Ombudsman RI: Penanggulangan Polusi Udara di Indonesia Harus Berkelanjutan Dengan Penegakan Hukum
LAMPUNG7COM – JAKARTA | Ombudsman RI melaksanakan Rapid Assessment (Kajian Cepat) untuk saran perbaikan dalam…
LAMPUNG7COM – JAKARTA | Ombudsman RI melaksanakan Rapid Assessment (Kajian Cepat) untuk saran perbaikan dalam…
LAMPUNG7COM | Bupati Pesawaran selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (KAMABICAB) Gerakan Pramuka Kabupaten Pesawaran bersama…
(Unila): Astia Revita, mahasiswa Universitas Lampung (Unila) berkesempatan belajar di Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) periode ketiga.
Mahasiswi jurusan agribisnis ini berhasil lolos program PMM melalui beberapa proses seleksi yang terdiri dari seleksi berkas, tes kebinekaan, Value Clarification and Attitude Transformation (VCAT), dan psikologi.
Melalui program PMM yang berlangsung selama satu semester ini, Astia ingin menambah pengalaman dan wawasan nusantara serta keluar dari zona nyaman untuk tinggal dan belajar jauh dari tempat ia berasal.
“Dengan program ini saya ingin mengasah mental untuk membuka mata dan berani melangkah menambah pengalaman dari hal-hal positif agar dapat terus mengembangkan diri,” pungkasnya.
Rutinitas kegiatan yang ia lakukan selama program PMM ini sama seperti perkuliahan biasanya yakni dari hari Senin hingga Jumat.
Hal yang tidak biasa ialah Modul Nusantara yang harus dilaksanakan, yakni menuju tempat bersejarah untuk belajar serta mengenal lebih jauh budaya Jawa Tengah, khususnya Kota Solo.
“Setiap Modul Nusantara berlangsung, saya merasa terkagum-kagum akan keindahan Indonesia dari setiap sudut Kota Solo, mulai dari batik, makanan, dan lingkungan yang begitu menyenangkan,” ujarnya penuh haru.
Tak hanya belajar budaya Solo, Astia belajar mengenal budaya lainnya dari ujung Papua hingga ujung Sumatra.
“Saya satu asrama dengan mahasiswa PMM lainnya. Hal itu membuat saya belajar untuk terus mengedepankan toleransi dan menyematkan kebinekaan di setiap harinya sehingga dapat saling menghargai perbedaan satu sama lain,” ungkapnya.
Astria berharap, program PMM dapat membantunya untuk terus berkembang dan mampu mengimplementasikan hal-hal baik dalam setiap langkah perjalanannya di program ini.
“Selama menjalani program PMM kami selalu dibimbing dengan dosen dan liaison officer (LO) yang sangat baik. Terima kasih juga untuk jurusan agribisnis serta Unila karena sudah memudahkan kami mengikuti program Kampus Merdeka,” ujarnya. [Magang_Selia Mardiana]
The post Astia Revita Mengenal Budaya Solo Lewat PMM appeared first on Universitas Lampung.
(Unila): Shyntia Wulanjani, mahasiswi Teknik Pertanian Universitas Lampung (Unila) angkatan 2020, sukses mengikuti Program Kampus Merdeka Bank Indonesia (KMBI).
Shyntia melalui program ini ingin membuktikan jurusan Teknik Pertanian Unila mampu bersaing dengan jurusan lain di seluruh negeri.
“Dalam KMBI angkatan VII tahun 2023, lebih dari 11.000 mahasiswa dari 500 universitas bersaing, dan hanya 139 orang yang beruntung, termasuk Shyntia, di 97 universitas di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) periode lima ini membuka pintu bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk meraih pengetahuan dan pengalaman berharga di lingkungan Bank Indonesia.
Selama empat bulan di Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Tasikmalaya, Shyntia berkesempatan memperkuat pengetahuan dan keterampilannya dalam bidang keuangan.
Tak hanya itu, ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan yang mencakup pembelajaran klasikal, e-learning, diskusi, proyek, riset, dan pengalaman kerja sehari-hari.
“Program Kampus Merdeka di BI didesain untuk mengembangkan pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan perilaku (attitude) melalui pendekatan KSA Model,” ungkap Shyntia.
Shyntia termotivasi untuk bergabung dalam program ini agar dapat berkontribusi, meningkatkan nilai diri, bertanggung jawab, jujur, dan dewasa dalam dunia kerja.
“Bank Indonesia sebagai lembaga negara independen menjadi pilihan yang tepat untuk mengeksplorasi karier saya,” tambahnya.
Selama menjalani program, Shyntia pernah berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2023 yang dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo, menjadi liaison officer untuk beberapa pejabat, dan menjadi master of ceremony pada Festival Ekonomi Syariah 2023.
Ia juga turut serta dalam focus group discussion membangun Desa Berdikari dengan fokus utama ketahanan pangan.
Setelah menyelesaikan program ini, Shyntia berharap dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang didapatkannya dalam dunia kerja.
Ia juga berharap mahasiswa teknik pertanian bisa mengikuti jejaknya dan berkontribusi dalam program Kampus Merdeka Bank Indonesia pada periode-periode berikutnya. [Magang_Zukhruffina Wilda Brilliant]
The post Shyntia Wulanjani, Tingkatkan Potensi Melalui KMBI appeared first on Universitas Lampung.
LAMPUNG7COM – Bandar Lampung | Kemarau panjangan atau Elnino saat ini membuat masyarakat resah, terutama…
LAMPUNG7COM | Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Provinsi Lampung akhirnya dapat terbentuk dan tengah…
LAMPUNG7COM – Metro | Sat Lantas Polres Metro Polda Lampung langsung menanggapi keluhan masyarakat terkait…
LAMPUNG7COM – Tanggamus | Polsek Wonosobo bekerja sama dengan Tekab 308 Presisi Sat Reskrim Polres…
LAMPUNG7COM – Metro | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) melakukan…
LAMPUNG7COM – Bandar Lampung | Guna mengenalkan wadah Organisasi Wartawan dan sesuai arahan Dewan Pimpinan…