Wahdi Berangkatkan Nakes AMC Umroh Gratis Dan Santuni Puluhan Anak Yatim

LAMPUNG7COM – Metro | Yayasan Iqro Insani yang membawahi Rumah Sakit Ibu dan Anak Anugerah Medical Centre (RSIA AMC) dan yayasan Gemasik, memberangkatkan dua karyawan terbaik ke tanah suci Mekkah, untuk menjalankan ibadah umroh gratis.

Pemberangkatan Umroh gratis ini dilakukan, sebagai bentuk reward kepada karyawan terbaik medis dan non medis yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pemberian reward berupa umroh gratis tersebut, diberikan langsung oleh penasehat yayasan iqro insani dan yayasan gemasik, Wahdi Siradjudin saat acara silahturahmi dan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim.

“Alhamdulillah hari ini yayasan kami masih terus berperan aktif untuk masyarakat, melalui gerakan reaksi cepat, mulai dari pemberian bantuan kebencanaan, kesehatan dan pendidikan, serta gerakan sosial lainnya, dengan tujuan mencetak generasi emas metro cemerlang,”ucap Wahdi, Minggu (23/3/2025).

Bukan hanya itu, hari ini juga kami memberikan reward kepada para tenaga kesehatan terbaik, yang telah mendedikasikan kinerja serta pelayanan di rumah sakit AMC, berupa umroh gratis.

“Di tahun 2024 kami memberikan reward pada dua orang yakni Ekawati karyawan terbaik non medis, dan Reni Septiana Karyawan Medis terbaik,” ujar Wahdi.

Wahdi juga berkomitmen, akan terus mendedikasikan dirinya, untuk masyarakat kota Metro, dalam berbagai kegiatan sosial, baik dibidang kesehatan, pendidikan maupun lainnya.

“Tujuan kita tetap sama, untuk masyarakat Metro, melalui kegiatan kegiatan positif, dengan tujuan menciptakan generasi emas metro cemerlang. Dengan reward yang kami berikan ini diharapkan, dapat memotivasi para pegawai lainnya, dibawa naungan yayasan iqro insani dan yayasan gemasik dalam memberikan pelayanan kesehatan serta kegiatan sosial kepada masyarakat,”pungkasnya.|(Red).

PSMTI Kabupaten Pesawaran Sambut Bulan Suci Ramadan dengan Kegiatan Donor Darah

Pesawaran – Dalam rangka menyambut bulan suci ramadan yang tinggal hitungan hari, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan donor darah di TK Little Eagle, Gedong Tataan, pada Senin (24/2/2025). Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diadakan setiap dua bulan sekali guna menumbuhkan semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ketua PSMTI Pesawaran Rahman Dharmawan, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata dalam membantu pemenuhan kebutuhan darah PMI Provinsi Lampung, yang setiap bulannya membutuhkan setidaknya 6.000 kantong darah.

“Kami rutin menyelenggarakan kegiatan ini setiap dua bulan sekali. Berhubung bulan suci ramadan semakin dekat, selain donor darah, sebelumnya kami juga telah membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa selain kegiatan donor darah, PSMTI Pesawaran juga merencanakan pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian takjil di pertengahan Ramadan. Pada kegiatan kali ini, pihaknya menargetkan 100 kantong darah, dan hingga pukul 10.00 WIB telah terkumpul sekitar 65 kantong darah hasil donor masyarakat sekitar dan pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran.

Rahman berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya donor darah, baik dari sisi kesehatan pribadi maupun manfaatnya bagi mereka yang membutuhkan.

“Ayo masyarakat, jangan takut untuk donor darah. Donor darah itu mulia dan bermanfaat bagi kita semua,” ajaknya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nurhayati Marzuki, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pesawaran Mei Nuryati Wildan, Wakil Ketua II DPRD Pesawaran, Aria Guna, Camat Gedong Tataan, Darlis, perwakilan Dinas Kesehatan, perwakilan PMI Pesawaran serta tamu undangan lainnya.

Wakil Ketua TP PKK Pesawaran Nurhayati Marzuki menyambut baik serta mengapresiasi inisiatif PSMTI Pesawaran dalam menyelenggarakan kegiatan donor darah ini. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak positif bagi kesehatan masyarakat tetapi juga merupakan bentuk nyata kepedulian sosial.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berdonor darah secara rutin, sehingga dapat membantu mencukupi kebutuhan darah di Provinsi Lampung.

“Kami dari pemerintah sangat mendukung kegiatan ini. Meskipun bukan program pemerintah, inisiatif PSMTI sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Donor darah bukan hanya penting untuk kesehatan, tetapi juga bernilai ibadah karena kita turut membantu sesama,” ujarnya.

Pemkot Bandar Lampung Bantu Keluarga Suami Istri Tewas Tertimpa Tembok

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung mengunjungi kediaman suami istri yang tewas setelah tertimpa pondasi dan tembok rumah tetangganya saat hujan deras di Gang Kelinci, Jalan Sisingamaraja, Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat. Pemkot menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya kedua korban.

“Tadi Ibu Walikota, Bund Eva Dwiana, menelepon dan meminta kami untuk datang ke rumah duka. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ahmad Husna.

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung membawa bantuan berupa beras, air mineral, dan mie instan.

“Bunda Eva juga berpesan agar keluarga korban, khususnya anak-anaknya, diberikan bantuan uang tunai. Saat ini, kami masih dalam proses administrasi dan dibantu oleh camat setempat,” jelas Husna.

Jenazah Rosmiani ditemukan pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 03.00 WIB, sedangkan suaminya, Heryadi Prabowo, ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Kedua jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Daerah dr. A. Dadi Tjokrodip.

Pemkot Bandar Lampung Bantu Warga Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung segera turun tangan dengan mengerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Sat Pol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup untuk membantu warga membersihkan lumpur sisa banjir yang melanda.

“Kami langsung mengerahkan tim untuk membantu evakuasi malam tadi, dan hari ini tim kembali dikerahkan untuk membersihkan sisa lumpur yang ada,” ujar Wali Kota Eva Dwiana dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 22 Februari.

Eva juga menambahkan bahwa selain membersihkan rumah-rumah warga, tim Pemerintah Kota juga bertugas untuk mengangkut sampah-sampah yang terbawa banjir.

“Sampah yang ada di saluran drainase harus segera diangkut, agar tidak menyumbat arus air dan menghindari banjir lebih lanjut,” tegas Eva Dwiana.

Banjir yang terjadi pada Jumat malam dipicu oleh hujan deras yang turun dalam waktu lama, sehingga saluran drainase tidak mampu menampung air, yang akhirnya meluap ke pemukiman warga.

“Hujannya deras dan lama banget, jadi air tidak bisa ditampung,” jelas Ahmad Roni, salah satu warga Sepang Jaya.

Warga Dusun Sebalang Gotong Royong Bersihkan Sampah Pasca Banjir

Lamsel, Sebalang – Warga Dusun Sebalang 1, RT 01 dan RT 02, serta warga RT 01 dan RT 02 Dusun Gerabak, Lampung Selatan secara bersama-sama melaksanakan kegiatan pembersihan sampah yang tertinggal akibat banjir yang melanda wilayah tersebut pada malam sebelumnya. Banjir yang kerap terjadi di wilayah ini disebabkan oleh curah hujan yang cukup lama dan sempitnya saluran drainase, yang mengakibatkan penumpukan sampah dan aliran sungai yang tersumbat. Minggu, (9/2/25)

Merut Mufid, salah seorang warga, menjelaskan bahwa kondisi drainase yang tidak memadai serta sungai yang belum ditalud menyebabkan air meluap ke permukiman warga.

“Banjir kemarin merendam rumah-rumah dan menimbulkan kerusakan pada sejumlah fasilitas,” ujarnya.

“Kami terpaksa membersihkan rumah dan lingkungan sekitar dari sampah dan lumpur akibat luapan air.”

Menurut warga, banjir yang terjadi ini menyoroti pentingnya perbaikan sistem drainase dan pengerukan sungai agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini demi mencegah dampak yang lebih besar di masa depan,” tambah Merut.

Kegiatan pembersihan sampah yang dilakukan secara gotong royong ini diharapkan dapat memulihkan kondisi lingkungan Dusun Sebalang dan mencegah penyebaran penyakit yang dapat timbul akibat penumpukan sampah pasca-banjir.

Selain itu, warga setempat juga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan pada infrastruktur drainase dan sungai yang ada. Dengan adanya perbaikan tersebut, diharapkan banjir tidak lagi menjadi masalah yang mengganggu kehidupan sehari-hari warga Dusun Sebalang.

PD Pemuda Panca Marga Lampung Peduli Korban Banjir

LAMPUNG – PD Pemuda Panca Marga Lampung menunjukkan kepeduliannya terhadap korban banjir yang baru-baru ini melanda beberapa wilayah di Kota Bandar Lampung. Bencana tersebut menyebabkan kesulitan dan penderitaan bagi masyarakat yang terdampak.

Dalam rangkaian acara peringatan HUT ke-44 Pemuda Panca Marga (PPM), Ketua PD Pemuda Panca Marga Lampung, Dr. Raja Agung Caropeboka, bersama dengan elemen mahasiswa, pelajar, dan masyarakat, menggelar bakti sosial. Mereka bersama-sama menyalurkan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir di beberapa titik, pada Rabu, 29 Januari 2025.

Pak Utomo, Ketua RT di Way Lunik, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh relawan yang turut serta dalam kegiatan ini.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua 1 PD PPM Provinsi Lampung, Herlina, Reka, Ketua PC PPM Bandar Lampung, Anggota PC PPM Lampung Selatan, Bandiono, Presiden BEM Universitas Saburai, siswa SMA Taruna Radin Intan, Ketua BEM Nusantara, Fathir, serta masyarakat setempat. (*)

Bimteks, Baznas dan Kemenag Metro Wujudkan Pengelolaan Zakat Profesional

LAMPUNG7COM – Metro | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Metro mengadakan bimbingan teknis untuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ketua Baznas Kota Metro, Joko Suroso, menjelaskan bahwa peran UPZ sangat strategis dalam mendukung tugas Baznas.

“Kami hanya mengorganisir unit pengumpul zakat, sementara dana yang terkumpul disetorkan sepenuhnya ke Baznas pusat. Oleh karena itu, UPZ memiliki peran penting dalam memastikan pengumpulan zakat dilakukan sesuai aturan,” ucap Joko Suroso.

Dirinya juga menekankan pentingnya regulasi dalam pengelolaan zakat, seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan surat edaran Baznas pusat.

“ASN yang memenuhi nisab wajib membayar zakat. Namun, bagi yang tidak memenuhi nisab, mereka tetap dapat berkontribusi melalui infak. Formulasi ini disesuaikan dengan perhitungan harga emas terkini,” kata Joko Suroso.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Metro, Sri Amanto memberikan apresiasi terhadap komitmen Baznas dan UPZ dalam pengelolaan zakat. Ia berharap bimbingan teknis ini mampu meningkatkan kapasitas peserta.

“Melalui bimbingan teknis ini, kami berharap seluruh peserta memahami tata kelola zakat yang baik, sehingga dapat memaksimalkan potensi zakat di lingkungannya masing-masing,” ujar Sri Amanto.

Sri Amanto menambahkan, zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga menjadi solusi untuk mengurangi kesenjangan sosial.

Kegiatan ini diharapkan dapat memacu UPZ di Kota Metro untuk bekerja lebih efektif, dengan mengutamakan transparansi dan akuntabilitas.

Dengan sinergi yang baik antara Baznas, Kemenag, dan masyarakat, tujuan meningkatkan kesejahteraan umat melalui zakat dapat tercapai.

“Zakat adalah instrumen ekonomi Islam yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara adil dan merata,” pungkas Sri Amanto. | (Red).

Polres Tanggamus Bersama Warga Mulai Bedah Rumah Surtini

Tanggamus – Polres Tanggamus resmi memulai proyek bedah rumah bagi Surtini (48), warga Pekon Sindang Marga, Pulau Panggung, yang merupakan bagian dari program kepedulian sosial Polres Tanggamus, pada Rabu, 22 Januari 2025.

Proses pembongkaran rumah yang tidak layak huni ini dipimpin oleh Kapolsek Pulau Panggung, AKP Jumbadiyo, S.H., bersama dengan Kanit Binmas Aipda M. Husin, Bhabinkamtibmas Bripka Eko, Babinsa, Kepala Pekon Sindang Marga Rudi Hartono, serta sejumlah warga setempat.

Kapolres Tanggamus, AKBP Rivanda, S.I.K., menjelaskan bahwa tahap awal bedah rumah dimulai dengan pembongkaran, yang akan diikuti dengan pemasangan pondasi rumah yang lebih layak. “Proses ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Polres Tanggamus, Babinsa, dan masyarakat sekitar,” ujar AKBP Rivanda.

Surtini, yang merasa sangat terharu, mengucapkan terima kasih kepada Polres Tanggamus atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih kepada Polres Tanggamus dan semua orang baik yang membantu kami,” ucapnya dengan penuh rasa syukur.

Sebelumnya, pada 15 Januari 2025, Kapolres Tanggamus melakukan kunjungan ke rumah Surtini dan memberikan bantuan berupa paket bahan pokok, mainan untuk anak-anak, serta uang tali asih. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres juga memastikan bahwa rumah Surtini akan segera direnovasi untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan tempat tinggalnya.

Kondisi rumah Surtini yang bocor dengan atap yang hanya ditutup plastik menarik perhatian Kapolres, yang menilai renovasi ini sebagai bentuk nyata kepedulian Polres Tanggamus terhadap warga kurang mampu. Surtini, yang tinggal bersama anaknya setelah suaminya meninggal, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas segala bantuan yang diterimanya.

(Khoiri)

Pemasangan Tiang Listrik Pekon Bandar Baru dan Dusun Suka Makmur, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat

Lampung Barat – Pemasangan tiang listrik dilakukan di Pekon Bandar Baru, Dusun Suka Makmur, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat.

Kegiatan ini melibatkan dua pekon, yakni Pekon Bandar Baru Kecamatan Sukau dan Pekon Bahway Kecamatan Balik Bukit, karena kedua dusun tersebut hingga saat ini belum mendapatkan aliran listrik dari PLN.

Dengan adanya pemasangan tiang listrik ini, masyarakat di Dusun Suka Makmur Pekon Bandar Baru dan Dusun Salam Rejo Pekon Bahway bergotong royong untuk membantu memindahkan tiang ke lokasi penempatan yang telah ditentukan.

Bintoro, salah satu warga Dusun Salam Rejo, menyatakan bahwa dirinya dan masyarakat sangat gembira dengan adanya pemasangan tiang listrik ini.

“Kami sangat senang karena akhirnya dusun kami akan mendapatkan aliran listrik dari PLN. Sebelumnya, kami hanya mengandalkan listrik dari turbin,” ujar Bintoro.

Seperti yang diketahui, akses menuju kedua dusun ini sangat sulit, terutama saat musim hujan, dan belum dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.

Warga berharap, dengan adanya pemasangan tiang listrik ini, pemerintah juga dapat memperbaiki dan membangun akses jalan menuju wilayah mereka.

“Harapannya ke depan, semoga akses jalan ke tempat kami bisa diperhatikan dan dibangun oleh pemerintah,” tambah Bintoro menyampaikan harapannya.

Butuh Uluran Tangan Dermawan, Bayi Mungil Haura AlMaira Berjuang Melawan Bocor Jantung

Tanggamus – Di sebuah kamar sederhana berukuran 2,5 meter persegi, seorang bayi mungil bernama Haura Al-Maira (2,5 bulan) berjuang keras untuk bertahan hidup. Haura harus bergantung pada tabung oksigen untuk membantu pernapasannya yang lemah akibat kondisi jantung bocor yang dideritanya.

Haura adalah anak pertama dari pasangan muda, Hafikri (23) dan Rika Harfiani (21), warga Pekon Srimelati, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Sang buah hati mereka divonis menderita dua kebocoran pada jantungnya setelah pemeriksaan intensif di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung, sepekan lalu.

Dari hasil diagnosis medis, Haura mengalami small secundum ASD 3 mm L to R Shunt dan large PM outlet VSD 10 mm L to R Shunt PG 0-60 mmHg.

Untuk menyelamatkan nyawanya, ia harus menjalani pengobatan rutin setiap bulan hingga usia enam bulan lebih, sebelum akhirnya menjalani operasi penambalan jantung.

Sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu, Hafikri dan Rika berjuang keras memenuhi kebutuhan pengobatan Haura, termasuk biaya transportasi, susu, dan tabung oksigen. Namun, kondisi ekonomi keluarga ini jauh dari kata mencukupi.

“Kami hanya ingin melihat Haura sembuh. Tapi biaya yang harus kami keluarkan setiap bulannya terlalu besar untuk kemampuan kami,” ujar Hafikri dengan mata berkaca-kaca, Rabu 11 Desember 2024.

Sementara itu, Rika Harfiani mengungkapkan bahwa ia mengetahui putrinya mengalami penyakit jantung pada usia 15 hari, sebab ia terlihat merasakan sesak nafas.

“Awalnya dijemur sinar matahari, lalu karna panik, saya bawa ke Bidan, lalu dirujuk RS Abdul Moeloek Bandar Lampung, disanalah divonis jantung bocor,” kata Rika.

Rika menyebut bahwa bocor jantung anaknya berada pada bagian atas dan bawah jantung. Dan saat ini disarankan meminum susu formula yang diresepkan oleh dokter.

“Jadi anak saya harus kontrol setiap bulan ke rumah sakit, saat ini masih dipantau selama 6 bulan. Jika tidak ada perkembangan maka akan ada tindakan operasi,” tandasnya.

Pasangan muda ini berharap adanya perhatian dari pemerintah dan uluran tangan para dermawan untuk membantu pengobatan Haura. Tanpa bantuan, perjuangan bayi mungil ini semakin berat di tengah keterbatasan orang tuanya.

Perjuangan Haura menyentuh banyak hati. Jika Anda tergerak untuk membantu, uluran tangan Anda dapat menjadi secercah harapan bagi bayi mungil ini. Segala bentuk donasi akan digunakan untuk biaya pengobatan, kebutuhan oksigen, dan susu Haura.

Untuk informasi lebih lanjut atau ingin memberikan bantuan, Anda dapat menghubungi keluarga Hafikri dan Rika di Pekon Srimelati, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.

Bantuan juga dapat disalurkan melalui rekening keluarga mereka Bank BRI Nomor Rekening 211901003737506 atasnama Fariyah, dengan konfirmasi Hafikri di nomor 087892988561.

Kehidupan kecil Haura kini berada di tangan kita semua. Bersama, kita bisa memberikan harapan baru untuk masa depannya. | Khoiri