TAPANULI UTARA — Upaya pencarian dan evakuasi korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, terus dilanjutkan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Memasuki hari keempat pencarian pada Sabtu (29/11), tim gabungan telah menemukan 16 jenazah, sementara 10 korban lainnya masih dinyatakan hilang.

Berdasarkan laporan resmi Basarnas per pukul 17.00 WIB, berikut data korban yang sudah ditemukan dan yang masih dalam pencarian:
Korban Meninggal yang Telah Ditemukan
-
Bangun Sitompul (Pagaran Pisang)
-
Rey Bastian Sitompul (Pagaran Pisang)
-
Aksel Hutagalung (Pagaran Pisang)
-
Cantika Sitompul (Pagaran Pisang)
-
Nurmaida Hutagalung (Pagaran Pisang)
-
Tasya Sitompul (Pagaran Pisang)
-
Yeslin Sitompul (Pagaran Pisang)
-
Tiomina Simamora (Desa Sibalanga)
-
Jones Sitompul (Pagaran Pisang)
-
Nerla Simanjuntak (Rantauprapat)
-
Sumiati (Rantauprapat)
-
Nur Asiyah (Rantauprapat)
-
Amelia Azhari (Rantauprapat)
-
Uswatun Hasanah (Rantauprapat)
-
Nurjanah (Rantauprapat)
-
Indri Laura Hutabarat (Desa Sibalanga)
Korban Masih Belum Ditemukan
-
Gusmira (Tapanuli Selatan)
-
Erni Soer (Tapanuli Selatan)
-
Nita Ayu (Tapanuli Selatan)
-
Angkara Prajasa (Tapanuli Selatan)
-
Yani (Tapanuli Selatan)
-
Yola (Tapanuli Selatan)
-
Jakson Hutabarat (Sibalanga)
-
Raden Sihombing (Pagaran Lambung 1)
-
Sugiono (Pekerja, Pagaran Lambung 1)
-
Herbin Hutabarat (Tapanuli Tengah)
Basarnas bersama TNI, Polri, BPBD, serta relawan masih melakukan penyisiran di sejumlah titik yang terdampak parah, termasuk aliran sungai, material longsor, dan pemukiman warga yang rusak. Cuaca yang berubah-ubah dan kondisi medan yang berat masih menjadi tantangan utama tim SAR di lapangan.