Gedong Tataan | Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pesawaran menerima kunjungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI bersama Sekretariat Wakil Presiden Kementerian Sekretariat Negara.
Kunjungan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang dilakukan oleh Direktur Perbenihan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Ir. H. Sarifin M.S bersama Sekretariat Wakil Presiden yang diwakili oleh Drs. Karsono beserta jajarannya tersebut untuk meninjau secara langsung pelaksanaan kegiatan dan penyaluran bantuan Tahun Anggaran 2015 yang diterima oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pesawaran.
Kabid Perikanan dan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pesawaran, Ir. Emi Yeni Eniarti menyampaikan, kunjungan yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Sekretariat Wakil Presiden RI tersebut dilakukan selama 3 hari sejak rabu hingga jumat (22/04).
“Selama 3 hari kunjungan ini, dari Kementerian bersama Sekretariat Wakil Presiden telah melakukan peninjauan dibeberapa lokasi dan kelompok yang telah menerima bantuan dari pusat,” kata Emi Yeni Eniarti saat mendampingi jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Sekretariat Wakil Presiden RI yang melakukan peninjauan di kelompok pembuat pakan ikan di Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Jumat (22/04).
Dikatakannya, di tahun 2015 lalu, terdapat 7 kelompok pembuat pakan dan budidaya ikan yang telah menerima bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI berupa bahan baku dan mesin pencetak pakan ikan.
“Tahun lalu yang kita ajukan sebanyak 15 kelompok, namun baru terealisasi sebanyak 7 kelompok,” ungkapnya.
Sementara Ir. H. Sarifin M.S Direktur Perbenihan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI mengatakan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung realisasi penyaluran bantuan yang telah diberikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI kepada kelompok-kelompok budidaya dan pembuat pakan ikan yang disalurkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pesawaran.
“Bantuan yang telah diberikan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh penerima bantuan. Tahun lalu (2015), Dinas Kelautan dan Perikanan Pesawaran memang mengajukan 15 kelompok untuk penerima bantuan, tapi yang terealisasi baru 7 kelompok yang menerima bantuan. Dan bantuannya juga langsung berbentuk barang,” tegasnya.
Dilain pihak, Drs. Karsono dari Sekretariat Wakil Presiden mengatakan, kunjungan yang dilakukan tersebut untuk lebih mengetahui sampai sejauh mana pelaksanaan kegiatan perikanan di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Pesawaran. Ia juga mengungkapkan, bahwa di tahun 2015 di wilayah Kabupaten Pesawaran terdapat 7 kelompok yang menerima bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dari total pengajuan sebanyak 15 kelompok.
“Kunjungan ini juga dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan Gerakan Pakan Mandiri (Gerpari) di Kabupaten Pesawaran,” ujarnya.
Dari hasil kunjungan ini lanjut Karsono, semua pelaksanaan kegiatan dilapangan dari para kelompok Gerpari di Kabupaten Pesawaran dinilai cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari sudah terintegrasinya beberapa kelompok yang ada di Kabupaten Pesawaran dengan daerah lain, seperti dengan Kabupaten Pringsewu dan Lampung Selatan.
“Dari hasil pantauan kami dilapangan, dengan adanya bantuan tersebut sangat membantu para kelompok budidaya dan pembuat pakan ikan,” tandasnya.
| Hendri L7.
| Baca Juga
Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi
Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial
Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka
Lalu Lintas | Bola | Sport
| Berita Pilihan
Hari ini: Tarif Global 10% Resmi Berlaku! Indonesia Justru Diuntungkan, Seskab Teddy Ungkap Hasil Negosiasi dengan AS
WASHINGTON DC – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons kebijakan tarif global baru yang diteken Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang menetapkan tarif impor sebesar 10 persen bagi seluruh negara. Kebijakan tersebut muncul setelah putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat terkait pembatalan tarif sebelumnya. Dalam keterangannya di Washington DC, Sabtu (21/2/2026), Teddy menegaskan bahwa Indonesia justru… Hari ini: Tarif Global 10% Resmi Berlaku! Indonesia Justru Diuntungkan, Seskab Teddy Ungkap Hasil Negosiasi dengan AS
Hari ini: Harga Minyak Dunia Meledak! Tertinggi 6 Bulan, Ketegangan Amerika Serikat–Iran Picu Alarm Pasar Global
Mancanegara – Harga minyak mentah dunia menguat hampir 2 persen pada perdagangan Kamis (20/2/2026) dan menyentuh level tertinggi dalam enam bulan terakhir, dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap eskalasi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Timur Tengah. Mengutip Reuters, kontrak berjangka minyak Brent ditutup naik USD 1,31 atau 1,9 persen ke level USD… Hari ini: Harga Minyak Dunia Meledak! Tertinggi 6 Bulan, Ketegangan Amerika Serikat–Iran Picu Alarm Pasar Global
Indonesia Komit Kirim Pasukan ke Gaza, Ditunjuk Jadi Wakil Komandan ISF
Washington D.C – Jasper Jeffers, Mayor Jenderal Amerika Serikat, mengumumkan komitmen sejumlah negara untuk mengirimkan pasukan dalam International Stabilization Force (ISF) pada pertemuan perdana Dewan Perdamaian Internasional atau Board of Peace (BoP) di Washington D.C., Kamis (19/2/2026). Dalam pernyataannya, Jeffers menyebut Indonesia menjadi satu dari lima negara pertama yang menyatakan kesiapan mengirim pasukan militer ke… Indonesia Komit Kirim Pasukan ke Gaza, Ditunjuk Jadi Wakil Komandan ISF
Iran Bentuk Komisi Penyelidikan Protes Biaya Hidup, Ribuan Orang Dilaporkan Tewas
Teheran – Pemerintah Iran resmi membentuk komisi penyelidikan untuk mengusut rangkaian protes terkait tingginya biaya hidup yang berujung demonstrasi anti-pemerintah dan menelan ribuan korban jiwa. Juru bicara pemerintah, Fatemeh Mohajerani, menyatakan komite pencari fakta tersebut terdiri dari perwakilan berbagai lembaga negara dan saat ini tengah mengumpulkan dokumen serta keterangan saksi. “Sebuah komite pencari fakta telah… Iran Bentuk Komisi Penyelidikan Protes Biaya Hidup, Ribuan Orang Dilaporkan Tewas
Tarif Impor AS ke Indonesia Turun Jadi 19 Persen, Negosiasi Tinggal Tahap Tanda Tangan
Jakarta – Pemerintah memastikan besaran tarif impor sebesar 19 persen yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Indonesia merupakan hasil akhir proses negosiasi antara kedua negara yang kini telah rampung dan tinggal menunggu penandatanganan resmi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa perundingan dengan pemerintah Amerika Serikat telah selesai secara substansi. “Perundingan dengan… Tarif Impor AS ke Indonesia Turun Jadi 19 Persen, Negosiasi Tinggal Tahap Tanda Tangan
