Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Lampung untuk menjadikan Bumi Ruwa Jurai sebagai tuan rumah Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) PAPDI tahun 2027.
Dukungan tersebut ditegaskan Jihan Nurlela saat menerima jajaran pengurus PAPDI Lampung periode 2025–2028 di ruang kerjanya, Senin (09/02/2026).
Menurut Jihan, agenda berskala nasional itu bukan hanya penting bagi peningkatan kualitas medis dan kompetensi dokter spesialis penyakit dalam, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk promosi pariwisata serta penguatan ekonomi daerah.
“Kami sangat mendukung. Secara fasilitas, Lampung sudah sangat siap, mulai dari akomodasi hotel yang representatif hingga daya tarik wisata pantai yang ikonik,” ujar Jihan.
Lampung Bersaing dengan Solo dan Semarang
Keputusan tuan rumah PIN PAPDI 2027 akan ditentukan dalam forum nasional yang digelar di Lombok pada Oktober mendatang. Lampung diprediksi bersaing ketat dengan dua kandidat kuat lainnya, yakni Surakarta (Solo) dan Semarang.
Perwakilan pengurus PAPDI Lampung, dr. Juspeni Kartika, menjelaskan bahwa ajang PIN PAPDI diperkirakan akan menghadirkan sekitar 2.000 hingga 3.000 dokter spesialis penyakit dalam dari seluruh Indonesia. Jumlah tersebut belum termasuk keluarga dan tenaga pendamping.
“Kehadiran ribuan dokter spesialis ini tentu memberikan dampak ekonomi langsung bagi sektor perhotelan, transportasi, dan UMKM di Lampung. Kami sedang menyiapkan berkas syarat serta video profil kesiapan daerah untuk dipresentasikan di hadapan pengurus pusat,” jelasnya.
Potensi Dampak Ekonomi dan Pariwisata Lampung
Dengan estimasi ribuan peserta, event nasional ini berpotensi mendongkrak okupansi hotel, pergerakan UMKM, hingga sektor kuliner dan transportasi lokal.
Jika rata-rata peserta menginap 3–4 hari, potensi perputaran uang dari sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) diprediksi mencapai miliaran rupiah selama penyelenggaraan.
Dukungan pemerintah daerah juga dinilai menjadi nilai tambah dalam proses bidding, termasuk kesiapan infrastruktur, akses transportasi, serta destinasi wisata unggulan seperti pantai dan kawasan resort di Lampung.
Pesan Tegas Wagub: Kawal PPDS dan Cegah Bullying
Selain membahas kesiapan tuan rumah, Jihan yang memiliki latar belakang profesi medis juga menitipkan pesan penting terkait Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).
Ia meminta PAPDI ikut mengawal sistem pendidikan agar berjalan profesional dan bebas dari praktik perundungan (bullying).
“Kita harus membangun citra dunia kedokteran Lampung yang sehat dan harmonis. Jangan sampai ada isu negatif seperti perundungan yang menghambat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Mari kita bangun sistem yang suportif demi melahirkan dokter spesialis berkualitas,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemprov Lampung akan menyiapkan surat rekomendasi resmi dan dukungan teknis lainnya guna memperkuat peluang Lampung memenangkan bidding tuan rumah PIN PAPDI 2027.
