Hari Pelanggan Nasional, PLN Hadirkan Sambungan Listrik Gratis untuk 600 Keluarga Prasejahtera di Lampung

Bandar Lampung – Menyambut Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menghadirkan “kado istimewa” berupa sambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Light Up The Dream (LUTD) yang sejak 2020 telah menjadi wujud nyata kepedulian sosial PLN dalam pemerataan akses energi.

Pada edisi Agustus 2025, LUTD mengusung tema “Terangi Negeri, Wujudkan Indonesia Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Ribuan rumah tangga prasejahtera di seluruh Indonesia merasakan manfaat listrik baru berkat donasi sukarela pegawai PLN. Di Lampung sendiri, sebanyak 600 keluarga telah mendapatkan sambungan listrik gratis selama lima tahun terakhir.

Puncak kegiatan LUTD di Lampung dipimpin langsung General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, melalui penyalaan serentak bersama jajaran Direksi PLN secara virtual. Penyalaan simbolis dilakukan di rumah Ibu Neng Dea Kartika, warga Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, yang kini resmi menikmati listrik PLN.

“Program Light Up The Dream adalah wujud nyata kepedulian insan PLN untuk menghadirkan energi berkeadilan. Kehadiran listrik bukan hanya untuk penerangan, tetapi juga mendukung pendidikan, aktivitas rumah tangga, hingga kegiatan ekonomi produktif,” ujar Rizky.

Kebahagiaan dirasakan keluarga penerima manfaat. “Alhamdulillah, akhirnya rumah kami terang. Anak-anak bisa belajar lebih nyaman, dan aktivitas sehari-hari lebih mudah. Terima kasih PLN, semoga semakin maju dan terus membantu masyarakat,” ungkap Neng Dea Kartika.

Sejak diluncurkan tahun 2020, program LUTD telah menyalurkan listrik gratis untuk lebih dari 600 keluarga di Lampung dan 37.088 keluarga secara nasional. PLN menegaskan bahwa listrik adalah hak seluruh rakyat Indonesia dan berkomitmen untuk terus memperluas program ini.

Dengan semangat kebersamaan, PLN UID Lampung menghadirkan kado terbaik menjelang Hari Pelanggan Nasional: listrik untuk kehidupan yang lebih baik, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia maju dan sejahtera.

LSI Denny JA: Sufmi Dasco Ahmad Jadi “Juru Selamat” dari Amarah Publik

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dinilai mampu menjadi “juru selamat” dari berbagai gejolak publik atas kebijakan strategis yang menuai protes besar.

Penilaian itu disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (26/8/2025).
“Tidak semua elit politik memiliki sensitivitas tinggi dalam merespon kebijakan publik yang menimbulkan protes. Dasco adalah salah satu yang berbeda,” kata Toto.

Menurut Toto, Dasco dikenal memiliki kemampuan improvisasi dan respon cepat terhadap isu-isu sensitif. Salah satunya saat muncul tuntutan pembubaran DPR RI, ia segera memberi pernyataan menenangkan publik. Dasco menegaskan, tunjangan perumahan anggota DPR sebesar Rp50 juta per bulan hanya berlaku sampai Oktober 2026.

Langkah serupa juga terlihat saat polemik Royalti Musik membuat para pengusaha restoran dan hotel resah. Respon cepat Dasco disebut berhasil meredakan kegelisahan sehingga mereka kembali bebas memutar musik.

Sebelumnya, Dasco juga berperan penting dalam menengahi sejumlah isu besar, mulai dari sengketa wilayah Aceh–Sumut terkait pengelolaan empat pulau, hingga kebijakan distribusi LPG ke pengecer di tengah kelangkaan pasokan.

“Dari berbagai langkah strategis itulah, wajar bila Presiden Prabowo Subianto memberi kepercayaan lebih kepada Dasco, termasuk sebagai jembatan komunikasi antara legislatif, eksekutif, dan publik. Apalagi Dasco dikenal dekat dengan banyak tokoh aktivis,” jelas Toto.

Selain itu, Toto menilai Dasco berhasil menjalankan peran sebagai juru bicara Presiden Prabowo. Gayanya yang tenang, komunikatif, dan tidak meledak-ledak membuat publik lebih mudah menerima pesan pemerintah.
“Dasco pandai membaca psikologi publik. Jika ada sinyal kemarahan rakyat, ia cepat mengambil sikap tegas yang pro masyarakat. Efek positifnya, Presiden tetap mendapat dukungan tanpa terseret dampak negatif,” ujarnya.

Toto menambahkan, ke depan Presiden Prabowo membutuhkan lebih banyak figur seperti Dasco di lingkaran pemerintahannya. “Para menteri dan kepala daerah juga harus bisa menjadi juru bicara presiden. Jangan sampai isu strategis hanya tersisih oleh berita negatif, seperti kasus Program Makan Bergizi Gratis yang tenggelam karena kabar keracunan,” pungkasnya.

Jalan Simpang Tugu Radin Intan–Exit Tol Kalianda Diresmikan, Bupati Egi: Jangan untuk Balapan!

LAMSEL, Kalianda – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama meresmikan Jalan Ruas Simpang Tugu Radin Intan–Exit Tol Kalianda (R.077) di samping Mall Pelayanan Publik (MPP) Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Selasa sore (26/8/2025).

Jalan strategis sepanjang 1.680 meter ini diharapkan menjadi akses penting yang memperlancar konektivitas sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah. Jalur baru tersebut juga disiapkan untuk mendukung konsep Agro Eduwisata, visi daerah dalam mengembangkan potensi Lampung Selatan.

Dalam uji coba, Bupati Egi memilih cara unik: menunggangi sepeda motor menyusuri jalan mulus yang diapit ladang jagung dengan latar megah Gunung Rajabasa.

“Alhamdulillah, hari ini kita menguji coba jalan baru di sekitar MPP Kalianda. Jalannya sudah mulus, pemandangannya indah, dan sangat mendukung konsep Agro Eduwisata Lampung Selatan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar menjaga keberlangsungan pembangunan.
“Mari kita rawat bersama. Jangan digunakan untuk balap-balapan. Jalan ini untuk kepentingan bersama, bukan untuk membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pejabat daerah. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya jalan baru ini dalam strategi pembangunan Lampung Selatan.

Menutup sambutannya, Bupati Egi menyampaikan optimisme besar:
“Dengan infrastruktur yang lebih baik, Insyaallah ekonomi masyarakat berkembang, wisatawan meningkat, dan Lampung Selatan semakin maju. Bismillah, kita bisa,” katanya.

Peresmian jalan di bawah siluet Gunung Rajabasa dan gagahnya Tugu Radin Intan ini menjadi simbol lahirnya harapan baru: Lampung Selatan yang lebih terhubung, indah, dan berdaya saing.

Foto: Youtuber Cantik Asal Samarinda, Fbyana Beberkan Kriteria Pria Idamannya

JAKARTA – Nama Fbyana, seorang Youtuber cantik asal Samarinda, kerap menjadi sorotan warganet di media sosial. Selain paras ayunya, perempuan ini juga dikenal memiliki bentuk tubuh yang ideal dan kerap tampil percaya diri dalam berbagai unggahan.

Di akun media sosialnya, Fbyana identik dengan konten seputar kebugaran, traveling, eksplorasi destinasi wisata, hingga vlog santai. Tak jarang, ia tampil dengan busana ketat maupun sporty yang menonjolkan sisi femininnya.

Youtuber Cantik Asal Samarinda, Fbyana Beberkan Kriteria Pria Idamannya

Meski demikian, siapa sangka sosok yang sering dipuji banyak orang itu ternyata belum memiliki kekasih. Fbyana mengaku memiliki kriteria tersendiri dalam memilih pasangan, terutama dari segi fisik.

“Tipe cowok aku, fisik kali ya. Lebih tinggi daripada aku. Agak besar, terus ada ototnya lah,” ungkap Fbyana, dikutip dari kanal YouTube pribadinya, Selasa (13/5/2025).

Youtuber Cantik Asal Samarinda, Fbyana Beberkan Kriteria Pria Idamannya

Namun di balik popularitasnya, Fbyana juga tak menutup-nutupi pengalaman pribadinya saat didekati para pria. Menurutnya, banyak di antaranya yang datang dengan niat tidak baik.

“Sering. Yah, ngajaknya misalnya dinner, tapi dinner-nya berdua doang di hotel misalnya,” ujar Fbyana blak-blakan.

Youtuber Cantik Asal Samarinda, Fbyana Beberkan Kriteria Pria Idamannya

Meski begitu, Fbyana tetap fokus mengembangkan karier sebagai konten kreator. Ia berharap dapat terus berkarya positif sekaligus menginspirasi para pengikutnya melalui konten-konten yang ia bagikan.

[Dilansir dari fajar.co.id]

Dialog dengan Petani di Lampung Timur, Tinjau Penggilingan Padi dan Produksi Pupuk Organik

LAMTIM – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berdialog dengan petani dan meninjau lokasi penggilingan dan pengeringan…

80.000 Koperasi Desa Merah Putih Ciptakan Gotong Royong Untuk Kemandirian Ekonomi Rakyat

Lambar – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto resmi meluncurkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang…

Kolaborasi KIM, Pemerintah, dan Desa Jadi Kunci Akselerasi Transformasi Digital

LAMPUNG – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Dinas Kominfotik Provinsi Lampung menggelar Bimbingan…

117 Mahasiswa Kedokteran Ikuti Sumpah Dokter Periode III 2025

Lampung – Seratus tujuh belas mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila) melakukan prosesi pengambilan…

HUT RI Ke 80, PWI Metro Gelar Lomba Menulis Opini, Lahirkan Penulis Muda Berbakat

Metro | Dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro menyelenggarakan Ajang Lomba Menulis Opini dengan Tema “Semangat Kemerdekaan, Pelajaran Membangun Kota”.

Lomba yang diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK se-Kota Metro. Berikut adalah daftar para pemenang lomba menulis opini:

Tingkat SMP

Juara 1: Dayyana Lutfia – SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, Lampung

Juara 2: Najwa Ratu Nafisa – SMP Negeri 1 Metro

Juara 3: Anisa Rahma Fadila – SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, Lampung

Tingkat SMA/SMK

Juara 1: Almira Karina Putri – SMA Negeri 6 Metro

Juara 2: Putri Miftahul Jannah – SMA Negeri 4 Metro

Juara 3: Heri Ahmadi – SMK Idea Indonesia

Hadiah yang diberikan:
Juara 1: Rp.750.000 + Sertifikat
Juara 2: Rp.500.000 + Sertifikat
Juara 3: Rp.300.000 + Sertifikat

Ajang ini tidak hanya sekadar menjadi wadah untuk meraih juara, tetapi juga menjadi ruang ekspresi dan refleksi bagi pelajar untuk menyampaikan ide, pandangan serta harapan mereka terhadap masa depan kota.

Melalui karya tulis, peserta diajak untuk merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan, rasa cinta tanah air, merumuskan ide dan pandangan dalam pembangunan kota.

Lomba ini bukan hanya perayaan semangat kemerdekaan, tetapi juga wujud nyata bahwa pembangunan bangsa dimulai dari kesadaran kritis, kepedulian sosial, dan kontribusi pemikiran terhadap kemajuan lingkungan sekitar.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro, Rino Panduwinata menyampaikan, bahwa lomba menulis opini ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat kemerdekaan di kalangan generasi muda, sekaligus mendorong partisipasi mereka dalam pembangunan daerah melalui gagasan dan pemikiran.

“Kehadiran PWI tidak hanya sebagai organisasi profesi wartawan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendorong dan mendukung generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berpikir kritis, kreatif, dan bertanggung jawab sebagai calon pemimpin masa depan,” jelas Rino, Senin, (25/08/2025).

Rino menambahkan, agenda lomba menulis opini ini direncanakan akan menjadi kegiatan tahunan, sebagai upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan semangat literasi, mendorong budaya menulis di kalangan pelajar, serta memperkuat peran generasi muda dalam mengutarakan gagasan.

Ketua pelaksana lomba Edi Suranto mengungkapkan, PWI Kota Mengapresiasi kepada pelajar Kota Metro yang mengikuti lomba Karya Tulis tahun ini.

“Apa yang sudah mereka tulis dalam lomba ini semoga bisa mewakili keinginan pelajar lain yang belum sempat mengikuti ajang lomba karya tulis Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro. Kami juga berharap, dari ajang ini bisa menjadi penyemangat pelajar menciptakan karya dalam bentuk tulisan,”ucap Edi Suranto.

Edi Suranto menjelaskan, Dalam karya tulisan yang dibuat, banyak harapan besar yang mereka inginkan, seperti halnya pelajar yang mandiri, pelajar yang bisa memberikan kontribusi terhadap kemajuan kota. mereka juga menaruh harapan besar kepada pemerintah untuk mengedepankan pengawasan,perhatian dan dukungan terhadap dunia pendidikan di Kota Metro.

“Selain memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia, lomba karya tulis ini merupakan keinginantahuan kami (PWI), terhadap seberapa besar minat pelajar di Kota Metro dalam mengeplorasi kondisi Kota Metro melalui tulisan, dan apa harapan pelajar terhadap kemajuan Kota ini kedepan,” pungkasnya.

Dewan juri dalam lomba ini adalah Naim Emel Prahana, seorang sastrawan sekaligus alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Pada tahun 2024, Naim menerima penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia atas 40 tahun pengabdiannya di dunia sastra.

Dalam kesempatan tersebut, Naim Emel menyampaikan apresiasinya kepada para pelajar yang ikut berpartisipasi lomba menulis opini dalam menyampaikan ide dan gagasan secara kritis.

“Para pelajar yang terlibat dalam lomba ini telah menunjukkan kemampuan berpikir kritis dengan menyumbangkan gagasan berdasarkan referensi dan pengetahuan yang mereka miliki sebagai masukan untuk pembangunan Kota Metro ke depan,” jelas Naim.

Naim menambahkan, Mereka juga memahami bahwa pelajaran tidak hanya didapat di dalam kelas, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan di lingkungan sekitar

“Tinggal bagaimana ke depannya kita bersama-sama membimbing, mendukung, dan terus memberi ruang agar potensi mereka terus berkembang,” pungkas Naim. | (Rio).

Unila Gelar Pembekalan Prapurnabakti bagi Dosen dan Tendik

Lampung – Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan pembekalan bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik) calon purnabakti di…