Lompat ke konten
Selamat Membaca Halalbihalal Lamban Rakyat Jadi Berkah UMKM, Dagangan Ludes Diborong Bupati Egi

Halalbihalal Lamban Rakyat Jadi Berkah UMKM, Dagangan Ludes Diborong Bupati Egi

Lampung Selatan – Kegiatan halalbihalal yang digelar di Lamban Rakyat, Sabtu (21/6/2026), tak hanya menghadirkan suasana silaturahmi, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi pelaku UMKM.

Dalam momen tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memborong dagangan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

UMKM Untung Besar, Dagangan Ludes Seketika

Langkah tersebut memberikan dampak langsung bagi para pedagang. Dagangan yang biasanya membutuhkan waktu berhari-hari untuk habis, kali ini ludes hanya dalam hitungan jam.

Kiki, salah satu pedagang pempek, mengaku terkejut dengan tingginya penjualan.

“Biasanya bisa habis berhari-hari, tapi hari ini langsung habis. Sangat membantu kami,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Mama Omam, pedagang siomay, yang dagangannya juga habis dalam waktu singkat.

“Biasanya sampai sore, ini cepat sekali habis. Terima kasih Pak Egi,” katanya.

Lebih dari Sekadar Seremoni

Kegiatan halalbihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi Lebaran, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Para pelaku UMKM tidak hanya diberikan tempat berjualan secara gratis, tetapi juga mendapat kepastian dagangan mereka terserap pasar.

Dorong Ekonomi Rakyat Secara Nyata

Menurut para pedagang, kegiatan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan mereka.

Saleh, pedagang pecel, menyebut program ini sangat membantu pelaku usaha kecil.

Kebijakan yang dilakukan Radityo Egi Pratama dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

Simbol Kepedulian dan Pemberdayaan

Momentum ini menjadi bukti bahwa kegiatan pemerintah tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui pendekatan yang sederhana namun tepat sasaran, halalbihalal di Lamban Rakyat menjelma menjadi simbol kepedulian sekaligus strategi nyata dalam menggerakkan roda ekonomi lokal. (Hn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *