Lompat ke konten

Klinik Unila Bersama Darma Wanita Edukasi Masyarakat tentang Deteksi dan Pencegahan Kanker Serviks

(Unila): Dalam rangka dies natalis ke-58 Universitas Lampung (Unila), Klinik Unila bekerja sama dengan Darma Wanita Unila menggelar seminar kesehatan bertema “Pencegahan Kanker Serviks Secara Dini”.

Seminar ini berlangsung di Student Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) pada Rabu, 6 September 2023, dan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T.

Dr. Suripto mengatakan, kanker serviks merupakan masalah kesehatan yang sering dialami wanita. Menurut data tahun 2020, kanker serviks menempati posisi kedua sebagai jenis kanker yang paling banyak diderita wanita di Indonesia.

Oleh karena itu, seminar kesehatan ini sangat penting untuk memberikan edukasi dan informasi kepada peserta dan ibu-ibu Darma Wanita tentang cara mendeteksi dan mencegah kanker serviks sejak dini.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi ibu-ibu Darma Wanita untuk selalu menjaga kesehatan,” ujarnya.

Ketua Dies Natalis Unila ke-58, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., menyampaikan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi ibu-ibu Darma Wanita dalam upaya pencegahan kanker serviks.

Panitia penyelenggara seminar kesehatan ini menghadirkan narasumber dr. Aditya, M.Biomed., yang menyampaikan materi tentang deteksi dini dan pencegahan kanker serviks.

Ia menjelaskan, kanker serviks merupakan kanker yang tumbuh pada sel-sel di leher rahim dan biasanya berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas. “Kanker ini umumnya berkembang perlahan dan baru menunjukkan gejala ketika sudah memasuki stadium lanjut” ujarnya.

Untuk mencegah kanker serviks, dr. Aditya menyarankan agar wanita melakukan vaksin HPV dan skrining kanker serviks secara rutin. Jika sudah terdiagnosis dengan kanker serviks, pengobatan yang dapat dilakukan antara lain operasi, radioterapi, kemoterapi, dan perawatan paliatif.

Kegiatan ini turut dihadiri wakil ketua dies natalis ke-58 Unila, ketua darma wanita, ketua Poliklinik Unila, perwakilan dari Biofarma, dan para anggota Darma Wanita Unila. [Daffa Alsa Pradika]

The post Klinik Unila Bersama Darma Wanita Edukasi Masyarakat tentang Deteksi dan Pencegahan Kanker Serviks appeared first on Universitas Lampung.

Mahasiswa Unila Olah Limbah Zat Warna dengan Metode PIM Berbasis Polyeugenol

(Unila): Tim penelitian mahasiswa Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) mengolah limbah zat warna, Malachite Green (MG), dengan metode Polymer Inclusion Membrane (PIM) berbasis Polyeugenol.

Metode ini menggunakan Polyeugenol sebagai senyawa pembawa yang dapat menyerap MG dari larutan limbah.

Penelitian ini mendapatkan dana dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemristekdikti RI) pada Juni 2023.

Tim terdiri dari empat anggota yakni Annur Valita Sindiani (Kimia 2019) sebagai ketua tim, Rizqohayyu Khusnul Khotimah (Kimia 2020), Maulana Rabbani (Kimia 2020), dan Bagus Kurniawan (Kimia 2022) sebagai anggota.

Annur menjelaskan, penelitian ini berlangsung selama tiga bulan dan memiliki urgensi signifikan dalam mengurangi senyawa polutan pewarna tekstil di perairan, khususnya MG. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam menangani masalah limbah zat warna (MG) yang berbahaya bagi lingkungan.

“Zat warna MG dalam air dapat menyebabkan efek kesehatan yang serius pada kesehatan, seperti mutagenesis, teratogenesis, gangguan kromosom, toksisitas pernapasan, dan bahkan karsinogenesis. Efek ini sangat bergantung pada berbagai faktor seperti waktu paparan, suhu, dan konsentrasi pewarna dalam air,” kata Annur.

Batas konsentrasi normal MG dalam air limbah nyata dapat mencapai sekitar 0,01 ppm (Mohamad et al., 2021). Oleh karena itu, penghilangan MG dari air limbah menjadi suatu tantangan yang perlu diatasi.

Pengurangan limbah zat warna, yaitu MG dapat dilakukan dengan salah satu teknik metode membran cair (liquid membrane). Metode membran cair merupakan proses ekstraksi dan pemisahan dalam satu fase, sehingga perpindahan massa dalam pemisahan tidak dibatasi kondisi seimbang.

Metode membran cair dipilih karena memiliki kestabilan yang sangat baik, permukaan interfasial yang lebih luas, selektivitas yang tinggi, kekuatan yang baik, dan proses pemisahan yang mudah.

Metode membran cair, khususnya membran PIM, merupakan metode yang ramah lingkungan (green chemistry). Hal itu karena metode ini tidak memerlukan banyak pembawa dan pelarut.

Oleh karena itu, tujuan penelitian ini sangat penting dalam mengembangkan metode baru yang dapat menyelesaikan masalah pencemaran air oleh senyawa polutan pewarna tekstil, khususnya Malachite Green.

“Tim berharap dapat berhasil mengurangi limbah zat warna (MG) dalam riset yang didanai Kemristekdikti. Riset ini berpotensi mengatasi masalah lingkungan yang mendesak,” ujarnya. [Rilis]

The post Mahasiswa Unila Olah Limbah Zat Warna dengan Metode PIM Berbasis Polyeugenol appeared first on Universitas Lampung.