Basarnas Lanjutkan Pencarian Korban Banjir-Longsor Taput, 16 Jenazah Ditemukan, 10 Masih Hilang

TAPANULI UTARA — Upaya pencarian dan evakuasi korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Utara…

Banjir Terjang Lampung Barat, 5 Rumah Hanyut dan Puluhan Lain Terendam

Lampung Barat – Hujan deras yang mengguyur wilayah Lampung Barat sejak Selasa malam menyebabkan banjir besar yang melanda dua kecamatan, yakni Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS), pada Rabu (10/9/2025). Akibatnya, lima rumah warga di Pemangku Gunung Sari, Pekon Banding Agung, Kecamatan Suoh, dilaporkan hanyut terbawa arus banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat, Padang Priyo Utomo mengatakan bahwa selain kerusakan fisik yang parah, peristiwa ini juga membuat puluhan warga kehilangan tempat tinggal sementara.

“Lima rumah warga di Pemangku Gunung Sari hanyut terbawa arus. Kami masih melakukan pendataan dan evakuasi bersama tim gabungan,” ujarnya kepada media.

Banjir Terjang Lampung Barat, 5 Rumah Hanyut dan Puluhan Lain Terendam

Tak hanya itu, banjir juga melanda wilayah Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), tepatnya di Pekon Bandar Agung dan Pekon Hantatai. Di dua pekon tersebut, puluhan rumah dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi antara 50 hingga 100 cm.

Tim BPBD bersama TNI, Polri, dan relawan saat ini masih berada di lapangan untuk melakukan evakuasi warga terdampak dan menyalurkan bantuan darurat seperti makanan, selimut, dan obat-obatan.

Belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, namun warga diminta tetap waspada mengingat intensitas hujan masih tinggi dan potensi banjir susulan bisa terjadi sewaktu-waktu.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan posko pengungsian di beberapa titik aman untuk menampung warga yang terdampak.

Camat Teluk Betung Timur: Video Warga Selamatkan Diri dengan Tali adalah Hoaks

BANDAR LAMPUNG – Sebuah video yang memperlihatkan warga terjebak banjir dan menyelamatkan diri menggunakan tali beredar luas di media sosial TikTok. Video tersebut disertai keterangan yang menyebut kejadian itu terjadi di Kota Bandar Lampung pada 27 Februari 2025, tepatnya di Kecamatan Teluk Betung Timur.

Namun, Camat Teluk Betung Timur, Zulkifli, memastikan bahwa informasi dalam video tersebut adalah hoaks.

“Itu video tidak benar. Di wilayah Teluk Betung Timur tidak ada kejadian seperti itu,” ujar Zulkifli, Sabtu (1/3/2025).

Ia menegaskan bahwa saat terjadi banjir, proses evakuasi di wilayah tersebut dilakukan menggunakan perahu karet, bukan dengan tali seperti yang terlihat dalam video viral tersebut.

“Kalau dilihat sekilas, lokasi dalam video itu lebih mirip Kampung Pancor, Kabupaten Pesawaran,” tambahnya.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi dan selalu mengecek kebenarannya sebelum membagikan ke media sosial agar tidak menimbulkan kepanikan.