Pertina Metro Persembahkan 9 Emas 9 Perak dan 5 Perunggu Pada Walikota

Metro | Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Metro mempersembahkan medali kepada Walikota Metro Bambang Iman Santoso dalam Ajang Polresta Cup Kejuaraan Nasional Bhayangkara Boxing Class 2025 saat Audiensi di kantor pemerintah setempat.

“Kami atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Metro khususnya saya sebagai walikota Metro pada hari ini sudah menghadap kepada kita dan bertemu dengan Ketua pertina serta seluruh jajaran pengurus yang didampingi oleh Asisten ll dan Sekretaris Disporapar,” ucap Bambang

“Jujur saya merasa sangat bangga dan sangat bahagia atas apa yang disampaikan oleh Ketua Pertina Kota Metro. Bahwa dalam mengikuti sebuah event kejuaraan tersebut, para atlet kita berhasil meraih prestasi membanggakan dengan membawa pulang mendali yang sangat dinantikan terutama mendali emas diantaranya: 9 emas 9 perak dan 5 perunggu,” ungkap Bambang Iman Santoso, di halaman kantor pemerintah setempat, Selasa, (22/07/2025).

“Ini adalah sebuah prestasi yang sangat luar biasa yang sudah kalian tunjukkan dan persembahkan untuk membawa nama baik kota tercinta kita ini yaitu Kota Metro, Sebagai Wali Kota, saya—Bambang Iman Santoso—atas nama pribadi dan seluruh jajaran pemerintah daerah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi ini. Kami benar-benar berkomitmen untuk terus mendukung para atlet yang telah mengharumkan nama daerah,” ujar Bambang.

Walikota menjelaskan, bahwa wadah tersebut disiapkan untuk kalian semua agar bisa mengembangkan karier dengan lebih baik. Ini jauh lebih efektif dibandingkan jika bergerak sendiri-sendiri.

“Jika kalian ingin meningkatkan karier di bidang olahraga khususnya di cabang yang kalian minati seperti tinju maka bergabunglah dengan wadah ini. Dengan begitu, jalan menuju keberhasilan dan prestasi yang kalian inginkan akan lebih mudah dicapai,”tutup Bambang.

Senada dengan Wali Kota, Ketua Pertina Kota Metro, Raden Sarmada, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang diraih.

“Alhamdulillah, kerja keras para atlet dan tim pelatih selama ini membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Kami tidak menyangka bisa meraih medali sebanyak ini,” tutur Raden Sarmada.

Raden Sarmada menjelaskan, bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari program latihan yang terstruktur dan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah kota.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas atlet kami agar dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di masa mendatang,” pungkas Sarmada.| (Rio).

Walikota Metro Lepas 16 Atlet Airsoft Menuju Fornas NTB, Targetkan 4 Medali

Metro | Pemerintah Kota Metro secara resmi melepas keberangkatan kontingen atlet Airsoft ke ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) ke-8 yang akan digelar di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Acara pelepasan berlangsung di halaman kantor Wali Kota Metro dan dipimpin langsung oleh Wali Kota, H. Bambang Iman Santoso, Senin (21/7/2025) sore.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Pemkot Metro dalam mendukung pengembangan olahraga rekreasi dan memberi ruang prestasi bagi komunitas-komunitas olahraga alternatif yang terus berkembang di tengah masyarakat.

“Saya bangga dan mengapresiasi semangat para atlet Airsoft asal Metro. Kalian membawa harapan dan kebanggaan bagi kota ini. Tunjukkan sportifitas, kedisiplinan, dan keberanian dalam setiap pertandingan. Pemerintah Kota Metro akan mendukung penuh perjuangan para atlet di Fornas NTB,” kata Wali Kota dalam sambutannya.

Pelepasan kontingen ini menjadi salah satu bukti bahwa Pemerintah Kota Metro tidak hanya berfokus pada cabang olahraga konvensional, tetapi juga memberi perhatian khusus kepada olahraga rekreasi yang berkembang dari komunitas masyarakat.

“Kami ingin menjadikan Metro sebagai kota yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga aktif dan kreatif dalam bidang olahraga. Airsoft adalah bagian dari itu. Saya titip pesan, bertandinglah dengan semangat dan integritas,” pungkasnya.

Sebanyak 18 peserta resmi dilepas keberangkatannya dalam kontingen Innasoc Metro, terdiri dari 16 orang atlet dan 2 official. Mereka akan berlaga dalam 16 kelas lomba Airsoft yang akan dipertandingkan pada Fornas ke-8.

Koordinator kontingen Airsoft Metro, Sapto Yuwono menjelaskan bahwa pelaksanaan kompetisi akan berlangsung di Korem 162/Wira Bhakti, Kota Mataram.

“Diawali teknical metting mulai tanggal 25 Juli, dan perlombaan berlangsung pada 26 hingga 27 Juli 2025. Berbagai kelas yang diikuti akan menguji keterampilan strategi, akurasi, dan ketahanan fisik para atlet,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa beberapa kelas favorit yang akan mereka ikuti di antaranya, CQB 4 on 4 atau lose Quarter Battle, CTS atau Combat Target Shooting, Sniper Action, Sniper Challenge dan sejumlah kelas bergengsi lainnya.

“Kami telah melakukan persiapan matang sejak beberapa bulan terakhir. Para atlet sudah melewati tahap seleksi internal dan pelatihan intensif. Target kami tidak main-main, kami ingin meraih empat medali dalam Fornas tahun ini,” tegas Sapto.

Pada Fornas ke-7 yang diselenggarakan di Bandung tahun 2023 lalu, kontingen Airsoft Kota Metro berhasil mengukir prestasi dengan menyabet satu medali emas dan satu medali perunggu.

Melihat perkembangan kemampuan atlet yang semakin baik dan kesiapan yang lebih matang, tahun ini tim Airsoft Metro menargetkan peningkatan perolehan medali menjadi empat.

“Medali yang akan kami raih nantinya tidak hanya untuk kami pribadi, tapi untuk masyarakat dan Kota Metro. Kami dedikasikan sepenuhnya kepada daerah kami tercinta,” ujar Sapto.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro, khususnya kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro atas dukungan yang selama ini terus mengalir terhadap pembinaan dan pemberdayaan komunitas olahraga alternatif seperti Airsoft.

“Airsoft bukan sekadar olahraga menembak, melainkan sebuah cabang olahraga rekreasi yang menuntut kombinasi strategi tim, pengambilan keputusan cepat, dan kedisiplinan tinggi. Dalam format kompetisi seperti Fornas, para atlet akan bersaing dalam skenario-skenario simulasi pertempuran yang dinilai dari ketepatan, taktik, dan penyelesaian misi,” tandasnya.

Melalui keikutsertaan di ajang nasional ini, kontingen Airsoft Metro sekaligus mengirimkan pesan bahwa komunitas olahraga alternatif di Metro hidup, tumbuh, dan mampu bersaing di level nasional.

Dengan semangat dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, para atlet Airsoft Metro kini bersiap menempuh perjalanan ke medan laga yang sesungguhnya di Mataram. Harapan tertumpu pada mereka untuk mengukir prestasi baru, mengharumkan nama Metro, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda pecinta olahraga rekreasi di seluruh Indonesia. | (Red).

HUT ke-64, IKWI Kota Metro Pererat Silaturrahmi Tingkatkan Kebersamaan

Metro | Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Metro merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 dengan tema “Mempererat Silaturrahmi Tingkatkan Kebersamaan.” Acara yang berlangsung di Kafe Pance dan dibuka secara simbolis dengan pemotongan tumpeng, Sabtu (19/072025).

Dalam sambutannya Ketua IKWI Kota Metro Eni Idayati, SP. MM mengungkapkan, rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya acara ini.

“Sesuai dengan tema pada hari ini mencerminkan semangat untuk memperkuat hubungan dan kebersamaan antar anggota,” ucap Eni.

“Kami sangat bangga dan berbesar hati karena pada momen HUT ini kita didampingi oleh Ketua, Sekretaris dan Bendahara PWI Kota Metro, Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan yang kita usung benar-benar hadir di tengah kita,” jelas Eni.

Eni Idayati menambahkan, ditahun 2025 ini IKWI Kota Metro memiliki program yang sudah berjalan, Salah satunya adalah pengajuan proposal kepada Ibu Wakil Presiden Republik Indonesia, Selvi Ananda Raka Buming Raka, yang saat ini tengah menunggu konfirmasi untuk audiensi di istana.

“Kami mohon doa serta dukungan nya kepada keluarga besar IKWI, serta Pengurus PWI Kota Metro, supaya rencana audiensi ini dapat berjalan lancar,” ungkap Eni.

Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro Rino PanduWinata menyampaikan, sangat mengapresiasi dan mendukung atas rencana audiensi dengan Istri Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Persiapkan dengan matang siapa saja yang akan berangkat , ini langkah positif yang patut kita dukung bersama,” ucap Rino.

Acara peringatan HUT IKWI ke-64 ini ditutup dengan pembagian hadiah kepada anggota dan keluarga besar IKWI sebagai bentuk apresiasi dan mempererat hubungan kekeluargaan.| (Rio).

Bhayangkara Boxing Clash 2025, Atlet Pertina Metro Borong Medali

Metro | Prestasi membanggakan diraih Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Metro dengan mendapatkan 23 medali dalam Ajang Polresta cup Kejuaraan nasional
Bhayangkara Boxing Clash 2025.

Acara yang berlangsung di Polresta Bandar lampung pada tanggal 4 – 6 juli 2025 lalu, sebanyak 23 atlet mendapatkan mendali, 9 emas, 9 mendali perak dan 5 mendali perunggu dari sasana Tinju Metro Boxing Camp (MBC) dan sasana Metro Warior Boxing (MWB) di Bumi Sai Wawai.

Dengan perolehan medali emas tersebut, sasana MBC dan MWB menunjukkan kualitas dan konsistensinya sebagai salah satu pusat pelatihan tinju terbaik di Metro Lampung guna mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 mendatang.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan Kota Metro, tetapi juga menjadi memotivasi bagi generasi muda untuk lebih giat berlatih dan berprestasi di bidang olahraga, khususnya tinju.

Ajang Polresta Cup Kejuaraan Nasional Bhayangkara Boxing Clash 2025 menjadi moment penting bagi pengembangan olahraga tinju di daerah tersebut, sasana MBC dan MWB untuk terus berpartisipasi dalam event-event serupa di masa mendatang untuk mengasah kemampuan atlet.

Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Metro Raden Sarmada menyampaikan, apresiasi dan rasa syukurnya atas capaian yang diraih atlet-atlet binaannya serta terselenggaranya kejuaraan ini.

“Ajang ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus mematangkan potensi atlet-atlet tinju muda dari Kota Metro dan daerah sekitarnya sekaligus mempersiapkan Porprov 2026 mendatang,” ucap Sarmada.

Lanjutnya, dalam pertandingan even boxing kali ini, banyak mendapatkan pelajaran yang sangat berharga, bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi lebih kepada bagaimana bisa terus belajar, dan meningkatkan kualitas atlet.

“Banyak dari atlet kita yang sudah menunjukkan semangat juang dan potensi luar biasa. Kami sangat membutuhkan support baik moral maupun materi dari pemerintah daerah, pihak swasta, sponsor, hingga masyarakat umum,” ungkap Sarmada.

Menurut Raden Sarmada, dukungan yang solid akan membuka peluang lebih besar bagi para atlet tinju muda Kota Metro untuk mengukir prestasi di kancah yang lebih tinggi.

“Dengan dukungan yang berkelanjutan, kami yakin Kota Metro bisa melahirkan atlet-atlet tinju berprestasi yang mampu membawa nama baik kota metro,” pungkas Sarmada.|(Rio).

Ampian Bustami : KONI Metro Siap Pertahankan Runer Up

Metro | Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) kota Metro gelar rapat kordinasi untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov ) Lampung 2026 mendatang.

Rapat dipimpin langsung oleh ketua KONI Kota Metro, Ampian Bustami, didampingi oleh, wakil ketua Suwandi, Sekretaris Arif Budi Sulistyo dan Bendahara Zulpikri, serta dihadiri pengurus dan Cabor yang ada, di Kantor KONI setempat, Jum’at ( 11/7/2025).

Usai rapat, ketua KONI Ampian Bustami, kepada Lampung7.com mengatakan, selain pembahasan terkait persiapan Porprov 2026 mendatang , rapat juga membahas tentang dana pembinaan untuk Cabor maupun terkait Reward bagi Atlet berprestasi.

“Untuk dana pembinaan tetap sama seperti tahun – tahun sebelumnya tidak ada perubahan walaupun saat ini tengah ada Efesiensi namun itu tidak menjadi hal penghambat bagi kita untuk terus melakukan pembinaan kepada cabor dan Atlet guna meraih prestasi,” kata Ampian.

Disinggung masalah target prestasi, Ampian menjelaskan, sudah barang tentu pihak KONI Kota Metro menargetkan prestasi yang pernah diraih yaitu berusaha mempertahankan status Runer up, bahkan pihak KONI berupaya untuk menjadi yang terbaik yaitu menjadi juara umum pada Porprov mendatang.

“Target ini tidak mudah, tapi kita yakin dengan kekompakan kita semua dengan mempersiapan segala sesuatunya dari jauh – jauh hari tidak menutup kemungkinan predikat Runer Up dapat kita pertahankan,” jelas Ampian.

Sementara, untuk mempersiapkan para Atlet dalam ajang Porprov 2026 mendatang, pihak KONI Metro akan melaksanakan seleksi para Atlet pada September 2025. Hal ini dilakukan agar pembinaan dan pelatihan kepada para Atlet lebih maksimal .

“Jika pelaksanaan Porprov di akhir tahun, maka persiapan kita sangatlah panjang dan itu lebih baik. Tapi, jika pelaksanaan Porprovnya diawal tahun maka kita sudah siap. Terutama bagi cabor yang Porprov tahun sebelumnya menyumbang medali terbanyak, akan kita lebih intensifkan lagi dalam seleksi dan latihanya, karena daerah lain pun sudah pasti melakukan hal yang sama , untuk itu kita tidak boleh terlena,” pungkas Ampian. | (Gun)

24 Jam Siagakan Ambulance Gratis PSC 119, Dinkes Metro Beri Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Metro | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro terus menyiagakan ambulance Public Safety Center (PSC) 119 terkhusus untuk warga di Bumi Sai Wawai yang kurang mampu, dan dalam situasi gawat darurat secara gratis.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Eko Hendro Saputra, bahwa pelayan ambulance PSC 119 beroperasi selama 24 jam dan gratis, guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di Kota Metro.

“Layanan ini gratis 24 jam dan bertujuan untuk memberikan akses cepat, tepat terhadap pertolongan medis bagi mereka yang membutuhkan. Sehingga, diharapkan dapat mengurangi angka kematian dan kecacatan akibat keterlambatan penanganan medis,” ucap Eko, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/7/0225).

Ditambahkannya, bagi masyarakat di Kota Metro, yang ingin menggunakan pelayanan ambulance gratis dapat menghubungi call center di 119 (bebas pulsa).

“Dapat juga menghubungi WhatsApp (WA) di Nomor (0821-8643-1119). Otomatis akan terkoneksi dengan Tim PSC 119 Kota Metro,” ujar Eko.

Eko mengungkapkan, di tengah kondisi darurat, seperti kecelakaan atau sakit parah, akses cepat ke pertolongan medis menjadi kunci utama.

“Public Safety Center (PSC) 119 hadir sebagai solusi untuk masyarakat, yang Beroperasi 24 jam, merupakan pusat koordinasi layanan gawat darurat yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas kesehatan se Kota Metro, termasuk puskesmas dan rumah sakit,” ungkap Eko.

“Dengan adanya PSC 119, diharapkan masyarakat tidak perlu lagi bingung mencari pertolongan saat menghadapi situasi darurat,” imbuhnya.

Selain itu, Eko menjelaskan, PSC 119 tidak hanya memberikan pertolongan medis, tetapi juga membantu proses evakuasi dan memastikan pasien mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan yang sesuai.

“Public Safety Center (PSC) 119 menjadi garda terdepan dalam penanganan gawat darurat, siap melayani dan memberikan pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan, kapanpun dan dimanapun,” jelas Eko.

 

“Program PSC 119 (Ambulance Gratis) ini sudah berjalan sejak tahun 2024 lalu. Pada tahun 2024, Ambulance PSC 119 telah melayani sebanyak 546 jiwa. Sedangkan di tahun 2025, dari bulan Januari hingga bulan Juli telah melayani sebanyak 240 jiwa,” pungkas Eko.| (Red).

Kota Metro Juara Nasional Posyandu Berprestasi 2024

Metro | Dinas Kesehatan Kota Metro terus menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang sehat melalui pendekatan promotif, preventif, dan berbasis partisipasi aktif.

Dalam tiga tahun terakhir, khususnya di bawah kepemimpinan dr. Eko Hendro Saputra, ST., M.Kes sebagai Kepala Dinas dan Diah Meirawati, S.Tr.Keb., SKM, M.Kes sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Metro berhasil menorehkan berbagai prestasi membanggakan di tingkat provinsi dan nasional.

Salah satu pencapaian gemilang datang dari Posyandu Mawar, yang berhasil mengharumkan nama Kota Metro sebagai Juara Nasional Posyandu Berprestasi 2024.
Keberhasilan ini merupakan hasil dari pembinaan yang konsisten dan pendekatan pemberdayaan kader yang dilakukan secara sistematis oleh tim teknis kesehatan masyarakat.

Masih di tahun yang sama, Kota Metro juga menerima STBM Award Kategori Paripurna, penghargaan tertinggi dalam program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Kota Metro tidak hanya mampu menjalankan kelima pilar STBM secara menyeluruh, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai budaya masyarakat.

Tak hanya unggul dalam pelaksanaan program, Kota Metro juga mencatatkan prestasi di bidang inovasi. Melalui produksi video edukatif kesehatan yang kreatif dan berdampak, tim promosi kesehatan Dinkes Metro meraih Juara I Inovasi Video Kesehatan Tingkat Provinsi.

Inovasi lainnya seperti program digital MEWS Integrated untuk pemantauan ibu dan bayi, serta program edukasi remaja Jama Pai SMA, menegaskan bahwa transformasi layanan kesehatan di Metro menyentuh berbagai lapisan usia dan kebutuhan.

Semua kerja nyata ini kemudian turut mengantarkan Kota Metro menerima predikat Kota Sehat kategori Swasti Saba Padapa, sebagai bentuk pengakuan atas sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan sehat yang berkelanjutan.

Capaian-capaian tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan hasil dari proses panjang, kolaboratif, dan berbasis data.
Dinas Kesehatan Kota Metro terus mendorong inovasi dan keterlibatan masyarakat untuk menjadikan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Kami bekerja bukan untuk pencitraan, tapi untuk memastikan program sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Eko Hendro Saputra, Senin (07/07/2025).

Dengan semangat pelayanan dan dedikasi, Dinas Kesehatan Kota Metro membuktikan bahwa kerja nyata akan selalu meninggalkan jejak kebaikan, dan Metro berada di jalur yang tepat menuju masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

“Prestasi hanyalah bonus dari kerja ikhlas dan konsisten di lapangan,” tambah Diah Meirawati.| (Red).

Jemaah Haji Kloter 56 JKG Asal Kota Metro Tiba

Metro | Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyambut 59 jemaah haji Kloter 56 JKG asal Kota Metro tiba pada Senin dini hari, 7 Juli 2025, sekitar pukul 01.30 WIB.

Dari data yang dihimpun, Kedatangan jamaah haji disambut keluarga di halaman parkir Masjid Taqwa Kota Metro.

Bambang mengucapkan, selamat datang dan menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai ibadah haji setibanya di tanah air.

“Atas nama pemerintah Kota Metro dan masyarakat, saya menyambut kepulangan para jemaah haji. Kami bersyukur mereka kembali dalam keadaan sehat,” ungkapnya.

Bambang berharap para jemaah dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, pengalaman spiritual selama di Tanah Suci perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

“Sepulang dari Mekkah, para jemaah diharapkan semakin meningkatkan iman dan takwa, serta memberi contoh yang baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Bambang menambahkan, terima kasih kepada panitia dan tim pendamping yang telah membantu kelancaran ibadah haji.

“Kami mengapresiasi kerja Penyelenggara Urusan Haji, Panitia Penyelenggara Haji Daerah, Tim Pemandu, Tim Kesehatan, dan para pembimbing. Berkat kerja sama semua pihak, pelaksanaan haji berjalan lancar,” pungkasnya. | (Rio).

TI Kota Metro Gelar Kejuaraan Walikota Cup Ke X 2025

Metro | Taekwondo Indonesia ( TI) kota Metro gelar kejuaraan walikota Cup ke X 2025, dilaksanakan di gedung Giga Futsal Kelurahan Margorejo Kecamatan Metro Selatan, pada Jum’at – Sabtu (4-5 Juli 2025)

Acara tersebut dibuka oleh walikota Metro Bambang Iman Santoso yang diwakili oleh Kadisporapar Tri Hendriyanto dan dihadiri oleh Ketua KONI Ampian Bustami.

Ketua TI kota Metro Sutrisna mengatakan kejuaraan Taekwondo walikota Cup ke X ini bertujuan untuk memotifasi serta menguji tingkat ketangkasan dan kemahiran jurus jurus para Atlet selama berlatih diclubnya masing – masing.

Selain itu, memotifasi Atlet dalam olahraga beladiri untuk terus berlatih serta mengembangkan diri guna meraih prestasi. ajang ini juga untuk menyeleksi para Atlet guna dipersiapkan dalam ajang Popnas, Porprov serta Prapon mendatang.

“Kejuaraan ini diikuti oleh club yang ada dikota Metro. Ini juga diikuti dari kalangan pelajar dan umum. Untuk jumlah peserta yang mengikuti walikota cup ke X ini berjumlah 348 Atlet. Untuk kelas yang dipertandingan ada dua yaitu kelas junior dan kelas senior. Sementara untuk dikelas senior dibagi dalam kelompok umur ada kadet dan pra kadet,” kata Sutrisna.

Lebih lanjut Sutrisna menjelaskan, adapun club yang ikut dalam kejuaraan walikota cup ke X ini serta jumlah Atlet adalah, Edison Club 22 peserta, MTC Yosomulyo 31 peserta, ALTC 33 peserta, SD Ital Jihad 9 peserta, Min 4 TC 6 Peserta, TNO RTC 38 peserta, RTA TC 42 peserta, DV TC 41 peserta, GEDTA TC 98 peserta, Willys TC 7 peserta, Saga TC 21 peserta.

“Kejuaraan ini melibatkan, 9 orang wasit nasional, wasit daerah 5 orang dan operator 2 orang,” tandasnya .

Sementara, Ketua KONI Kota Metro Ampian Bustami mengatakan kejuaraan tersebut merupakan ajang yang sangat penting tidak hanya sebagai wadah kompetensi tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan prestasi dan pembinaan atlet taekwondo di kota Metro dan provinsi Lampung umumnya.

“Apresiasi semangat juang para atlet yang telah berlatih keras untuk mendapatkan prestasi dalam kejuaraan ini. Saya yakin para atlet taekwondo adalah generasi muda yang berpotensi yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga tetapi juga mampu menjadi agen perubahan positif bagi bangsa dan negara,”ucap Ampian

Dirinya berharap melalui kejuaraan ini para atlet dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas serta mempererat tali persaudaraan antara sesama atlet dan penggiat taekwondo.

“Jangan jadikan pertandingan ini hanya sekedar ajang mencari kemenangan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk belajar berkembang dan mengukir prestasi,” ujar Ampian.

Ia menambahkan KONI Kota Metro juga akan terus berkomitmen untuk mendukung dan memajukan olahraga taekwondo di daerah.

“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini akan lahir bibit-bibit atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama kota metro di kancah nasional maupun internasional,” pungkas Ampian Bustami. |.( Gun ).

Audiensi Dengan Wali Kota, Koni Metro Target Pertahankan Peringkat Runner up Porprov

Metro | Langkah strategis dalam koordinasi persiapan Kota Metro menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Metro melakukan audiensi dengan Walikota Metro, Rabo ( 2/7/2025).

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KONI Metro, Ampian Bustami, bersama jajaran pengurus inti. Mereka menyampaikan laporan perkembangan pembinaan atlet serta kesiapan cabang olahraga unggulan yang akan diturunkan pada ajang Porprov 2026.

Ketua KONI Metro, Ampian Bustami, menegaskan target besar yang tengah dibidik ialah mempertahankan posisi runner-up seperti yang diraih pada Porprov sebelumnya

“Minimal, Metro tetap berada di peringkat dua, Itu target realistis yang ingin kita pertahankan. Tapi tentu saja, harapannya bisa lebih baik,” ucap Ampian, saat dikonfirmasi awak media usai audiensi.

Ampian Bustami juga menyampaikan bahwa koordinasi ini penting untuk menyamakan langkah dengan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat sinergi antar stakeholder olahraga di Kota Metro.

“Kami ingin memastikan seluruh persiapan berjalan optimal, baik dari sisi teknis, administrasi, maupun pembinaan atlet. Dukungan dari pemerintah kota menjadi faktor penting dalam pencapaian target Porprov nanti,” jelas Ampian.

Lebih lanjut, Audiensi ini juga menjadi ajang diskusi strategis terkait kebutuhan logistik, jadwal pemusatan latihan, dan pemetaan potensi medali dari berbagai cabang olahraga.

Menurutnya, audiensi tersebut menjadi momen penting bagi KONI Metro untuk menyampaikan berbagai perhatian strategis kepada pemerintah kota.

Tak hanya soal kesiapan atlet dan cabang olahraga (cabor) unggulan, namun juga mencuatkan isu klasik yang kerap mengiringi pembinaan prestasi olahraga di daerah yaitu anggaran terbatas.

“Kita akan maksimalkan cabor yang sudah punya catatan emas di Porprov sebelumnya. Tapi bukan hanya bertahan, kita juga pacu yang belum mendapat emas agar bisa mencetak sejarah baru. Ini bukan hanya soal hasil, tapi juga soal mentalitas juara,” tegas Ampian.

Dalam audiensi tersebut, Walikota Metro menyampaikan dukungannya terhadap semangat dan upaya Koni, meski dibatasi oleh kemampuan anggaran, tetap berkomitmen mendorong kemajuan olahraga prestasi sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kebanggaan daerah.

“Pak wali menyampaikan bahwa para atlet harus dipersiapkan sejak sekarang. Kita juga diminta menyusun rencana anggaran dengan matang agar setiap rupiah dapat berdampak pada hasil,” ujar Ampian.

Pemerintah melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Metro juga diminta untuk mendampingi KONI dalam menyusun strategi efisiensi anggaran yang tetap berorientasi pada pencapaian target prestasi.

Kota Metro yang selama ini dikenal sebagai lumbung atlet muda, punya tanggung jawab besar untuk menjaga kesinambungan prestasi dari tingkat pelajar hingga profesional.

Langkah KONI Metro yang mulai bergerak sejak dini menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan semua lini. Ini bukan sekadar memoles atlet di permukaan, tapi juga membangun sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk mendukung penuh kegiatan olahraga, terutama dalam menghadapi Porprov. Kita ingin Metro bisa tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik. Keterbatasan anggaran tak boleh menjadi alasan surutnya prestasi. Justru dalam tekanan itulah, organisasi olahraga ditantang untuk berpikir kreatif, membangun kolaborasi, dan membuktikan bahwa semangat juang atlet Metro tak akan redup,” pungkas Ampian.| (Arif).