Komoditas Pangan di Lampung Mengalami Surplus

cabe

[highlight style=”red”]LAMPUNG7NEWS[/highlight]

Bandar Lampung | Berbagai komoditas pangan pada bulan Mei 2016 mengalami surplus, hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung  Kusnardi pada ekpose hasil pemantauan panen, harga dan penyerapan gabah/beras di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota beberapa waktu lalu di kantor BKPD Provinsi Lampung.

Kusnardi menjelaskan bahwa Ketersediaan bahan pangan di Provinsi Lampung menjelang Ramadhan 2016/1437 adalah cukup bahkan surplus. Hal tersebut berdasarkan Pemantauaan Panen, Produksi, Penyerapan Gabah/beras dan Harga Pangan Pokok Tahun 2016. pada bulan Mei antara lain, beras sebanyak 165.072 ton, sedangkan kebutuhan hanya 90.374 ton, sehingga surplus 74. 698 ton. Bawang merah ketersediaan 3. 936 ton, dengan kebutuhan 3.080 ton, surplus 856 ton. Cabai merah sebanyak 3.052 ton, kebutuhan 2.573 ton, surplus 479 ton. Daging sapi sebanyak 1.082 ton, dengan kebutuhan 579 ton, sehingga surplus 503 ton. Sedangkan daging ayam ketersediaan 5.170 ton, dengan kebutuhan 4.246 ton. Telor Ayam 8.067 ton, dengan kebutuhan 7.132 ton. Gula ketersediaan 60.309 ton, dengan kebutuhan 8.684 ton, surplus 51.625 ton. Minyak Goreng ketersediaan 10.763 ton, dan kebutuhan 8.717 ton, dengan demikian surplus 2.046 ton.

Selanjutnya dikatakan oleh Kusnardi, bahwa beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, hal tersebut karena pasokan kurang, seperti bawang merah, dimana komoditas ini Lampung belum mampu berproduksi sehingga masih bergantung pasokan dari luar Provinsi.

Harga bawang merah berkisar terendah Rp. 31.393,- sedang harga tertinggi Rp. 39.667,-.  Namun komoditas lainnya cenderung stabil bahkan mengarah ke penurunan harga, antara lain Beras premium kisaran harga Rp.10.000,- s/d Rp. 11.050,-/Kg. Sedang beras termurah kisaran harga Rp. 8.215,- s/d Rp. 8.900,-/Kg. Hal tersebut karena petani sedang panen raya. Harga cabai merah keriting di tingkat konsumen dari bulan Maret s/d Mei mengalami penurunan, harga terendah sekarang Rp. 24.479,-/Kg.

Masih menurut Kusnardi, harga daging ayam ras di tingkat konsumen relatif stabil pada bulan Maret s/d Minggu ke IV April dan mulai naik pada awal bulan Mei 2016, dikarenakan adanya peningkatan harga pakan. Sedangkan harga daging sapi di tingkat konsumen relatif stabil dari bulan Maret s/d Mei 2016, dengan harga tetinggi Rp. 116.838,-/Kg dan harga terendah Rp. 112.436,-/Kg. Demikian Kusnardi mengakhiri pembicaraannya. | red

Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi | Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial | Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka | Lalu Lintas | Bola | Sport

| Berita Pilihan

IMG 20230202 WA0063 scaled

Peringatan Hari Kanker Sedunia, Dandim 0410/KBL Kunjungi Pasien Kanker di RSUD AM

LAMPUNG7COM | Raut bahagia tampak dari wajah Dendi Herlambang, pasien penderita kanker yang tengah berjuang melawan penyakitnya di RSUD Abdoel Moeloek Bandar lampung. Tidak hanya Dendi, pejuang penderita kanker lainnya…

0 comments

Warga Meminta Negara Jangan Berbisnis Dengan Rakyat Kota Bandarlampung

LAMPUNG7COM | Pasca Musibah Pandemi covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia 2 tahun belakangan ini, ekonomi suatu negara, daerah, maupun masyarakat umumnya mengalami penurunan yang cukup dahsyat. Hal itu tidak…

0 comments

Bersama Pangdam, Personel Kodim 0410/KBL Laksanakan Patroli Bermotor

LAMPUNG7COM | Personel Kodim 0410/KBL melaksanakan patroli bermotor (Patroli Wilayah) bersama personel gabungan TNI dan Komunitas Trail Lampung. Kegiatan dipimpin oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi. Patroli yang dilakukan…

0 comments

Tembus Rp 200 T, Sri Mulyani Curhat Biaya Penanganan Covid-19 Sangat Mahal

LAMPUNG7COM | Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan bahwa biaya penanganan COVID-19 selama dua tahun ini sangat mahal. Nilainya bahkan mencapai ratusan triliun. Menurut Menkeu, sebagian besar dari dana penanganan…

0 comments

Tulis Komentar Anda