Lompat ke konten

Rektor Sosialisasikan PPKS dan Anti-Narkoba kepada Pimpinan Universitas dan Fakultas 

(Unila): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., sosialisasikan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) dan Anti-Narkoba pada pimpinan tingkat universitas dan fakultas, Selasa, 31 Oktober 2023, di ruang sidang utama rektorat lantai dua.

Prof. Lusmeilia menjelaskan urgensi PPKS dalam lingkungan pendidikan telah menjadi perhatian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Oleh karena itu Unila berkomitmen melakukan pencegahan dengan membentuk satgas PPKS sebagai upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di kampus.

Pimpinan universitas diharapkan terlibat secara aktif dalam mengatasi masalah kekerasan seksual di lingkungan kampus Unila. Prof. Lusmeilia juga mengapresiasi kerja keras tim PPKS Unila dalam menangani kasus kekerasan seksual di wilayah kampus.

“Seluruh pimpinan di tingkat universitas dan fakultas harus turun langsung untuk mengatasi masalah kekerasan seksual yang ada di lingkungan Unila. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Tim PPKS Unila yang sudah bekerja keras selama ini untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Tak hanya itu, setiap fakultas di Unila diharapkan untuk dapat menyosialisasikan PPKS di tingkat fakultas dan jurusan, serta dapat mengundang narasumber baik dari tim PPKS Unila maupun dari luar universitas.

Rektor menambahkan, PPKS terbagi menjadi dua aspek, yakni PPKS untuk mahasiswa dan PPKS untuk dosen serta pegawai. Upaya ini mencakup segala bentuk kekerasan seksual di antara mahasiswa, dosen, dan pegawai.

Dalam sosialisasinya, Rektor menjelaskan, Kemendikbudristek telah membentuk Darma Wanita Sahabat Kampus sebagai wadah konsultasi bagi korban kekerasan seksual. Langkah ini perlu diikuti Unila agar pencegahan dan penanganan kekerasan seksual dapat terselenggara dengan baik.

“Dalam rapat bersama kementerian, Kemendikbud membentuk Darma Wanita Sahabat Kampus yang ditujukan sebagai media konsultasi terkait PPKS bagi mahasiswa. Kementerian menekankan perlunya peningkatan peran darma wanita di lingkungan perguruan tinggi,” ujarnya.

Rektor juga menyoroti pentingnya pengamanan dan penjagaan lingkungan kampus, terkait dengan PPKS. Ini mencakup peningkatan penerangan wilayah kampus, penggunaan CCTV 24 jam, dan peningkatan peran satuan pengamanan untuk menjaga keamanan kampus.

Pada akhir sosialisasi, Rektor mengumumkan, Unila telah melakukan pengetesan narkoba terhadap 200 orang sebagai sampel dengan hasil negatif. Unila akan melanjutkan program pemeriksaan narkoba untuk seluruh sivitas akademik di lingkungan kampus. Upaya ini dilakukan dalam rangka mendukung lingkungan kampus yang sehat dan bebas dari narkoba.

Sosialisasi ini juga dihadiri Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Rudy, LL.M., LL.D., Tim Satgas PPKS unila, jajaran dekan, kepala biro, ketua Llembaga, Direktur Pascasarjana, dan Komandan Satpam Unila. [Magang_Zukhruffina Wilda Brilliant]

The post Rektor Sosialisasikan PPKS dan Anti-Narkoba kepada Pimpinan Universitas dan Fakultas  appeared first on Universitas Lampung.

Unila Ikut Serta Penyusunan Rancangan Awal RPJPD Lampung 2025-2045

Unila Ikut Serta Penyusunan Rancangan Awal RPJPD Lampung 2025-2045

(Unila): Universitas Lampung (Unila) turut serta dalam penyusunan Rancangan Awal RPJPD Provinsi Lampung 2025-2045 melalui Forum Konsultasi Publik yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung. Kegiatan berlangsung di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Selasa, 31 Oktober 2023.

RPJPD Lampung 2025-2045 memiliki visi “Mandiri, Maju, Berkelanjutan” yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing ekonomi, khususnya di masyarakat Lampung, yang diharapkan akan berdampak positif pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan TIK Unila Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., saat menjadi narasumber pada kegiatan itu menjelaskan peran utama perguruan tinggi dalam mengimplementasikan inovasi dan ilmu pengetahuan menghadapi tantangan dan peluang bangsa saat ini. Ia menekankan, setiap elemen harus berperan aktif dalam mencapai tujuan ini.

Ayi juga menyoroti potensi pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung sebesar 4,28 persen, yang harus diimplementasikan melalui transformasi, termasuk pemerataan dan pengembangan wilayah, serta penyediaan sarana prasarana berkualitas yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya berpikir di luar kebiasaan untuk memastikan Lampung siap untuk mewujudkan visi “Indonesia Emas”.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan menjelaskan, RPJPD ini akan menjadi panduaan pembangunan Provinsi Lampung selama dua dekade ke depan. Oleh karena itu, visi calon kepala daerah yang akan menjabat selanjutnya harus sejalan dengan RPJPD yang sudah ditetapkan.

Ia juga mencatat, di tahun 2024, Indonesia akan mengadakan pemilihan kepala daerah secara serentak, dan visi para calon kepala daerah diharapkan dapat mendukung RPJPN 2025-2045.

Forum Konsultasi Publik ini dibuka secara simbolis oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Zainal Abidin. Acara ini dihadiri perwakilan Kepala Bappeda dari kabupaten dan kota, perwakilan forkopimda, akademisi, organisasi kepemudaan, dan perwakilan masyarakat umum.

Selain memberikan pandangan mengenai RPJPD, Unila menampilkan stand pada bazar mengenai hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. [Riky Fernando]

The post Unila Ikut Serta Penyusunan Rancangan Awal RPJPD Lampung 2025-2045 appeared first on Universitas Lampung.