280 Personel Polres Way Kanan Dikerahkan Amankan Malam Perayaan Natal 2024

WAY KANAN – Sebanyak 280 personel gabungan dari Polres Way Kanan dan Polsek Jajaran diterjunkan untuk mengamankan ibadah malam perayaan Natal tahun 2024. Petugas Kepolisian melakukan deteksi dini, sterilisasi dan pengamanan di Gereja yang ada di Wilayah Hukum Polres Way Kanan. Selasa (24/12/2024)

Menurut Kapolres Way Kanan AKBP Adanan Mangopang melalui Kasihumas Ipda Mukhtiar menyampaikan kegiatan ini dilakukan guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan agar umat nasrani dapat melaksanakan ibadah malam perayaan Natal 2024 dengan hikmat dan nyaman.

“Jadi Pengamanan ini dilakukan untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan serta mengantisipasi segala bentuk ancaman yang mungkin muncul saat perayaan Natal,”ujarnya.

Atas dasar itu. Mukhtiar menyadari bahwa perlunya sinergi dan kolaborasi yang baik antara seluruh pihak agar kegiatan pengamanan ibadah perayaan Natal 2024 berjalan dengan aman dan kondusif di Kabupaten Way Kanan.

Mukhtiar menambahkan, pengamanan difokuskan pada area yang berpotensi menimbulkan kerawanan, sambungnya.

Seperti malam ini, petugas yang telibat dalam Operasi Lilin Krakatau 2024 Polres Way Kanan bersama Fokompimda, Polsek Baradatu dan Koramil Baradatu melakukan pengamanan di tempat ibadah di Gereja Paroki Keluarga Kudus Baradatu,”ujarnya.

Dalam menjalankan tugas, para personel pun diingatkan kembali agar melaksanakan tugas pengamanan secara profesional dan humanis sehingga masyarakat mendapat pelayanan terbaik.

Lebih Lanjut, Kasihumas juga menghimbau masyarakat tetap harus waspada dan menjaga kamtibmas untuk memberikan kenyamanan dan keamanan umat yang merayakaan natal bersama.

Kita harapakan, selama Nataru ini di wilayah hukum Polres Way Kanan dalam keadaan aman dan kondusif,”katanya.

Sementara kegiatan Ibadah Natal yang berlangsung di Paroki Keluarga Kudus dipimpin *Romo Bagas dengan tema marilah sekarang kita pergi ke Betlehem (Lukas 2:15) diikuti 400 orang jemaat.* (Susan)

Polres Pringsewu Kerahkan Ratusan Personel Gabungan untuk Amankan Ibadah Misa Natal

PRINGSEWU – Polres Pringsewu mengerahkan 300 personel gabungan untuk mengamankan jalannya ibadah misa Natal yang akan berlangsung di belasan gereja di wilayah tersebut mulai Selasa (24/12) sore. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah.

Wakapolres Pringsewu Kompol Robi Bowo Wicaksono menjelaskan bahwa pengamanan melibatkan berbagai unsur terkait, seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, dan organisasi keagamaan setempat. “Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama perayaan Natal,” ujar Kompol Robi dalam keterangannya.

Setidaknya 18 gereja akan melangsungkan ibadah misa Natal pada hari ini. Beberapa di antaranya adalah Gereja Santo Yusup Pringsewu, Gereja Santa Maria Pagelaran, Gereja Stasi St. Antonius Ambarawa, dan Gereja Santo Damianus Pekon Panggungrejo Utara. Setiap gereja akan dijaga oleh puluhan personel gabungan untuk memastikan kelancaran acara.

Sterilisasi lokasi menjadi salah satu langkah utama sebelum ibadah dimulai. Tim pengamanan akan memastikan tidak ada benda atau barang berbahaya di sekitar gereja demi menjamin keselamatan para jemaat. Selain itu, patroli intensif juga digelar untuk menjaga kondusivitas selama berlangsungnya ibadah dan perayaan Natal.

Kompol Robi menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya dilakukan pada hari ini, tetapi berlanjut hingga keesokan hari, saat umat Kristiani melaksanakan rangkaian ibadah Natal. Polres Pringsewu menegaskan komitmennya untuk menciptakan keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kondusivitas keamanan selama Natal dan Tahun Baru. IPTU Priyono juga mengajak warga untuk terus memelihara kerukunan serta sikap toleransi yang telah terbangun dengan baik di Kabupaten Pringsewu.(susan)

Polres Lampung Timur Siaga 1 Selama Dua Hari untuk Amankan Natal 2024

LAMPUNG TIMUR – Polres Lampung Timur menetapkan status Siaga 1 selama dua hari pada tanggal 24 dan 25 Desember 2024. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perayaan Natal 2024 berlangsung aman, tertib, dan kondusif bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah di wilayah Kabupaten Lampung Timur.

Kapolres Lampung Timur AKBP Benny Prasetya, menyampaikan bahwa seluruh jajaran Polres Lampung Timur, termasuk Polsek-polsek, telah dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan di gereja-gereja dan lokasi strategis lainnya. “Pengamanan ini melibatkan ratusan personel Polri, TNI, Satpol PP, dan relawan dari elemen masyarakat. Fokus kami adalah memastikan keamanan selama perayaan Natal berlangsung,” ujar AKBP Benny.

Sebanyak 117 gereja di Kabupaten Lampung Timur menjadi prioritas pengamanan. Setiap gereja akan dijaga oleh personel gabungan yang dilengkapi dengan alat pendeteksi logam untuk meminimalisasi potensi ancaman. Selain itu, Polres Lampung Timur juga mengintensifkan patroli di titik-titik keramaian, seperti, pasar, dan pusat perbelanjaan, untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kasat Lantas Polres Lampung Timur, AKP Glend Felix Siagian, menyatakan bahwa pihaknya juga telah mengatur arus lalu lintas di sekitar gereja dan area perayaan untuk memastikan kelancaran mobilitas warga. “Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” katanya.

Polres Lampung Timur juga membuka posko pengamanan di beberapa titik strategis untuk memudahkan koordinasi dan memberikan layanan kepada masyarakat. “Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga situasi yang aman dan kondusif. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada kami,” tutup Kapolres.

Dengan status Siaga 1 dan sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat, diharapkan perayaan Natal 2024 di Lampung Timur dapat berlangsung dengan khidmat dan damai.

Danrem 043/Gatam Hadiri Launching Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

LAMPUNG – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., menghadiri Launching Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan Nasional, bertempat di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung Jl. Agrowisata III, Beringin Raya Kemiling Bandar Lampung. Rabu (20/11/2024).

Launching Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan yang dilaksanakan serentak bersama forkopimda dan masyarakat, secara virtual resmi dibuka dengan ditandainya penekanan tombol oleh Kapolri dan Panglima TNI.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dalam dialognya kepada jajaran Polda Se-Indonesia menyampaikan, kegiatan ini Polri beserta TNI akan berkolaborasi dengan semua unsur, termasuk masyarakat untuk mensukseskan sekaligus mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan dan makan bergizi.

“Polri telah mencanangkan progam “POLIRAN” yaitu Polisi Anti Pengangguran, dengan membangun pelatihan kepada anggota Gugus Tugas Polri, bekerjasama dengan masyarakat dalam hal ini petani guna mendukung kemampuan personel dalam melaksanakan program demi terwujudnya swasembada pangan,“ tuturnya.

Sementara itu Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., dalam dialog interaktifnya menyampaikan kepada Bapak Mentan RI dan Mendes RI, bahwa perlu adanya regulasi pada saat penyerapan gabah dan penyerapan hasil panen agar tidak salah sasaran, dengan membuat seperti lumbung di setiap wilayah.

“Atau hasil panen dari petani, pemerintah yang membeli supaya ada kepastian hidup untuk petani tersebut, kemudian juga dari pemerintah bagaimana cara pendistribusiannya, seperti yang sudah dipaparkan oleh Irwasum Polri sehingga tepat sasaran dan tepat guna.“

“Dan pada saat setelah penanaman mungkin ada pendampingan sampai dengan panen, saya rasa Bapak Mentan juga sudah membuat system seperti itu, tetapi regulasinya dari penyerapan gabah itu harus pemerintah yang membeli jangan sampai nanti ke tangan-tangan swasta yang akhirnya kita kekurangan pangan seperti tadi apa yang disampaikan harus tepat guna tepat sasaran,“ pungkasnya.

Usai pelaksanaan dialog interaktif kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lahan penanaman benih jagung dan pemberian bantuan secara simbolis oleh Kapolri dan Panglima TNI beserta unsur dinas terkait yang diikuti secara serentak oleh jajaran Gugus Tugas yakni, Kapolda Lampung, Danrem 043/Gatam beserta unsur Forkopimda Provinsi Lampung.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolda Lampung, Kabinda Lampung, PJU Polda Lampung, Kadis Ketahanan Pangan,Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kadis Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung, Paslog Brigif 4 Mar/BS, Dandenpomal Lanal Lampung, Dansatpom Lanud Pangeran M. Bunyamin, Kabid Berantas BNN Provinsi Lampung, Perwakilan Balai Pertanian Lampung dan tamu undangan lainnya. (Susan)

Satpolairud Polres Tanggamus Identifikasi Dua Anak Tenggelam di Pantai Kiluan Kelumbayan

Tanggamus – Peristiwa tragis terjadi di Pantai Kiluan, Kecamatan Klumbayan, Kabupaten Tanggamus pada Senin, 14 Oktober 2024. Dua anak, Pajar Agung (6) dan Dika (7), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat sedang berenang di dermaga apung Pantai Kiluan.

Kasat Polairud Polres Tanggamus, Iptu Zulkarnain mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, peristiwa itu terjadi pada pukul 16.00 WIB, ketika kedua korban, tanpa pengawasan orang tua, sedang berenang di dermaga apung di depan Pomat Al Pantai Kiluan.

Pada saat itu, kondisi air laut sedang surut, namun sekira pukul 17.00 WIB air laut mulai pasang. Situasi ini menyebabkan kedua korban terseret arus dan tenggelam.

“Warga setempat dan keluarga korban segera melakukan pencarian setelah kejadian. Pada pukul 17.30 WIB, kedua korban akhirnya ditemukan di sekitar dermaga apung dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” kata Iptu Zulkarnain mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rivanda, S.I.K., Selasa 15 Oktober 2024.

Kasat menyebut, pihak keluarga menolak korban tengelam untuk di autopsi, sehingga kedua korban langsung diserahkan kepihak keluarga.

“Jasad kedua korban langsung diserahkan dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” ujarnya.

Kasat mengimbau bahwa peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak mereka, terutama saat berada di area yang berpotensi membahayakan seperti pantai atau laut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan kondisi air laut. Kami turut berduka cita, semoga keluarga korban diberi ketabahan menghadapi musibah ini,” tandasnya. (Susan)

Tim STIK Lemdiklat Polri Laksanakan Penelitian dan Supervisi di Polres Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR – Polres Lampung Timur menerima kunjungan Tim STIK Lemdiklat Polri yang melaksanakan kegiatan penelitian dan supervisi di lingkungan Polres Lampung Timur. Tim yang dipimpin oleh Kombes Pol H. Faizal ini disambut langsung oleh Kapolres Lampung Timur, AKBP Benny Prasetya, beserta jajaran pejabat utama Polres Lampung Timur, Kamis (10/10/24).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program STIK (Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian) Lemdiklat Polri yang bertujuan untuk melakukan penelitian mengenai berbagai aspek pelaksanaan tugas di lapangan serta memberikan supervisi terkait peningkatan kinerja kepolisian di daerah.

Dalam sambutannya, AKBP Benny Prasetya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan supervisi yang dilakukan oleh Tim STIK Lemdiklat Polri.

“Kami merasa sangat terhormat menerima kunjungan dari Tim STIK Lemdiklat Polri. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi kami untuk mendapatkan masukan, evaluasi, serta saran dalam rangka peningkatan kinerja personel Polres Lampung Timur,” ungkap Benny.

Kepala Tim, Kombes Pol H. Faizal, dalam paparannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data melalui responden penelitian yang dilakukan kepada personel Polres Lampung Timur, khususnya yang berkaitan dengan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, pelayanan publik, serta penegakan hukum di wilayah hukum Lampung Timur. Data tersebut nantinya akan dianalisis guna memberikan rekomendasi perbaikan dan pengembangan bagi kepolisian di daerah.

“Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan dan prosedur kepolisian di tingkat Polres, serta bagaimana personel menjalankan tugas-tugas mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Faizal. Ia juga menekankan pentingnya supervisi dalam memastikan agar setiap anggota Polri menjalankan tugas sesuai dengan aturan dan standar operasional yang telah ditetapkan.

Selama kunjungan, Tim STIK Lemdiklat Polri melakukan serangkaian diskusi dan pengisian kuesioner yang melibatkan berbagai satuan fungsi di Polres Lampung Timur. Selain itu, Kombes Pol H. Faizal dan tim juga menyempatkan diri untuk melihat langsung operasional di lapangan dan berinteraksi dengan beberapa personel kepolisian.

Kegiatan penelitian dan supervisi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan serta profesionalisme anggota Polres Lampung Timur dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat. AKBP Benny Prasetya menyampaikan bahwa hasil penelitian ini akan menjadi acuan penting bagi Polres Lampung Timur untuk melakukan evaluasi dan pembenahan di berbagai aspek pelayanan.
(Susan)

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pringsewu, Kapolres: Penyelidikan Masih Berjalan

Pringsewu – Polres Pringsewu melakukan evakuasi terhadap sesosok mayat tanpa identitas yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah kebun milik warga di Pekon Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung pada Senin (7/10/2024) pagi.

Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunus Saputra, menyampaikan bahwa penemuan mayat tersebut terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Warga yang pertama kali menemukan mayat langsung melapor ke Polsek Pagelaran, yang kemudian meneruskan laporan ini ke Polres Pringsewu.

“Benar, kemarin sekitar pukul 08.30 WIB, kami menerima laporan dari warga mengenai penemuan sesosok mayat di area perkebunan warga di Pekon Lugusari. Tim Inafis Polres Pringsewu segera bergerak ke lokasi untuk melakukan proses identifikasi dan evakuasi jasad tersebut,” ungkap AKBP M. Yunus Saputra kepada media pada Selasa (8/10/2024)

Menurutnya, saat ditemukan kondisi mayat sudah dalam keadaan tidak utuh dan sebagian tubuhnya menghitam. Proses evakuasi dan identifikasi pun memerlukan kehati-hatian agar tidak merusak barang bukti yang ada di sekitar lokasi penemuan.

“Dari hasil pemeriksaan awal, dapat dipastikan bahwa jasad ini berjenis kelamin laki-laki. Namun, untuk identitas masih kami selidiki,” jelas Yunus.

Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa pihaknya belum dapat memaparkan detail lebih lanjut mengenai dugaan penyebab kematian karena proses otopsi yang masih berjalan untuk memastikan apakah terdapat tanda-tanda kekerasan fisik sebelum korban meninggal.

“Penyelidikan masih terus kami lakukan. Kami akan mendalami berbagai kemungkinan, termasuk memastikan apakah ada unsur tindak pidana dalam kematian korban ini. Untuk itu, kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor ke Polres Pringsewu atau Polsek terdekat,” tegasnya.

Sebelumnya, Warga Pekon Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung digegerkan penemuan sesosok mayat tanpa identitas. Mayat yang tampak seperti terbakar ini ditemukan di salah satu kebun milik warga.

Dari video yang diterima awak media terlihat sosok mayat tersebut dalam keadaan tidak mengenakan pakaian. Wajahnya juga sudah tampak sudah tidak bisa dikenali karena sebagian tubuhnya sudah tidak utuh dan menghitam.(Susan)

Polsek Cukuh Balak Gelar Pelatihan Sat Linmas 7 Pekon untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan di Tanggamus

Tanggamus – Kapolsek Cukuh Balak, Ipda Joko Wahyudi, S.Kom, bersama anggota Polsek Cukuh Balak, menyelenggarakan kegiatan pelatihan bagi anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Balai Pekon Banjar Manis, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, Senin 7 Oktober 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan Linmas dalam menghadapi situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Dalam pelatihan ini, peserta Linmas dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Diharapkan, melalui pelatihan ini, para anggota Linmas dapat lebih siap dalam menghadapi potensi ancaman serta menjaga ketertiban masyarakat, khususnya menjelang Pilkada serentak 2024.

Kapolsek Cukuh Balak, Ipda Joko Wahyudi, menegaskan pentingnya peran Linmas dalam menjaga ketertiban umum, terutama di wilayah pedesaan.

“Linmas adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan di tingkat desa. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan keterampilan mereka harus selalu ditingkatkan melalui pelatihan seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Cukuh Balak, Bapak Alsep Rizam, menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Polsek Cukuh Balak dalam meningkatkan kapabilitas Linmas.

“Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas Linmas sehingga mereka dapat berkontribusi secara maksimal dalam menjaga ketertiban dan keamanan di desa-desa,” katanya.

Kegiatan pelatihan ini mendapat sambutan positif dari peserta, yang mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai tugas dan tanggung jawab mereka sebagai bagian dari Linmas. Acara berlangsung dengan tertib dan diakhiri dengan sesi diskusi serta tanya jawab.

Pelatihan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kasat Pol PP Kabupaten Tanggamus yang diwakili oleh Heri Suwarsono, beserta staf, dan Danramil Cukuh Balak yang diwakili oleh Serka Hasanuddin.

Selain itu, kepala pekon dari beberapa wilayah seperti Banjar Manis, Pampangan, Kacamarga, Tanjung Betuah, Pekon Doh, Putih Doh, dan Tengor turut hadir bersama aparatur pekon dan peserta pelatihan Linmas dari masing-masing pekon tersebut. (Susan)

Kapolres Pringsewu Lepas Enam Perwira Polri yang Memasuki Masa Purnatugas

Pringsewu – Suasana haru dan penuh rasa hormat menyelimuti Polres Pringsewu pada acara pelepasan enam perwira Polri yang memasuki masa pensiun pada Senin (7/10/2024) pagi di Mapolres Pringsewu. enam personel tersebut terdiri dari tiga perwira menengah berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) dan tiga perwira pertama. Acara pelepasan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, yang menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para perwira selama bertugas di Kepolisian Republik Indonesia.

Dari enam perwira yang dilepas, tiga di antaranya berpangkat Komisaris Polisi. Mereka adalah Kompol Irfansyah Panjaitan, yang terakhir menjabat sebagai Kabag Logistik; Kompol Yulmartin, yang sebelumnya menjabat Kepala Sub Pengendalian Operasi Bag Ops; dan Kompol Ruzan Afani, yang terakhir menjabat sebagai Wakapolsek Pringsewu Kota.

Selain itu, terdapat pula tiga perwira pertama, yaitu dua perwira berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) dan satu Inspektur Polisi Satu (IPTU). AKP Nurul Haq, yang terakhir menjabat sebagai Kepala Seksi Pengawasan Polres Pringsewu; IPTU Oman Azis, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Tahanan dan Barang Bukti; serta IPTU Tajudin, yang terakhir menjabat Wakapolsek Gadingrejo.

Prosesi ini diawali dengan upacara pelepasan yang berlangsung khidmat, diikuti oleh seluruh jajaran Polres Pringsewu. Dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang menjadi ajang perpisahan sekaligus apresiasi terhadap para perwira yang telah berjasa dalam pengabdiannya. Puncak acara diakhiri dengan tradisi pedang pora, yang menjadi simbol penghormatan dan kebanggaan bagi anggota yang telah memasuki masa purna tugas.

Dalam sambutannya, Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi para perwira tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih atas segala pengabdian dan sumbangsih yang telah diberikan selama bertugas di Polres Pringsewu. Semoga masa purnatugas ini dapat dijalani dengan penuh kebahagiaan dan semangat baru,” ujar Kapolres.

Ia juga berharap agar para perwira yang telah memasuki masa pensiun ini tetap menjaga silaturahmi dengan keluarga besar Polres Pringsewu dan terus berkontribusi bagi masyarakat, meski sudah tidak lagi bertugas secara aktif di institusi kepolisian.

Sementara itu, Kompol (Purn) Irfansyah Panjaitan, selaku perwakilan dari keempat perwira yang memasuki masa pensiun, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Polres Pringsewu atas dukungan dan kerja sama selama ini. “Kami sangat berterima kasih atas semua kebersamaan dan pengalaman yang kami dapatkan di Polres Pringsewu. Meskipun sudah purnatugas, hati kami akan selalu ada bersama keluarga besar Polres Pringsewu,” ucapnya.

Acara pelepasan tersebut diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan dari jajaran Polres Pringsewu kepada para perwira yang telah memasuki masa pensiun, sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas pengabdian yang telah mereka berikan selama bertahun-tahun.(susan)

Salah Satu DPO Pelaku Pengeroyokan Hingga Tewas Berhasil Ditangkap Polsek Terbanggi Besar

Lampung Tengah – Polsek Terbanggi Besar berhasil menangkap DPO pelaku pengeroyokan pria hingga tewas di lapo tuak.

Polisi sudah menangkap 4 pelaku yakni BOY, PU, AD, dan pada hari Jumat (4/10/24) pukul 15.30 WIB, petugas menangkap FH (36) warga Perum Griya Sejahtera Blok B12 RT.001 Swadaya 9, Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langka Pura, Kota Bandar Lampung.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, Kapolsek Terbanggi Besar Kompol Yusvin Argunan mengatakan, korban bernama Sugianto tewas dengan 2 tusukan senjata tajam di perut, dan luka tusuk pada lengan akibat penganiayaan oleh 6 orang pelaku di Lapo Tuak Dusun Tumpang Sari, Kampung Poncowati, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, pada Selasa (7/9/21) silam.

“Para pelaku termasuk FH mengeroyok dan menusuk korban dengan sadis secara bergantian saat mabuk di lapo tuwak di Lampung Tengah, hingga korban meregang nyawa,” kata Kapolsek saat di konfirmasi, Minggu (6/10/24).

Yusvin mengatakan, setelah DPO selama 3 tahun, FH tertangkap Tekab 308 saat muncul di Kampung Poncowati, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Kapolsek menjelaskan, aksi pengeroyokan yang dilakukan FH dan para pelaku lainnya terjadi hanya karena selisih paham atau cekcok mulut saat kedua belah pihak minum tuwak di lapo setempat.

Dia mengatakan, kronologi peristiwa bermula saat korban sudah berada di lapo tuwak sejak pukul 20.30 WIB, Senin (6/9/21).

Kemudian, datang pelaku dan rombongan sekira jam 22.00 WIB, rombongan pelaku datang dan langsung minum tuak.

“Saat ditengah obrolan dan pengaruh tuak, terjadi perselisihan antara korban dan rombongan pelaku, satu pelaku langsung mencekik korban dan perkelahian satu lawan satu,” katanya.

Lalu, lanjut Kapolsek, keduanya sempat dipisahkan oleh pengunjung lapo tuak.

Mereka sempat berdamai, lalu minum bersama di satu meja.

Tapi setelah pukul 01.45 WIB, Selasa (7/9/21) kembali terjadi selisih paham antara korban dengan salah satu dari 6 pelaku.

Dari situlah, pengeroyokan terjadi dan Sugianto babak belur dihajar 6 orang sekaligus.

“Korban yang awalnya masih sempat berdiri langsung dibuat tersungkur oleh 2 tusukan senjata tajam dari salah satu pelaku pada perut dan lengan,” katanya.

“Karena terluka, Sugianto sempat kabur dan masuk ke dalam rumah, namun dihampiri pelaku lain dan kembali menusuk Sugianto di perut hingga tewas,” imbuh Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, saat ini pihaknya tengah mengejar 3 pelaku lain yang masih DPO.

Sementara saat ini FH bergabung dengan BOY, PANDU, dan ADE yang sudah ditangkap lebih dulu.

Pelaku dijerat kasus tindak pidana pengeroyokan atau penganiayaan yang mengakibatkan maut sebagaimana dimaksud pasal 170 Ayat (2) ke-3 KUHPidana atau pasal 351 Ayat (3) KUHPidana.

“Para pelaku diancam pidana kurungan penjara paling lama 12 tahun,” pungkasnya. (Susan)