Berita Indonesia dan Internasional Terkini

Mohammad Reza Berawi Sosperda Rembug Desa di Pamenang

Lampung – Anggota komisi 1 DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza Berawi, menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah…

Lampung Selatan Terbaik se-Provinsi Lampung, Raih Predikat “Sangat Baik” Indeks Tata Kelola Pengadaan 2025

Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi strategis di bidang tata kelola pemerintahan. Di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati Muhammad Syaiful Anwar, Lampung Selatan meraih predikat “Sangat Baik” dalam penilaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Tahun 2025, sekaligus menjadi kabupaten terbaik se-Provinsi Lampung.

Berdasarkan hasil penilaian Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia, Pemkab Lampung Selatan memperoleh skor 93,15 dengan predikat “Sangat Baik”. Nilai tersebut melampaui capaian Pemerintah Provinsi Lampung yang meraih skor 80,33 dengan predikat “Baik”, sehingga menegaskan posisi Lampung Selatan sebagai daerah dengan kinerja tata kelola pengadaan barang dan jasa terbaik di tingkat kabupaten.

Capaian tersebut tertuang dalam Surat Resmi LKPP RI Nomor 1550/D.2.1/01/2026 tertanggal 21 Januari 2026 tentang Nilai Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun 2025. ITKP merupakan salah satu indikator meso dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi Nasional.

Predikat “Sangat Baik” ini mencerminkan komitmen kuat Pemkab Lampung Selatan dalam membangun tata kelola pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, efektif, serta berorientasi pada prinsip good governance, guna mendukung efisiensi belanja daerah dan kualitas pembangunan.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Lampung Selatan, Gunawan, menjelaskan bahwa ITKP juga menjadi indikator penting dalam evaluasi Reformasi Birokrasi oleh Kementerian PAN-RB, serta bagian dari penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) area Pengadaan Barang/Jasa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Menurutnya, skor ITKP 93,15 diperoleh dari tiga indikator utama. Pertama, pemanfaatan sistem pengadaan yang meliputi SiRUP, e-Tendering, e-Purchasing (toko daring), non e-Tendering, non e-Purchasing, hingga e-Kontrak dengan skor 29,15 dari maksimal 30.

Kedua, kualifikasi dan kompetensi SDM pengadaan barang/jasa, khususnya pemenuhan Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (JF PPBJ), dengan skor 24 dari maksimal 30.

Ketiga, tingkat kematangan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) yang meraih skor sempurna 40 dari maksimal 40, atau berada pada level kematangan 9 dari 9.

Gunawan menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil peningkatan kinerja yang konsisten dalam lima tahun terakhir. Pada 2021, ITKP Lampung Selatan masih berada di angka 19,68, meningkat menjadi 39,3 pada 2022 dan 47,75 pada 2023, yang seluruhnya masih berpredikat “Kurang”.

“Pada 2024, skor melonjak signifikan menjadi 87,52 dengan predikat ‘Baik’, dan kembali meningkat pada 2025 menjadi 93,15 dengan predikat ‘Sangat Baik’,” ungkapnya.

Atas capaian tersebut, Pemkab Lampung Selatan menegaskan komitmen untuk terus melakukan evaluasi berkelanjutan, penguatan sistem, inovasi layanan, serta peningkatan kualitas SDM pengadaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang optimal dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Lebih dari 2.100 WNI Ajukan Kepulangan dari Kamboja, KBRI Phnom Penh Tingkatkan Koordinasi

Phnom Penh – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah Warga…

Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Resmi Dihentikan

Makassar – Operasi pencarian dan evakuasi pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep,…

Kejari Way Kanan dan KPKNL Metro Nilai Barang Rampasan Negara yang Telah Inkracht

Way Kanan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Way Kanan bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Metro melaksanakan penilaian terhadap barang rampasan negara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejari Way Kanan bersama tim penilai dari KPKNL Metro. Penilaian ini bertujuan untuk menentukan nilai wajar barang rampasan negara sebagai dasar pelaksanaan penjualan melalui mekanisme lelang.

Kepala Seksi PAPBB Kejari Way Kanan, Rifqi Leksono, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan terhadap 13 unit barang rampasan dengan berbagai jenis, terdiri atas kendaraan roda empat, satu unit kendaraan roda dua, serta sejumlah telepon genggam dari berbagai merek.

“Seluruh barang rampasan tersebut berasal dari 11 putusan Pengadilan Negeri Blambangan Umpu yang telah berkekuatan hukum tetap,” ujar Rifqi.

Ia menambahkan, penilaian merupakan bagian penting dalam proses pengelolaan barang rampasan negara guna menjamin pelaksanaan penjualan yang transparan dan akuntabel.

“Penilaian ini dilaksanakan berdasarkan Surat Permohonan Kejaksaan Negeri Way Kanan Nomor B-84/L.8.17/Bpak/01/2026 tentang permohonan bantuan penilaian barang rampasan negara yang telah inkracht,” jelasnya.

Menindaklanjuti permohonan tersebut, KPKNL Metro menerbitkan Surat Nomor S-95/KNL.0503/2026 tertanggal 21 Januari 2026 yang mengatur pelaksanaan survei lapangan serta koordinasi penilaian. Selain itu, KPKNL Metro juga mengeluarkan Surat Tugas Nomor ST-92/KNL.0503/2026 sebagai dasar pelaksanaan penilaian barang rampasan di Kejaksaan Negeri Way Kanan.

“Sinergi dengan KPKNL Metro memastikan proses penilaian dilakukan secara profesional. Langkah ini diharapkan dapat mendukung optimalisasi pemulihan aset negara,” pungkas Rifqi.
(Agus)

Petenis Yunior Andalan Lampung M. Azka Pradita Pasha Ikuti Seleksi Nasional KU 14

Metro | Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) memanggil sejumlah petenis yunior KU 14, guna mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas), mulai tanggal 26 Januari sampai dengan 2 Febuari 2026, di Lapangan Tenis Kapten Muslihat GOR Pakansari Kabupaten Bogor.

Berdasarkan surat PP PELTI Nomor 40/B.PP.Pelti/I/2026 tertanggal 21 Januari 2026, yang ditandatangai oleh Sekretaris Jendral PP PELTI Andi Fajar Asti, ada Enam belas pemain yang diundang, dan dua Cadangan.

Salah satu petenis yunior andalan Lampung, M. Azka Pradita Pasha, turut juga dipanggil dan akan bertolak ke Bogor.

Dikatakan Rudi Ws orangtua sekaligus pelatih Azka, yang berasal dari Kota Metro, Azka sudah tidak sabar untuk berlaga di ajang seleknas tersebut dan optimistis bisa mengatasi atmosfer pertandingan di seleknas.

“Persiapan sudah dilakukan, saya optimistis Azka bisa lolos seleksi nasional sehingga membela Indonesia di ajang ITF Asia 14 & Under Development Championship (SA, SEA,EA) pada tanggal 3 – 13 Febuari 2026 di Cambodia dan bisa membanggakan Lampung khususnya Kota Metro,” ucap Rudi, via telpon seluler, Jumat (23/1/2026).

Lebih lanjut, Rudi juga menjelaskan bahwasanya moral bertanding telah mengalami peningkatan, apalagi Azka juga sekarang sedang menimba ilmu tenisnya di Club tenis Zetec Serang (Coach Zaenal).

“Terpenting yakin dan berusaha sekuat tenaga, mohon doanya. Terutama dengan harapan dukungan dari Pelti dan KONI Lampung, karena ini sudah membawa nama Lampung,” pungkas Rudi.

Berikut nama-nama 16 petenis yunior yang ikut seleksi nasional untuk ITF Asia 14 & Under Development Championship (SA, SEA,EA) pada tanggal 3 – 13 Febuari 2026 di Cambodia :

Wali Kota Eva Dwiana Ajak Pelajar Bandar Lampung Jauhi Narkoba, Kekerasan, dan Judi Online

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengajak seluruh pelajar di Kota Bandar Lampung…

Bunda Literasi Lampung Buka Big Event “Out of the Boox” Gudang Buku Keliling 2026

Lampung – Bunda Literasi Provinsi Lampung Batin Purnama Wulan Sari Mirza membuka Big Event “Out of…

Kominfotik–PPPA Provinsi Lampung Sinergikan Penguatan PUSPAGA

LAMPUNG – Dinas Kominfotik Provinsi Lampung menerima kunjungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung…

Wali Kota Bandar Lampung Lepas 70 Santri Ikuti Musabaqah Kutubut Turats Tingkat Provinsi

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum,…