NPHD 21 Milyar, Diharapkan Tepat Sasaran

[espro-slider id=18882]

[highlight style=”red”]LAMPUNG7NEWS[/highlight]

Mesuji | Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), untuk kegiatan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Mesuji, gelombang kedua yang akan dilaksanakan pada 15 Februari 2017, Sesuai dengan amanah UU Nomor 8 Tahun 2015, Syah disepakati. Dalam hal ini, Pemkab Setempat, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), TNI dan pihak Kepolisian, dihadiri oleh Wakil Bupati Mesuji H.Ismail Ishak,. Dan Ketua DPRD Mesuji Fuad Amrullah, SE,. Bertempat dihalaman Rumah Dinas Bupati Mesuji, Jumat 27 Mei 2016.

Khamami menjelaskan, NPHD adalah uang dari pemda yang akan dihibahkan kepada Pengawas, Penyelenggara, dan Pengamanan pada Pilkada Mesuji Tahun 2017.

Yang mana Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara  dihibahkan dana sebesar 13,5 Milyar. Dengan rincian APBD Murni 7milyar, dan sisanya akan diserahkan pada APBD perubahan.

Kemudian untuk kegiatan pengawasan yang dilaksanakan oleh Panwaslu sebesar 5 Milyar rupiah. Dibagi dua tahap, pada APBD Murni 2 Milyar ,dan APBD perubahan sebesar 3 Milyar.

Dan untuk Pengamanan sendiri, Pihak Kepolisian Resort (Polres) Mesuji mendapat hibah 2,5 Milyar. Tahap APBD Murni 1,8 Milyar, sisanya diperubahan. Untuk Kodim sebesar 400 juta di APBD murni.

“Jadi, total dana Pilkada yang diambil dari APBD sebesar Rp. 21 milyar 500 Juta Rupiah. Dan telah selesai dilaksanakan melalui NPHD. Tinggal melaksanakan mekanisme selanjutnya kepada pihak penerima. Dan akan disampaikan kepada Pemerintah Pusat serta Gubernur Lampung, tentang dana-dana yang dikeluarkan untuk kegiatan Pilkada dengan jumlah tersebut,” ujar Khamami.

Lebih lanjut, dia (Bupati) berharap,  dengan dana yang begitu besar dikeluarkan dari kemampuan APBD yang masih kecil, dapat benar-benar tepat sasaran, dan bisa memiliki Pemimpin yang diinginkan dan sesuai dengan harapan masyarakat.

Untuk itu, Bupati Mesuji Khamami, SH,. menghimbau kepada pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polri, untuk bersikap Netral. Seperti yang tertuang dalam  UU No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemda Sebagaimana diubah dalam UU Nomor 9 Tahun 2015, yaitu PNS, POLRI, TNI, Kepala Desa harus netral.

Yang mana Netralitas bagi  Kepala Desa  pada penghelatan pesta demokrasi Pilkada, diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, dan UU Nomor 8 tahun 2015 , yaitu pada waktu kampanye, Kepala Desa tidak boleh mengerahkan massa.

Di lain pihak, Khamami menambahkan, KPU (Komisioner), harus benar-benar melakukan pendataan mata pilih, upayakan dengan semaksimal mungkin. Agar tidak menyisakan masalah, terutama bagi mereka yang belum terdaftar hak suaranya.

“Saya mengajak kepada masyarakat yang telah berumur 17 Tahun atau yang sudah menikah, segera mendaftarkan diri melalui RT, PPS, dan KPPS setempat. Untuk dapat menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Mesuji pada 15 Februari 2017 mendatang,” pungkasnya.

| Ed. Je | Ekli L7news.

Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi | Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial | Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka | Lalu Lintas | Bola | Sport

| Berita Pilihan

Atlet Tenis Junior Kota Metro M. Azka Pradita Pasha dan Octha Cahaya Murensa Toreh Prestasi Kejurnas Tenis Junior

LAMPUNG7COM, Metro | Dua Atlet Tennis Junior Kota Metro Lampung, M Azka Pradita Pasha (9 th) dan Octha Cahaya Murensa (13) berhasil mengukir prestasi pada Kejuaraan Nasional Tenis Junior  CBR Junior…

0 comments

Unila Sambut Kunjungan Mahasiswa dari Berbagai Negara

(Unila): Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., Asean., Eng., menyambut hangat kedatangan tujuh mahasiswa asing ke Universitas Lampungdi ruang senat lantai 2 gedung rektorat setempat, Senin 4 September 2023.

 

Tujuh mahasiswa asing tersebut merupakan mahasiswa yang telah diterima pada Program Internasional Student. Mereka diantaranya Anna Radionova (Rusia) dan Ksenia Sokolova (Rusia) yang mengikuti program Student Exchange di FEB Unila, Tasuku Takahashi (Jepang) yang mengikuti program Darmasiswa RI.

Selanjutnya, Divine E. Nunez (Filipina), Cydie Bilo Bigtas (Filipina), Jaruwam Aintha (Thailand), Kasidit Piyanaraphiboon (Thailand) yang mengikuti program SEA-Teacher Project Batch 9 di FKIP.

Prof. Lusi menyambut baik kedatangan ketujuh mahasiswa asing di Unila, dirinya senang jika ada mahasiswa asing yang tertarik mempelajari kebudayaan Indonesia khususnya Lampung. Prof. Lusi berharap semoga melalui program ini mahasiswa dapat mendapatkan pengalaman berharga yang nanti dapat berguna ketika kembali ke negara asalnya.

“Unila siap memberikan dukungan kepada mahasiswa asing yang sedang dalam program belajar,” ujarnya.

Melalui UPT PKLI, ketujuh mahasiswa asing yang akan mengikuti program belajar di Unila akan difasilitasi, dan diberikan sarana penunjang pembelajaran yang optimal sehingga dalam prosesnya mahasiswa merasa nyaman dan cepat beradaptasi.

Turut hadir menyambut kedatangan mahasiswa asing, Wakil Rektor bidang Perencanaan, Kerjasama, dan TIK, Ketua UPT PKLI, dan anggota UPT PKLI. [Daffa]

The post Unila Sambut Kunjungan Mahasiswa Asing dari Berbagai Negara appeared first on Universitas Lampung.

0 comments

Unila dan DJKI Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM RI menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus menggelar kuliah umum bertema “Membangun Ekosistem Kekayaan Intelektual…

0 comments
Pj Bupati Firsada Sebut APE dapat Tingkatkan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak

Pj Bupati Firsada Sebut APE dapat Tingkatkan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak

Lampung7.com, Tubaba – Anugerah Parahita Ekapraya (APE) merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) kepada pemerintah daerah yang berkomitmen dalam memberdayaan perempuan dan melindungi…

0 comments
[/su_posts]

Tulis Komentar Anda