M. Rafieq : Reformasi Birokrasi Harus Berkelanjutan dan Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan Lebih Baik

LAMPUNG7COM – Metro | Wakil WaliKota Metro Rafieq Adi Pradana menegaskan pentingnya keberlanjutan reformasi birokrasi dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi dan Rencana Tindak Lanjut Hasil Evaluasi Penilaian Reformasi Birokrasi Kota Metro Tahun 2025, yang digelar di Aula Kantor Pemerintah Kota Metro, Jumat (14/3/2025).

Dalam sambutannya, Rafieq mengungkapkan bahwa Kota Metro terus berkomitmen untuk mengimplementasikan Reformasi Birokrasi sesuai dengan Grand Design 2010-2025.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil evaluasi reformasi birokrasi Kota Metro dalam dua tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang positif.

“Berdasarkan hasil evaluasi yang disampaikan oleh Kementerian PAN-RB, indeks reformasi birokrasi Kota Metro meningkat signifikan, dari 66,63% (B) pada tahun 2023 menjadi 76,43% (BB) pada tahun 2024. Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh OPD dalam mengimplementasikan rencana aksi reformasi birokrasi,” ungkap Rafieq.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan ini harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintahan untuk terus berbenah.

Berbagai kebijakan strategis dalam reformasi birokrasi dan manajemen aparatur sipil negara harus dijalankan secara berkelanjutan, masif, dan serentak guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kedepannya, kita harus lebih memaksimalkan upaya peningkatan kualitas birokrasi, terutama pada sektor-sektor strategis yang berdampak langsung pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” tambah Rafieq.

Melalui reformasi birokrasi yang lebih optimal, Pemkot Metro berharap dapat mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Di kesempatan yang sama Kepala Bagian Organisasi Zaki Mubarak dalam sambutannya menyampaikan laporan kegiatan dengan maksud dan tujuan untuk melakukan evaluasi hasil pelaksanaan reformasi birokrasi Kita Metro.

“Reformasi birokrasi ini untuk mewujudkkan tata kelola kegiatan yg baik menuju government menciptakan generasi pemerintaha yg profesional dengan berkarakterisktik berintegritas berkinerja tinggi profesiona,” ucap Zaki.

“Tujuan kegiatan ini adalah sebagai wujud tindak lanjut hasil penyelenggaraan menpan reformasi birokrasi untuk memperbaiki dan melengkapi kekurangan kinerja reformasi birokrasi yang sudah didasarkan pada tahun sebelumnya,” sambung Zaki. | (red).

Kapolres Metro Gelar Buka Bersama dengan Awak Media

LAMPUNG7COM – Metro | Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho beserta pejabat utama Polres Metro menggelar acara buka puasa bersama dengan awak media Kota Metro, di Mapolres setempat, Rabu, Kamis(13/3/25).

Kegiatan ini diawali dengan zoom meeting dengan pimpinan Bapak Kapolri, yang diikuti oleh seluruh jajaran Polda dan Polres seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kepercayaan publik. Setelah zoom meeting, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Kapolres Metro, AKBP Heri Sulistyo Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara kepolisian dan rekan media sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi peran awak media dalam memberikan informasi yang objektif dan edukatif kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat semakin erat guna menjadikan Kota Metro ini menjadi kota yang aman dan damai,” ujar AKBP Heri Sulistyo.

Para jurnalis yang hadir juga mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Mereka menilai bahwa momen seperti ini dapat semakin memperkuat hubungan baik antara kepolisian dan media dalam memberikan pelayanan informasi yang terbaik bagi masyarakat.

Buka puasa bersama ini merupakan bagian dari kegiatan yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia, sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga komunikasi yang baik dengan para mitra, termasuk insan pers yang ada di Indonesia.| (Rio).

Pemkot Metro Gelar Musrenbang Tingkat Kota Rencana Kerja Tahun 2026

LAMPUNG7COM – Metro | Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota rencana kerja tahun 2026, berlangsung di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai, Kamis (13/3/2025).

Dikatakan Walikota Metro Bambang Iman Santoso, bahwa pentingnya Musrenbang sebagai bagian dari perencanaan pembangunan daerah yang harus selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi.

“Forum ini menjadi momen penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dan memastikan pembangunan yang efektif serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” katanl Bambang.

Dia menyampaikan, pembangunan Kota Metro Tahun 2026 akan menitikberatkan pada penguatan infrastruktur, seperti perbaikan jalan, penanganan banjir, serta optimalisasi lampu penerangan jalan.

“Prioritas utama juga akan ditingkatkan pada kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan,” ujar Bambang.

Walikota mengungkapkan, Musrenbang juga menjadi bagian dari penyesuaian kebijakan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo, serta arahan pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung dalam kebijakan pembangunan daerah yang efisien dan tepat sasaran, sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ tentang efisiensi anggaran.

“Sebagai bentuk implementasi kebijakan efisiensi, belanja pemerintah akan diarahkan pada tujuh bidang prioritas yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sanitasi, pengendalian inflasi, stabilisasi harga makanan dan minuman, penyediaan cadangan pangan, serta program lainnya yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Bambang.

Untuk itu, Walikota mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam membangun Kota Metro yang maju, cerdas, berbasis jasa, dan budaya yang religius serta dapat menghasilkan keputusan strategis yang akan membawa Kota Metro menuju pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pada Kesempatan yang sama, Gubernur Lampung yang diwakili oleh Staff Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan, Zainal Abidin, menyadari bahwa tuntutan masyarakat terhadap pembangunan efektif dan kelahiran publik yg berkualitas semakin tinggi, sehingga menurutnya perlu adanya pengawasan dan penjagaan semakin ketat.

“Kami mengharapan Kota Metro juga dapat mensinergikan tema pembangunan untuk memcapai visi mewujudkan Kota Metro yg bahagia,” papar Zaenal.

Zainal Abidin yang turut hadir melalui virtual tersebut, mewakili Provinsi Lampung memberikan apresiasi atas pencapaian pembangunan Kota Metro diantaranya pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi Kota Metro Lampung yang bahkan melebihi capaian Provinsi Lampung.

Termasuk, angka kemiskinan Kota Metro yang mencapai sebesar 6.78% dan merupakan terendah ke-2 setelah Kabupaten Mesuji, disusul dengan tingkat pengangguran lebih baik bila dibanding Provinsi Lampung yang baru mencapai 4.19%.

“Diharapkan Kota Metro untuk mempertahankan pencapaian yg sudah baik ini dan terus berkontribusi positif untuk pembangunan Provinsi Lampung,” kata Zaenal.

Sementara, dalam pemaparan Plt. Kepala Bappeda Kota Metro, Yeri Ehwan menyampaikan, capaian Pembangunan selama 4 tahun terakhir yaitu dari tahun 2021-2024 Kota Metro telah menunjukkan berbagai kemajuan signifikan.

“Diantaranya peningkatan pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 79,85 (2023) menjadi 80,41 (2024), termasuk kategori sangat tinggi. Pertumbuhan ekonomi positif, mencapai 4,88% pada 2024 setelah sempat mengalami kontraksi akibat pandemi,“ terang Yerri.

Lebih lanjut, Yerri juga menjelaskan bahwa peningkatan juga terjadi pada Investasi dari 2,26% (2020) menjadi 7,51% (2023) yang di dorong oleh sektor perdagangan, jasa, dan kesehatan.

“Inflasi terkendali, turun dari 2,53% (2020) menjadi 1,51% (2024), lebih rendah dibanding rata-rata provinsi dan nasional. Serta tingkat pengangguran yang mengalami penurunan dari 5,40% (2020) menjadi 3,71% (2024) lebih rendah dari rata-rata provinsi,“ kata Yerri.

Kemajuan yang terjadi di Kota Metro juga berhasil menurunkan Angka kemiskinan yang sebelumnya berada di angka 8,47% (2020) menjadi 6,78% (2024) dan menjadikan Kota Metro sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah kedua di Lampung.

“Selain itu, Prevalensi stunting mengalami penurunan drastis dari 25,3% (2019) menjadi 7,1% (2023), bahkan Kota Metro mendapat penghargaan nasional atas keberhasilannya dalam penanganan stunting,” ungkap Yerri.

Disisi lain, Yerri menuturkan Prioritas Pembangunan Kota Metro pada tahun 2026 akan mengacu pada visi RPJPD 2025-2045 dengan memfokuskan pada beberapa titik pembangunan Kota Metro 2026.

“Diantaranya penguatan infrastruktur untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, perluasan lapangan kerja dan penguatan ekonomi daerah,“ tuturnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Metro juga melakukan peningkatan kualitas lingkungan hidup dan sistem ketahanan pangan, pemantapan reformasi birokrasi dan pelayanan publik, penataan ruang kota dan infrastruktur perkotaan yang terintegrasi, peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dalam upaya mencapai target pembangunan tersebut, Pemkot Metro akan melakukan beberapa langkah strategis, termasuk mendorong inovasi daerah, mengoptimalkan penggunaan anggaran, serta memperkuat integrasi kebijakan pusat dan daerah,” jelas Yerri.

Dia menyampaikan, Kota Metro juga menargetkan peningkatan daya saing daerah dengan pengembangan sektor unggulan seperti perdagangan, jasa, dan industri kreatif.

“Musrenbang RKPD 2026 menjadi momentum penting bagi Kota Metro dalam merancang kebijakan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan global dengan strategi yang terencana dan sinergi berbagai pihak, Kota Metro optimis dapat mencapai pembangunan yang lebih maju, inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Yerri Ehwan. | ( Red).

Safari Ramadan di Metro, Gubernur Lampung diwakili Plh. Sekdaprov Bantu Petani, Anak Yatim Hingga Masjid

LAMPUNG7COM – Metro | Gubernur Lampung, diwakilkan oleh Plh. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung M. Firsada, hadir di Kota Metro dalam rangka melakukan Safari Ramadan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung di Masjid Nur Hidayah, Kelurahan Margorejo, Metro Selatan, Kamis (13/03/2025).

Kedatangan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan masyarakat Kota Metro sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam pembangunan Daerah yang ada di Provinsi Lampung.

Pada kesempatan ini Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Firsada membacakan sambutan Gubernur Lampung untuk mengajak serta dukungan masyarakat untuk menjadi bagian dalam proses pembangunan infrastruktur Provinsi Lampung khususnya Kota Metro supaya dapat mewujudkan visi misi Provinsi Lampung.

“Saya mengajak Pemerintah Kota Metro beserta seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari proses pembangunan ini. Saya mohon doa dan dukungan agar berbagai program-program pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan dengan sukses dan lancar demi mewujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas,” ujar Firsada..

Dengan menetapkan asta cita pembangunan, yaitu mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif serta memperkuat sumber daya manusia yang unggul dan produktif.

“Juga meningkatkan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, berkelanjutan, maka sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota akan menjadi kekuatan dasar dalam membawa kemajuan pembangunan di Provinsi Lampung,” tambah Firsada .

Di kesempatan yang sama Walikota Metro, Bambang Iman Santoso, mengucapkan terimakasih atas kedatangan tim rombongan safari ramadan pemerintah Provinsi Lampung ke Kota Metro.

Kunjungan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Metro dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berterima kasih atas kunjungan tim safari ramadan Pemerintah Provinsi Lampung ke Kota Metro melalui moment ini kita tentu kami berharap agar sinergitas yang sudah terjalin dapat semakin ditingkatkan demi tercapainya Lampung yang maju dan sejahtera,” ungkap Bambang.

Lebih lanjut dirinya mengatakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Metro dalam mewudujkan visi dan misi Provinsi Lampung yaitu “Bersama Lampung Maju Menuju indonesia Emas” dirinya akan meningkatkan infrastruktur pembangunan salah satunya pembangunan jembatan Way Sekampung Kibang yang menghubungakan Lampung Timur dan Kota Metro guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Tadi siang saya telah melakukan groundbreaking pembangunan Duplikasi Jembatan Way Sekampung Kibang yang terletak pada perbatasan Kota Metro dengan Kabupaten Lampung Timur. Kami akan terus memperbaiki sarana dan prasarana insfrastruktur yang ada di Kota Metro guna mendukung apa yang menajadi Visi misi Pemprov Lampung,” kata Bambang.

“Kami berharap dengan adanya perbaikan infrastruktur ini, dapat segera memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh masyarakat di Metro dan sekitarnya,” tambahnya.

Dalam kunjungannya Pemerintah Provinsi Lampung memberikan santunan sebanyak 10 anak yatim serta bantuan pupuk cair kepada 20 Gapoktan, 3 Dryer dan juga 3 Dryer Mocaf serta bantuan uang sebanyak Rp. 30.000.000 yang ditujukan untuk Masjid Nur Hidayah.|(red).

Bayu Teguh Pranoto Klarifikasi Peran Dwi Pujo Prayitno dalam Sengketa Lahan Bendungan Marga Tiga

LAMPUNG7COM – Metro | Bayu Teguh Pranoto akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan sejumlah media terhadap Dwi Pujo Prayitno yang disebut melakukan pungli terhadap ganti rugi lahan masyarakat yang terdampak proyek Bendungan Marga Tiga, Lampung Timur.

Bayu Teguh Pranoto menegaskan, Dwi Pujo Prayitno adalah konsultan hukum di Kantor Hukum Bayu Teguh Pranoto and Partners miliknya.

Hal tersebut disampaikannya saat Konfrensi Pers yang digelar Resto and Meeting Room Pawon Mas, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Rabo (12/3/2025),

Bayu Teguh Pranoto meluruskan pemberitaan sejumlah media siber terkait Dwi Pujo Prayitno dengan memaparkan semua bukti sah yang dikeluarkan kantor hukumnya dimana menugaskan Dwi Pujo Prayitno sebagai Konsultan Hukum.

“Saudara Dwi Pujo Prayitno bukan kuasa hukum warga, melainkan konsultan hukum yang kami tugaskan. Demikian pula dengan rekening penampungan sukses fee atas namanya, itu perintah resmi kantor kami karena warga lebih memercayainya,” ujar Bayu Teguh Pranoto dalam klarifikasinya.

Kepercayaan warga bukan tanpa alasan, dimana pada 1998 Dwi Pujo Prayitno telah membantu warga agar tanah yang dikuasai dan dikelola sebagai tanah pertanian dapat dikeluarkan atau lepaskan dari area hutan produksi Register 37 Way Kibang dan membantu untuk pembentukan Desa Mekar Mulya yang dahulu merupakan Dusun Brebes.

Saat itu, Dwi Pujo Prayitno salah satu yang ditunjuk oleh Universitas Lampung untuk memberikan bantuan hukum kepada masyarakat.

”Apa yang diperjuangkan Dwi Pujo Prayitno dan rekan-rekannya membuahkan hasil sesuai dengan permintaan masyarakat. Dasar itu yang menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap beliau,”ujar Bayu Teguh.

Pada Januari 2024, sambungnya, perwakilan warga dan tokoh masyarakat berikut Kepala Desa Mekar Mulyo Mista Atmaja, Kepala Desa Trisinar Kamirah dan Kepala desa Trimulyo terpilih Sugiyatman menemui Dwi Pujo Prayitno untuk meminta bantuan hukum terkait ganti rugi lahan yang terdampak proyek strategis nasional tersebut.

Tujuan mereka datang meminta bantuan untuk mendampingi agar lahan pertanian mereka bisa dibayarkan ganti rugi seperti lahan pertanian yang berada di luar Register.

Karena menurut keterangan Kepala Desa Mekar Mulyo Mista Atmaja dan Kepala desa Trisinar Kamirah hasil keputusan rapat di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung terhadap tanah pertanian masyarakat yang berada di dalam Kawasan Registrasi 37 Way Kibang tidak mendapatkan dan/atau memperoleh ganti rugi, yang mendapat ganti rugi hanya terhadap tanam tumbuhnya saja.

Ia menerangkan, sebelum Dwi Pujo Prayitno memberikan keputusan untuk membantu melalui Kantor Hukum Bayu Teguh Pranoto and Partners, Dwi Pujo Prayitno meminta kepada tokoh dan Kepala Desa untuk bermusyawarah terlebih dahulu dengan Kantor Hukum Hi. Kemari, apakah bersedia atau tidak untuk bergabung dengan Kantor Hukum Bayu Teguh Pranoto and Partners, dimana sejak 2021, warga telah menunjuk Advokat Kemari dan rekan sebagai kuasa hukum mereka.

”Namun, hingga awal 2024, tidak ada perkembangan signifikan dalam proses penyelesaian ganti rugi, sehingga warga beralih ke Kantor Hukum Bayu Teguh Pranoto and Partners. Ini alasan kenapa warga meminta bantuan kepada Pak Dwi Pujo yang akhirnya bekerjasama dengan kantor hukum kami,” urai Bayu Teguh.

Pada Tanggal 23 Januari 2024 Kantor Hukum Bayu Teguh Pranoto and Partner dihubungi Sukalam untuk bisa hadir dalam pertemuan pada 24 Januari 2024 di Balai Desa Mekar Mulyo karena Kepala Desa sudah mengundang Camat, Kapolsek, Danramil, dan warga masyarakat yang terdampak bendungan untuk musyawarah di Balai Desa Mekar Mulyo.

“Pada 24 Januari 2024, Kantor Hukum Bayu Teguh Pranoto and Partners, bersama Dwi Pujo Prayitno, mengadakan musyawarah dengan warga di Balai Desa Mekarmulya. Pertemuan tersebut dihadiri Babinsa, Babinkamtibnas, Intel Polsek, Intel Polres, serta Kepala Desa Mekarmulya dan Tri Sinar,” ulas Bayu Teguh.

Dalam pertemuan tersebut, disimpulkan bahwa masyarakat bersepakat meminta bantuan kepada Kantor Hukum Bayu Teguh Pranoto and Partners.

Ia pun mengusulkan untuk Kantor Hukum Hi Kemari mau bergabung bersama Kantor Hukum Bayu Teguh Pranoto.

”Dalam kesempatan itu, Kemari, yang sebelumnya menjadi kuasa hukum 60 warga, menyatakan kesediaannya untuk membantu di bawah koordinasi Bayu Teguh Pranoto and Partners,” kata Bayu Teguh.

Ia menjelaskan, berdasarkan kesepakatan tersebut, selanjutnya dibuat Surat Kuasa Khusus No.7.1/BTP-SK/II/2024 sampai dengan Surat Kuasa Khusus No.7.9/BTP-SK/II/2024 tertanggal 7 Februari 2024 sebagai penerima kuasa adalah Bayu Teguh Pranoto, S.H.,M.H., Eko Yulianto, S.H.,M.H., Abu Dzar Al Ghifari, S.H., Deni Saputra, S.H., Hi. Kemari, S.H., M.H., dan Dwi Pujo Prayitno, S.H., M.H selaku Konsultan Hukum pada Kantor Hukum Bayu Teguh Pranoto and Partners.

Sejak saat itu, kantor hukum Bayu Teguh Pranoto and Partners resmi menangani perkara tersebut.

“Setelah dibuat dan ditandatanganinya Surat Kuasa itu Bayu Teguh Pranoto, Hi. Kemari dan Dwi Pujo Prayitno berkoordinasi bertemu dengan Kepala Kantor ATR/BPN Lampung Timur untuk menanyakan mengapa tanah masyarakat yang berada didalam Register 37 Way Kibang tidak mendapatkan ganti rugi, Kepala ATR/BPN Lampung Timur menyampaikan bahwa pada prinsipnya semua instansi yang terkait di dalam panitia pengadaan tanah menyetujui untuk dibayarkan ganti rugi tetapi yang tidak berkenan untuk dibayarkan ganti rugi adalah Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan Wilayah XX (BPKHTL) Bandar Lampung,” beber Bayu Teguh.

Dalam pertemuan tersebut Kepala ATR/BPN Lampung Timur menyarankan untuk menemui dan mempertanyakan kepada Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan Wilayah XX (BPKHTL) Bandar Lampung, mengapa tidak menyetujui area didalam Register 37 Way Kibang dibayar ganti rugi.

Dimana setelah mendapatkan informasi tersebut, Kantor Hukum Hukum Bayu Teguh Pranoto and Partners mengeluarkan surat tugas untuk berangkat ke Jakarta mengajukan usulan pelepasan sebagian wilayah kawasan hutan produksi Register 37 Way Kibang, Desa Mekarmulya, Sekampung, dan Desa Tri Sinar kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

”Pada Juni 2024, KLHK mengeluarkan tanggapan yang menyetujui pelepasan lahan serta meminta Kementerian PUPR menyelesaikan hak-hak pihak terdampak,” jelas Bayu Teguh.

Pada September 2024, Kantor Hukum Bayu Teguh Pranoto and Partners menerbitkan surat kuasa kepada Dwi Pujo Prayitno dan Kemari untuk menerima sukses fee sebesar 15 persen.

Namun, Kemari menolak menandatangani surat tersebut dengan alasan dirinya telah dilantik sebagai Anggota DPRD Lampung Timur.

”Akhirnya kami menugaskan Dwi Pujo Prayitno untuk mengurus penerimaan sukses fee. Penunjukan ini didasarkan pada kepercayaan warga kepada beliau,” beber Bayu Teguh.

Setelah pencairan tahap pertama, Kemari menerima bagian sebesar Rp 450 juta. Pada 16 Oktober 2024, atas perintah Kantor Hukum Bayu Teguh Pranoto and Partners, Dwi Pujo Prayitno mentransfer Rp 200 juta ke rekening yang ditunjuk Kemari, yaitu rekening Wiwit Fauzan selaku bendahara pada kantor hukum Kemari. Sisanya, Rp250 juta, disiapkan untuk diserahkan secara tunai di kediaman Bayu Teguh Pranoto.

”Alasan penyerahan tunai ini berkaitan dengan temuan kami di lapangan. Temuan kami, Kemari secara sepihak membuat Surat Kuasa Substitusi kepada Wiwit Fauzan dan rekan, yang kemudian digunakan untuk menarik sukses fee dari pencairan tahap kedua dan ketiga pada 12, 13, dan 27 Desember 2024,” jelas Bayu Teguh.

Permasalahan utama dalam substitusi ini adalah pengalihan kuasa tanpa izin, yang berujung pada pencairan sukses fee oleh pihak yang tidak berwenang menurut Bayu Teguh Pranoto and Partners.

“Hal ini menimbulkan ketidakjelasan dalam distribusi dana dan berpotensi menimbulkan sengketa hukum lebih lanjut,” ucapnya.

Bayu Teguh Pranoto menegaskan, penunjukan Dwi Pujo Prayitno untuk menerima sukses fee telah sesuai prosedur, dan rekening yang digunakan adalah atas instruksi resmi kantor hukum.

Ia juga menyoroti tindakan Kemari yang menerbitkan surat kuasa tanpa izin, yang berujung pada pencairan dana di luar sepengetahuan Bayu Teguh Pranoto and Partners.

“Kami ingin meluruskan informasi yang beredar. Dwi Pujo Prayitno bukan kuasa hukum warga, dan semua langkah yang diambilnya dalam perkara ini adalah atas arahan resmi kantor kami,” kata Bayu.

Bayu kembali menegaskan, bahwa pihaknya tetap berpegang pada prosedur hukum dalam menangani sengketa lahan Bendungan Marga Tiga.

Pihaknya juga menyayangkan beredarnya informasi yang dinilai tidak akurat dan menyudutkan firma hukumnya.

“Kami bekerja berdasarkan mandat yang jelas dan selalu mengutamakan transparansi. Jika ada pihak yang merasa keberatan, kami siap menjelaskan sesuai fakta hukum yang ada,” tutup Bayu Teguh. | (Red).

Bulan Buci Ramadhan, Ketua TP-PKK Provinsi dan Walikota Metro bantu Penyandang Disabilitas

LAMPUNG7COM – Metro | Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Ny. Purnama Wulan Sari Mirza menunjukkan kepeduliannya di bulan suci Ramadan ini.

Kepedulian ditunjukkan dengan memberikan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), alat bantu bagi penyandang disabilitas, paket sembako hingga uang tunai bagi anak yatim-piatu, di Kelurahan Margorejo Metro Selatan, Kamis (13/03/2025).

Adapun jumlah bantuan tersebut adalah paket sembako sebanyak 50, 4 unit mesin jahit, 5 unit alat steam motor, kursi roda 2 unit, alat bantu dengar 2 unit, dan tongkat jalan 1 unit.

Ia menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintahan Provinsi Lampung untuk penuntasan kemiskinan yang tepat waktu dan tepat sasaran.

“Melalui program ini, diharapkan masyarakat yang telah memiliki usaha dapat keluar dari status penerima bantuan dan menjadi mandiri secara ekonomi. Diharapkan para penerima bantuan, khususnya bagi kaum perempuan, dapat lebih berdaya, mandiri, serta berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian keluarga,” kata Purnama Wulan Sari.

Walikota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan sambutan sekaligus menyapa warga Desa Margerejo Kota Metro sebagai bentuk penghormatan setelah dilantik.

Pada kesempatan tersebut, ia mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang telah diberikan oleh masyarakat serta menyatakan harapannya untuk dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Pertama-tama perlu saya sampaikan bahwasanya saya dan mas Rafiq sudah resmi dilantik oleh bapak Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Alhamdulillah ini berkat doa dan dukungan masyarakat Kota Metro. kami memohon doa agar dapat menjalankan amanat ini sebaik baiknya,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, Bambang juga menyampaikan rencana pembangunan yang akan dilakukan di Kota Metro oleh Gubernur Provinsi Lampung, salah satunya adalah proyek pembangunan jembatan Way Sekampung Kibang, Pembangunan ini diharapkan dapat mendukung infrastruktur kota serta meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat.

“Terdapat rencana yang insyallah akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini dari bapak Gubernur yaitu pembuatan jembatan kembar yang berlokasi di Sumbersari, yang menghubungkan Kota Metro dengan Kabupaten Lampung Timur semoga meningkatkan pendapatan perkapita,” lanjut Bambang.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, menyampaikan rasa Terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Lampung serta Dinas Sosial Provinsi Lampung atas bantuan yang diberikan.

Di kesempatan yang sama Boimin penerima bantuan menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah yang telah peduli dengan memeberikan bantuan sosial kepada masyarakat seperti ini.

“Tentunya sangat bertrimakasih sekali kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung terkhusus Bapak Walikota Metro Bambang Iman Santoso, bantuan ini sangat membantu sekali dalam menjalani kehidupan sehari hari, semoga apa yang menjadi niat bapak ibu semua menjadikan amal jariyah kelak,” kata Boimin saat sesi wawancara. | (Red).

AKBP Heri Sulistyo Nugroho Pindah, Jabat Kapolres Pesawaran

LAMPUNG7COM – Metro | Kepolisian Resor (Polres) Metro resmi mengalami pergantian pucuk pimpinan, Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho mendapat tugas baru sebagai Kapolres Pesawaran.

Pergantian ini Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/491/III/KEP./2025 tertanggal 12 Maret 2025 dimana merupakan bagian dari rotasi jabatan di tubuh Polri yang bertujuan untuk penyegaran dan peningkatan kinerja institusi kepolisian di berbagai daerah.

AKBP Heri Sulistyo Nugroho menggantikan Jabatan Kapolres Pesawaran yang sebelumnya dipegang oleh AKBP Maya Henny Hityahubessy.

Sementara, AKBP Maya mendapat tugas baru sebagai Irbid Itwasda Polda Banten, sedang posisi Kapolres Metro kini dipercayakan kepada AKBP Hangga Utama Darmawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Koorspripim Polda Lampung.

Kasi Humas Polres Metro, AKP Suliyani, membenarkan adanya mutasi ini dan menyampaikan bahwa proses serah terima jabatan (sertijab) masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Polda Lampung.

“Untuk rencana sertijabnya belum tahu pasti, karena harus menunggu proses dari Polda dulu. Biasanya bisa memakan waktu sekitar sebulan. Nanti kalau sudah ada jadwal resmi, pasti diinformasikan,” ujar AKP Suliyani, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (13/3/2025).

Kapolres Metro, AKBP Heri, dikenal sebagai pemimpin yang aktif dalam berbagai operasi keamanan, terutama dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba dan penguatan keamanan di wilayah Metro.

Di bawah kepemimpinannya, sejumlah kasus besar berhasil diungkap, termasuk beberapa kasus tindak pidana yang menjadi perhatian publik.

Selain itu, AKBP Heri juga dinilai dekat dengan masyarakat dan aktif dalam program-program sosial, seperti patroli dialogis, bakti sosial, serta kampanye keselamatan berlalu lintas.

Rotasi ini menjadi tantangan baru baginya untuk menerapkan pengalaman dan strategi kepemimpinan yang telah ia bangun selama di Metro ke wilayah Pesawaran.

Pesawaran dikenal sebagai daerah dengan potensi wisata yang tinggi, seperti Pantai Mutun, Pulau Pahawang, dan Teluk Kiluan. Namun, di sisi lain, daerah ini juga menghadapi tantangan dalam hal keamanan, termasuk peredaran narkoba dan kejahatan jalanan.

Sebagai Kapolres baru, AKBP Heri akan dihadapkan pada tugas untuk menjaga stabilitas keamanan di tengah perkembangan daerah tersebut.

Masyarakat Pesawaran pun menaruh harapan agar kepemimpinannya dapat membawa perubahan positif, terutama dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.

Di sisi lain, kehadiran AKBP Hangga Utama Darmawan sebagai Kapolres Metro yang baru juga menarik perhatian. Sebagai mantan Koorspripim Polda Lampung, ia dikenal memiliki pengalaman dalam bidang strategis kepolisian.

Dengan pengalaman tersebut, AKBP Hangga diharapkan mampu melanjutkan dan meningkatkan kinerja kepolisian Metro, baik dalam penegakan hukum maupun dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat.

Pergantian posisi di kepolisian bukanlah hal baru. Rotasi seperti ini merupakan langkah organisasi dalam menjaga dinamika dan efektivitas kinerja.

Dengan adanya perubahan ini, diharapkan ada inovasi baru dalam strategi pengamanan dan pelayanan publik di setiap daerah.

Masyarakat Metro dan Pesawaran kini menunggu bagaimana kiprah para kapolres baru mereka dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi warga. | (Red).

DKM Gelar Seminar Dari Transculture Sampai Akulturasi dalam Tari Tradisi dan Kontemporer

LAMPUNG7COM – Metro | Dewan Kesenian Metro mengadakan seminar bertajuk Akulturasi Tari dalam Konteks Tradisi dan Kontemporer, di gedung DKM setempat, Selasa, (11/3/2025).

Tampak hadir guru, pegiat seni tari, dan siswa sekolah menengah, kemudian sebagai pembicara dalam acara tersebut Reina Takeuchi, Kiki Rahmatika, Antoni, dan Susanto dengan moderator Solihin Ucok yang mengatur jalannya seminar.

Reina Takeuchi merupakan penata tari dari Australia, memaparkan pentingnya percampuran budaya dengan bertemu secara langsung dan intens dari beragam praktik budaya dalam proses penciptaan karya tari.

Ia menyampaikan urgensi perspektif transculture dalam proses kreatif sehingga yang tercipta bukan hanya sebuah karya seni, tetapi lebih dari itu, transculture memungkinkan terbentuknya pemahaman-pemahaman baru antarbudaya yang berbasis pada kesalingan dan negoisasi.

Sepemahaman dengan Reina, Kiki Rahmatika mengatakan bahwa transculture bukan hanya mempertukarkan tubuh antarbudaya, tetapi jiwa, perilaku, dan seluruh aspek yang hidup dalam tiap kebudayaan.

Kiki Rahmatika, koreografer asal Lampung yang sudah mengunjungi beberapa negara untuk berkesenian itu menyampaikan juga bahwa transculture dalam seni tari merupakan jalan untuk menemukan basis metodologi sehingga menghasilkan karya yang kuat.

Sementara, Antoni melihat perlunya seniman tari melakukan riset yang benar-benar turun ke denyut nadi kebudayaan masyarakat, bukan hanya melakukan pembacaan di dunia maya saja.

“Riset yang kuat dalam seni tari pada akhirnya akan menghasilkan karya yang unik dan memiliki daya hidup yang lama. Selain itu riset yang membumi dan menyeluruh dalam proses penciptaan karya tari juga memberikan kebiasaan kepada seniman tari untuk tidak dengan mudah mencontek karya orang lain,”ungkap Antoni.

Susanto berpendapat bahwa dengan mengajarkan karya tari kepada generasi muda merupakan jalan dalam pembentukan akulturasi dalam suatu masyarakat.

Tentu saja proses pengajaran karya tari itu harus ‘apa adanya’ sehingga generasi muda bisa mengetahui perbedaan tari kreasi tradisi dan kontemporer.

“Ajarkan saja tarian itu sesuai dengan gerakan aslinya, tidak perlu ditambah atau dikurangi,” ucap Susanto, penari yang pernah lama ‘mondok’ di Anjungan Lampung Taman Mini Indonesia Indah itu.

Ketua Dewan Kesenian Metro, Solihin Ucok, menyampaikan bahwa perlu adanya riset yang intensif untuk menciptakan karya seni berbasis akulturasi pada masyarakat yang majemuk.

“Nantinya, karya seni, baik itu karya seni tari atau yang lainnya, benar-benar bisa dianggap hasil proses akulturasi yang nyata dan benar-benar berjalan di masyarakat. Bukan suatu yang mengada-ada,” pungkas Solihin Ucok.| (Red).

Walikota Metro Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Idul Fitri, Tidak Mengalami Lonjakan

LAMPUNG7COM. – Metro | Pemerintah Kota Metro melakukan High Level Meeting bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), saat bulan ramadan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri, berlangsung di Aula Pemkot setempat, Rabu (12/03/2025).

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menyampaikan akan mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tidak mengalami lonjakan.

Dalam upaya ini, Pemkot Metro menggelar rapat bersama dengan Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung guna membahas langkah konkret yang perlu diambil.

“Ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh Pemkot Metro untuk memastikan kenyamanan masyarakat, terutama terkait harga bahan pokok agar tetap stabil. Kami ingin memastikan bahwa saat menghadapi hari raya nanti, masyarakat dapat merasa bahagia dan tidak terbebani dengan kenaikan harga yang signifikan,” ujar Bambang.

Bambang juga menegaskan komitmennya dalam mengawasi langsung pergerakan harga di pasar.

“Kami akan turun langsung untuk mengawasi, terutama terhadap pengusaha yang berpotensi menaikkan harga secara tidak wajar. Jika ada pengusaha nakal, kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas,” tegas Bambang.

Pemerintah memastikan bahwa kebutuhan pokok selama ramadan dan Idul Fitri tetap terjangkau bagi masyarakat Kota Metro.

Sementara, dalam pemaparannya, Kepala Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, menyoroti kondisi global yang tengah mengalami ketidakstabilan akibat perang di berbagai negara dan perubahan ekonomi yang signifikan.

“Ada beberapa hal yang sebelum sampai di Metro kita lihat tentunya ini berubah sekali karena adanya perang di berbagai negara, kemudian perubahan di mana-mana. Gejolaknya ini kelihatannya tidak baik-baik saja dan itu akan berdampak ke Indonesia, terutama daerah,” ujar Junanto.

Ia juga menekankan bahwa pada 2024 hampir 72% negara di dunia sedang menggelar pemilu, termasuk Indonesia, sehingga kondisi ekonomi belum terlalu optimal.

Selain itu, Junanto menegaskan pentingnya stabilitas harga pangan dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

“Yang perlu kita jaga dalam ekonomi ini adalah stabilitas. Jika semuanya stabil, masyarakat ikut tenang, dan stabilitas yang paling penting adalah harga pangan,” kata Junanto.

Ia juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus diiringi dengan kestabilan harga agar berkualitas.

“Kalau harga pangan stabil, pertumbuhan ekonomi menjadi berkualitas. Kalau pertumbuhan ekonomi tinggi tapi harga-harga juga tinggi, berarti tidak berkualitas,” jelas Junanto.

Untuk itu, ia berharap program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dapat terus mendorong stabilitas harga pangan.

“Tujuan utama kita hari ini adalah mendukung Lampung sebagai pusat ilmu pangan dan mendorong investasi serta hilirisasi kebutuhan yang sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan serta ekosistem ekonomi berbasis desa,” pungkas Junanto.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro terus berupaya mengendalikan inflasi melalui berbagai langkah strategis.

“Kami melakukan monitoring harga setiap hari di empat pasar utama, yaitu Pasar Kopindo, Pasar Tejo Agung, Pasar Margorejo, dan Pasar Sumbersari. Data yang kami kumpulkan merupakan rata-rata harga tingkat eceran dari pedagang di pasar-pasar tersebut,” ujar Bangkit.

Selain itu, Pemkot juga menggelar berbagai upaya pengendalian inflasi seperti inspeksi mendadak (sidak) ke pasar dan agen, penyelenggaraan pasar murah melalui program Agrobahagia, serta gerakan menanam yang telah dilaksanakan pada beberapa tanggal tertentu di bulan Januari dan Februari.

“Kami juga terus melakukan penjajakan kerja sama antar daerah untuk memastikan pasokan tetap terjaga,” tambah Bangkit.

Lebih lanjut, Sekda Kota Metro menegaskan pentingnya koordinasi dalam menjaga ketersediaan bahan pokok, khususnya LPG 3 kg.

Evaluasi kebijakan juga telah dilakukan, termasuk monitoring harga minyak goreng Minyakita yang sempat melebihi HET dan pemantauan ketersediaan LPG 3 kg.

Sebagai langkah ke depan, Pemerintah Kota Metro akan terus memperkuat koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta Forkopimda dalam menjaga kestabilan harga dan pasokan.

“Kami akan terus melaksanakan kebijakan pengendalian inflasi sesuai arahan Presiden Republik Indonesia. Program seperti gerakan menanam, optimalisasi lahan pekarangan, bantuan alat pertanian, serta penyelenggaraan pasar murah akan terus kami tingkatkan,” tegas Bangkit.

Selain itu, Pemkot juga akan memperkuat koordinasi dengan agen dan distributor di Kota Metro serta menjalin kerja sama baru dengan daerah lain.

“Harapan kami, langkah-langkah ini dapat menjaga stabilitas harga pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Metro,” pungkas Bangkit. | (Red).

Gebyar Ramadan Bersama PAUD, Pemkot Metro Perkenalkan Keutamaan Syahrul Mubarok

LAMPUNG7COM – Metro | Asisten I Kota Metro Supriadi secara resmi membuka acara Gebyar Ramadan Bersama PAUD, yang berlangsung di Masjid Taqwa Kota Metro, Rabu (12/03/2025).

PAUD Kota Metro bekerja sama dengan Persaudaraan Muslimah (SALIMAH) tersebut menghadirkan ratusan wali murid yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini serta membina, menumbuhkan, dan mengembangkan potensi anak secara optimal.

Dalam sambutannya, Asisten I Kota Metro Supriaadi, berharap seluruh masyarakat semakin peduli terhadap pendidikan guna mewujudkan Kota Metro sebagai Kota Pendidikan.

“Saya meminta semua pihak untuk lebih peduli terhadap pendidikan, memberikan perhatian, semangat, dan motivasi kepada jajaran pendidik serta seluruh masyarakat, “ujar Supriadi.

Tak hanya itu, dirinya juga mengajak seluruh yang hadir untuk bersama-sama kita wujudkan Kota Metro sebagai kota yang berpendidikan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Metro Deddy Hasmara, melaporkan bahwa acara yang digelar dari pukul 08.00 WIB tersebut untuk memperkenalkan keutamaan bulan Ramadan atau Syahrul Mubarok kepada anak-anak sejak dini , serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka.

Deddy juga menyampaikan bahwa acara yang melibatkan sekitar 450 anak PAUD dan wali murid tersebut terbagi menjadi 6 kegiatan.

“Kegiatan menarik yang dilakukan seperti hafalan Al-Qur’an, menggambar, mewarnai, permainan edukatif, serta story telling. Selain itu, juga diadakan pengajian khusus bagi orang tua siswa,“terang Deddy..

Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kota Metro Eni Sumiati Bambang, menekankan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan salah satu pondasi utama dalam mencetak generasi emas Indonesia.

“Pendidikan anak usia dini merupakan tahap awal dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia. PAUD adalah fondasi penting dalam mewujudkan generasi yang cerdas dan berkelanjutan,” ungkap Eni Bambang.

Dirinya juga menyoroti bahwa kebijakan Merdeka Bermain dan Merdeka Belajar menjadi landasan dalam pelaksanaan pendidikan PAUD.

“Pemerintah terus berupaya memperluas serta meningkatkan mutu PAUD guna mengoptimalkan potensi anak-anak sejak usia dini dengan mendaftarkan anak usia 3-6 tahun ke PAUD, dimana PAUD bukan sekadar tempat bermain, tetapi juga tempat anak-anak dipersiapkan untuk jenjang pendidikan selanjutnya,” tegas Eni Banbang. | (Red).