Lampung Utara | Mengantisipasi adanya dampak lingkungan ditengah-tengah masyarakat Desa Oganjaya, Abung Pekurun, dan masyarakat Lampung Utara pada umumnya, masalah perusahaan tambang batu, Anggota DPRD bersama instansi terkait akan melakukan peninjauan.
Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utara, Guntur Laksana meminta pihak perizinan, Pol. PP, Bapeda, dan BLH untuk segera melakukan peninjauan sebelum Anggota DPRD turun langsung ke lokasi tambang yang diduga tanpa izin namun sudah beroperasi.
“Kita minta dinas terkait untuk menyerahkan data perusahaan tambang baik yang sudah memiliki izin maupun yang belum memiliki izin,” kata Guntur Laksana, dalam rapat dengar pendapat di ruang rapat Komisi I DPRD setempat, Selasa 12 April 2016.
Selain itu, menurut Guntur Laksana, dinas terkait seperti BLH, Perizinan, Bapeda, dan Dispenda untuk melakukan peninjauan kembali atas terbitnya surat izin yang telah dikeluarkan pada rabu 17 Oktober 2011, di Jakarta.
“Kesimpulannya hari ini kita meminta data yang riil dari seluruh SKPD terkait untuk data perusahaan-perusahaan yang ada di Lampung Utara,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu, baik BLH, Bapeda, Perizinan, menyetujui permintaan anggota Dewan, dan Camat, serta Kepala Desa Oganjaya, juga menyanggupi untuk menfasilitasi instansi terkait untuk turun ke lokasi tambang tersebut.
Terkait :
- MASYARAKAT KHAWATIR AKAN KEBERADAAN PERUSAHAAN INI
- SUDIRMAN: IZIN CV. SUMBER BUMI UTAMA AKAN DIKAJI ULANG
- Dewan Pertanyakan Surat izin Tambang Batu di Lampung Utara
| Baca Juga
Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi
Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial
Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka
Lalu Lintas | Bola | Sport
| Berita Pilihan
Update BNPB: Korban Banjir dan Longsor di Aceh hingga Sumatera Barat Capai 1.157 Jiwa
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus mengalami peningkatan. Hingga Kamis…
Vila di Pecatu Terbakar Saat Malam Tahun Baru, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar
Bali – Sebuah vila di Jalan Tegal Sari Labuan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, dilalap api saat perayaan malam Tahun Baru 2026, Rabu (31/12) dini hari.…
Tim SAR Temukan Satu Korban WN Spanyol KM Putri Sakinah di Pulau Serai Labuan Bajo
Labuan Bajo – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol dalam insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo, Kabupaten…
Kemendikdasmen Berikan Santunan kepada Korban Tertabrak Mobil MBG di SDN Kalibaru 01
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan santunan kepada para korban insiden mobil pengangkut MBG yang menabrak area SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara. Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Gogot…
Nasabah Klaim Dijebak PT Best Profit Futures, Kerugian Capai Rp500 Juta, Aksi Ormas TAMPIL Warnai Upaya Mediasi
Bandar Lampung — Seorang nasabah bernama Ficky Rohman Saputra melayangkan pengaduan terhadap perusahaan pialang berjangka PT Best Profit Futures (BPF) Cabang Lampung. Ficky mengaku mengalami kerugian hingga Rp500 juta dalam kegiatan…
