[espro-slider id=19767]
MESUJI | Dalam rangka melanjutkan pembangunan Water Boom tahap III yang terletak di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji. Pemerintah setempat melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mesuji terus berupaya memberikan yang terbaik, agar semua bentuk pembangunan baik infrastruktur maupun tempat berekreasi di Kabupaten Mesuji, bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Hal itu dikatakan oleh Dua Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pekerjaan Umum Mesuji, yakni Kabid Peralatan dan Perbengkelan (Alkal) Wawan Suhendra dan Kabid Cipta Karya (CK) Heri Johan ST., saat mendampingi Bupati Mesuji Khamami SH., meninjau proses pembangunan WaterBoom Tahap III, Tahun 2016. Kamis 16/06.
Menurut Hari Johan, pada tahun 2016 ini, Kabupaten Mesuji kembali membangun 1 paket kolam renang atlet berukuran Lebar 12 x Panjang 25 meter, dengan kedalaman setinggi orang dewasa (160Cm).
“Kolam ini diperuntukan bagi orang dewasa, terutama bagi mereka yang memiliki keahlian berenang. Karena kolam khusus anak-anak sudah kita bedakan,” jelasnya.
Selain kolam atlet tambah Heri, lokasi Water Boom ini akan dibangun juga
Quest House (Rumah Singgah) sebanyak 3 unit, sebagai tempat beristirahat warga, ketika berkunjung ke Taman Rekreasi Water Boom tersebut.
Jika, nantinya ada pengunjung yang ingin menginap disana, lanjutnya. Nanti pihak pengelola akan menyiapkan fasilitas secukupnya kalau ini sudah mulai beroperasi kembali.
“Untuk penyelesaian Kolam Atlet dan Quest House akan kita upayakan secepatnya. Yang jelas memasuki Tahun Baru 2017 mendatang sudah bisa digunakan,” tandasnya.
Terkait dengan itu, menjelang lebaran dan hari libur (arus mudik), Kabid Alkal Wawan Suhendra menyatakan, pihak Alkal akan mengambil sikap (inisiatif) untuk melakukan perbaikan dan pengerasan bahu dan badan jalan. Dari Kecamatan Simpang Pematang sampai Kecamatan Mesuji yang merupakan jalan Provinsi, kurang lebih 30 – 40 Km panjangnya.
“Mengingat Lebaran dan arus mudik akan tiba, tentu saja akan banyak warga mesuji yang bekerja diluar daerah maupun menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diluar negeri, akan pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Mesuji ini,” harapnya.
Untuk itu, sebagai bentuk kepedulian pemerintah setempat kepada masyarakat yang akan melintasi jalan itu, pihak Alkal sudah mengambil inisiatif melakukan pemadatan dan pemerataan badan jalan, dengan menerjunkan dua alat berat jenis Glaeder dan Vibro, milik Pemerintah Kabupaten Mesuji.
Wawan menjelaskan, kendati jalan ini menjadi wewenang Provinsi Lampung, kita coba untuk mengambil sikap. Karena kalau kita menunggu pihak Provinsi yang akan memperbaikinya, entah sampai kapan kita menunggu, sementara semakin lama jalan itu makin rusak parah.
Semua ruas jalan yang masih ditumpuki tanah akan kita angkut, dan semua ruas jalan yang rusak (berlubang), akan ditangani sebatas kemampuan kita, karena pengerjaan ruas jalan ini sifatnya swakelola, murni menggunakan dana operasional alat berat Pemkab Mesuji, dan tidak melalui pihak ketiga.
“Intinya, Jangan sampai ada hambatan bagi warga yang akan melintasi jalan tersebut, dan saat ini untuk pengerasan dan perbaikan ruas jalan sudah mulai kita kerjakan,” tukasnya.
Pelaku Curas Dilumpuhkan dengan Timah Panas oleh Petugas Tekab 308 Polres Pesawaran
PESAWARAN | Polres Pesawaran mengungkap kronologi tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di Kuburan Cina Lempasing, Kabupaten Pesawaran. Humas Polres Pesawaran AKP Aris Siregar menceritakan, pelaku Awaludin (18), warga Desa Harnas,…
PLN Perkuat Kolaborasi dengan Pemda Se-Lampung untuk Optimalkan PBJT-TL dan Tingkatkan PAD
Lampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus memperkuat komitmennya untuk berkontribusi dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas Tenaga Listrik…
Pelaksanaan Ops Patuh 2023, Kapolres Lamtim: Laksanakan Secara Humanis
LAMPUNG7COM | Kepolisian Resor (Polres) Lampung Timur Polda Lampung menggelar Operasi Kepolisian dengan Sandi Ops Patuh Krakatau 2023 mulai tanggal 10 hingga 23 Juli 2023 mendatang. Pada Sabtu (15/7/2023), Kapolres…
PLN Berhasil Pulihkan 100% Kelistrikan Terdampak Gempa Cianjur, 326 Ribu Pelanggan Kembali Menyala
LAMPUNG7COM | PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan yang terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat. Pada pukul 23.05 WIB, 1.844 gardu distribusi dan 21 penyulang yang sebelumnya…
Satu Tersangka Penyalahgunaan Narkotika Diringkus Polisi di Way Kanan
LAMPUNG7COM | Satresnarkoba Polres Way Kanan berhasil mengamankan pelaku diduga melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Kampung Lembasung Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan. Rabu (02/02/2022). Tersangka berinisial MS (30)…
Unila Gelar Workshop Peningkatan Kelulusan Tepat Waktu
(Unila): Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Lampung (Unila) menggelar “Workshop Peningkatan Kelulusan Tepat Waktu (KTW)”, Selasa, 31 Oktober 2023.
Kegiatan dalam rangka mendorong peningkatan jumlah Kelulusan Tepat Waktu (KTW) tahun 2024 ini digelar di Swiss Bell Hotel, Bandar Lampung, diikuti seluruh pimpinan tingkat fakultas, lembaga, unit kerja, ketua prodi, ketua jurusan di lingkungan Unila.
Empat narasumber dilibatkan pada lokakarya ini di antaranya Mulyono, S.S.i., M.Si., Ph.D., Dr. Rudy Natamihardja, S.H., D.E.A., Yunisca Nurmalisa, S.Pd., M.Pd., dan Sri Surhayati, S.Pt., M.P.
KTW merupakan salah satu indikator dalam Instrumen Pemantauan dan Evaluasi Pemeringkatan Akreditasi (IPEPA) yang dilakukan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). KTW diukur karena merupakan sebuah cerminan keberhasilan kurikulum yang disusun.
KTW merupakan tolak ukur apakah desain kurikulum yang digunakan sudah tepat, sehingga mampu diselesaikan mahasiswa sesuai yang direncanakan. KTW menjadi suatu keutamaan bagi setiap prodi untuk melihat proses pembelajaran dan proses kurikulum yang ada di setiap prodi.
Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., melaporkan, Unila mendapatkan insentif IKU setelah melakukan evaluasi KTW pada mahasiswa angkatan 2019.
Insentif ini akan digunakan untuk mendorong peningkatan KTW di Unila melalui workshop dan pemberian insentif bagi prodi -prodi yang telah melampaui KTW di atas standar nasional dan perwakilan prodi beberapa fakultas.
Ia meminta kepada seluruh prodi yang sudah bisa melakukan revisi kurikulum pada tahun 2024 agar lebih melakukan sinkronisasi dengan program MBKM dan Merdeka Belajar dengan 26 episodenya secara fleksibel.
Rektor Unila Prof. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., meminta setiap fakultas menggagas ide dan strategi agar mahasiswa harus bisa lulus tepat waktu.
Ia mengajak para pimpinan bersama dosen dapat membangkitkan semangat para mahasiswa agar bisa menyelesaikan studinya di bawah empat tahun atau membuat sebuah sistem yang mendukung KTW di masing-masing prodi.
Unila saat ini bisa mencapai jumlah KTW dengan minimal persentase 30% dibantu beberapa fakultas seperti FK, FEB, FH, dan FISIP. Agar KTW dapat meningkat secara maksimal, ia mendorong fakultas lainnya juga meningkatkan jumlah KTW.
Prof. Lusmeilia mengakui tugas akhir menjadi kendala dalam perolehan KTW. Untuk itu Unila memberikan dana rangsangan kepada dosen agar bisa membina setidaknya satu dosen untuk sepuluh mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan memperoleh Status Unggul untuk akreditasi Unila. Ia menyampaikan apresiasinya untuk semua dedikasi seluruh pihak yang mendukung tercapainya akreditasi Unggul tersebut. [Angelino Vinanti Sonjaya]
The post Unila Gelar Workshop Peningkatan Kelulusan Tepat Waktu appeared first on Universitas Lampung.