingat jati diri bangsa.

“Lewat ekspedisi Goa Warak, kita sedang menyelami lorong waktu, membangun hubungan spiritual antara manusia, alam, dan sejarah. Lewat job fair, kita mencoba membuka pintu masa depan bagi anak-anak bangsa yang masih mengetuk harapan,” jelasnya.

“Dan lewat pasar malam, kita hadirkan tawa, cahaya, dan kenangan karena hidup bukan hanya soal kerja keras, tapi juga tentang kebahagiaan yang perlu dirayakan bersama,” imbuhnya.

Ketua pelaksana kegiatan SMSI Fair 2025, Gatot Subroto menjelaskan bahwa SMSI Fair juga menjadi titik temu antara masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, media, dan relawan dari berbagai latar belakang.

“Semua bersatu dalam satu ikhtiar yaitu menjadikan Kota Metro sebagai contoh kota kecil yang punya semangat besar, kota lilin kecil yang terus menyala meski diterpa angin zaman. Acara ini merupakan rangkaian milad SMSI ke-8, kegiatan ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak khususnya Pemerintah Kota Metro,” pungkasnya.

Ketua SMSI Provinsi Lampung, Doni Irawan melalui Ketua Harian, Fajar Arifin menyampaikan bahwa SMSI berkomitmen untuk berkolaborasi dalam membangun kemajuan Kota Metro.

“Ini momennya pas habis lebaran, jadi yang kemarin-kemarin ada persoalan-persoalan bisa saling bermaafan tapi jangan membawa dosa-dosa baru. Semoga Metro ini ke depan semakin kompak dengan hadirnya teman-teman media bisa saling berkolaborasi dengan baik untuk memajukan daerahnya masing-masing,” paparnya.

“Kita berkomitmen ketika memang pemerintah daerah memandang penting bahwa keberadaan pers, maka itu bisa membantu dan bisa berkolaborasi untuk memajukan daerahnya. Saya menitipkan kepada Pemkot Metro, ini dari hati saya yang paling dalam, saya menitipkan SMSI di Kota Metro untuk bisa berkolaborasi aktif membangun Kota Metro. Ajak kami berdialog dan berkomitmen untuk membangun Kota Metro lebih baik dari sebelumnya,” tutupnya.

Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso yang diwakili Assisten II Setda Kota Metro, Yeri Ehwan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya SMSI Fair 2025 yang dianggap menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“UMKM memiliki peranan vital dalam menopang ekonomi nasional, termasuk di Kota Metro. Melalui event ini, SMSI telah menghadirkan panggung yang luas untuk para pelaku UMKM memperkenalkan produk dan menjalin kolaborasi lintas sektor,” jelas Yeri.

Ia juga menyoroti ragam kegiatan dalam SMSI Fair yang dinilai strategis, tidak hanya memperkuat sektor ekonomi, tapi juga mempererat hubungan antar insan pers, komunitas, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat umum.

“SMSI Fair 2025 bukan sekadar festival. Ia adalah ruang silaturahmi, ruang edukasi, ruang empati, dan ruang perjuangan bersama. Dan di Metro, ruang itu telah kita isi bersama,” ujarnya.

Wajah-wajah ceria warga Metro malam itu menjadi saksi bahwa harapan tidak pernah benar-benar padam di kota kecil ini, ia hanya menunggu untuk disulut kembali, dan SMSI Fair menjadi salah satu pemantiknya.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, SMSI Fair 2025 bukan hanya milik SMSI, tapi telah menjadi milik rakyat. Kota Metro, meski kecil di peta, kembali membuktikan bahwa ia besar dalam semangat, dalam cinta, dan dalam tekad untuk terus bergerak maju bersama.

Komnas PA Bandar Lampung Jalin Kerja Sama dengan Dinas PPPA dan Gelar Buka Puasa Bersama Stakeholder

Bandar Lampung – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kota Bandar Lampung mengadakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat Komnas PA Kota Bandar Lampung, Jl. Sisingamangaraja Gg. Pemancar 3 No. 45. MoU ini berkaitan dengan advokasi hukum dan mediasi bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama para stakeholder dengan tema “Peningkatan Ukhuwah, Konsolidasi Internal Anggota, dan Peningkatan Kerja Sama Antar Lembaga.”

Kegiatan ini berlangsung lancar, diawali dengan hiburan dari Nada Ramadhan by D’Cippo Band sembari menunggu kedatangan tamu undangan. Acara dihadiri oleh 65 peserta yang terdiri dari berbagai pihak, termasuk:

  • Ketua Komnas PA Provinsi Lampung, Arieyanto Wertha
  • Kepala Dinas PPPA Kota Bandar Lampung, Dra. Maryamah, yang berhalangan hadir dan diwakili oleh Kepala Bidang Perlindungan Perempuan & Anak, Juwita Putri, S.E., M.M.
  • Humas Polresta Bandar Lampung, diwakili oleh Kepala Unit PPA, Iptu Edy Shabara Purba
  • Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bandar Lampung, diwakili oleh Kasubsie Registrasi Bimbingan Klien Anak, Sri Rahayu, S.Psi., M.H.
  • Kepala UPTD PPA Kota Bandar Lampung, Achmad Prisnal JS, S.H.
  • Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Karyono
  • Perwakilan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Gedong Air
  • Lurah Gedong Air
  • Pengurus dan anggota Komnas PA Kota Bandar Lampung
  • Perwakilan berbagai LSM dan media, termasuk PKBI Lampung, Ketua DPP KoPI, LSM Kalyana Mitra, LSM Solidaritas Perempuan Sebay, serta media seperti Kupas Tuntas, Tribun Lampung, Lampung7.com. Media Promoter, Indo Parameter, dan lainnya.

Acara resmi dibuka dengan sambutan dari berbagai pihak, dilanjutkan dengan doa bersama, penandatanganan MoU antara Komnas PA Kota Bandar Lampung dan Dinas PPPA, serta berbuka puasa bersama. Setelah sholat Maghrib, kegiatan ditutup dengan hiburan dari D’Cippo Band hingga menjelang waktu Isya.

Ketua Komnas PA Kota Bandar Lampung, Ahmad Apriliandi Passa, mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini dapat memperkuat peran Komnas PA dalam perlindungan anak di Bandar Lampung. “Kami berharap lembaga ini semakin solid dan dapat lebih aktif dalam memberikan perlindungan terhadap anak-anak, terutama dengan hadirnya advokat dan paralegal yang baru direkrut,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah dan berbagai stakeholder. “Kemitraan dengan Dinas PPPA serta dukungan dari Polresta Bandar Lampung, Bapas, lembaga terkait, dan media diharapkan dapat memperkuat upaya perlindungan anak. Kami ingin Bandar Lampung menjadi kota yang aman, bebas dari kekerasan terhadap anak, serta semakin maju dalam mewujudkan kota layak anak,” tutupnya.