Progres Listrik PLN Desa Way Terusan 85 Persen Sudah Dicapai, Kini Memasuki Tahap Pematangan

Metro | Upaya menghadirkan akses penerangan listrik PLN bagi masyarakat Desa Way Terusan, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, kini telah mencapai sekitar 85 persen.

Capaian tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah dalam memperjuangkan akses penerangan listrik dari PLN.

Hal ini menjadi prioritas utama setelah adanya pertemuan antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak PLN.

Dikatakan Kepala Bidang Inovasi Balitbangda Lampung Tengah, Dra. Hj. Mardiana, M.M., menyampaikan rasa syukurnya atas progres yang dicapai. koordinasi teknis terkait penyediaan aliran listrik kini telah memasuki tahap pematangan.

“Alhamdulillah, pertemuan antara masyarakat Way Terusan dengan pihak PLN berjalan dengan baik. Secara garis besar, rencana ini sudah tergambarkan hingga 85 persen dan tinggal menunggu realisasi di lapangan,” ungkap Mardiana.

Kemudian, sebagai tindak lanjut, Balitbangda Lampung Tengah akan melaporkan hasil pertemuan tersebut kepada Pemerintah Daerah dan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah pada Selasa mendatang.

Saat ini, tim juga tengah merampungkan masterplan serta melengkapi data pendukung agar pelaksanaan program tidak terkendala secara administratif.

Mardiana menjelaskan, percepatan pembangunan di Desa Way Terusan tidak terlepas dari keberadaan Surat Keputusan Integrated Area Development (IAD) yang telah ditandatangani Bupati Lampung Tengah pada 28 Oktober 2025 lalu sebagai turunan dari Peraturan Presiden (Perpres).

“Dulu pemerintah daerah belum bisa bergerak leluasa membantu masyarakat di sana. Namun, dengan adanya SK IAD, kini tersedia payung hukum bagi pemerintah daerah untuk menyalurkan bantuan, baik melalui APBD maupun APBN,” jelas Mardiana.

Komitmen Pemkab Lampung Tengah melalui skema IAD tidak hanya difokuskan pada penyediaan listrik, tetapi juga mencakup upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Pemerintah daerah mendukung penuh implementasi SK IAD ini. Tujuan besar kita adalah mensejahterakan masyarakat. Kami memohon dukungan doa dan kerja sama dari masyarakat Desa Way Terusan agar seluruh proses berjalan lancar dan manfaatnya segera dirasakan,” pungkas Mardiana.

-Diketahui, sejumlah program prioritas yang akan segera ditindaklanjuti meliputi:

-Penerangan: Percepatan pemasangan jaringan listrik oleh PLN

-Kesehatan: Peningkatan fasilitas dan akses layanan kesehatan masyarakat

-Pendidikan: Pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang layak

-Kependudukan: Penuntasan administrasi kependudukan bagi seluruh warga. | (Rio).

PLN UP3 Metro Sosialisasi Perluasan Jaringan Hingga Way Terusan

Metro | Penantian panjang ribuan warga Way Terusan, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, untuk menikmati aliran listrik PLN akhirnya mulai menemui titik terang.

Wilayah yang selama ini belum tersentuh jaringan listrik tersebut kini menjadi prioritas dalam program percepatan perluasan jaringan PLN.

Hal tersebut disampaikan Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian, dalam agenda sosialisasi rencana perluasan jaringan, pihaknya berkomitmen merealisasikan penyambungan listrik ke wilayah tersebut.

Anas Febrian menjelaskan, proses ini merupakan bagian dari upaya PLN menjangkau daerah-daerah terpencil, mengingat lokasi Way Terusan masuk dalam kawasan register, PLN terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna percepatan administratif dan fisik.

“Kami tetap optimis untuk percepatan. Koordinasi ini bukan baru dimulai, tetapi sudah berjalan dan akan kami rapatkan kembali hari Selasa depan bersama Bapak Bupati Lampung Tengah,” ucap Anas Febrian di Kantor PLN UP3 Metro. Rabu, (14/1/2025).

Dia menambahkan, menanggapi isu adanya pungutan liar (pungli) sebesar Rp 3,5 juta oleh oknum tertentu, Anas menegaskan bahwa PLN tidak pernah membenarkan hal tersebut.

“Jika ada oknum yang meminta biaya di luar ketentuan, kami minta masyarakat melapor ke pihak berwajib. Sanksi bagi oknum PLN sangat tegas, mulai dari teguran hingga pemberhentian,” ucap Anas.

Anas Febrian mengimbau masyarakat untuk melakukan transaksi resmi melalui aplikasi PLN Mobile.

“Biaya penyambungan, SLO, dan ID sudah ada di aplikasi melalui fitur LSP+. Jadi masyarakat cukup satu aplikasi, bayar di sana,” ucapnya.

Sementara itu, Mardiana, Kabid Balitbangda sekaligus Sekretaris Integrated Area Development (IAD) Lampung Tengah, menyatakan bahwa progres rencana ini sudah mencapai 85 persen.

Dengan terbentuknya IAD menjadi payung hukum yang kuat bagi pemerintah untuk masuk dan membantu masyarakat di wilayah tersebut.

“Selama ini kita berhati-hati karena ada aturan hukum di kawasan tersebut. Namun, dengan adanya SK IAD yang ditandatangani Bupati pada 20 Oktober 2025 lalu sebagai turunan SK Gubernur dan Presiden, kita punya dasar hukum untuk membantu kesejahteraan masyarakat, baik itu listrik, kesehatan, maupun pendidikan,” jelas Mardiana.

Dia menambahkan, pertemuan lanjutan dengan Bupati Lampung Tengah dan Sekda akan segera dilaksanakan untuk mematangkan Master Plan dan dokumen pendukung lainnya.

Sementara itu, Ketua MWC Way Terusan, Suratmin, mengungkapkan rasa syukurnya atas langkah nyata yang diambil oleh PLN dan Pemerintah Daerah. Menurutnya, ada sekitar 5.000 KK yang selama ini hidup tanpa penerangan PLN.

“Pengusulan sudah lama kami ajukan. Sejak kami bergabung dengan tim IAD pada Oktober 2025 lalu, progresnya terasa lebih cepat. Harapan kami hanya satu, listrik bisa secepatnya terealisasi dan dinikmati masyarakat,” harap Suratmin.

Pihak PLN dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menargetkan persyaratan administrasi segera terpenuhi agar pengerjaan fisik di lapangan tidak menemui kendala, sehingga Way Terusan segera terbebas dari kegelapan.| (Rio).

Subhan Kembali Pimpin DPD II Partai Golkar Kota Metro Periode 2026 – 2031

METRO | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Metro resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI untuk masa bakti 2026–2031.

Perhelatan yang berlangsung di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai, Kamis (08/01/2026), menjadi momentum pengukuhan kembali Subhan SE untuk menakhodai partai berlambang pohon beringin tersebu, bersama Sekretaris Kun Komaryati dan Bendahara M. Rizki Rabani, di Bumi Sai Wawai.

Musda VI ini menjadi forum strategis bagi internal partai untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, sekaligus merumuskan arah kepemimpinan serta kebijakan organisasi ke depan.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Golkar Kota Metro, Subhan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah mendukung perjuangan Partai Golkar selama ini.

Di sela-sela pidatonya, Subhan juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya di periode sebelumnya.

“Selama lima tahun menjabat, saya adalah pihak yang paling bertanggung jawab apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. Untuk itu, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap Subhan secara rendah hati.

Hadir dalam acara tersebut, Walikota Metro Bambang Iman Santoso memberikan ucapan selamat atas terselenggaranya Musda VI.

Ia menegaskan bahwa Partai Golkar merupakan mitra strategis pemerintah daerah yang memiliki peran besar dalam pembangunan di Kota Metro.

“Partai Golkar telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkaya dinamika demokrasi di kota ini. Kami berharap melalui Musda ini, lahir kepemimpinan yang solid, visioner, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Bambang.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak, menekankan pentingnya menghidupkan kembali jati diri partai sebagai partai “Karya dan Kekaryaan”.

Ia mengingatkan kader untuk memegang teguh doktrin Karya Siaga Garda Praga dalam mendukung program pemerintah yang pro-rakyat.

“Musda bukan sekadar seremonial, tapi ajakan untuk memperkuat komitmen dalam menjawab tantangan pembangunan Kota Metro yang terus berkembang,” tegas Hanan.

Hanan juga menitipkan enam poin instruksi strategis bagi kepengurusan yang baru:

* Konsolidasi Total: Memperkuat struktur partai hingga tingkat kelurahan dan RT.

* Inklusivitas: Mengakomodasi seluruh kader dalam setiap pengambilan keputusan.

* Pelibatan Masyarakat: Meningkatkan peran aktif warga dalam program-program partai.

* Regenerasi: Menyiapkan kader muda, perempuan, dan profesional untuk pemilu mendatang.

* Rumah Aspirasi: Menjadikan kantor Golkar sebagai rumah bersama bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

* Kerja Nyata: Partai harus tampil dengan gagasan dan program nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sebagai rangkaian kegiatan Musda, Hanan juga memaparkan keberhasilan program “Gerakan Lampung Menanam” yang telah dilaksanakan di berbagai titik, termasuk di Kota Metro, sebagai bentuk kepedulian partai terhadap lingkungan. | (Rio).

Subhan Kembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Metro

Metro | Hari terakhir DPD II Partai Golkar Kota Metro melakukan penjaringan bakal calon Ketua DPD setelah selama dua hari, yakni pada 2–3 Januari 2026, dan berakhir pukul 18.00.

Sejumlah kader Partai Golkar tercatat mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua, yakni Ahmad Haris, SH, kader muda AMPG, Kun Komariyati, SE, yang merupakan anggota DPRD Kota Metro dari Fraksi Partai Golkar dan Subhan, SE, yang merupakan Incumbent dan juga anggota DPRD Kota Metro, turut serta mengambil formulir pendaftaran.

Ketua Tim Penjaringan, Alfa Roby, menjelaskan bahwa saat pendaftaran sejak Jumat, 2 Januari 2026 dan berakhir pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekaligus pengembalian.

“Saat Pendaftaran, yang dilaksanakan di Kantor DPD II Partai Golkar Kota Metro, ada 3 kader yang ambil formulir pendaftaran, yakni Ahmad Haris, Kun Komaryati dan Subhan,” ujar Alfa Roby.

Kemudian, Alfa Roby menjelaskan bahwa seluruh bakal calon diberikan kesempatan yang sama sebagai wujud demokrasi internal partai, tidak ada perlakuan khusus terhadap kandidat tertentu.

“Semua kita perlakukan secara adil dan kekeluargaan. Hingga hari terakhir sudah ada tiga bakal calon yang mengambil berkas pendaftaran, tetapi sampai dengan penutupan hari ini pukul 18.00 wib, hanya dua yang memgembalikan berkas tersebut yakni Kun Komaryati dan Subhan, adapun Ahmad Haris tidak mengembalikan berkas. Selanjutnya akan kami lakukan verifikasi untuk tahapan berikutnya,” ujar Alfa Roby, Sabtu, (3/1/2026).

Dengan demikian, menurut Alfa Roby yang juga Ketua Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Kota Metro, mengatakan bahwa ada dua bakal calon yang mengembalikan berkas dan satunya tidak mengembalikan berkas.

Adapun seluruh persiapan pelaksanaan Musda telah mendekati rampung. Musda VI dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Januari 2026, di gedung Sesat Kota Metro.

Dalam Musda tersebut, selain pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Metro, juga akan dilaksanakan pelantikan ketua terpilih beserta jajaran pengurus baru yang rencananya dilakukan langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak.| (Arif).

Partai Golkar Kota Metro Resmi Buka Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD

Metro | DPD II Partai Golkar Kota Metro resmi membuka penjaringan bakal calon Ketua DPD selama dua hari, yakni pada 2–3 Januari 2026, dan pengembalian berkas tanggal 3 Januari 2026, di sekretariat Kantor DPD setempat .

Ketua Tim Penjaringan, Alfa Roby, menjelaskan bahwa pendaftaran dibuka sejak Jumat, 2 Januari 2026 dan berakhir pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekaligus pengembalian.

“Pendaftaran dilaksanakan di Kantor DPD II Partai Golkar Kota Metro dan terbuka bagi seluruh kader yang memenuhi syarat,” ujar Alfa Roby didampingi Ketua SC Ampian Bustami.

Ia menambahkan, seluruh bakal calon diberikan kesempatan yang sama sebagai wujud demokrasi internal partai. Menurutnya, tidak ada perlakuan khusus terhadap kandidat tertentu.

“Semua kita perlakukan secara adil dan kekeluargaan. Selanjutnya akan kami lakukan verifikasi untuk tahapan berikutnya,” jelas Alfa Roby, Rabo, (31/12/2025).

Lebih lanjut, Alfa Roby yang juga Ketua Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Kota Metro, menyampaikan bahwa seluruh persiapan pelaksanaan Musda telah mendekati rampung. Musda VI dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Januari 2026, di gedung Sesat Kota Metro.

Dalam Musda tersebut, selain pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Metro, juga akan dilaksanakan pelantikan ketua terpilih beserta jajaran pengurus baru. Pelantikan direncanakan dilakukan langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak, bersama jajaran pengurus provinsi.

Alfa Roby berharap, kepengurusan yang terpilih nantinya mampu membawa Partai Golkar semakin solid dan berkembang di Kota Metro.

“Siapapun yang terpilih, kami berharap dapat membawa Partai Golkar menjadi lebih besar dan berkontribusi nyata bagi masyarakat Kota Metro” tegas Alfa Roby.|(Arif).

Pemkot Metro Kembali Rolling dan Lantik 8 Pejabat Baru, Ini Daftar Namanya

METRO | Pemerintah Kota Metro kembali melakukan rolling, sebanyak delapan pejabat administrator resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Administrator, berlangsung di Aula Pemkot setempat, Rabu (31/12/2025).

Mutasi dan rotasi jabatan dinilai bukan hanya kebutuhan administratif, tetapi juga ujian integritas dan kapasitas para aparatur sipil negara (ASN) yang dipercaya mengisi posisi strategis.

Delapan pejabat yang dilantik tersebut berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dengan latar belakang tugas dan fungsi yang berbeda.

Ini pejabat yang dilantik, Rama Prastawa, sebelumnya menjabat Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan pada Dinas Perhubungan Kota Metro, kini sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro.

Kemudian, Amran Syahbani, sebelumnya menjabat Kepala Bidang Industri pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil, Usaha Menengah dan Perindustrian Kota Metro, kini menduduki posisi Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan pada Dinas Perhubungan Kota Metro.

Windy Kusuma Ningrum, sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Metro, kini dipercaya sebagai Kepala Bidang Industri pada Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Metro.

Aprizal, sebelumnya menjabat Sekretaris BPKAD Kota Metro, kini mengemban amanah baru sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Metro.

Selanjutnya Dyah Widyani, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Anggaran dan Perbendaharaan pada BPKAD Kota Metro, kini resmi menjabat sebagai Sekretaris BPKAD Kota Metro.

Pramadya, sebelumnya menjabat Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Penelitian Pengembangan pada Bappeda Kota Metro, kini dipercaya sebagai Kepala Bidang Penataan dan Pentaatan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro.

Selanjutnya Sonny Apriadi, sebelumnya menjabat sebagai Analis Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran pada Bidang Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Bappeda Kota Metro, kini mengisi jabatan Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Penelitian Pengembangan pada Bappeda Kota Metro.

Kemudian Fezal Aferizal, sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, kini dipercaya sebagai Kepala Bidang Deposit, Pengembangan Koleksi, Layanan, dan Pelestarian pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro.

Dalam sambutan Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, yang dibacakan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Metro, Suwandi, ditegaskan bahwa pelantikan dan mutasi pejabat bukanlah sekadar rutinitas birokrasi atau seremoni pengisian jabatan.

“Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), yang berorientasi pada pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel,” tegas Suwandi.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa jabatan adalah bentuk kepercayaan sekaligus ujian. Para pejabat yang baru dilantik diminta bekerja dengan penuh integritas, loyalitas, dan komitmen tinggi untuk melayani masyarakat, bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif.

Ia menekankan bahwa tantangan ke depan semakin berat, seiring meningkatnya pengawasan dan tuntutan publik terhadap kinerja ASN. Perubahan zaman dan dinamika kebutuhan masyarakat, menurutnya, menuntut aparatur pemerintah untuk terus belajar, berpikir strategis, bertindak cepat, serta mampu bekerja secara kolaboratif lintas sektor.

“Jabatan bukan hanya soal posisi, tetapi tentang tanggung jawab moral dan profesional. Pimpinan akan selalu memantau dan menilai kinerja sebagai bahan pertimbangan perjalanan karier selanjutnya,” tegasnya.

Wali Kota juga menegaskan bahwa setiap ASN harus menanamkan kesadaran bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara hukum, etika, maupun nilai-nilai agama.| (Red).

Wali Kota Metro Lantik Pejabat Eselon III di Akhir Tahun, Ini 23 Namanya

METRO | Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kota Metro kembali melakukan penyegaran birokrasi. Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, melantik dan mengambil sumpah jabatan 23 pejabat Eselon III di lingkungan Pemkot Metro, Rabu (24/12/2025) sore, di Aula Pemerintah Kota setempat.

Inilah daftar nama lengkap 23 pejabat yang dilantik dan dimutasi:

1. Alfajar Nasution, S.Sos., M.Si, dari Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata menjadi Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Metro.

2. dr. Achmad Redho Akbar, MM, dari Sekretaris Dinas Kesehatan menjadi Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.

3. Eka Syafriyanto, dari Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda menjadi Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

4. Abu Mansur Al Maturidi, SE, dari Kabid Operasional Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP menjadi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda.

5. Susilo Rahmadani, M.H., S.STP, dari Kasi Tibum Satpol PP menjadi Kabid Operasional Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP.

6. Renan Joko Sajarwo, S.IP., MM, dari Kepala UPTD Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan menjadi Kepala Pelaksana BPBD Kota Metro.

7. dr. Hasril Syahdu, MKM, dari Wakil Direktur Pelayanan RSUD Jenderal Ahmad Yani menjadi Direktur UPTD RSUD Sumbersaribantul.

8. Estelita Kesuma, SKM., M.Kes, dari Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Jenderal Ahmad Yani menjadi Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

9. Leny Marlina, SE., MM, dari Pengawas Koperasi Ahli Muda menjadi Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian.

10. Erfir Thabrani Indra R A, S.Sos., M.I.P, dari Analis Kebijakan Ahli Muda menjadi Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol.

11. Risfania, S.STP., M.Si, dari Sekretaris Kesbangpol menjadi Camat Metro Barat.

12. Triyono, S.Sos, dari Camat Metro Barat menjadi Sekretaris Kesbangpol.

13. Irawesi Afif, S.ST, dari Bidan Ahli Muda menjadi Kepala Bidang Litbang SDM dan Diklat RSUD Jenderal Ahmad Yani.

14. Aditya Wardana, S.STP., MM, dari Pranata Humas Ahli Muda menjadi Kepala Bidang Komunikasi, Informasi dan Statistik Diskominfo.

15. Haris Munandar, S.STP., M.Si, dari Kasubbag Dokumentasi menjadi Kasubbag Protokol Setda.

16. Kharisma Zarkasi Rusyadi Saputra, S.STP., M.Si, dari Lurah Ganjar Asri menjadi Kasubbag Dokumentasi Setda.

17. Ruben Nugroho, S.STP, dari Analis Protokol menjadi Lurah Ganjar Asri.

18. Maya Ariestanty, A.Md, dari Pengelola Sarpras Kantor menjadi Kasi Pemerintahan Kelurahan Sumbersari Bantul.

19. Lampita Hodmaida S, SE, dari Analis Kebijakan Ahli Pertama menjadi Kasi Pemerintahan Kelurahan Ganjar Agung.

20. Hari Sapta Marsetyo, SE, dari Analis Laporan Keuangan menjadi Kasi Pemerintahan Kelurahan Yosodadi.

21. Yulia Puspitasari, S.Ipem, dari Kasi Pemerintahan Kelurahan Purwoasri menjadi Sekretaris Lurah Purwoasri.

22. Muhammad Fadel Darmawan, S.Tr.IP, dari Analis Pelayanan menjadi Kasi Pemerintahan Kelurahan Purwoasri.

23. Rosmalita Elviera MD, A.Md.Kep, dari Perawat Mahir Puskesmas Yosodadi menjadi Kepala Subbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Yosodadi.

Pelantikan ini menegaskan langkah Pemerintah Kota Metro dalam menata ulang struktur birokrasi, dengan menempatkan pejabat sesuai kebutuhan organisasi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks. | (Rio).

GOW Kota Metro Perkuat Barisan Perempuan Sehat dan Ekonomi Disabilitas

METRO | Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Metro bersama PT Bogasari Flour Mills gelar kegiatan Gebyar Senam GOW bersama Bogasari, ditama Merdeka Kota Metro, Minggu (21/12/2025).

Kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi nyata antara Pemerintah Kota Metro, organisasi perempuan, dan dunia usaha dimana ribuan peserta dari unsur organisasi wanita hingga masyarakat umum memadati lokasi kegiatan, memperlihatkan soliditas barisan perempuan Metro yang semakin aktif mengambil peran di ruang publik.

Dikatakan Ketua GOW Kota Metro, Nidia Irine Sari Rafieq, dirinya mengapresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Gebyar Senam GOW bersama Bogasari bukan sekadar perayaan Hari Ibu, melainkan momentum konsolidasi gerakan perempuan.

“Terima kasih yang tulus atas terlaksananya Gebyar Senam GOW bersama Bogasari yang luar biasa ini. Kegiatan ini bukan hanya memperingati Hari Ibu, tetapi menjadi ruang mempererat silaturahmi, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta mendorong gaya hidup sehat dan pemberdayaan perempuan,” ujar Nidia

Momentum tersebut juga dirangkai dengan Pengukuhan Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kota Metro masa bakti 2025–2029, yang dinilai memiliki arti penting dalam pembangunan sumber daya manusia perempuan.

Nidia menegaskan bahwa PERWOSI harus menjadi motor penggerak olahraga perempuan di Kota Metro. Ia meyakini, perempuan sehat akan melahirkan keluarga kuat dan generasi unggul.

“Kami percaya, dari ibu dan wanita yang sehat akan lahir keluarga yang kuat dan generasi yang hebat. Karena itu, PERWOSI harus menjadi penggerak utama olahraga perempuan di Kota Metro,” tegas Nidia, yang juga ketua PERWOSI Kota Metro 2025-2029.

Pada periode kepengurusan 2025–2029, PERWOSI Kota Metro mengusung tiga fokus utama: memasyarakatkan olahraga sebagai gaya hidup perempuan, memperkuat sinergi dengan Pemkot Metro dan KONI dalam pembinaan atlet wanita, serta menghadirkan inovasi kegiatan olahraga yang kreatif, rekreatif, dan menjangkau hingga tingkat kelurahan.

Di momentum yang sama, Pemkot Metro bersama GOW dan Bogasari juga membuka Spesial Market, sebuah ruang ekonomi inklusif yang secara khusus melibatkan anak-anak disabilitas sebagai pelaku utama usaha.

Berlangsung di kawasan Simpang Taman Merdeka hingga Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Spesial Market menjadi wajah lain dari perayaan perempuan yang konkret, berani, dan menyentuh kelompok yang selama ini kerap terpinggirkan.

Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, menegaskan bahwa keramaian kegiatan perempuan sengaja dimanfaatkan untuk membuka akses ekonomi bagi komunitas disabilitas.

“Kami memanfaatkan momentum ini untuk memberdayakan anak-anak disabilitas dan memberikan ruang agar mereka bisa berjualan, berdikari, dan berdaya secara ekonomi,” kata Rafieq.

Menurutnya, Spesial Market dirancang sebagai sarana belajar kewirausahaan. Anak-anak disabilitas menjadi penjual, sementara pelaku UMKM dan pengusaha lokal berperan sebagai penyedia barang. Pemerintah hadir sebagai fasilitator, bukan pengendali.

“Ini bukan program resmi pemerintah, tapi inisiatif awal. Ke depan akan kita dorong agar menjadi program berkelanjutan,” ujar Rafieq.

Ketua Persatuan Komunitas Disabilitas (PKD) Kota Metro, Yunita Virya, menyambut positif langkah tersebut. Ia menilai Spesial Market sebagai ruang langka yang memberi akses langsung bagi anak disabilitas dan keluarganya untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi.

“Ini bukan hanya anak disabilitasnya, tetapi keluarga disabilitas juga diberikan akses berjualan. Metro menunjukkan perhatian nyata terhadap kami,” tegas Yunita.

Kolaborasi dengan Bogasari juga dipastikan berlanjut. Tim Bogasari, Inten Sawomi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menggelar Gebyar UMKM Kota Metro pada 10–11 Januari 2026, menghadirkan artis nasional Wika Salim dan melibatkan lebih dari 100 pelaku kuliner lokal, tanpa tiket masuk.

Dengan rangkaian kegiatan ini, GOW Kota Metro menegaskan posisinya bukan hanya sebagai organisasi perempuan seremonial, melainkan kekuatan sosial yang mampu menggerakkan kesehatan, solidaritas, dan ekonomi inklusif.| (Arif).

Bioskop XXI Hadir di Chandra Metro, Bantu Perekonomian Menengah

Metro | Walikota Metro Bambang Iman Santoso meresmikan pusat hiburan modern Bioskop XXI Chandra Metro di lantai 3 Chandra Superstore, Selasa (16/12/2025).

Selain Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, tampak hadir juga Wakil Walikota M. Rafieq Adi Pradana, jajaran pejabat pemkot, Direktur Chandra Metro Iyan Eka Chandra, dan owner Alexus Gunawan.

Dikatakan dalam sambutan Walikota mengungkapkan kebanggaannya atas kehadiran bioskop pertama dengan standar nasional di kota Metro dan kehadiran bioskop ini lebih dari sekadar tempat nonton.

“Ini adalah sarana hiburan yang juga mendidik, meningkatkan kualitas hidup, dan mendukung UMKM lokal,” ujar Bambang.

Dia juga menyoroti manfaat ekonomi yang dibawa kehadiran bioskop ini, mulai dari penyerapan lebih dari 400 tenaga kerja lokal hingga potensinya dalam menarik wisatawan.

Sementara itu, Alexus Gunawan selaku pemilik Chandra Metro mengungkapkan bahwa kerja sama dengan pemerintah daerah menjadi kunci terwujudnya proyek ini.

“Kami dan pemerintah saling mendukung. Harapan kami, bioskop ini ikut membangkitkan ekonomi kota dan memberikan tontonan berkualitas bagi masyarakat,” kata Alexus.

Dengan layar yang memutar film-film terbaru dan fasilitas yang nyaman, Bioskop XXI Chandra Metro diharapkan menjadi destinasi baru bagi keluarga, remaja, dan komunitas film di Metro dan sekitarnya.

Pembukaan ini juga disertai doa bersama untuk korban bencana di beberapa wilayah Sumatra, mengingatkan akan pentingnya solidaritas di tengah kegembiraan. | (Rio)

Sudarsono : Pentingnya Pengembangan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Karang Rejo

Metro | Pengembangan koperasi merah putih serta penanganan masalah lalat di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karang Rejo, Metro Utara.

Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sudarsono, saat kegiatan reses Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Metro Utara, berlangsung di kediamannya jalan Armor sentomo, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Metro Utara. Sabtu (13/12/2025).

Sudarsono menyampaikan, bahwa persoalan sampah dan pengelolaannya di TPAS Karang Rejo saat ini mulai menunjukkan perkembangan positif.

Pemerintah telah menurunkan alat berat serta menyediakan fasilitas umum untuk mendukung pengelolaan sampah.

“Alhamdulillah, untuk masalah sampah sudah ada alat berat dan fasilitas pendukung. Kami juga bersama masyarakat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa sempat meninjau langsung ke TPAS untuk melihat penanganan alat berat serta masalah lalat,” ujar Sudarsono.

Sudarsono menekankan, pentingnya pengembangan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Karang Rejo, mengingat mayoritas masyarakat setempat memiliki mata pencaharian sebagai petani sayuran.

“Di Karang Rejo, potensi sayur sangat besar. Bagaimana hasil sayuran ini bisa diarahkan menjadi produk olahan melalui koperasi. Berdasarkan survei, sejak adanya dapur MBG, ekonomi masyarakat sekitar mulai meningkat,” jelas Sudarsono.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, Yerri Ehwan, menyampaikan terima kasih atas undangan dalam kegiatan reses tersebut karena dapat langsung tatap muka dengan masyarakat terkait persoalan lingkungan, khususnya TPAS Karang Rejo.

Yerri menjelaskan bahwa penanganan lalat di sekitar TPAS dilakukan melalui tiga pendekatan, yakni fisik, biologis, dan kimiawi.

“Pendekatan fisik dilakukan dengan menutup area sekitar TPAS agar tidak menjadi habitat lalat dan tikus, menggunakan membran maupun tanah. Pendekatan biologis juga dilakukan, serta pendekatan kimiawi yang saat ini sedang berjalan,” ungkap Yerri.

“Pendekatan kimiawi dilakukan dengan pemasangan perangkap atau lem lalat yang sebagian telah didistribusikan kepada warga sekitar TPAS. Selain itu, penyemprotan insektisida juga dilakukan pada malam hari karena dinilai lebih efektif,” paparnya.

“Kami akui penanganan ini belum maksimal, namun sudah berjalan. Ke depan kami berharap pada tahun 2026 penanganan lalat dapat lebih dimaksimalkan,” kata Yerri.

Yerri mengungkapkan, bahwa keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala utama, sehingga pendistribusian perangkap lalat masih terbatas pada rumah-rumah yang berada dekat dengan TPAS.

“Tahun depan kami rencanakan pendistribusian perangkap lalat dapat diperluas hingga beberapa ratus meter dari lokasi TPAS, Warga juga menyampaikan bahwa lonjakan lalat tidak hanya terjadi di akhir tahun, tetapi juga sekitar bulan Maret saat musim hujan. Sehingga nanti bisa kita anggarkan lebih banyak daripada tahun ini,” pungkas Yerri.| (Rio).