[espro-slider id=18755]
Mesuji | Bupati Mesuji Khamami membuat Peraturan Bupati (Perbub) yang berisi tentang himbauan, bahwa untuk semua jenis pembangunan yang dilakukan Pemkab. Mesuji pada tahun 2016 ini harus melibatkan pekerja warga Mesuji.
Sebab, selama ini pekerjaan yang dilakukan oleh pihak ketiga/rekanan di Mesuji banyak dikerjaan orang luar Mesuji. Padahal, banyak sekali warga Mesuji yang merantau keluar daerah untuk mencari pekerjaan sebagai buruh bangunan.
“Tahun ini, semua rekanan harus menggunakan tenaga kerja lokal warga Mesuji sebanyak 90%, sisanya boleh menggunakan tenaga luar, terutama tenaga ahli. Ini dimaksudkan agar warga Mesuji bisa bekerja di daerahnya tanpa harus jauh-jauh merantau dengan pekerjaan dan pendapatan yang sama,” harap Khamami saat meninjau kelompok masyarakat binaan pemda yang sedang membuat batako, di Desa Sungai Badak, Kecamatan Mesuji, belum lama ini.
Selain itu, Khamami juga berharap agar semua pembangunan fisik di Bumi Serasan Segawe itu harus menggunakan batako yang dibuat masyarakat Mesuji. Alasannya sebagai pemberdayakan kepada warga Mesuji untuk hidup lebih baik serta meningkatkan taraf perekonomiannya.
“Semua pembangunan yang bisa menggunakan batako harus menggunakan batako. Rekanan juga tidak boleh membuat batako sendiri, mereka harus membeli batako dari masyarakat atau kelompok yang sebelumnya telah dibina Pemkab. Mesuji melalui Dinas Pekerjaan Umum, sebagai pemerataan standar nasional akan batako. Saya juga berharap dengan cara ini masyarakat dapat merasakan hasil dan ikut andil dalam proses pembangunan di daerahnya sendiri,” kata dia.
Masih dikatakan Bupati yang dikenal hobi blusukan itu, bahwa pihaknya menghimbau kepada para perajin bata merah yang ada di Mesuji untuk beralih menjadi perajin batako. Selain mudah cara pembuatannya, cepat penjualannya, batako juga tidak merusak lingkungan.
“Selama ini, pengrajin batu bata merah hanya membuat bata untuk menutupi utang karena perputaran uangnya lambat, berbeda dengan batako. Dengan beralih menjadi perajin batako, mereka juga tidak harus merusak lahan mereka dengan menggali lahan sebagai bahan baku bata,” ungkap Khamami.
Adapun beberapa keunggulan penggunaan batako baik secara pemakaian bila dibandingkan dengan bata merah, terlihat penghematan dalam beberapa segi, misalnya setiap meter persegi luas dinding lebih sedikit jumlah batu yang dibutuhkan, sehingga kuantitatif terdapat penghematan.
Selain itu, terdapat pula penghematan dalam pemakaian adukan sampai 75%. Berat tembok diperingan dengan 50%, dengan demikian pondasinya bisa berkurang. Bentuk batako yang bermacam-macam memungkinkan variasi yang cukup banyak, dan jika kualitas batako baik, maka tembok tidak perlu diplester dan sudah cukup menarik.
“Jadi penggunaan batako untuk bahan bangunan mempunyai beberapa kelebihan, yakni tiap meter persegi pasangan tembok lebih sedikit jumlah bata yang dibutuhkan dari pada bata merah, sehingga kuantitatif terdapat penghematan, kelebihan lain apabila pekerjaan rapi tidak perlu diplester serta lebih efisien waktu pengerjaannya karena lebih cepat dari bata merah,” jelasnya.
Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi | Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial | Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka | Lalu Lintas | Bola | Sport
| Berita Pilihan
Nah… 24 Orang Penerima PKH di Penumangan Diduga Fiktif
Lampung7news – Tulang Bawang Barat | Masyarakat Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat, pertanyakan data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang di duga menjadi keuntungan oknum…

Bawa Sajam, 2 Pemuda Warga Tanjung Senang Diamankan Polisi
Bandar Lampung – Tim Walet Satsamapta Polresta Bandar Lampung mengamankan dua orang pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam jenis badik. MR (18) dan MA (24), kedua warga Jalan Ratu Dibalau,…

Kawanan Gajah Rusak 7 Rumah Warga di Kabupaten Tanggamus
Tanggamus, Lampung – Kawanan gajah liar kembali menyebabkan kerusakan di pemukiman warga di Blok 4 Reg 39, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Kamis (2/1/2025) dini hari. Dalam kejadian tersebut,…
Seorang Meninggal, Ketika Sebongkah Batu di Air Terjun Menimpa Tiga Wisatawan
LAMPUNG7COM | Kepolisian Resor (Polres) Magetan menangani kasus tewasnya seorang wisatawan akibat tertimpa batu yang jatuh dari tebing saat berwisata di objek wisata Air Terjun Tirtosari, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan,…