[espro-slider id=20257]
GEDONG TATAAN | Komisi I DPRD Kabupaten Pesawaran akan mengagendakan pengawasan berkala terhadap penggunaan dana desa di 144 desa yang ada di Kabupaten Pesawaran.
Johnny Corne, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pesawaran mengatakan, agenda pengawasan terhadap penggunaan dana desa di 144 desa yang ada di Kabupaten Pesawaran tersebut akan dilaksanakan mengingat transfer dana, baik yang berasal dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat jumlahnya sangat besar untuk setiap desa.
Pada tahun 2015 lalu, pemerintah telah menggulirkan anggaran sebesar Rp. 47. 134.550.000, untuk 144 desa yang ada di Kabupaten Pesawaran, sedangkan pada tahun 2016 ini, pemerintah mengucurkan dana Rp. 112. 613.857.140.
“Dengan dana yang begitu besar ditiap desa, baik yang berasal dari Kabupaten, Provinsi maupun pusat, kami mengharapkan tidak ada penyimpangan dalam penggunaan dana desa tersebut. Namun, karena saat ini belum adanya pengawasan yang maksimal, maka sebagaimana layaknya penggunaan APBD Kabupaten yang diawasi oleh DPRD Kabupaten dan APBD Provinsi diawasi oleh DPRD Provinsi, maka kami dari Komisi I DPRD Pesawaran mengambil inisiatif untuk melakukan pengawasan dana desa,” papar Johnny.
Dijelaskan Johnny, metode yang akan dipakai dalam melakukan pengawasan dana tersebut dengan cara mencocokan APBDes dan LKPJDes dari masing-masing desa dengan pelaksanaannya dilapangan. Untuk itu, Komisi I DPRD Pesawaran akan mengagendakan kegiatan pengawasan resmi secara periodik dan berkala. Pihak Komisi I DPRD Pesawaran juga berharap agar para Kepala Desa untuk dapat melakukan penerapan APBDes dengan baik. Dan, untuk mengurangi atau mengantisipasi kecemburuan sosial masyarakat, diharapkan pula dalam pelaksanaannya untuk dapat melibatkan masyarakat setempat dalam melakukan pembangunan.
“Kami akan melihat, apakah mereka (desa) sudah menyerap dana desa dengan baik, dan juga apakah pelaksanaanya sudah berjalan dengan ketentuan yang ada. Mengingat, dalam 2 tahun berjalan ini banyak informasi dan keluhan dari masyarakat tentang kurang maksimalnya pemanfaatan dana desa,” ujar Johhny.
Ia juga menambahkan, pihak Komisi I juga menghimbau kepada pihak media, baik media elektronik maupun media cetak untuk dapat membekali para wartawannya yang dilapangan dengan kemampuan yang baik supaya dapat turut berpartisipasi dalam mengawasi pembangunan di desa. Hal ini juga untuk mengantisipasi adanya pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan media turut melakukan pengawasan penggunaan dana desa. Pasalnya, sering beredar informasi tentang banyaknya pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan media sering membuat kegaduhan di desa-desa.
“Tahap berikutnya, kami akan menjalin koordinasi yang intens dengan lembaga pengawas, baik lembaga internal yang ada di pemerintah Kabupaten Pesawaran dan lembaga-lembaga pengawasan resmi yang ada di Negara Republik Indonesia ini, agar dana yang begitu besar dan bergulir ke setiap desa tersebut dapat maksimal penggunaannya,” tambahnya.
Ia juga melanjutnya, pihak Komisi I juga meminta kepada instansi terkait, khususnya BPMPD Kabupaten Pesawaran untuk dapat bekerjasama dengan DPRD Kabupaten Pesawaran dengan memberikan data-data tentang penggunaan dana desa yang diperlukan. Pasalnya, berdasarkan Undang-Undang tentang keterbukaan informasi publik menyebutkan, bahwa penggunaan dana oleh aparatur pemerintah bersifat terbuka, karena publik terutama DPRD berhak mengetahuinya. Hal ini disampaikan, karena salah seorang pegawai dari BPMPD Kabupaten Pesawaran pernah mengatakan bahwa LKPJDes itu bersifat rahasia. Hal ini patut dipertanyakan, pasalnya LKPJ Bupati sifatnya bukan rahasia karena dibahas di paripurna melalui sidang secara terbuka, sehingga bagaimana mungkin bisa LKPJDes menjadi rahasia.
“Dalam hal ini (pengawasan), kami berupaya untuk membantu pemerintah untuk melakukan pengawasan dalam pelaksanaan pembangunan,” pungkasnya.
| Hendri L7news.
Anggota DPR RI H. Aprozi Alam Hadirkan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat Lampung
Lampung – Dalam kurun waktu 10 bulan menjabat sebagai Anggota DPR RI, H. Aprozi Alam terus menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Provinsi Lampung. Anggota Komisi…
Kapal Selam KRI Nanggala 402 Ditemukan di Kedalaman 838 Meter
LAMPUNG7COM, Bali | Kapal selam KRI Nanggala 402 akhirnya ditemukan. Satgas SAR gabungan berhasil menemukan serpihan besar kapal selam di kedalaman 838 meter. “KRI Nanggala ditemukan di kedalaman 838 meter,”…
Rumah Sewa Pj. Bupati Jadi Tempat Bersejarah
LAMPUNG7COM | Berbicara tentang Mesuji, tentu banyak menimbulkan spekulasi. Beranjak dari Daerah Otonomi Baru (DOB) sebagai wilayah pemekaran dari Kabupaten Tulang Bawang sampai menjadi kabupaten yang mampu berdaya saing. Saat…
UAS: Valentine Adalah Hari Zina Internasional!
LAMPUNG7COM | Pendakwah kondang, Ustaz Abdul Somad (UAS) menentang habis-habisan perayaan Valentine yang jatuh 14 Februari setiap tahun. Menurutnya perayaan Valentine itu sama halnya melegalkan perbuatan zina yang jelas dilarang…
Penjualan Eceran di Bandar Lampung Juni 2025 Diperkirakan Meningkat, Ditopang Libur Sekolah dan Program Diskon
Lampung – Kinerja penjualan eceran di Kota Bandar Lampung diperkirakan mengalami peningkatan pada Juni 2025. Hal ini tercermin dari hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) yang dilakukan Bank Indonesia. Indeks Penjualan…
Cara Mengganti Username Shopee
Cara mengganti username shopee bisa anda lakukan ketika mungkin tidak sesuai dengan nama toko atau produk yang ingin anda jual di Shopee. Mengingat username sendiri memiliki peranan yang sangat penting.…