TABANAN – Seorang balita bernama Audrey Natania Banafanu (1,5 tahun), yang dilaporkan hilang akibat terseret banjir bandang di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis pagi (22/1).
Jenazah korban ditemukan di sekitar Pantai Batu Belig, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, atau sekitar 6,7 kilometer dari muara Sungai Subak Jemanik. Korban pertama kali ditemukan oleh pengunjung pantai sekitar pukul 07.00 WITA.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya membenarkan penemuan tersebut.
“Benar, korban balita telah ditemukan pagi ini sekitar pukul 07.00 WITA,” ujarnya, Kamis (22/1).
Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang dan terhimpit di antara bebatuan pantai. Selanjutnya, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kabupaten Badung menuju RSUP Prof. IGNG Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
“Pihak keluarga telah memastikan bahwa korban yang ditemukan adalah Audrey,” tambah Nyoman Sidakarya.
Sementara itu, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap ibu korban, Yuliana Da Costa, yang hingga kini belum ditemukan.
“Hingga saat ini, pencarian satu korban lainnya masih terus dilakukan,” katanya.
Diketahui, peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur Kabupaten Tabanan pada Rabu (21/1), yang menyebabkan Sungai Subak Jemanik meluap dan merendam permukiman warga.
Situasi diperparah dengan robohnya senderan sungai yang mengakibatkan derasnya air bah menghantam bagian belakang rumah korban. Akibatnya, korban bersama ibunya terseret arus banjir bandang tersebut.