Berita Indonesia dan Internasional Terkini

Musda XI Golkar Lampura Aklamasi Arnando Ferdiansyah, Bidik 8 Kursi DPRD di 2029

LAMPUNG UTARA – Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Utara (Lampura) resmi menetapkan Arnando Ferdiansyah sebagai Ketua DPD Partai Golkar Lampura secara aklamasi. Penetapan tersebut menjadi titik awal konsolidasi besar partai dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang.

Kegiatan yang digelar di Balai Pusiban Agung, Kotabumi, itu turut dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Lampung. Dalam kesempatan tersebut, pengurus provinsi memasang target peningkatan perolehan kursi legislatif bagi Golkar Lampura, dari lima kursi pada Pemilu 2024 menjadi minimal delapan kursi pada Pemilu 2029.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Razak, menegaskan pentingnya soliditas internal sebagai kunci menghadapi kontestasi politik ke depan. Menurutnya, Golkar Lampura harus bertransformasi menjadi mesin pemenangan yang terstruktur dan efektif.

“Golkar Kabupaten Lampung Utara harus menjadi mesin pemenangan Partai Golkar yang solid menuju 2029,” ujar Hanan dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa konsolidasi tidak hanya menyangkut pembenahan struktur organisasi, tetapi juga penyamaan visi, arah perjuangan, dan langkah politik seluruh kader. Dengan begitu, partai diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab berbagai persoalan publik.

Selain penguatan internal, Hanan juga mendorong jajaran Golkar Lampura untuk terus melakukan evaluasi serta memperluas komunikasi politik dengan berbagai elemen masyarakat. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat posisi partai di daerah.

“Pada Pemilu 2024 Golkar memperoleh lima kursi. Dengan konsolidasi yang ketat dan terus hadir membantu masyarakat, saya minta ke depan kursinya minimal menjadi delapan,” tegasnya.

Ketua DPD Partai Golkar Lampura terpilih, Arnando Ferdiansyah, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah partai sekaligus memenuhi target yang telah ditetapkan. Ia menegaskan akan mengikuti arahan pimpinan partai serta memperkuat kerja-kerja organisasi di semua tingkatan.

“Saya harus mengikuti arahan pimpinan,” kata Arnando singkat.

Arnando menilai kombinasi kepengurusan yang melibatkan kader senior dan generasi muda menjadi kekuatan strategis bagi Golkar Lampura. Perpaduan pengalaman dan energi baru diyakini mampu memperluas dukungan masyarakat.

“Saya akan merapatkan barisan dengan seluruh stakeholder. Dengan komposisi senior dan junior, saya yakin bisa menarik lebih banyak dukungan dan merealisasikan target minimal delapan kursi,” ujarnya.

Selain menetapkan Arnando Ferdiansyah sebagai ketua, forum Musda XI juga menunjuk Sofyan sebagai Sekretaris dan Muhammad Rizani sebagai Bendahara DPD Partai Golkar Lampung Utara.

Unila Terima Kunjungan Pendidikan SMA IT Baitul Muslim Lamtim

Lampung – Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan pendidikan SMA IT Baitul Muslim Lampung Timur dalam rangka…

Lampung Selatan Raih UHC Award 2026, Komitmen Jaminan Kesehatan Masyarakat Diapresiasi

Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, daerah ini meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Pratama, sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, dalam acara Penganugerahan UHC Award 2026 yang dirangkaikan dengan Deklarasi dan Pencanangan UHC di Ballroom JIEXPO Convention Centre and Theatre, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

UHC Award diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil memperluas cakupan perlindungan jaminan kesehatan penduduk, sekaligus menjaga keaktifan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui sinergi berkelanjutan dengan BPJS Kesehatan.

Kabupaten Lampung Selatan tercatat sebagai salah satu dari empat daerah di Provinsi Lampung yang menerima penghargaan tersebut, bersama Kota Metro, Kabupaten Pesisir Barat, dan Kabupaten Lampung Utara.

Lampung Selatan Raih UHC Award 2026, Komitmen Jaminan Kesehatan Masyarakat Diapresiasi

Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

“Alhamdulillah, Kabupaten Lampung Selatan kembali mendapatkan penghargaan UHC Award 2026. Ini merupakan apresiasi dari pemerintah pusat atas komitmen kami dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Syaiful.

Ia menambahkan, tingkat perlindungan jaminan kesehatan di Kabupaten Lampung Selatan kini telah menjangkau hampir seluruh penduduk.

“Capaian ini menunjukkan bahwa hampir 98 persen masyarakat Lampung Selatan telah tercakup dalam jaminan kesehatan. Ke depan, komitmen ini akan terus kami jaga agar pelayanan kesehatan semakin merata, berkualitas, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pemkab Lampung Selatan menilai penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus memperkuat sistem jaminan kesehatan daerah, meningkatkan keaktifan peserta JKN, serta memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang adil dan mudah diakses.

Melalui capaian tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya menghadirkan kebijakan di sektor kesehatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Ancaman Siber Kian Nyata, ADIGSI Ingatkan Bahaya Deepfake dan Voice Copy di Era AI

Ketua Umum Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI), Firlie Ganinduto, mengingatkan bahwa ancaman kejahatan siber…

Unila Terima Kunjungan Pendidikan Ponpes Shuffah Hizbulloh dan Madrasah Al- Fatah Lampung

Lampung – Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan pendidikan Pondok Pesantren Shuffah Hizbulloh dan Madrasah Al- Fatah…

Wagub Jihan Dorong Keberlanjutan Hilirisasi Kakao Lewat Kolaborasi Pemprov Lampung, PT Olam dan P4F

Lampung – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bertemu dengan PT Olam Indonesia dan Partnerships for Forest…

Pangdam XXI/Radin Inten Pimpin Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M

Lampung – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), memimpin kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung khidmat di Masjid Al-Ikhlas Makodam XXI/Radin Inten, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan peringatan Isra Mi’raj tersebut diikuti oleh para pejabat utama Kodam XXI/Radin Inten, prajurit TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang mengulas makna dan hikmah peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai landasan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan disiplin, serta membentuk akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pelaksanaan tugas sebagai prajurit TNI.

“Nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj harus dapat diimplementasikan dalam setiap bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus menjadi pedoman dalam menjaga soliditas dan profesionalisme prajurit Kodam XXI/Radin Inten,” ujar Pangdam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh prajurit dan keluarga besar Kodam XXI/Radin Inten semakin memperkokoh keimanan dan ketakwaan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan pengabdian yang tulus dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab.

Anggaran Terbatas Dari Pemerintah Pusat Menjadi Tantangan Serius Bagi Pemerintah Kota Metro

Metro | Keterbatasan anggaran akibat pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat menjadi tantangan serius bagi Pemerintah Kota Metro.

Meski demikian, Pemkot Metro menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat melalui kreativitas serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

Wakil Walikota Metro Rafieq Adi Pradana mengungkapkan, bahwa pemerintah tidak boleh kalah kreatif meski anggaran terbatas.

“Oleh karena itu, Pemkot Metro akan menjalin kerja sama dengan pihak swasta maupun pemerintah pusat, baik di dalam maupun di luar Kota Metro, agar kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tetap berjalan,” ungkap Rafieq, saat Musrenbang di Aula Kecamatan Metro Selatan, Selasa (27/01/2026).

Selain itu, Rafieq menjelaskan, bahwa dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), pemerintah tetap memprioritaskan sejumlah titik pembangunan yang telah direncanakan.

Namun, berbagai masukan tambahan dari masyarakat tetap akan ditampung dan diupayakan realisasinya pada tahun anggaran 2027.

Rafieq menambahkan, Pemkot Metro juga terus mendorong pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat. Saat ini, beberapa titik pembangunan telah ditetapkan oleh kementerian terkait.

“Pemerintah menargetkan pembangunan KDMP dapat terwujud di seluruh 22 kelurahan di Kota Metro Supaya bisa mendorong kebutuhan perekonomian masyarakat,” jelas Rafieq.

Rafieq menjelaskan, bahwa di Kelurahan Rejomulyo pembangunan belum dimulai, namun lahan telah dipastikan siap.

Sementara, pembangunan di Kelurahan Purwoasri sudah memasuki tahap pembangunan pondasi, sedangkan di Kelurahan Yosomulyo masih dalam tahap pengecekan lanjutan.

Rafieq menegaskan, bahwa pembangunan KDMP menjadi prioritas yang harus segera diselesaikan. Untuk kelurahan lainnya, pemerintah masih mencari lahan seluas 1.000 meter persegi yang menjadi syarat pembangunan, namun upaya pencarian terus dilakukan agar seluruh target dapat tercapai.

Di tempat yang sama, anggota DPRD Kota Metro, Hadi Kurniadi menyampaikan, bahwa persoalan fiskal saat ini tidak hanya dialami Kota Metro, tetapi juga hampir seluruh kabupaten/kota dan provinsi akibat pemotongan dana transfer pusat.

Hadi Kurniadi menilai, bahwa pemerintah daerah harus aktif dan kreatif dalam mengakses berbagai program dari pemerintah pusat.

Menurut Hadi, DPRD Kota Metro melalui fraksi-fraksi yang memiliki perwakilan di DPR RI dapat mendorong pengusulan program-program kementerian yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Langkah tersebut dinilai cukup konkret dan realistis untuk dilakukan dalam waktu dekat, mengingat mekanisme penganggaran yang ada.

“Pemerintah pusat pada prinsipnya cukup responsif terhadap proposal dan usulan daerah, seperti halnya akses Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperoleh melalui jejaring di tingkat pusat,”ucap Hadi.| (Rio).

Lampung Resmi Jadi Lokasi National Cassava Center

Lampung – Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai lokasi National Cassava Center atau Pusat Singkong Nasional. Kesepakatan…

Ketua DPRD Lampung: Penggabungan Wilayah Dorong Pembangunan Kawasan Kota Baru

Lampung – Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar menyebut, rencana penggabungan delapan desa di Kecamatan…