Cegah Peredaran Narkoba, Polres Pringsewu Gelar Razia di Tempat Hiburan Malam

Pringsewu –Satuan Reserse Narkoba Polres Pringsewu menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam pada Kamis (23/4/2025) dini hari. Kegiatan ini sebagai upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang diwilayahnya.

Kepala Satuan Narkoba Polres Pringsewu, AKP Candra Dinata, menjelaskan bahwa razia dilaksanakan di dua lokasi, yakni Karaoke Mutiara di Pekon Wonodadi dan D’Prings Famili Karaoke di Pekon Tambahrejo. Selama operasi, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh pengunjung dan pegawai, termasuk tes urine guna mendeteksi penyalahgunaan narkotika.

“Ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum kami,” ujar AKP Candra dalam keteranganya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus saputra pada Kamis (24/4/2025) pagi.

Ia menambahkan bahwa tempat hiburan malam sering menjadi titik rawan penyalahgunaan narkoba oleh oknum yang berusaha bersembunyi di tengah keramaian.oleh karena itu pihaknya terus menggencarkan kegiatan razia secara berkala sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkotika.

Hasil dari razia menunjukkan bahwa tidak ada pengunjung maupun pegawai di kedua tempat hiburan tersebut yang terindikasi menggunakan narkotika atau psikotropika. Meski demikian, AKP Candra menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan razia serupa di lokasi lain.

Candra juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus berperan aktif dalam melaporkan jika menemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat, perlu partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” tutupnya

Sebelumnya Satnarkoba Polres Pringsewu telah meringkus 3 pelaku penyalahgunaan narkotika. Pelaku berinisial HA (32), warga Dusun Wonorejo, Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng diringkus polisi saat melintas di jalan raya pekon Mataram, Gadingrejo pada Minggu (20/4) sore sekir apukul 16.30 WIB dengan barang bukti 1 paket sabu siap edar seberat 0,34 gram.

Sementara itu dua pelaku lain FA (24) dan ADP (24) warga Desa Bogorejo, Kecamatan Gedongtataan diringkus di Depan Swalayan indomart Pekon Wonodadi Gadingrejo pada Senin (23/4) dinihari sekira pukul 00.30 WIB. Dari kedua pelaku ini polisi berhasil menyita 2 paket sabu siap edar 0,56 gram.

dari pengungkapan kasus ini membuktikan bahwa penyalahgunana dan peredaran narkoba masih terus terjadi dan menghantui masyarakat di wilayah Pringsewu. Oleh karena itu, kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan, penindakan, serta edukasi terhadap bahaya narkotika, baik melalui razia rutin maupun operasi penangkapan yang bersifat intelijen.(susan)

Diduga Kuat Langgar Aturan, Oknum LPM Abung Jayo Rangkap Jabatan Sebagai PNS

LAMPUNG UTARA – Skandal dugaan pelanggaran aturan kembali mencoreng tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Lampung Utara. Nurhidayat, seorang perangkat desa yang menjabat sebagai Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Desa Abung Jayo, Kecamatan Abung Selatan, diduga kuat melakukan rangkap jabatan. Fakta yang terungkap, Nurhidayat juga tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif di SD Negeri 3 Gedung Sari, Kecamatan Anak Ratu Aji, Kabupaten Lampung Tengah.

Keterangan ini diperkuat dengan konfirmasi langsung dari Kepala Desa Abung Jayo, Suroto. Melalui sambungan telepon, Suroto membenarkan bahwa Nurhidayat telah menjabat sebagai LPM desa yang dipimpinnya selama kurang lebih dua tahun.

“Iya benar Nurhidayat menjabat sebagai LPM desa kurang lebih 2 tahun,” ujar Kades Suroto saat dikonfirmasi.

Praktik rangkap jabatan ini jelas bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Nurhidayat terikat dengan aturan yang secara tegas melarang rangkap jabatan di luar jabatan yang telah diatur dalam peraturan kepegawaian.

Keanggotaan dalam LPM tidak termasuk dalam pengecualian yang diperbolehkan bagi seorang PNS.

Merujuk pada peraturan tentang ASN, seorang PNS dilarang untuk merangkap jabatan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan atau mengganggu kinerja sebagai abdi negara.

Dalam konteks ini, posisi sebagai LPM memiliki potensi benturan kepentingan dengan tugas dan tanggung jawab seorang guru PNS.

Lebih lanjut, peraturan secara spesifik menyatakan bahwa seorang ASN harus memilih salah satu jabatan apabila terbukti memangku jabatan lain di luar ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, Nurhidayat dihadapkan pada pilihan untuk tetap menjadi PNS atau melepaskan jabatannya sebagai LPM Abung Jayo.

Menanggapi dugaan pelanggaran ini, Kepala Desa Abung Jayo menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti aturan yang berlaku.

“Jika memang menyalahi aturan besok juga saya bisa berhentikan, saya nggak mau menyalahi aturan,” tegas Suroto.

Pernyataan Kepala Desa ini menjadi angin segar bagi penegakan aturan di tingkat desa.

Namun, publik menanti tindakan nyata dan transparan dari pihak terkait, termasuk Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lampung Utara dan Lampung Tengah, untuk segera melakukan investigasi mendalam terkait dugaan pelanggaran ini.

Kasus dugaan rangkap jabatan ini menjadi sorotan penting terkait pengawasan dan implementasi peraturan di tingkat desa.

Diharapkan, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh aparatur desa dan ASN untuk selalu menjunjung tinggi aturan dan etika dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Rizky/Yudi

Dosen FEB Raih Predikat Best Paper di Konferensi Internasional ICASD 2025 Thailand

Lampung – Arif Darmawan, S.E., M.A., dosen Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis…

Gubernur Lampung Lantik 54 Pejabat Administrator, Tekankan Tanggung Jawab dan Loyalitas ASN

LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 54 Pejabat Administrator…

GERMASI Kawal Ketat 15 Proyek Jalan BMBK Lampung, Siap Lapor Jika Ada Penyimpangan

Lampung — Tim Aktivis Gerakan Masyarakat Independent GERMASI menyatakan kesiapannya untuk mengawal dan memantau pelaksanaan 15 paket pekerjaan fisik jalan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung pada Tahun Anggaran 2025. Total nilai anggaran dari seluruh proyek tersebut mencapai ratusan miliar rupiah, dan tersebar di berbagai kabupaten di Provinsi Lampung.

Berikut daftar 15 paket pekerjaan jalan yang akan menjadi fokus pemantauan GERMASI:

1. Rekonstruksi Jalan Ruas Sp. Empat – Kasui (Link. 074), Way Kanan – Rp. 5 M.

2. Ruas Bumiharjo – Sp. Way Tuba (Link. 080), Way Kanan – Rp. 8,1 M.

3. Ruas Sp. Soponyono – Serupa Indah (Link. 082), Way Kanan – Rp. 5 M.

4. Ruas Sp. Empat – Blambangan Umpu (Link. 076), Way Kanan – Rp. 6 M.

5. Ruas Liwa – Batas Sumsel (Link. 052), Lampung Barat – Rp. 5,1 M.

6. Ruas Negara Ratu – Sp. Soponyono (Link. 081), Lampung Utara – Rp. 20 M.

7. Ruas Ketapang – Negara Ratu (Link. 071), Lampung Utara – Rp. 10 M.

8. Ruas Padang Ratu – Pekurun Udik (Link. 030), Lampung Tengah – Rp. 12,9 M.

9. Ruas Seputih Surabaya – Sadewa (Link. 021), Lampung Tengah – Rp. 10,1 M.

10. Ruas Putih Doh – Kuripan (Link. 046), Tanggamus – Rp. 3. M

11. Ruas Bandar Sakti – Sp. Daya Murni (Link. 064), Tulang Bawang Barat – Rp. 7,8 M

12. Ruas Adijaya – Tulung Randu (Link. 090), Tulang Bawang Barat – Rp. 7 M.

13. Ruas Pringsewu – Pardasuka (Link. 034), Pringsewu – Rp. 6,5 M.

14. Ruas Kalianda – Kunyir – Gayam (Link. 002), Lampung Selatan – Rp. 4,2 M

15. Ruas Bandar Sakti – Sp. Daya Murni (Link. 064), Tulang Bawang Barat – Rp. 7,8 M.

Founder GERMASI, Ridwan Maulana, C.PL, CDRA menyampaikan bahwa pemantauan akan dilakukan secara menyeluruh sejak tahap awal pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Kelima belas paket pekerjaan ini tersebar di beberapa kabupaten di Provinsi Lampung dan saat ini tengah memasuki tahap proses lelang. Kami akan memantau pelaksanaan pekerjaan sejak 0% hingga selesai,” ujar Ridwan

Ridwan menambahkan, apabila dalam proses pemantauan ditemukan adanya indikasi penyimpangan, pihaknya tidak akan ragu untuk melaporkan hal tersebut ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Aparat Penegak Hukum (APH) termasuk Kejaksaan RI.

“Kami akan berkoordinasi dan menyampaikan setiap indikasi penyimpangan yang ditemukan di lapangan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara,” tegasnya

Dengan langkah ini, GERMASI berharap dapat berkontribusi aktif dalam pengawasan pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Lampung agar tepat sasaran dan bebas dari praktik-praktik korupsi. (Aris/Tim)

Lomba Senam Kreasi Meriahkan Hari Jadi ke-61 Provinsi Lampung, 20 OPD Tunjukkan Kekompakan

LAMPUNG – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-61 Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Lomba Senam…

Soal Banjir, Eva Dwiana Siapkan Solusi dan Paparan untuk Massa Aksi

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan kesiapan untuk berdialog secara langsung dengan sekelompok warga yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (25/4/2025).

Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmennya untuk menyerap aspirasi masyarakat secara terbuka dan transparan.

“Setelah acara, Bunda memang berencana menemui masyarakat yang sedang aksi. Awalnya mereka ingin berdialog, tapi setelah mereka berdiskusi internal, rencana pertemuan dibatalkan,” ujar Eva Dwiana saat dikonfirmasi.

Bunda Eva menambahkan bahwa Pemkot Bandar Lampung telah menyiapkan sejumlah langkah konkret terkait penanganan bencana banjir—yang menjadi salah satu isu yang disuarakan dalam aksi tersebut.

“Solusi penanganan banjir sudah Bunda siapkan. Mulai dari normalisasi saluran air, pembangunan embung, penertiban bangunan liar di atas aliran sungai, hingga penghijauan sebagai bentuk upaya jangka panjang,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, S.STP, menjelaskan bahwa Wali Kota sempat datang ke kantor untuk menemui massa aksi setelah menyapa warga di Kecamatan Enggal.

“Namun ternyata, massa yang melakukan aksi sebagian besar berasal dari luar Kota Bandar Lampung. Saat Bunda sudah siap menemui, mereka justru membatalkan pertemuan dan membubarkan diri,” terang Rizki.

Alumni KAFE Unila Gelar Halal Bihalal di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (KAFE Unila) akan menggelar acara Halal Bihalal pada Sabtu, 26 April 2025, pukul 10.00 WIB di Holiday Inn, An Ing Hotel, Lampung Bukit Randu.

Mengangkat tema “Dari FEB dan KAFE Unila untuk Unila Be Strong”, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar alumni, saling memaafkan, serta meningkatkan keakraban dan kesolidan di antara para alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila (FEB Unila).

Ketua KAFE Unila terpilih, Dr. Edarwan, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa acara ini merupakan momen penting bagi seluruh alumni untuk bersilaturahmi setelah satu tahun berlalu. “Acara Halal Bihalal ini merupakan kesempatan bagi kami untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan antar alumni KAFE Unila,” ujar Dr. Edarwan.

Antusiasme Alumni Sangat Tinggi

Acara ini telah disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh alumni KAFE Unila, dengan lebih dari 150 peserta yang telah mendaftar dan mengonfirmasi kehadirannya. Pendaftaran telah ditutup pada 22 April 2025, karena kapasitas ballroom di hotel sudah penuh.

Selain mempererat tali silaturahmi, acara ini juga diharapkan menjadi kesempatan bagi para alumni untuk berbagi pengalaman dan memperkuat hubungan yang telah terjalin selama ini.

Komitmen Terhadap Koordinasi dengan Fakultas

Dalam rangka memastikan kelancaran acara, Dr. Edarwan mengungkapkan bahwa Ketua dan Sekretaris KAFE Unila telah memperoleh izin serta melaporkan acara ini kepada Dekan FEB Unila, Dr. Nairoby, S.E., yang didampingi oleh Wakil Dekan II. Ini menunjukkan komitmen KAFE Unila dalam berkoordinasi dengan pihak fakultas untuk setiap kegiatan yang diselenggarakan.

“Semua acara yang kami laksanakan selalu melibatkan koordinasi dengan pihak fakultas untuk memastikan keterlibatan dan dukungan yang maksimal,” tambah Dr. Edarwan.

Peserta dari Berbagai Angkatan

Dr. Edarwan juga mengungkapkan bahwa sekitar 150 alumni yang sudah mengonfirmasi kehadiran mereka berasal dari berbagai angkatan, mulai dari D-3, S-1, S-2, hingga S-3, yang menunjukkan betapa solidnya jaringan alumni KAFE Unila dari berbagai jenjang pendidikan.

Informasi Acara:

  • Tanggal: Sabtu, 26 April 2025

  • Waktu: 10.00 WIB – Selesai

  • Tempat: Holiday Inn, An Ing Hotel, Lampung Bukit Randu

  • Acara: Halal Bihalal, silaturahmi, dan makan bersama

Kontak:
Theo Rangga: 0813 7362 7731

Dengan dilaksanakannya acara ini, diharapkan para alumni KAFE Unila dapat semakin solid dalam mendukung kemajuan Unila serta berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di masa yang akan datang.

Audiensi APDESI Lampung Selatan dengan Dandim 0421/LS Bahas Kerja Sama dalam Pembangunan dan Ketahanan Pangan

Lampung Selatan – Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Lampung Selatan menggelar audiensi dengan Dandim 0421 Lampung Selatan, Letkol Inf. Esnan Haryadi, di Markas Kodim setempat pada hari Jumat (25/4). Audiensi ini bertujuan untuk membahas potensi kerja sama antara APDESI dan TNI, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui Babinsa di tingkat desa.

Dalam kesempatan ini, Ketua APDESI Lampung Selatan, Muhammad Yani menyampaikan kesiapan para kepala desa untuk berkolaborasi dengan TNI, terutama Babinsa, dalam rangka mendukung kegiatan pembangunan dan ketahanan pangan. APDESI juga berkomitmen untuk mendukung program nasional, seperti MBG (Makan Bergizi Gratis), guna memastikan keberhasilan pencapaian swasembada pangan di daerah.

“APDESI siap bekerjasama dengan TNI, terutama Babinsa yang ada di setiap desa, untuk memperkuat ketahanan pangan dan pembangunan di tingkat desa. Program MBG yang digagas akan kami dukung penuh dalam mewujudkan pangan yang bergizi untuk masyarakat,” ujar M. Yani.

Dandim 0421/LS, Letkol Inf. Esnan Haryadi, dalam audiensi tersebut, menyambut baik kerjasama ini. Ia menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kolaborasi antara Babinsa dan kepala desa dalam rangka mencapai ketahanan pangan yang lebih baik di Lampung Selatan.

“Saya siap mendampingi para kepala desa dalam menjalankan program ketahanan pangan ini. Babinsa akan menjadi mediator yang memastikan tujuan dan kendala yang dihadapi oleh APDESI Lampung Selatan dapat teratasi, sehingga program ini dapat berjalan dengan baik,” terang Letkol Esnan.

Kolaborasi dan Dukungan Penuh untuk Program Bupati

Letkol Esnan juga menekankan pentingnya dukungan penuh terhadap berbagai program yang telah direncanakan oleh Bupati Lampung Selatan, terutama dalam upaya mencapai swasembada pangan. Ia mengajak seluruh kepala desa dan APDESI untuk bersinergi dalam melaksanakan visi dan misi Bupati Lampung Selatan, yang fokus pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dukungan penuh dari APDESI sangat penting agar program-program yang digagas oleh Bupati dapat berjalan sukses. Kolaborasi kita bersama akan membuat Lampung Selatan lebih maju dan mandiri, terutama dalam hal ketahanan pangan,” tambah Dandim.

APDESI Berkomitmen untuk Mendukung Program Bupati

Ketua APDESI Lampung Selatan menyatakan siap berkontribusi penuh dalam mendukung setiap kebijakan dan program yang digagas oleh Bupati Lampung Selatan. Ia berharap dengan adanya sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat, semua program bisa terlaksana dengan baik dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga desa.

“Kami siap untuk berkolaborasi dan mendukung setiap langkah yang diambil oleh Bupati Lampung Selatan, demi mewujudkan visi misi pembangunan daerah yang lebih baik,” tegas M. Yani.

Audiensi ini juga dihadiri oleh pengurus APDESI dan jajaran Kodim 0421/LS, di antaranya Kasdim 0421, Mayor Adi Hartono. Kolaborasi yang terjalin antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan membawa Lampung Selatan menuju swasembada pangan yang lebih mandiri.

Hadiri Pelantikan Badan Pengurus Daerah HIPMI Lampung, Danrem 043/Gatam Ajak Pengusaha Muda Kembangkan Potensi Daerah

Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., pada hari Kamis malam (24/4/2025) menghadiri pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung Masa Bakti 2025-2028, di Mahan Agung, Jl. dr. Susilo, Teluk Betung, Bandar Lampung.*

Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Dirkrimsus Polda Lampung, Kabag Ops Binda Lampung, Bupati Lampung Selatan, Bupati Pringsewu, Wakil Wali Kota Metro, serta sejumlah pejabat penting lainnya termasuk Ketua Umum dan Sekjen BPP HIPMI.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., menekankan bahwa HIPMI merupakan organisasi yang strategis bagi para pengusaha muda dan representasi masa depan Indonesia. Ia menyatakan, “HIPMI adalah kumpulan anak muda yang telah, sedang, dan akan terus menciptakan nilai. Ini adalah kader-kader terbaik yang kita dukung penuh, karena pengusaha muda bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah.”

Gubernur juga mengajak HIPMI untuk aktif di tengah masyarakat dengan memberikan solusi dan membuka usaha. Ia optimis bahwa dalam tiga hingga empat tahun ke depan, para pengusaha muda akan meraih kesuksesan di berbagai sektor.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus BPD HIPMI Lampung yang baru dilantik dan menyatakan dukungan penuh dari pemerintah Provinsi Lampung untuk langkah-langkah strategis HIPMI ke depan.

Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., juga menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus BPD HIPMI Lampung. “Semoga saudara-saudara dapat menjalankan amanah dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab. Kuatkan komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik di organisasi serta lahirkan program-program cemerlang,” tuturnya.

Danrem juga mendorong para pengusaha muda di Provinsi Lampung untuk menggali dan mengembangkan potensi daerah di berbagai sektor seperti pertanian, perkebunan, perikanan, kuliner, fashion, dan ekonomi kreatif.

“Melalui momentum ini kami berharap BPD HIPMI Lampung dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dengan lintas sektor untuk mengembangkan ekonomi di Provinsi Lampung yang kita cintai,” harapnya. (susan)