Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung meluncurkan gerakan massal “Grebek Makam” sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan Tempat Pemakaman Umum (TPU) menjelang bulan suci Ramadan.
Gerakan ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Eva Dwiana yang meminta seluruh kecamatan dan kelurahan untuk terlibat aktif dalam membersihkan area pemakaman di wilayah masing-masing.
Aksi ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari aparatur kecamatan, kelurahan, kepala lingkungan, organisasi keagamaan, hingga warga setempat.
Camat Panjang, Hendri Satria Jaya, menjelaskan bahwa program Grebek Makam merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Ini bukan hanya kerja bakti biasa. Ini adalah gerakan gotong royong yang melibatkan masyarakat untuk memastikan makam bersih dan nyaman bagi para peziarah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga berkaitan erat dengan tradisi masyarakat yang sering melakukan ziarah kubur menjelang Ramadan maupun saat Hari Raya Idulfitri.
Dengan kondisi TPU yang lebih bersih dan tertata, masyarakat diharapkan dapat berziarah dengan lebih khusyuk dan nyaman.
Selain kegiatan bersih-bersih makam, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga terus melanjutkan program pembangunan pagar makam yang telah dimulai sejak beberapa tahun terakhir.
Program tersebut bertujuan memperindah kawasan TPU agar lebih rapi dan modern, sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat saat berziarah.
Menurut Hendri, sesuai arahan Wali Kota, kegiatan Grebek Makam akan dilaksanakan secara rutin setiap satu hingga tiga bulan sekali untuk memastikan kebersihan makam tetap terjaga.
Melalui langkah ini, Pemkot Bandar Lampung berharap citra TPU dapat berubah menjadi kawasan yang bersih, tertata, dan ramah bagi masyarakat.
