Lompat ke konten
Selamat Membaca 200 Koperasi Mati Suri di Bandar Lampung, Pemkot Fokus Perkuat UMKM dan Koperasi Aktif

200 Koperasi Mati Suri di Bandar Lampung, Pemkot Fokus Perkuat UMKM dan Koperasi Aktif

BANDAR LAMPUNG – Sekitar 200 koperasi di Kota Bandar Lampung tercatat tidak aktif, berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM setempat.

Dari sekitar 500 koperasi yang pernah terdaftar, saat ini hanya 316 koperasi yang masih aktif beroperasi.

Kepala Diskop UKM Bandar Lampung Riana Apriana mengatakan koperasi yang tidak aktif umumnya tidak lagi menjalankan kegiatan usaha serta tidak melaksanakan rapat anggota tahunan.

Fokus Penguatan UMKM

Selain membina koperasi aktif, pemerintah kota juga terus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Salah satu program yang dijalankan adalah bantuan kemasan produk gratis bagi pelaku UMKM.

Program ini bahkan pernah digratiskan bagi 39 UMKM tercepat yang mendaftar.

“Tujuannya agar UMKM pemula memiliki kemasan yang menarik sehingga nilai jual produk mereka meningkat,” jelas Riana.

Pesanan Kemasan Fleksibel

Berbeda dengan beberapa daerah lain seperti Jogjakarta atau Bandung yang mensyaratkan minimal produksi kemasan hingga ribuan unit, di Bandar Lampung pelaku UMKM diperbolehkan memesan mulai dari 50 pcs.

Hingga saat ini, 51 pelaku UMKM telah memanfaatkan program tersebut. [Y]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *