Berita Indonesia dan Internasional Terkini
Tim PKM-RE Unila Kembangkan Edible Film dari Limbah Kedelai dan Lada Hitam untuk Cegah Stunting Anak
Lampung – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Lampung (Unila) menciptakan inovasi teknologi pangan…
Nyaris Menyerah Karena Biaya, Maba Unila Buktikan Anak Desa Bisa Kuliah
LAMPUNG – Tekad dan doa menjadi bekal utama bagi Wahyu Priandana mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila)…
Pemprov Lampung Kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Provinsi Lampung Tahun 2025 yang akan Bertugas pada Upacara HUT RI ke- 80
LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Lampung Tahun 2025 yang…
Polres Way Kanan Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan 3 Ton Beras Subsidi untuk Warga
WAY KANAN – Dalam rangka menekan angka inflasi sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, Polres Way Kanan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Kopri Pemkab Way Kanan.
Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama Polres Way Kanan dengan Bulog Cabang Lampung Utara serta dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan. Dalam kesempatan tersebut, didistribusikan beras subsidi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 3.000 kilogram kepada warga.
Kapolres Way Kanan AKBP Adanan Mangopang, melalui Wakapolres Kompol Iwan Setiawan, mengatakan bahwa GPM merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang diinisiasi Pemerintah, khususnya Presiden RI. Program ini bertujuan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau di tengah dinamika ekonomi yang terjadi.
“Sejak beberapa hari terakhir, Polres Way Kanan telah menyalurkan total 8 ton beras subsidi SPHP melalui kegiatan GPM. Hari ini berlangsung di Lapangan Kopri, sebelumnya sudah digelar di Pasar Km 2 Blambangan Umpu dan Polsek Baradatu,” jelas Iwan.
Ia menambahkan, antusiasme warga dalam kegiatan ini sangat tinggi dan penyaluran berjalan lancar.
[Agus]
Rayakan HUT ke-80 RI, Lapas Kotaagung Gelar Bakti Sosial untuk Warga Sekitar
KOTAAGUNG – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung menggelar bakti sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar, Jumat (15/8/2025).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kalapas Kotaagung, Andi Gunawan, bersama jajaran pejabat manajerial dan staf, menyasar warga kurang mampu di sekitar Lapas. Sebanyak 80 paket bantuan sembako dibagikan, berisi beras, teh, gula, dan minyak goreng.
Kalapas Andi Gunawan menjelaskan, bakti sosial ini merupakan bentuk komitmen Lapas untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, terlebih pada momen bersejarah peringatan kemerdekaan.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi besar Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan mendukung 13 Program Akselerasi yang dicanangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto,” ujarnya.
Ia menegaskan, Lapas tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki peran sosial dalam mendukung pembangunan masyarakat, termasuk memberikan perhatian khusus kepada para pelajar di wilayah sekitar.
[Khoiri]
98 Pesilat Lampung Ikuti Seleksi PON Bela Diri
Bandarlampung | Sebanyak 98 pesilat dari 15 Kabupaten/Kota dan Pencak Silat Militer (PSM), ikuti Invitasi Pencak Silat Lampung 2025 sekaligus sebagai ajang seleksi PON Bela Diri, di Padepokan IPSI Lampung di Bandarlampung, Jumat (15/8/2025).
Menurut Sekretaris Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Lampung Riagus Ria, Invitasi sebagai ajang seleksi untuk persiapan Lampung menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri di Kudus Jawa Tengah Oktober mendatang.
“Untuk pencak silat ada kuota 10 atlet, di PON Bela Diri Oktober mendatang. Jadi kami berharap bisa menyeleksi atlet dengan baik, sehingga yang terbaiklah wakil Lampung,” kata Riagus.
Pada seleksi kali ini sebanyak 98 pesilat, bersaing untuk menjadi wakil dari Lampung. Invitasi (Seleksi) akan berlangsung selama 4 hari, Jumat – Senin (15-18 Agustus), dengan memainkan kurang lebih 82 partai sampai final.
“Untuk seleksi kami akan mengambil 16 pesilat, yaitu 10 putra dan 16 putri. Nanti yang terbaik hasil dari tes fisik, akan diambil 10 pesilat yangbterdiri dari putra dan putri. Kami belum tau berapa putra dan berapa putri. Yang terbaik dia mewakili Lampung,” tambah Riagus.
98 pesilat yang ambil bagian dalam seleksi kali ini berasal dari Kota Bandarlampung 16 atlet 6 putra 10 putri, Lampung Barat 6 putra, Lampung Selatan (8 atlet) 7 putra 1 putri, Lampung Tengah 1 putra, Lampung Timur 1 putra, Lampung Utara (4) 3 putra 1 putri, Mesuji 1 putra, Kota Metro 6 atlet 5 putra 1 putri, Pesawaran 11 atlet 10 putra 1 putri, Pesisir Barat 4 putra, Pringsewu 15 atlet 13 putra 2 putri, Tanggamus 11 atlet 10 putra 1 putri, Tulang Bawang 3 putra, Tulang Bawang Barat 1 putra 1 putri, Way Kanan 5 putra dan Pencak Silat Militer (PSM) 4 putra.
“Kami ingin yang terbaik, untuk itu kami turunkan wasit juri yang terbaik. Mereka memiliki lisensi nasional bahkan internasional,” pungkas Riagus. | (Red).
LBH-KIS dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Teken MoU Penyuluhan Hukum Kesehatan di 15 Kabupaten/Kota
BANDAR LAMPUNG – Lembaga Bantuan Hukum Kesehatan Indonesia Sejahtera (LBH-KIS) bersama Dinas Kesehatan Provinsi Lampung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait penyuluhan hukum kesehatan di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, Jumat (15/08/2025).
Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Umum LBH-KIS, Febrian Willy Atmaja, S.H., M.H., didampingi Dewan Pembina Irjen Pol (Purn) Dr. H. Ike Edwin, S.I.K., S.H., M.H., M.M., serta Dewan Pakar Deden S. Pramana, S.E., S.H., bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr. Edwin Rusli, M.KM.
Kerja sama ini meliputi penyuluhan Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 3 Tahun 2025 dan Undang-Undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023 kepada tenaga medis, tenaga kesehatan, dan penunjang fasilitas kesehatan di seluruh Lampung.
Menurut Willy, LBH-KIS merupakan satu-satunya lembaga lex specialis di Indonesia yang fokus memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat yang berprofesi di bidang kesehatan. Layanan pendampingan mencakup dokter, bidan, perawat, apoteker, apotek, klinik, klinik kecantikan, rumah sakit, hingga penyedia alat kesehatan.
“LBH-KIS hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan, agar mereka bisa fokus menjalankan tugasnya,” ujar Willy.
Ia menambahkan, perlindungan hukum bagi tenaga medis dan kesehatan telah diatur dalam Pasal 721 huruf a dan Pasal 723 ayat (1) huruf b PP No. 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan. Aturan tersebut mewajibkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan memberikan perlindungan hukum bagi tenaga medis dan kesehatan yang menghadapi permasalahan hukum.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr. Edwin Rusli, menyambut baik kerja sama ini dan mengajak seluruh tenaga medis dan kesehatan di Lampung untuk bergabung di LBH-KIS sebagai langkah preventif atau pencegahan permasalahan hukum.
Sementara itu, Dang Ike Edwin menegaskan bahwa langkah baik untuk Indonesia dimulai dari Lampung. Ia juga berharap dukungan penuh dari Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung untuk memfasilitasi kegiatan penyuluhan hukum kesehatan di tingkat kabupaten/kota.
Way Kanan Peringati Hari Pramuka ke-64, Sekda Machiavelli Tekankan Pentingnya Ketahanan Bangsa
WAY KANAN — Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., menjadi Pembina Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tingkat Kabupaten Way Kanan yang digelar di Lapangan Sriwijaya, Kecamatan Baradatu, Kamis (14/8/2025).
Membacakan sambutan Bupati Ayu Asalasiyah, S.Ked., Sekda Machiavelli menekankan bahwa tema peringatan tahun ini, “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, harus menjadi tekad bersama untuk memperkuat jati diri Pramuka sebagai insan Pancasila. Pramuka diharapkan menjadi garda terdepan menjaga keutuhan NKRI serta memegang teguh Pancasila, UUD 1945, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
“Tantangan bangsa kini semakin kompleks, mulai dari arus digitalisasi global, disrupsi teknologi informasi, hingga ancaman sosial seperti judi online, bullying, narkoba, tawuran pelajar, pornografi, dan masuknya budaya asing yang mengikis gotong royong serta nasionalisme generasi muda,” ujar Machiavelli.
Ia menegaskan, Gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan. Pramuka, kata dia, memberikan pendidikan life skill, soft skill, hard skill, serta penguatan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik (SESOSIF).
Di era globalisasi, lanjutnya, Pramuka perlu meningkatkan keterampilan teknologi informasi, menyebarkan konten positif, serta menangkal hoaks dan disinformasi, sejalan dengan Asta Cita pembangunan nasional. Langkah ini menjadi kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045 dengan membentuk SDM unggul berkarakter kuat.
“Saya mengajak seluruh komponen bangsa, termasuk orang tua, mitra kerja, pelaku usaha, dan seluruh stakeholder pendidikan, untuk bersinergi membangun generasi muda yang berdaya saing, siap memimpin, dan mandiri. Jadikan Gerakan Pramuka sebagai pilar kekuatan bangsa,” tegasnya.
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh pihak yang mendukung Gerakan Pramuka, mulai dari pengurus gugus depan hingga dunia usaha. Acara ini turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Dhelya Machiavelli, para staf ahli bupati, kepala OPD, camat Baradatu, dan Plt Ketua Tim Penggerak PKK.
[Agus]