76 Rider Sukses Gelar Putaran 4 Trial Game Dirt, Dihadiri Ribuan Penonton

SUKOHARJO – Aksi penuh adrenalin dan drama menegangkan mewarnai putaran keempat kejuaraan Trial Game Dirt (TGD)…

Brentford Permalukan MU 3-1, Penalti Bruno Fernandes Gagal Jadi Titik Balik

LONDON – Malam kelam kembali menimpa Manchester United. Bertandang ke markas Brentford di Gtech Community Stadium,…

Arif Suharnoko Nahkodai Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia Metro 2025-2030

Metro | Suasana penuh kebahagiaan dan semangat kebersamaan mewarnai pelantikan pengurus Kota Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti) Metro masa bakti 2025-2030, di Sasana Bakti, Jalan Gurame, Yosorejo, Metro Timur, Sabtu (28/9/2025).

Pelantikan dilakukan langsung oleh pengurus Provinsi Baveti Lampung, juga tampak hadir Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dan Ketua DPRD Kota Metro ini tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga diwarnai kehangatan dan joget bersama, menandai komitmen baru untuk menghidupkan kembali semangat para atlet veteran.

Terlihat hadir pula Forkopimda, Ketua KONI Kota Metro Ampian Bustami, Ketua Kormi Metro Ahmad Khusaini, ketua Pelti Metro Abdul Haris, serta perwakilan instansi vertikal, menunjukkan dukungan penuh seluruh stakeholder terhadap perkembangan olahraga di kota ini.

Dalam acara tersebut, Arif Suharnoko secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Baveti Metro untuk periode lima tahun ke depan.

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran para atlet veteran yang telah mengharumkan nama kota.

“Mereka adalah aset berharga yang telah memberikan dedikasi dan prestasi. Kini, melalui Baveti, semangat itu harus terus dijaga dan ditularkan kepada generasi muda,” ujar Bambang, disambut tepuk tangan meriah.

Acara yang berlangsung meriah, tidak hanya sekadar seremonial. Sesekali, iringan musik mengalun dan mengajak seluruh undangan, termasuk Wali Kota dan Ketua DPRD, untuk berjoget ria.

Momen tersebut semakin mencairkan suasana dan memperlihatkan sisi kekeluargaan yang erat di antara para atlet veteran.

Dikatakan Arif Suharnoko, sang ketua terpilih, menyampaikan komitmennya untuk membawa Baveti Metro lebih aktif dan berkontribusi.

“Kami akan mengoptimalkan peran atlet veteran, tidak hanya di lapangan tenis, tetapi juga dalam pembinaan generasi muda. Ini adalah tugas kebanggaan yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Arif Suharnoko.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi suntikan semangat baru bagi para atlet Tenis veteran Kota Metro, sekaligus memperkuat jejaring dan solidaritas di antara mereka.

Dengan kepengurusan baru ini, Baveti Metro siap menjadi wadah yang aktif dalam menjaga semangat sportivitas dan prestasi, membuktikan bahwa semangat olahraga tidak pernah padam oleh waktu.

Dukungan penuh dari pemerintah daerah menjadi sinyal kuat bahwa olahraga veteran mendapat tempat khusus dalam pembangunan olahraga di Kota Metro, mengukuhkan kota ini sebagai rumah yang nyaman bagi para pejuang olahraga masa lalu, kini, dan nanti. | (Arif).

Tak Gentar Hadapi Brasil, Mierza Firjatullah Tegaskan Garuda Muda Siap Ukir Kejutan di Piala Dunia U-17

JAKARTA – Rasa percaya diri tinggi tengah menyelimuti skuad Timnas U-17 Indonesia jelang keikutsertaan di Piala…

Drama Menit Akhir! Liverpool dan Chelsea Amankan Kemenangan di Piala Liga Inggris

INGGRIS – Dua raksasa Premier League, Liverpool dan Chelsea, sama-sama meraih kemenangan dramatis di putaran ketiga…

Korfball Lampung Gelar Pelatihan Wasit dan Pelatih

Bandarlampung | Sebanyak 42 wasit dan pelatih Korfball ikuti penataran selama 3 hari Senin – Rabu 22-24 September, yang digelar oleh Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) Provinsi Lampung, di Gedung Sumpah Pemuda Way Halim Bandarlampung.

Penataran wasit dan pelatih Tingkat Daerah tersebut, diikuti oleh 10 Kabupaten/Kota dengan rincian 26 orang peserta wasit dan 16 pelatih.

Ketua Pengprov PKSI Lampung Rahmat Sumarsono mengatakan, pelaksanaan penantaran bertujuan mengembangkan olahraga ini lebih luas lagi di Provinsi Lampung umumnya.

“Alhamdulillah, minat untuk mengembangkan Korfball cukup besar di Lampung. Ada 10 kabupaten dan kota yang mengirimkan wakilnya. Ini adalah perwakilan dari Pengkab dan Pengkot. Karena PKSI Lampung kini sudah memiliki 10 pengurus Kabupaten/Kota,” kata Rahmat Sumarsono, Selasa (23/9/2025).

Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan pelatihan ini digawangi Yunus Herganda Lesawengen sebagai pemateri tunggal dari Pengurus Pusat PKSI yang akan menyampaikan materi pokok untuk pengetahuan perwasitan dan kepelatihan.

“Materi akan dibagi menjadi dua bagian besar, yakni teori dan prektek. Diharapkan seluruh peserta focus pada materi yang akan disampaikan bang Yunus, agar setelah pelatihan ini kita bisa mengembangkan Kofball di Lampung dengan baik,” ujar Rahmat.

Sementara itu Sekretaris Umum Pengprov PKSI Rusbandini menambahkan bahwa pelatihan ini juga dalam rangka persiapan menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung tahun 2026.

“Kami memiliki 10 Pengkab dan Pengkot saat ini, sehingga Korfball sudah memenuhi persyaratan untuk mengikuti Porpov 2026. Maka dari itu kami persiapkan secara teknis perangkat pertandingannya, agar kompetisi akan berjalan di daerah-daerah, sehingga pada saat mengikuti Porprov semua sudah mengerti peraturan pertandingannya,” ungkap Rusbandini.

Menurutnya, memang animo cukup tinggi dari seluruh daerah, dan dari target 40 peserta bahkan bisa terlampaui.

“Semoga ini menjadi awal yang baik untuk membangun prestasi Korfball di Lampung, dan di PON-PON mendatang, Lampung bisa hadir dan menyumbang medali,” tambah Rusbandini.

Daerah yang mengirimkan wakilnya diantaranya Kabupaten Lampung Barat, Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Selatan, Pringsewu, Pesawaran, Tulang Bawang, Tulangbawang Barat, Kota Metro dan Kota Bandarlampung. | (Red).

Jelang PON Beladiri 2025, IPSI Lampung Gelar Latihan Bersama

Bandarlampung | Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Lampung, menggelar latihan bersama pelatih, wasit dan juri dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 Kudus, Senin (22/9/2025), di Halaman Gedung Gerinda Lampung.

Latihan bersama pelatih, wasit dan juri merupakan salah satu program kerja dari IPSI Lampung, sebagai salah satu cara peningkatan serta menjadi ajang silaturahmi bagi insa pencak silat Lampung.

Selain itu latihan bersama atau gabungan itu, bertujuan mengeratkan tali silaturahmi baik pengurus, pelatih, wasit dan juri yang ada di IPSI Lampung saat ini.

“Tadi latihan bersama atau gabungan dibuka oleh Ketua Umum IPSI, Ayah Faisol Djausal. Ini juga menjadi latihan yang kedua, tetapi lebih banyak karena melibatkan pengurus juga. Ini akan menjadi acuan untuk latihan berikutnya,” kata Wahrul Fauzi Silalahi, wakil ketua I IPSI Lampung.

Lebih lanjut Wahrul menjelaskan, sebelum latihan bersama dilangsungkan ada oesan dari Ketua Umum Hi. Faisol Djausal. Yang berharap para pelaku atau pemgurus IPSI mampu menjadi leading sektor, bagi insa olahraga pencak silat sehingga pencak silat Lampung semakin maju di masa mendatang.

“Sesuai pesan dari Ketum, IPSI Lampung akan terus berusaha, menjadi bekal bagi perguruan pencak silat di Lampung,” tambahnya.

Untuk latihan bersama atau gabungan yang berlangsung satu hari ini, menurut Wahrul akan dilanjutkan dengan penataran wasit juri dan pelatih pada akhir tahun 2025 ini.

Penataran sendiri diharapkan mampu menjadi salah satu penunjang, dari program utama IPSI Lampung yaitu meningkatkan prestasi pencak silat Sai Bumi Ruwa Jurai di tingkat masional bahkan internasional.

“Latihan gabungan atau bersama ini juga, sebagai persiapan bagi kami. Karena alan mengikuti PON Beladiri pada Oktober mendatang di Kudus. Saat ini tim Pomnas juga sudah berangkat menuju Solo. Semoga kita bisa meraih prestasi,” pungkas Wahrul. |(Red).

Real Madrid Tundukkan Espanyol 2-0, Kokoh di Puncak Klasemen La Liga

MADRID – Real Madrid meraih kemenangan meyakinkan saat menjamu Espanyol dalam lanjutan Liga Spanyol 2025/26 di…

Djarum Foundation Kembali Dukung Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Mulai 2026

KUDUS – Setelah enam tahun absen, Djarum Foundation memastikan akan kembali mendukung sejumlah turnamen bulu tangkis…

Ketum KONI Lampung Sayangkan Bangunan Posko di Depan Gedung

Bandarlampung | Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Taufik Hidayat angkat bicara dan menyatakan kekecewaannya atas berdirinya bangunan semi permanen yang disebut sebagai posko keamanan Bhayangkara FC di kompleks PKOR Way Halim Bandarlampung.

Taufik mengaku terkejut, secara tiba-tiba ada kegiatan membuat sebuah posko keamanan untuk Liga 1, yang dibuat semacam kontainer dan dibangun persis di depan gedung Sumpah Pemuda, dimana disitu KONI provinsi Lampung berkantor.

Dalam persoalan adanya niat membangun apapun di kawasan PKOR Way Halim tentu seharusnya memiliki etika dan kesantunan yang dikedepankan, dan seyogyanya dengan surat menyurat yang elegan, karena kabarnya ini adalah sebagai posko institusi keamanan negara.

“Prinsipnya silahkan, membangun posko terkait apapun yang penting ada komunikasi yang baik secara kelembagaan. Teman-teman di KONI sudah berusaha mencari tahu terkait bangunan Posko tersebut, namun sampai sekarang tetap berjalan seolah-olah tanah itu tak bertuan. Padahal KONI Provinsi Lampung sudah puluhan tahun berkantor di sini, dan ini juga pekerjaan umat. Untuk mengurusi olahraga Lampung,” kata Taufik, kepada awak media ini, Selasa sore (16/9/2025).

Ini menjadi preseden buruk dalam hubungan secara kelembagaan. Meskipun sejujurnya, bangunan itu tidak mutlak dipersyaratkan oleh manajemen Liga Indonesia ada posko keamanan yang persis berhadapan dengan stadion.

Lebih lanjut Taufik menyampaikan bahwa persoalan terbesarnya adalah letaknya yang tidak pas.

“Kalau mau membangun di sekitar PKOR silahkan karena itu juga tanah provinsi Lampung, tetapi tidak harus persis di depan wajah kami, dan membelakangi kantor KONI Lampung. Silahkan digeser 20-30 meter ke kanan atau ke kiri kan ada lahan yang masih luas,” tambah Taufik.

Tata Ruang

Mantan ketua Bappeda Lampung itu juga menyampaikan soal etika berkomunikasi antar lembaga, karena KONI Lampung adalah lembaga sah dan legitimate.

Kantor KONI Lampung yang ada di Gedung Sumpah Pemuda adalah sebuah rumah besar masyarakat olahraga Lampung.

“Sekali lagi kami tidak menghalangi untuk membuat posko di PKOR, tetapi kali ini letaknya yang tidak tepat. Karena tepat berada di wajah kami,” ungkap Taufik.

Secara kasat mata, terkait tata ruang juga tidak etis, dimana bangunan seng semacam kontainer diletakkan membelakangi gedung yang menjadi kebanggaan olahraga Lampung.

Proses pembangunan ini pun tidak didahului dengan adanya surat menyurat baik pemberitahuan atau permintaan secara resmi antar lembaga, karena jelas ini posko didirikan bukan oleh perorangan.

Urgensinya Apa

Terpisah, Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Provinsi Lampung, Rudy Antoni menanyakan apa urgensinya sehingga bangunan itu didirikan dan diletakkan di depan Gedung KONI Lampung, sebab masih banyak alternatif tempat yang bisa dipergunakan, tanpa harus menyinggung “orang lain”.

“Semestinya, harus dikomunikasikan dengan elegan, kalau ini dari sebuah lembaga negara. Jangan justru buat gaduh seperti ini. Bhayangkara FC sedang memerlukan dukungan masyarakat Lampung hadir di sini, bukan justru melukai perasaan masyarakat,” tutur Rudy.

Rudy mengatakan bahwa Bhayangkara FC bertanding hanya satu kali dalam sebulan di stadion Sumpah Pemuda, artinya dalam satu tahun hanya 12 kali pertandingan. Lalu mengapa harus dibangun posko semi permanen atau malah permanen seperti itu.

“Atau katakanlah mau dibuat permanen yaa silahkan kalua itu protapnya. Tetapi masalahnya di depan kantor orang lain. Tanpa komunikasi, tanpa koordinasi. Yang saya dengar ini sudah diingatkan oleh Kepala UPTD PKOR, bahwa tidak diperkenankan dibangun di depan KONI Lampung, karena tidak etis. Artinya bukan di larang, tetapi sudah disampaikan agar tidak di depan gedung KONI, kalau ditempat lain dipersilahkan. Tolonglah bimbing kami dengan etika berlembaga yang baik,” kata Rudy Antoni.

Sementara itu, Heris Meyusep, Kepala UPTD PKOR Way halim membenarkan bahwa tidak pernah ada permohon secara tertulis, dan sudah disarankan untuk tidak mendirikan poskonya di depan kantor KONI Lampung.

“Clear, saya sudah sampaikan seperti itu. Selain KONI Lampung memang keberatan, memang secara estetika tidak bagus, tidak etis. Masak iya membelakangi kantor besar seperti itu. Dan saya sudah sampaikan, namun nyatanya tidak digubris sampai saat ini masih nekat dibangun seperti itu. Kami juga akan segera sampaikan ke pimpinan soal ini,” kata Heris.

Dia menambahkan bahwa sudah menyarankan agar poskonya dibangun di sayap kiri atau kanan, sederetan dengan lokasi yang sekarang ini.

“Dan jaraknya tidak jauh juga. Dari posisi semula.” ucap Heris.

Maka dari itu baik Taufik Hidayat, Acil dan Heris sepakat bahwa seyogyanya posko itu segera dipindahkan dari tempat tersebut. |(Red).

Liga Inggris, Derby Manchester: Haaland Borong Dua Gol, City Hajar MU 3-0 di Etihad

Manchester – Manchester City meraih kemenangan meyakinkan atas Manchester United dengan skor 3-0 pada pekan keempat…

Debut Thom Haye Warnai Kemenangan Persib atas Persebaya

Bandung – Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, akhirnya melakoni debutnya bersama Persib Bandung di ajang Super…

Ribuan Warga Meriahkan Senam Massal Haornas 2025 di Stadion Radin Inten Kalianda

LAMSEL, Kalianda – Ribuan kader PKK dan masyarakat Lampung Selatan memadati Stadion Radin Inten, Kalianda, Selasa (9/9/2025), untuk mengikuti senam massal dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2025.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, yang hadir membaur bersama peserta dengan penuh kehangatan. Hadir pula Wakil Ketua TP PKK Reni Apriani Syaiful Anwar, Wakil Ketua III DPRD Bela Jayanti, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ratna Yanuana Supriyanto, serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Yespi Cory.

Sejak sore hari, antusiasme peserta sudah terasa. Iringan musik enerjik mengiringi gerakan-gerakan lincah, termasuk “Senam Oke Gas” yang menjadi favorit para ibu-ibu. Suasana stadion pun seketika berubah menjadi arena kebugaran penuh semangat dan keceriaan.

“Selamat sore, apa kabarnya ibu-ibu semua? Sekarang saya mau senam bareng ya,” sapa Zita yang disambut tepuk tangan meriah. Kehadirannya bukan hanya memimpin, tetapi juga membaur dengan masyarakat, mencerminkan semangat kebersamaan.

Dalam kesempatan itu, Zita juga mengajak seluruh peserta mendoakan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, agar selalu diberi kekuatan dalam menjalankan amanah kepemimpinan.

“Kita doakan bersama, semoga Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan senantiasa istiqomah dan mampu memberikan yang terbaik bagi daerah ini,” ujarnya.

Bagi masyarakat, momen senam massal ini tidak hanya menjadi sarana menjaga kesehatan, tetapi juga menghadirkan kedekatan dengan pemimpin daerah. Kegiatan sederhana namun bermakna ini sekaligus menegaskan bahwa olahraga bisa menjadi jembatan kebersamaan, silaturahmi, dan semangat gotong royong.

84 Atlet Berpartisipasi Pada Ajang Metro Cup lll 2025

Metro | Sebanyak 84 atlet tenis Kota Metro putra dan putri, ikut berpartisipasi pada Metro Cup lll 2025, digelar di lapangan Garuda Metro Timur, Kota Metro, Sabtu (6/9/2025).

Hal tersebut dilaporkan Ketua pelaksana sekaligus Ketua Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kota Metro Abdul Haris, bahwa hari ini digelar acara yang telah diusulkan Pelti kepada Pemerintah Kota Metro.

“Event Turnamen Tenis Metro Cup lll ini dalam rangka memperingati Hari jadi Kota ke-88 Tahun 2025, selain menjadi ajang penyeleksian bakat para atlet juga menjadi ajang silaturahmi Guna mempersiapkan Porprov 2026 mendatang,” ucap Abdul Haris.

Abdul Haris juga menjelaskan, pada turnamen kali ini, tercatat ada 84 atlet yang berpartisipasi. Metro Cup lll 2025 digelar dalam dua sesi. Sesi pertama, khusus untuk atlet se-Kota Metro, berlangsung pada 6–7 September, baik putra maupun putri. Sesi kedua, untuk atlet berprestasi se-Provinsi Lampung, akan dilaksanakan pada 13–14 September mendatang

“Event Turnamen Tenis Metro Cup lll ini selain menjadi ajang penyeleksian bakat para atlet juga menjadi ajang silaturahmi Guna mempersiapkan Porprov 2026 mendatang. Kepada para atlet muda agar bersungguh-sungguh dalam berlatih, sehingga kelak dapat menjadi atlet profesional yang mampu mengharumkan nama baik Kota Metro,”ujar Abdul Haris.

Sementara itu dalam sambutan Walikota Metro Bambang Iman Santoso saat membuka Kejuaraan Tenis Metro Cup lll menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, para sponsor, seluruh peserta, serta masyarakat yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Ini adalah bagian dari semangat kebersamaan yang kita bangun dalam rangka merayakan hari jadi kota yang kita cintai,” ucap Bambang Iman Santoso.

Lebih lanjut, walikota menyampaikan Turnamen Tenis merupakan salah satu sarana bagi para peserta turnamen untuk menimba pengalaman bertanding sekaligus membuktikan hasil latihan yang telah dijalani selama ini.

“Saya berharap pada pelaksanaan turnamen ini nantinya, para peserta sekalian dapat sama-sama menjaga kekeluargaan, kebersamaan dan sportivitas dalam pertandingan,” ucap Bambang

Walikota juga mengingatkan kepada kita semua bahwa dalam mengikuti setiap turnamen, tentunya para peserta mengharapkan kemenangan, tetapi kenyataannya yang akan menjadi pemenang dan yang akan menjadi juara adalah peserta yang menampilkan permainan terbaik.

“Bagi peserta yang berhasil menjadi juara nantinya, tentunya keberhasilan itu diraih dengan cara yang sportif, serta diharapkan dengan hasil tersebut dapat memacu untuk terus berlatih dengan tekun guna maraih prestasi yang lebih tinggi,” imbuh Walikota.

Walikota juga berpesan, Sebaliknya jika kekalahan yang diperoleh, saudara sekalian harus dapat menerimanya dengan lapang dada.

“Jadikan kekalahan sebagai kemenangan yang tertunda dan teruslah berlatih dengan lebih baik lagi, sehingga pada masa yang akan datang akan dapat mencapai hasil yang terbaik,” pungkas Bambang Iman Santoso.

Kemudian diakhir acara dilanjutkan dengan pemukulan bola pertama oleh Walikota Metro Bambang Iman Santoso tanda dimulainya pertandingan. | (Rio).

Ketum KONI Apresiasi Kejurprov Bulutangkis

Bandarlampung | Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Taufik Hidayat, mengapresiasi kejuaraan provinsi (Kejurprov) Bulutangkis 2025, yang digelar oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Lampung, Kamis (4/9/2025) pagi di GOR Sheva Jaya Bandarlampung.

Kejurprov diikuti lebih dari 250 peserta, akan berlangsung selama 4 hari 4-7 September 2025 dibagi menjadi beberapa kategori anak-anak dan remaja putra-putri se-Lampung. Kejuaraan tersebut juga sebagai salah satu program PBSI Lampung, dalam peningkatan prestasi dan prestise.

Dalam kesemapatan ini, Taufik mengatakan sangat gembira melihat situasi pembinaan cabang olahraga bulutangkis usia muda yang dinilai cukup banyak peminat yang antusias.

“Atas nama KONI Provinsi Lampung, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pengprov PBSI Lampung yang terus konsisten menyelenggarakan kegiatan kompetisi sebagai bagian dari proses pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet berbakat, khususnya melalui Kejurprov ini,” kata Taufik.

Kejurprov, tambah Taufik, bukan sekadar ajang kompetisi, namun merupakan bagian dari sistem pembinaan prestasi yang berkelanjutan. KONI Provinsi Lampung mendorong agar even-even invitasi seperti ini menjadi laboratorium pengujian bagi para atlet muda.

“Melalui kompetisi, kita bisa melihat hasil latihan, mengevaluasi kelemahan, dan merancang pembinaan yang lebih terarah. Langkah-langkah strategis yang kita dorong dalam pembinaan prestasi antara lain, Peningkatan frekuensi kompetisi lokal dan regional sebagai ajang uji tanding yang sistematis, Penguatan klub dan pelatih lokal sebagai ujung tombak pembinaan usia dini,” tambah Taufik .

Taufik menekankan kolaborasi antar kabupaten/kota dan pengurus cabang olahraga untuk memperluas jangkauan pembinaan, Pendataan dan pemantauan atlet secara berkala, agar kita memiliki database potensi unggulan, dan yang tidak kalah penting, menanamkan nilai sportivitas dan mental juara sejak usia dini.

“KONI Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendukung semua cabang olahraga, termasuk bulu tangkis, yang selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam mengharumkan nama daerah di level nasional bahkan internasional. Mari kita jadikan Kejurprov ini sebagai batu loncatan menuju prestasi yang lebih tinggi, termasuk untuk menghadapi event seperti Pra-PON, PON, dan turnamen nasional lainnya,” ungkap Ketum KONI provinsi Lampung itu.

Mantan ketua Bappeda provinsi Lampung itu berpesan kepada seluruh pebulutangkis peserta kejurda agar bertanding dengan semangat, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik.
“Jadikan setiap pertandingan sebagai pembelajaran dan motivasi untuk terus berkembang. Mari kita terus sinergi untuk prestasi ke depan,” pungkas Taufik.

Fokus Pembinaan PBSI

Sementara itu Ketua Umum PBSI provinsi lampung, Abdula Fadri Auli, menyampaikan apresiasi sangat tinggi kepada KONI provinsi Lampung yang telah membersamai PBSI dalam Kejurprov ini, serta untuk para peserta yang dengan antusias mengikuti iven ini.

“Pada kejuaraan provinsi kali ini khusus untuk fokus mencari bibit pebulutangkis Lampung. Makanya titik beratnya adalah mempertandingkan kategori usia muda dan anak-anak. Sebab sangat baik jika kita membina dari usia dini. Selain untuk melakukan regenerasi, juga akan memberikan pengalaman atlet sebagai pebulutangkis sejati,” ungkap Abdullah Fadri.

Bang Aab, panggilan akrab Abdullah Fadri Auli, mengatakan sepakat dengan visi ketua KONI provinsi yang menitik beratkan kepada pembinaan usia dini.

Sejalan dengan apa yang selalu dilakukan PBSI provinsi Lampung untuk terus membina anak-anak Lampung sejak awal karir olahraganya di Bulutangkis.

“Sepakat. Kami PBSI terus melakukan koordinasi di semua lini untuk pembinaan anak-anak usia dini diberbagai kesempatan. Kami sejak lama ingin terus merawat bulutangkis Lampung ini menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki andil pada kontingen Lampung di setiap penyelenggaraan multi even seperti Pekan Olahraga Nasional. Meskipun kami ini sangat minim sarana dan prasarana. Kita belum memiliki kekuatan besar seperti di pulau Jawa untuk membangun infrastruktur seperti gedung-gedung bulutangkis berstandar nasional bahkan internasional,” ungkapnya.

Harus diakui, lanjut Abdullah Fadri, bahwa dalam olahraga faktor terbesar yang bisa mendorong prestasi, selain atlet itu sendiri, juga adanya sarana prasarana, kompetisi yang berjalan baik, serta dukungan lain termasuk finansial.

“Minimal kita punya sarana latihan dan pertandingan yang memadai, maka ekosistem akan terbangun di sana, kompetisi akan hidup di sana dan minat untuk meraih prestasi jadi lebih terbuka dimata anak-anak kita. Kami sangat berharap sinergi cabang olahraga dan KONI akan kembali memberikan harapan menaikkan prestasi ke depan,” kata Bang Aab.

Diketahui Kategori yang di pertandingkan Tunggal Pra Usia dini putra/putri usia 9 Tahun, Tunggal anak-anak putra/putri usia 11 Tahun, Tunggal dan Ganda Pemula putra/putri usia 13 Tahun, Tunggal dan Ganda remaja putra/putri usia 15 Tahun, Tunggal dan Ganda Taruna putra usia 17 tahun.

Dalam kejurda kali ini dipimpin oleh wasit-wasit dari PBSI provinsi Lampung. | (Red).

IPSI Kirim 7 Pesilat Remaja Ikuti Kejurnas

Bandarlampung | Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Lampung, kirim tujuh pesilat remaja ikuti kejuaraan nasional (Kejurnas) 3-7 September 2025 di Padepokan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur.

Tim IPSI Lampung berangkat menuju Jakarta pada, Rabu (3/9) pagi dari Pedepokan IPSI Lampung Pahoman Bandarlampung.

Ketujuh pesilat remaja Lampung tersebut, akan mengikuti 7 kelas diantaranya adalah Rafa di kelas B putra, Rifki kelas D putra, Sultan kelas F putra, Legisto kelas H putra, Zahra kelas B putri, Desta kelas D putri dan Rafika kelas F putri. Pelatih putra Andre Eka Putra, pelatih putri Fitri Agustina, pelatih pendamping Andi Saptono dan satu orang juri Hasanuddin.

Menurut pelatih tim remaja IPSI Lampung Andre Eka Putra, keikut sertaan para pesilat remaja Lampung di Kejurnas kali ini merupakan salah satu program pembinaan IPSI, sekaligus pembekalan para pesilat remaja, untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.

“IPSI berharap anak-anak mampu memanfaatkan pertandingan dengan baik. Kejuaraan ini juga menjadi tolak ukur bagi mereka, mengingat mereka adalah masa depan Lampung. Mereka akan bersaing dengan pesilat-pesilat remaja terbaik nusantara,” kata Andre.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa tentunya haraoan mereka para pesilat Lampung meraih prestasi, tentunya dengan membawa pulang medali.

“Raihan medali di ajang Kejurnas kali ini, akan menjadi motivasi bagi pencak silat Lampung, yang akan mengikuti PON Bela Diri pada oktober mendatang di Kudus Jawa Tengah,”pungkas Andre. | (Red).

Timnas U-23 Indonesia Ditahan Imbang Laos di Laga Perdana Kualifikasi Piala Asia

Sidoarjo – Timnas U-23 Indonesia gagal meraih kemenangan pada laga perdana Grup J Kualifikasi Piala Asia…

Timnas U-23 Indonesia Siap Hadapi Kualifikasi Piala Asia 2025 di Sidoarjo

Sidoarjo – Timnas U-23 Indonesia bersiap melakoni Kualifikasi Piala Asia U-23 2025 yang digelar di Stadion…

Timnas U-23 Optimistis Songsong Kualifikasi Piala Asia 2025

Surabaya – Timnas Indonesia U-23 menatap optimistis gelaran Kualifikasi Piala Asia U-23 2025. Kekalahan dari Vietnam…

Biliar, Olahraga Rekreasi yang Kaya Manfaat bagi Tubuh dan Pikiran

Lampung – Olahraga biliar atau yang lebih dikenal dengan sebutan pool bukan hanya sekadar hiburan atau ajang kompetisi, tetapi juga memiliki sejumlah manfaat positif bagi kesehatan fisik maupun mental.

Permainan yang membutuhkan konsentrasi tinggi ini terbukti mampu melatih fokus dan strategi. Setiap pukulan menuntut ketepatan perhitungan, koordinasi mata dan tangan, serta ketenangan dalam mengambil keputusan.

“Biliar itu bukan hanya soal hobi. Saat bermain, kita dilatih untuk berpikir lebih fokus, sabar, dan tenang. Ini sangat bermanfaat bagi kesehatan mental,” ujar Rizal, salah seorang penggiat biliar di Bandar Lampung.

Selain meningkatkan konsentrasi, biliar juga membantu melatih kelenturan otot dan keseimbangan tubuh. Gerakan menunduk, membungkuk, hingga berjalan mengitari meja secara tidak langsung melibatkan otot punggung, kaki, dan lengan.

Tak hanya itu, suasana santai yang tercipta dalam permainan biliar juga dapat mengurangi stres. Banyak pemain menjadikan olahraga ini sebagai sarana bersosialisasi sekaligus mempererat pertemanan.

Sejumlah penelitian bahkan menyebutkan bahwa biliar dapat menstimulasi otak dalam hal perencanaan, perhitungan sudut, dan prediksi arah bola, sehingga baik untuk melatih daya pikir logis.

Dengan berbagai manfaat tersebut, biliar kini semakin populer tidak hanya sebagai permainan rekreasi, tetapi juga sebagai olahraga yang bisa menjaga kebugaran fisik dan kesehatan mental.

[Je]