Berita Indonesia dan Internasional Terkini

Danrem 043/Gatam Dampingi Pj. Gubernur Lampung Resmikan Pasar Natar Dan Pembukaan TOP Natar

LAMPUNG – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., mendampingi Pj. Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd., Jum’at (15/11/2024) meresmikan Pasar Natar dan Pembukaan Toko Operasi Pasar (TOP) Natar Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan dan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia DR. (H.C) Zulkifli Hasan, S.E., M.M.

Pj. Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd., menyampaikan pembangunan Pasar Natar tidak akan terwujud tanpa dukungan dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia dan Kementerian Perdagangan yang saat itu Menterinya Bapak Zulkifli Hasan, proyek ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Lampung sebagai daerah yang lebih berdaya saing terutama di sektor perdagangan dan UMKM.

“Dengan desain pasar yang lebih modern dan tertata, Pasar Natar ini diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi yang efektif, kita lihat pasarnya megah, sepertinya ini pasar yang terbaik di Provinsi Lampung, dibandingkan dengan yang sudah kita resmikan ini yang paling baik, mengawali Kabinet Merah Putih pasar terbaik yang dibangun pemerintah Provinsi Lampung,“ tuturnya.

Selanjutnya Pj. Gubernur Lampung menyampaikan, Provinsi Lampung fokus dalam pengendalian inflasi harga-harga kebutuhan pokok khususnya di Pasar Natar, “Mohon izin Bapak Menko dari Provinsi Lampung membuka Toko Operasi Pasar atau disingkat dengan TOP, yang menjual harga bahan pokok yang sesuai dengan harga eceran tertinggi bahkan di bawah pasar, ini nantinya akan menjadi pengendali inflasi pada saat terjadi harga tinggi.“

“Saya juga mengajak kepada seluruh pedagang dan masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang sudah kita bangun bersama ini, agar tetap dalam kondisi baik nyaman untuk semua pihak, dengan diresmikannya Pasar Natar ini saya berharap semakin berdaya saing, menjadi pusat ekonomi rakyat, yang mendorong kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Natar umumnya di Kabupaten Lampung Selatan dan Provinsi Lampung,“ tutupnya.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Irjen Kementerian Perdagangan RI, Plt. Bupati Lampung Selatan, Staf Ahli Menteri PU bidang Ekonomi dan Investasi, Direktur Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya, Dirjen PDN Kemendag, Komisi V DPR RI, Palaksa Lanal Lampung, Dandim 0421/LS, Kapolres Lampung Selatan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Kepala Perum Bulog Kanwil Lampung, Danramil 421-06/Natar dan anggota Forkopimda Provinsi Lampung. (Susan)

Pria di Deli Serdang Tergeletak di Jalan: Berlumuran Darah, Diduga Korban Begal

SUMUT – Pria bernama Perlu Gunawan Hulu (29 tahun) ditemukan tergeletak dengan kondisi berlumuran darah di…

Ahli Psikiatri RSCM: Judi Online Sebabkan Kerusakan Otak

JAKARTA – Dari Januari-Oktober 2024, ada 126 pasien rawat jalan dan 46 pasien rawat inap di…

Pemerintah Kota Bandarlampung Akan Terapkan Sekolah Ramah Sampah

Bandarlampung – Pemerintah Kota Bandarlampung berkomitmen untuk segera menerapkan konsep sekolah ramah sampah di lingkungan pendidikan kota ini, dengan mengusung prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).

Pelaksana Tugas Asisten III Pemkot Bandarlampung, Ahmad Husna, menyatakan bahwa sekolah ramah sampah dapat menjadi langkah nyata dari lingkungan pendidikan yang dapat ditularkan ke keluarga siswa.

“Diharapkan, para siswa dapat membawa kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah ke rumah mereka dan berbagi informasi kepada keluarga,” katanya pada Jumat di Bandarlampung.

Ahmad Husna menambahkan, pemilahan sampah dengan metode 3R di sekolah diharapkan dapat mengurangi limbah hingga 45 persen. “Dengan memilah sampah menjadi organik dan nonorganik, sekolah dapat mengelola sampah dengan cara yang lebih ramah lingkungan.

Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, sedangkan sampah nonorganik dapat didaur ulang,” ujar Husna.

Ia juga menekankan pentingnya kesepakatan bersama dalam pengelolaan sampah di sekolah agar siswa turut serta dalam menjaga lingkungan sekitar.

Pemkot Bandarlampung bekerja sama dengan Dinas Pendidikan yang telah menunjukkan komitmennya untuk melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah di masing-masing sekolah.

“Budaya memilah sampah harus ditanamkan sejak dini, dengan berbagai kegiatan yang mendukung program sekolah ramah sampah. Ini penting agar siswa memahami peran mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan,” jelas Husna.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Kota Bandarlampung, sebagai kota besar, menghasilkan sampah yang mencapai 800 hingga 1.000 ton per hari.

Dengan adanya program Sekolah Ramah Sampah, diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung.

“Kami berharap program ini dapat mendukung upaya mengurangi limbah di kota ini dan membentuk kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik,” tutupnya.

Pj. Gubernur Lampung Dampingi Menko Bidang Pangan Resmikan Pasar Natar, Dorong Penguatan Ekonomi Lokal

LAMPUNG SELATAN – Pj. Gubernur Lampung, Samsudin mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meresmikan Pasar…

Pemprov Lampung Raih Predikat Opini Kualitas Tertinggi dalam Pelayanan Publik, Naik ke Peringkat 16 Nasional

JAKARTA – Ombudsman Republik Indonesia (RI) memberikan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Opini Pengawasan Penyelenggaraan…

Geng Motor di Deli Serdang Serang Warung Kopi, Ambil Motor Warga

SUMUT – Kawanan geng motor melakukan aksi penyerangan di sebuah warung kopi di Kecamatan Deli Tua,…

Pemkot Bandar Lampung Raih Penghargaan Kepatuhan Pelayanan Publik Tertinggi

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung berhasil meraih predikat kepatuhan tertinggi dalam penyelenggaraan layanan publik.…

Dosen FEB Benchmarking ke Tokyo International University

BANDAR LAMPUNG – Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kerjasama internasional, empat dosen…

LSM BARAK Minta APH Dan Apip Soroti Kejanggalan Realisasi Belanja Pekon Kubu Perahu

Lampung Barat – Wildan Selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Advokasi Rakyat (BARAK) menyampaikan kepada Awak Media pada Kamis(14/11/2024).

Berikut yang di sampaikan Wildan Selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat Barisan Advokasi Rakyat

“Tim kami telah turun kelapangan memastikan adanya realisasi belanja Tahun Anggaran 2023 di Pekon Kubu Perahu kecamatan Balik Bukit kabupaten Lampung Barat, pada hasil Investigasi menemukan beberapa kejanggalan dalam perelesiasiannya baik Fisik ataupun Nonfisik”

Wildan mengatakan pihak telah menyingkronkan data yang ada di Akses keterbukaan adapun beberapa belanja yang menimbulkan kejanggalan berikut penyampaiannya.

“Ya pada Tahun 2023 Pemerintah Pekon (Desa) Kubu Perahu mengelola Dana Desa sebesar Rp.832.523.000 kami melihat belanja yang terdapat kejanggalan diantaranya tahap 1 merealisasikan untuk Penyelenggaraan Informasi Publik Desa (Misal : Pembuatan Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga, dll) yang menelan anggaran Rp.13.456.000

Maka satu persatu saya jelaskan terkait keterbukaan Publik tim kami menemukan pemasangan banner untuk keterbukaan Publik yang kisaran ukurannya 4×5 sementara kami mempertanyakan harga per meter dari banner tersebut dan rata rata percetakan mengatakan harga permeter 25 ribu artinya jika kita hitung sangat tidak masuk akal kemudian Belanja Komputer Rp.25.000.000.000 kami juga melihat komputer yang digunakan dengan type yang ada di kantor sangat jauh dengan harga yang telah di realisasikan.

Adapun kegiatan fisik tahap 1 yaitu belanja Sarana dan Prasarana Kebudayaan/Rumah Adat/Keagamaan Milik Desa
Rp 10.000.000,Rehabilitasi/Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebudayaan/Rumah Adat/Keagamaan Milik Desa
Rp 30.000.0000.

Operasional Pemerintah Desa
Rp 24.561.235 belanja operasional pemerintah Desa yang menelan anggaran Puluhan juta patut kami pertanyakan secara rinci kami melihat dan menduga bahwa realisasi belanja Desa tersebut terindikasi Mark Up”.

Wildan juga menyebut selain dari Tahun Anggaran 2023 tahap 1 adapun realisasi belanja tahap dan tahap 3 yang mengandung Kejanggalan.

“Pemerintah Desa Kubu Perahu juga merealisasikan untuk pada tahap di antaranya,Jalan Pemukiman/Gang (pembangunan rabat beton gang bakri taman jaya)Rp 64.279.225. Pengerjaan Fisik tahap 2 kami sudah mengambil dokumentasi terkait mirisnya kondisi fisik yang kami nilai pada saat waktu pe pengerjaan hanya di kerjakan asal jadi

Selain dari Fisik adapun yang menimbulkan Kejanggalan yaitu Poster/Baliho/Lainnya atas ke masyarakat Informasi APBDes, LPJ, dan lainnya yang menelan anggaran Rp 32.456.000.

Adapun kegiatan di tahap 3 yang di antaranya (pipanisasi, dll)
Sambungan Air Bersih ke Rumah Tangga (pipanisasi, dll) (Pipanisasi pengairan air bersih pemangku III Kampung Baru 2)
Rp 15.725.000,Sambungan Air Bersih ke Rumah Tangga (pipanisasi, dll) (Pipanisasi pengairan air bersih gedung serba guna (GSG) Pemangku I Kubu Perahu Rp.2.049.000,Sambungan Air Bersih ke Rumah Tangga (pipanisasi, dll) (Pipanisasi pengairan air bersih pemangku III Kampung Baru 1 Rp.18.130.000,Sumber Air Bersih Milik Desa (Mata Air/Tandon Penampungan Air Hujan/Sumur Bor, dll) (Pembangunan sumur PAM 1 Kampung Baru)
Rp 14.791.000,Sumber Air Bersih Milik Desa (Mata Air/Tandon Penampungan Air Hujan/Sumur Bor, dll) (Pembangunan sumur PAM 2 Kampung Baru)
Rp 11.937.000,Sumber Air Bersih Milik Desa (Mata Air/Tandon Penampungan Air Hujan/Sumur Bor, dll) (Pembangunan sumur PAM 3 Kampung Baru)
Rp 15.399.000,Sumber Air Bersih Milik Desa (Mata Air/Tandon Penampungan Air Hujan/Sumur Bor, dll) (Pembangunan sumur umum pemangku IV Taman Indah)
Rp 32.670.000

Wildan menyebut dari belanja Tahun Anggaran 2023 yang di sebut diatas terindikasi adanya penyimpangan prosedur teknis dan adanya praktek Mark up pihak menunggu klarifikasi dari Pemerintah Desa dan akan segera melaporkan Baik kepada Aparat Penegak Hukum Ataupun APIP menindaklanjuti dugaan Penyelewengan Dana Desa di Pekon Kubu Perahu kecamatan Balik Bukit kabupaten Lampung Barat. [Aris]