Unila-Polda Lampung Percepat Tindak Lanjut MoU Penguatan Ketahanan Pangan dan SDM

Lampung – Universitas Lampung (Unila) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mempercepat tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) serta penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penguatan ketahanan pangan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut dibahas dalam audiensi yang digelar di Ruang Kerja Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi (PKSI) Unila, Senin, 26 Januari 2026.

Hadiri dari Tim Polda Lampung antara lain tim yang membidangi pengelolaan sumber daya manusia dan aspek hukum, AKBP Rio Cahyowidi, S.I.K., M.Si., selaku Kabagdalpers RO SDM Polda Lampung; AKBP Fadzrya Ambar P., S.H., selaku Kasubbidsuhkum Bidkum Polda Lampung; serta Kompol. Dade Suhaeri, S.Kom., yang menjabat sebagai Kasubbagselek Bagdalpers RO SDM Polda Lampung.

Turut hadir Kmpol. Firman Widyaputra Lukman S., S.I.K., M.Si., selaku Kasubbagmutjab Bag Binkar RO SDM Polda Lampung, AKP Gunawan, S.E., M.H., selaku PS. Kasubbagkoorprog dan monev Bagkerma Ropps Polda Lampung, serta Kompol Edi P., K., S.H., M.H., sebagai fungsional Bidkum Polda Lampung.

Kehadiran mereka diterima langsung Wakil Rektor Bidang PKSI Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., didampingi Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat (BPKHM), Ketua Tim Kerja Sama Unila, serta Wakil Dekan Bidang Fakultas Pertanian.

Audiensi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan kerja sama Unila dan Polda Lampung, mengingat MoU yang berjalan saat ini akan berakhir pada November 2026 dan perlu diperbaharui melalui pemerintah pusat.

Prof. Ayi Ahadiat menyampaikan, percepatan penyusunan PKS merupakan bentuk komitmen Unila dalam menghadirkan kolaborasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kerja sama ini diarahkan untuk menghasilkan program konkret, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Unila siap berperan bersama melalui riset, pendampingan, dan keterlibatan mahasiswa,” ujar Prof. Ayi.

Dalam pertemuan tersebut disepakati rencana penyusunan beberapa PKS, antara lain PKS bidang ketahanan pangan dan PKS bidang SDM, serta PKS Studi Kepolisian. Kerja sama ini mencakup pemanfaatan dan optimalisasi lahan Kampus dua Unila dan lahan hibah dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat yang akan dikelola melalui skema PKS, tanpa pengambilalihan aset secara langsung.

Pemanfaatan lahan difokuskan untuk mendukung program ketahanan pangan dengan komoditas utama jagung, yang akan dilaksanakan secara bertahap dan melibatkan kelompok tani yang selama ini telah mengelola lahan Unila.

Selain kegiatan pertanian, sekitar 20 persen lahan direncanakan untuk pembangunan Gedung Pusat Kajian Strategis (PKS) Ketahanan Pangan dan Gedung PKS SDM sebagai pusat pengembangan kajian dan kebijakan berbasis riset.

Prof. Ayi menambahkan, kolaborasi dengan Polda Lampung juga menjadi bagian dari upaya Unila dalam menjawab tuntutan kebijakan nasional dan internasional.

“Sinergi ini sejalan dengan visi Unila menuju world class university, di mana perguruan tinggi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hadir memberikan solusi atas persoalan strategis,” jelasnya.

Tulis Komentar Anda