Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Nasional
Friderica juga mengungkap bahwa tantangan OJK tidak hanya soal akses pembiayaan, tetapi juga peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Berdasarkan data OJK, tingkat literasi keuangan nasional saat ini mencapai 66,46 persen, sementara tingkat inklusi telah menembus 80 persen.
“Apalagi pemerintah punya program agar seluruh masyarakat Indonesia memiliki rekening. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” katanya.