Lampung – Jihan Nurlela menghadiri Haul ke-8 Al-Maghfurlah KH Muhammad Sobari dan Haul ke-25 Hadiyu Provinsi Lampung yang digelar di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Senin (9/2/2026) malam.
Kehadiran Wakil Gubernur Lampung tersebut menjadi simbol eratnya sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan ulama dalam menjaga keseimbangan pembangunan berbasis nilai keimanan.
Dalam sambutannya, Jihan menyebut kegiatan haul bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi momentum spiritual yang menyejukkan hati sekaligus ruang silaturahmi antara pemerintah dan alim ulama.
“Berkumpul bersama para alim dan ulama seperti ini menjadi healing yang menenangkan hati. Di tengah dunia yang serba singkat dan penuh dinamika, inilah bentuk ketenangan yang sesungguhnya,” ujar Jihan.
Haul KH Muhammad Sobari Jadi Penguat Nilai Aswaja di Lampung
Wagub Jihan mengapresiasi keluarga besar Ponpes Al-Hikmah yang konsisten mencetak generasi berilmu, baik dalam bidang umum maupun keagamaan. Ia menilai pesantren memiliki peran strategis dalam menyebarkan nilai Islam moderat berbasis Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di tengah tantangan zaman.
Ia berharap para santri Al-Hikmah mampu menjadi agen penyebar nilai Islam rahmatan lil alamin di masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi moral pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Jihan juga mengenang sosok KH Muhammad Sobari sebagai ulama yang istiqamah, tawaduk, dan konsisten dalam perjuangan dakwah sejak 1970 hingga menetap di Way Halim, Bandar Lampung.
Menurutnya, peringatan 25 tahun Dzikir Haul Lampung menjadi bukti bahwa perjuangan spiritual yang dilandasi keikhlasan akan terus hidup dan memberi manfaat bagi umat.
Pemprov Lampung: Pembangunan Harus Sejalan dengan Akhlakul Karimah
Jihan menegaskan, Pemerintah Provinsi Lampung meyakini pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus berjalan selaras dengan pembangunan keilmuan dan nilai-nilai keislaman.
“Pembangunan tidak akan berjalan baik tanpa keharmonisan dengan pembangunan keilmuan dan nilai-nilai keislaman. Karena itu, pemerintah berkomitmen mendengarkan dan menindaklanjuti nasihat para ulama,” tegasnya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al-Hikmah, Basyaruddin Maisir, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Haul ke-8 KH Muhammad Sobari yang dihadiri ratusan jemaah dan santri.
Ia menekankan bahwa keikhlasan almarhum menjadi teladan utama bagi perkembangan pesantren hingga kini.
“Sejak wafatnya beliau, Al-Hikmah tidak surut, justru terus berkembang. Ini bukti bahwa perjuangan yang dilandasi keikhlasan akan meninggalkan keberkahan,” ujarnya.
