Lompat ke konten
Selamat Membaca | Pawai Semarak Ramadan 2026 Resmi Dibuka! Birohmah Universitas Lampung Hidupkan Ramadan di Universitas Lampung

Pawai Semarak Ramadan 2026 Resmi Dibuka! Birohmah Universitas Lampung Hidupkan Ramadan di Universitas Lampung

Lampung – Birohmah Universitas Lampung resmi menggelar Grand Opening Pawai Semarak Ramadan 2026 di Pelataran Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung. Kegiatan ini menjadi pembuka program “Ramadan di Kampus” yang untuk pertama kalinya diinisiasi di lingkungan Unila.

Ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas, baik yang tergabung dalam lembaga dakwah maupun nonlembaga, tampak kompak mengenakan busana muslim dan muslimah. Suasana religius dan kebersamaan terasa kental sejak awal acara.

Ramadan di Kampus 2026: Program Perdana yang Ambisius

Pawai Semarak Ramadan bukan sekadar seremoni pembuka. Program ini menjadi langkah strategis untuk menyemarakkan bulan suci sekaligus memperkuat nilai spiritual mahasiswa.

Ketua Umum Birohmah 2026, Abdurrahman Aufa, menyampaikan bahwa Ramadan di Kampus (RDK) 2026 merupakan program perdana dengan konsep berkelanjutan.

“Kami memastikan kegiatan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan karakter mahasiswa Unila. Kami juga menyesuaikan strategi dengan melihat pelaksanaan Ramadan di kampus lain,” ujarnya.

Rangkaian Kegiatan Ramadan di Unila 2026

Setelah pawai pembuka, kegiatan akan berlanjut dengan:

  • Buka puasa bersama lintas fakultas

  • Safari ke masjid-masjid di lingkungan kampus

  • Sahur on the road

  • Berbagi takjil di sekitar Unila

  • Challenge mengaji mahasiswa

  • Penghimpunan zakat & santunan anak yatim

Pada penutupan program, Birohmah akan mengundang anak-anak yatim di sekitar kampus serta menyalurkan zakat yang telah dihimpun.

Strategi Adaptif & Tantangan Pelaksanaan

Dalam persiapan, panitia menghadapi tantangan menentukan format kegiatan yang paling relevan dan diminati mahasiswa.

Pendekatan adaptif dilakukan agar program Ramadan di Kampus tidak sekadar seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang pertumbuhan spiritual mahasiswa.

Harapannya, kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas religius dan solidaritas sosial di Unila.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *