WARGA METRO GEGER, DITEMUKAN MAYAT WANITA DI TANAH KOSONG

IMG_20160728_193534_resized

LAMPUNG7NEWS

Metro | Warga Kampung Baru Jalan Diponegoro Kelurahan Hadimulyo Barat Kecamatan Metro Pusat di gegerkan dengan penemuan sesosok mayat gadis belia, yang belakangan diketahui gadis bernasib nahas tersebut adalah Helen (15) anak dari pasangan Rozali dan Sundari warga Jalan Lukman Tanjung Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, ditemukan dengan kondisi mengenaskan yakni tertelungkup dan tertutup lumpur tanah merah di kampung baru.

Waka Polres Metro Kompol Radius Utama menerangkan, kali pertama diketahui  peristiwa tersebut dilaporkan oleh Zainal ke Polres Metro. Menerima laporan tersebut Polres Metro langsung menurunkan tim ke lokasi kejadian di tanah kosong Jalan Diponegoro, Hadimulyo Barat Metro Pusat.

“Mayat ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB. Saat ditemukan mayat dalam kondisi tertelungkup dipenuhi lumpur. Pakaian yang dikenakan masih lengkap,” ujar Radius di RSUA Yani, Kamis (28/7/2016).

Sementara belum bisa dipastikan penyebab kematian korban. Pasalnya, belum ditemukan luka akibat benda tajam atau tumpul pada jenazah korban.

“Untuk saat ini jenazah akan dilakukan otopsi demi kepentingan penyelidikan, dan apa motifnya untuk saat ini kita masih menunggu hasil otopsi dan penyelidikan anggota kita di lapangan, jadi kita belum bisa menyimpulkan penyebab kematian siswi YPI tersebut, Saat ini masih dilakukan visum terhadap jenazah korban. Jadi kami masih menunggu hasil visum dari rumah sakit,” ungkap Radius.

Ia menambahkan, malam sebelum mayat ditemukan, keluarga korban sempat melaporkan hilangnya korban dari rumah. Dan nantinya dengan hasil visum dan pengembangan yang tengah dilakukan anggota Polres Kota Metro, pihaknya optimisitis dalam waktu dekat dapat ditemukan titik terang terkait penemuan mayat tersebut.

“Kita tunggu hasil visum dan pengembangan ya, doakan saja dalam waktu dekat dapat terungkap,” pungkasnya.

Berdasarkan keterangan David paman korban, korban tidak kembali kerumah sejak Rabu sore. Pihak keluarga juga telah berupaya untuk mencari korban ke kekerabat dan teman korban yang dapat dihubungi namun tidak juga ditemukan.

Arif | L7News

BERITA LAINNYA :

Para Guru Dapat Tunjangan Triwulan Kedua Dari Pemkab Mesuji

Mesuji | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji menyerahkan tunjangan profesi guru triwulan kedua, kepada 545 guru se-Kabupaten setempat. Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Pemkab Mesuji juga menyerahkan bantuan rumah dinas…

0 comments
IMG 20230228 201947 scaled

Unila Bersama Media Massa Adakan Diskusi, Sarasehan Serta Ramah-tamah

LAMPUNG7COM | Universitas Lampung (Unila) mengadakan kegiatan Diskusi, Sarasehan sekaligus ramah tamah dengan awak media dengan tema “Sinergitas Universitas Lampung dan Media Massa dalam rangka Universitas Lampung menuju World Class…

0 comments

Pj. Kakon Kacapura Berdalih Bantah Terbitkan SK Kadus II dan III

Tanggamus | Gencar disoroti diberbagai Media Online dan Cetak terkait Kadus II dan Kadus III Pekon Kaca Pura Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus yang terindikasi gunakan ijazah orang lain sebagai siarat…

0 comments
IMG 20230111 185648

Tokoh Adat Marga Buay Belunguh Paksi Pak Sekala Bekhak Tanggamus Audensi Dengan BPN Dan DPRD

LAMPUNG7COM | Berbicara mengenai kebhinekaan di tanah air tentunya tidak akan lepas dari keberadaan masyarakat adat. Sebagai bagian dari keragaman bangsa Indonesia, masyarakat adat seharusnya hidup dilindungi dan dijamin oleh…

0 comments
Mendorong Investasi Hijau dan Terbarukan: BI Lampung Bersama Foila Gelar Lampung Investment Summit 2023

Mendorong Investasi Hijau dan Terbarukan: BI Lampung Bersama Foila Gelar Lampung Investment Summit 2023

Lampung7.com | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung bersama dengan Pemerintah Provinsi Lampung yang tergabung dalam Forum Investasi Lampung (FOILA) melaksanakan event “Lampung Investment Summit” di Kota Denpasar, Provinsi Bali…

0 comments

Koordinator kegiatan PBB mengakui Timnya lalai

LAPORAN: Zaini Tubara. Koordinator kegiatan PBB perayaan HUT RI ke-70 Tahun di Lampung Utara mengaku timnya lalai, Kadis Kesehatan bersikukuh tidak akui itu kesalah atas banyaknya peserta yang jatuh pingsan…

0 comments

Tulis Komentar Anda