Sosialisasi Anti Korupsi, KPK Gagas Program Monitoring Center for Prevention

Metro | Sebagai bentuk keseriusan mewujudkan pemerintahan yang bersih, Pemkot Metro memperkuat langkah pencegahan korupsi melalui sosialisasi Anti Korupsi melalui program Monitoring Center for Prevention (MCP) yang digagas KPK.

Langkah ini diambil sebagai respons atas masih adanya oknum di berbagai daerah yang terseret masalah korupsi, yang menjadikan upaya perlawanan terhadap praktik culas ini sebagai tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa, termasuk di lingkungan Kota Metro.

Sosialisasi yang dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perwakilan masyarakat ini menghadirkan narasumber utama, tokoh antikorupsi dari Provinsi Lampung, di Aula Pemkot setempat, Kamis (06/11/2025).

Irban Investigasi dan Pencegahan Korupsi, Pujo Asmanto mewakili Inspektur Henri Dunan menjelaskan, bahwa secara lugas mengenai bahaya laten korupsi dan dampaknya terhadap pembangunan, serta pentingnya menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini.

“Korupsi, yang definisinya mencakup kerugian negara dan tindakan negatif untuk mempengaruhi keputusan demi keuntungan pribadi adalah musuh bersama. Kita tahu, berdasarkan data Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia, upaya perbaikan terus dilakukan, namun fenomena oknum yang terseret kasus korupsi membuktikan bahwa pekerjaan rumah (PR) kita masih banyak,” ucap Pujo.

Pujo menegaskan, kunci utama untuk membasmi korupsi adalah penanaman nilai-nilai integritas. Integritas diartikan sebagai keselarasan antara hati, ucapan, dan tindakan.

“Integritas harus menjadi pondasi utama, terutama bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Kita harus berani melawan dan membasmi korupsi. Nilai-nilai ini juga wajib kita tanamkan kepada anak-anak kita, karena masa depan Indonesia bebas korupsi ada di tangan generasi penerus,” tambahnya.

Pemerintah Kota Metro menyatakan bahwa sosialisasi ini adalah bagian dari upaya menyeluruh untuk memastikan seluruh ASN di lingkungannya benar-benar terintegrasi dan berani melawan korupsi.

Selain itu, Pemkot Metro juga terus mengimplementasikan berbagai program pencegahan korupsi yang didukung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), salah satunya adalah Monitoring Center for Prevention (MCP).

Program unggulan KPK ini bertujuan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan di daerah. Melalui MCP, KPK memonitor dan mengevaluasi kinerja pemerintah daerah dalam delapan area rawan korupsi, seperti perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta manajemen ASN. Capaian MCP menjadi tolak ukur keseriusan Pemda dalam membangun sistem yang bersih.

“Program seperti MCP dari KPK ini merupakan upaya nyata untuk memperbaiki pola tata kelola pemerintahan dan memberantas korupsi di setiap daerah, termasuk di Kota Metro. Kami mengajak seluruh teman-teman untuk bersama-sama melawan korupsi di Kota Metro,” tutup Pujo.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjunjung tinggi integritas, Kota Metro bertekad menjadi salah satu wilayah percontohan yang bersih dari praktik korupsi. | (Rio).

SMA MUAD Sukses Gelar Tes Kompetensi Akademik, Siapkan Lulusan Unggul ke Perguruan Tinggi

Metro | Semangat juang dan dedikasi tinggi tampak jelas di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan (SMA MUAD) Metro saat sukses menggelar hari pertama Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun 2025 pada Senin (3/11/2025).

Kegiatan penting yang berlangsung tertib dan lancar di Ruang Labkom ini bukan sekadar ujian biasa, melainkan langkah strategis sekolah dalam menyiapkan “Generasi Emas” untuk meraih kursi di Perguruan Tinggi terbaik!

Salah satu aspek menarik dari pelaksanaan TKA ini adalah penggunaan pengawas silang dari guru sekolah lain. Ini adalah praktik edukatif yang sangat penting! Pengawasan silang tidak hanya menjamin integritas dan objektivitas hasil ujian, tetapi juga mengajarkan siswa tentang pentingnya kejujuran dan transparansi dalam setiap proses, nilai-nilai fundamental untuk masa depan.

Kepala SMA MUAD, Alex Kurniawan Almansyur, M.Pd mengungkapkan, apresiasinya terhadap capaian serapan lulusan ke perguruan tinggi tahun 2025 yang sangat membanggakan.

Menurutnya, Keberhasilan ini adalah cerminan dari kualitas pendidikan dan pembinaan yang efektif di sekolah.

“Kami menilai keberhasilan tersebut mencerminkan kualitas pendidikan dan pembinaan yang efektif di sekolah,” ujar Alex.

Lebih lanjut, Alex menekankan bahwa TKA adalah bagian krusial dari upaya menjaga kualitas dan mutu lulusan. Sekolah bahkan telah memulai program bimbingan belajar intensif persiapan TKA sejak awal tahun ajaran 2025/2026. Ini menunjukkan komitmen SMA MUAD untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga memandu siswanya menuju kesuksesan akademik di tingkat selanjutnya.

Dalam sesi motivasi penuh semangat, Alex Kurniawan Almansyur berpesan inspiratif kepada para siswa, menggarisbawahi aspek edukatif dari kerja keras yang mereka lakukan.

“Anak-anakku, para pejuang ilmu di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, hari ini kalian telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam Tes Kemampuan Akademik. Ingatlah, setiap usaha yang kalian curahkan hari ini adalah investasi untuk masa depan cerah kalian. Teruslah belajar, teruslah bermimpi, dan jangan pernah berhenti menggali potensi diri,” jelas Alex.

Alex menutup dengan keyakinan penuh, “Kalian adalah generasi emas yang akan membawa perubahan. Percayalah pada kemampuan kalian, dan gapailah cita-cita setinggi langit. Masa depan ada di tangan kalian, teruslah berkarya dan membanggakan almamater,” pungkas Alex | (Rio).

Bantu Pengentasan Stunting, IKWI dan GOW Metro Berikan Bantuan di Posyandu Nusa Indah

Metro | Guna membantu pengentasan stunting sesuai dengan program pemerintah Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Metro dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Metro berkunjung serta berikan bantuan di Posyandu Nusa Indah, jalan Kamboja Kelurahan Tejosari Kecamatan Metro Timur, Selasa (04/11/2025)
Pada kesempatan tersebut Eni Idayati Ketua IKWI Kota Metro menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu program agenda rutin yang bertujuan untuk menurunkan stunting yang ada di kota Metro, dengan memberikan bantuan makanan kesehatan berupa telur, susu dan buah kepada 87 balita

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengurangi stunting di posyandu Nusa indah, dan juga dalam rangka melaksanakan salah satu program yang telah diagendakan dari GOW dan IKWI Kota Metro, serta untuk membantu pengentasan stunting sesuai dengan program pemerintah,” ucap Eni.

Iya juga mengatakan bahwa dalam kunjungan ke posyandu dibagikan makanan kesehatan kepada 87 balita.

“Dalam kegiatan juga terdapat bantuan yang diberikan untuk posyandu nusa indah, ini ada 87 bingkisan makanan kesehatan berupa telur, susu dan buah,”paparnya.

Dalam kesempatan itu Eni Idayati , SP M. M, berharap dengan adanya kegiatan ini tidak ada lagi stunting yang ada di posyandu Nusa indah ini.

Sementara itu Dr. Apt. Mengasari,SE.M.M Megasari, Apt. ketua 1 bidang Organisasi dan Keanggotaan mewakilkan ketua GOW Kota Metro Nidia Irena Sari, S.Pd. S. ST menyampaikan apresiasi untuk IKWI yang telah yang telah melaksanakan program GOW dengan target penurunan stunting.

“Terima kasih terhadap IKWI yang hari ini sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan penjadwalannya dan telah bekerja sama dengan baik sesuai dengan target adanya penurunan sebesar 50%. Itu luar biasa, apresiasi untuk IKWI dan GOW,”ungkap Megasari.

Ia juga berharap GOW dan IKWI Kota Metro dapat menjadi ujung tombak penurunan stunting di Kota Metro.

“Dalam 22 kelurahan yang ada di Kota Metro, kita dari seluruh organisasi wanita yang tergabung dalam gow sudah terjadwal dalam bulan ini untuk segera mengimplementasikan dan meneruskan kembali program GOW dari periode-periode yang lalu,”ucap Megasari

“Alhamdulillah di posyandu Nusa indah kelurahan Tejosari hari ini ketua IKWI dan kader posyandu mendapatkan informasi bahwa adanya penurunan stunting sampai dengan 50%, dari yang sebelumnya 8 menjadi 4,” pungkas Megasari. | (Red).

Di Hamparan Sawah Sumbersari, Kajati Lampung Tinjau Tanam Padi Petani Tergabung Dalam Program PMA

Metro | Kejaksaan Tinggi (Kejati Provinsi Lampung meninjau kegiatan tanam padi para petani yang tergabung dalam Program Petani Mitra Adhyaksa (PMA) di Kota Metro, berlangsung di hamparan sawah kelurahan sumbersari, kecamatan Metro selatan Kota Metro, Selasa (02/11/2025).

Kunjungan ini merupakan bentuk sinergi antara Kejati Lampung, Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Kepala Kejati Lampung, Danang Suryo Wibowo, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergisitas antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan petani.

“Kita hadir di sini bersama dengan program Petani Mitra Adhyaksa di Kajari Metro berkolaborasi dengan Pemkot Metro untuk mendampingi para petani mulai dari bibit, tanam, pengelolaan hingga panen. Tujuannya adalah peningkatan kesejahteraan dan perekonomian petani di Kota Metro,” ucap Danang.

Danang menambahkan, bahwa Kejati Lampung terus memantau distribusi pupuk bersubsidi agar tidak terjadi penyelewengan di lapangan.

“Laporan dari PT Pupuk Indonesia menyebutkan kondisi aman. Jika ada penyalahgunaan, kami akan langsung turun untuk meluruskan,” tegas Danang.

Danang menegaskan, bahwa Kejati Lampung juga akan berkoordinasi dengan Perum Bulog terkait penyerapan gabah sesuai kebijakan dan harga yang telah ditetapkan secara nasional.

Sementara itu, Kepala Kejari Kota Metro, Neneng Rahmadini, menyampaikan bahwa pihaknya terus bersinergi dengan Pemkot Metro dalam pendampingan hukum dan pengawalan terhadap aktivitas para petani agar lebih optimal dalam mewujudkan kedaulatan pangan daerah.

“Kami melaksanakan tanam serentak musim pertama tahun 2025/2026 di lahan sekitar 130 hektare. Saat ini, terdapat 35 kelompok tani dengan 1.426 anggota yang menggarap total lahan 915,35 hektare,” jelas Neneng.

Neneng menambahkan, Kejari Metro juga melakukan pendampingan terkait akses sarana produksi, regulasi, dan edukasi hukum bagi petani.

“Kami memotivasi peningkatan produktivitas bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pengan, perikanan dan peternakan (DKP3) untuk mengoptimalkan hasil panen agar melampaui target sebelumnya,” pungkasnya.

Diwaktu yang sama WaliKota Metro Bambang Iman Santoso mengungkapkan, bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

“Pertanian bukan hanya penyedia bahan pangan, tetapi juga penopang ekonomi masyarakat, pencipta lapangan kerja, dan instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan,” ujar Bambang.

Bambang menegaskan, komitmen Pemkot Metro untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Meskipun berstatus sebagai kota, Metro memiliki potensi pertanian yang signifikan dengan luas lahan sawah mencapai 2.588,89 hektare. Potensi ini harus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal,” jelas Bambang.

“Program Petani Mitra Adhyaksa (PMA) menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara Kejaksaan dan Pemkot Metro dalam pemberdayaan masyarakat. Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan, program ini juga menumbuhkan kesadaran hukum di tingkat desa dan kelurahan,” ucapnya.

“Hingga saat ini, petani yang tergabung dalam program PMA tersebar di Kecamatan Metro Selatan, Metro Timur, dan Metro Utara dengan total 35 kelompok tani dan 1.426 anggota aktif,” pungkas Bambang.| (Rio).

Lapas Kelas IIA Kota Metro Gelar Sosialisasi Aturan Kepada Warga Binaan

Metro | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Metro berupaya memperkuat dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban menggelar sosialisasi kepada Warga Binaan, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif pihak Lapas untuk mengingatkan seluruh Warga Binaan agar senantiasa menaati peraturan yang berlaku.

Sosialisasi dilakukan oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Palhan, serta Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Gusvendra Priambogo. Keduanya menyampaikan pesan penting terkait kedisiplinan, ketertiban, hak dan kewajiban dalam menjalani masa pembinaan di dalam Lapas.

Dalam arahannya, Palhan menegaskan bahwa setiap Warga Binaan wajib mematuhi seluruh tata tertib yang telah ditetapkan oleh pihak Lapas.

Ia menekankan bahwa pelanggaran terhadap aturan tidak hanya akan berdampak pada kenyamanan bersama, tetapi juga dapat berakibat pada hilangnya sejumlah hak yang seharusnya diperoleh oleh Warga Binaan.

“Jangan sampai karena kesalahan, kalian mendapatkan register F, hak-hak kalian nantinya akan hilang untuk sementara waktu seiring pemberlakuan hukuman tersebut,” kata Palhan.

Lebih lanjut, Palhan menjelaskan bahwa pihak Lapas akan memberikan sanksi secara proporsional sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan, baik ringan, sedang, maupun berat. Hal ini dilakukan untuk menjaga disiplin sekaligus memberikan efek edukatif bagi seluruh penghuni Lapas.

Sementara itu, Kasi Binadik, Gusvendra Priambogo, mengingatkan bahwa seluruh layanan di Lapas Metro, termasuk pengurusan integrasi dan remisi, diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. Ia menegaskan kepada seluruh Warga Binaan agar tidak segan berkomunikasi langsung dengan petugas jika memiliki pertanyaan atau membutuhkan konsultasi terkait layanan.

“Jika ingin konsultasi atau menanyakan sesuatu silakan temui petugas,” ujarnya menegaskan.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Lapas Metro, Tunggul Buono, menyampaikan apresiasinya kepada jajarannya yang telah rutin menggelar kegiatan sosialisasi seperti ini. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pembenahan berkelanjutan dalam rangka menciptakan sistem pembinaan yang lebih baik, tertib, dan berintegritas tinggi.

Dalam keterangannya, Tunggul menegaskan bahwa Lapas Metro juga telah menyiapkan kanal-kanal pengaduan sebagai sarana kontrol sosial dan mekanisme pelaporan bagi pihak internal maupun eksternal. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan di Lapas benar-benar bebas dari pungutan liar.

“Lapas Metro menyiapkan kanal-kanal pengaduan, dalam rangka memastikan bahwa layanan yang ada memang betul-betul gratis,” ujarnya. | (Rillis).

Metro Gelar Upacara Memperingati Hari Santri Nasional Tahun 1447 H/2025 M

Metro | Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 1447 H/2025 M, Pemerintah Kota Metro menggelar upacara sekaligus melepas jalan sehat, yang berlangsung di Lapangan Mulyojati, Rabu (22/10/2025).

Dikatakan Walikota Metro Bambang Iman Santoso membacakan, sambutan Menteri Agama Republik Indonesia. mengajak seluruh santri di tanah air untuk bersyukur atas rahmat Allah SWT dan menjadikan momentum Hari Santri sebagai pengingat akan perjuangan para ulama serta pahlawan bangsa.

Sebelum melanjutkan sambutan, Bambang menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

“Bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan iman,” ungkap Bambang.

Lebih lanjut, Kementerian Agama, telah turun langsung meninjau lokasi, memberikan bantuan, serta memastikan proses pemulihan berjalan baik. Langkah tersebut disebut sebagai bukti nyata bahwa negara hadir dan peduli terhadap pesantren serta para santri.

Bambang menegaskan, bahwa makna historis Hari Santri Nasional yang ditetapkan pada 22 Oktober, merujuk pada Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari tahun 1945. Resolusi tersebut menjadi pemicu semangat perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, yang kemudian memuncak pada peristiwa 10 November di Surabaya.

“Sekarang kita hidup dalam suasana aman dan merdeka. Di balik nikmat ini, ada darah para syuhada dan doa para ulama. Oleh karena itu, mari kita syukuri kemerdekaan ini dengan melakukan hal-hal baik demi kemaslahatan bangsa,” ucap Bambang.

“Tahun 2025 ini menjadi momen istimewa karena menandai 10 tahun peringatan Hari Santri Nasional sejak ditetapkan pada 2015. Dalam kurun waktu itu, pesantren dan santri dinilai semakin berperan penting dalam berbagai bidang kehidupan dari pendidikan, ekonomi, hingga diplomasi internasional,” jelasnya.

Tema pada tahun ini, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” menurutnya sangat relevan dengan semangat zaman. “Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan. Santri harus menjadi pelaku sejarah dan pembawa nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin,” tegasnya.

Walikota Metro berpesan, kepada seluruh santri agar terus menimba ilmu, menjaga akhlak, serta mencintai tanah air.

“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja, dan kancah internasional. Dari tangan para santri, masa depan Indonesia akan ditulis,” pungkas Bambang.| (Rio).

Tabur Bunga di Makam Pahlawan dan Bagi Paket Sembako, Tandai Peringatan HUT 61 Partai Golkar di Kota Metro

Metro | Dewan Perwakilan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Metro memperingati Hari Ulang Tahun Partai Golkar ke-61, dengan melakukan kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kemala Nusantara Kota Metro, Senin (20/10/2025).

Dipimpin ketua DPD II Partai Golkar Kota Metro Subhan bersama jajaran pengurus DPD, fraksi Golkar, AMPI, AMPG, KPPG dan kader Golkar, tampak hadir dalam kegiatan ziarah dan tabur bunga ke makam Pahlawan.

Dikatakan Subhan bahwasanya kegiatan ini dalam rangka peringatan HUT Ke 61 Partai Golkar di Kota Metro, selain tabur bunga ke makam pahlawan dilanjutkan dengan acara doa syukur dan potong Tumpeng kemudian dilanjutkan membagikan paket sembako kepada warga dan simpatisan serta kader Golkar se-Kota Metro.

“Alhamdulillah, selain tabur bunga rangkaian acaranya kami doa bersama dan potong tumpeng kemudian kami membagikan paket sembako sebanyak 1.000 paket untuk para warga dan simpatisan serta kader Golkar sekota Metro, di aula Kantor Golkar ini,” ucap Subhan.

Ditambahkan Subhan, dengan moment HUT ke 61 Partai Golkar, diharapkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Kota Metro agar Partai Golkar semakin bisa menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kami mohon doa dan dukungannya masyarakat Kota Metro agar kami bisa memperjuangkan aspirasi yang telah diamanahkan kepada kami dan berharap juga di HUT ini Partai Golkar Kota Metro semakin Solid, kompak, semakin dewasa, bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk internal partai, baik pengurus dan badan sayap sayap partai sehingga kami semakin siap dalam menghadapi pemilu ke depan,” pungkas Subhan. | (Arif)

Walikota Metro Tinjau Proses Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Metro | Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso meninjau langsung proses perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Jalan Pepaya, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat. Sabtu (18/10/2025).

Dalam hal ini, Bambang menyampaikan, apresiasi terhadap pelaksanaan program bedah rumah yang berjalan di wilayah tersebut.

“Bantuan yang diberikan pemerintah bersifat sebagai dorongan agar masyarakat termotivasi untuk turut berpartisipasi,” ucap Bambang.

“Alhamdulillah, dari apa yang kita lihat di Metro Pusat ini, program bedah rumah bukan sekadar bantuan penuh dari pemerintah, tetapi lebih kepada pemberian dorongan. Dengan sedikit bantuan, ternyata kepedulian lingkungan sangat luar biasa,” ungkap Bambang.

Bambang menambahkan, gotong royong warga menjadi faktor penting dalam menyukseskan program tersebut. Bukan hanya pemerintah yang bergerak, tapi masyarakat sekitar juga ikut membantu dengan semangat yang luar biasa.

“Alhamdulillah, kini warga yang sebelumnya menempati rumah tidak layak huni sudah bisa tinggal di rumah yang lebih layak dan sehat untuk keluarganya,” jelas Bambang

“Program perbaikan RTLH ini, telah dilaksanakan di lima kecamatan di Kota Metro. Kedepannya akan kita evaluasi dan tingkatkan lagi. Jika masih ada warga yang tinggal di rumah tidak layak huni, akan kita pikirkan melalui program lanjutan bedah rumah,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan RTLH, Teguh Efendi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan dari pemerintah serta dukungan warga sekitar.

“Alhamdulillah, sekarang rumah kami sudah menjadi layak huni. Terima kasih kepada pemerintah Kota Metro dan masyarakat yang telah membantu,” pungkas Teguh.| (Rio).

PM-PTSP Kota Metro Gelar Sosialisasi Penyuluhan dan Pelayanan Terpadu di Mal Pelayanan Publik

Metro | Dalam upaya mempermudah proses perizinan usaha, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kota Metro menggelar kegiatan Sosialisasi Penyuluhan dan Pelayanan Terpadu di Mal Pelayanan Publik, berlangsung aula di Kecamatan Metro Pusat, Rabu, (15/10/2025).

Dalam laporannya, Kepala Dinas PM-PTSP, Ismet, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan bagi masyarakat serta memperbaiki penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya dalam bidang administrasi pemerintahan dan perizinan.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha agar secara bertahap mampu mengurus perizinan usahanya secara mandiri,”ucap Ismet.

Sementara itu, Plt. Asisten II Kota Metro Kusbani menjelaskan, bahwa pelayanan publik di Kota Metro kini semakin mudah diakses oleh pelaku usaha.

Pemerintah daerah terus berupaya menyediakan aplikasi dan sarana yang memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan administrasi, sekaligus mendorong ketertiban dalam pengurusan perizinan.

“Selama ini, pelayanan di PM-PTSP selalu terbuka untuk seluruh masyarakat yang ingin memulai usaha. Dalam pelaksanaannya, petugas melayani dengan ramah dan sabar, guna memberikan pelayanan terbaik bagi warga,” ujar Kusbani.

Kusbani menambahkan, penting bagi pelaku usaha untuk tidak hanya membuka usaha, tetapi juga melaksanakannya dengan tertib dan sesuai ketentuan, sehingga kegiatan usaha dapat berjalan baik dan berkelanjutan.| (Rio).

Sosialisasikan Naskah Kesepakatan Bersama Kejati Lampung, PWI Audensi Ke Kejari Metro

Metro | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro secara resmi beraudiensi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Metro guna mensosialisasikan naskah kesepakatan bersama yang telah ditandatangani oleh PWI Provinsi Lampung dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Pertemuan yang bernuansa hangat ini, bertujuan Komitmen untuk memperkuat sinergi antara insan pers dan aparat penegak hukum di Kota Metro, diselenggarakan di ruang coffee morning Kejaksaan Negeri setempat, pada Senin, (13/10/2025).

Rombongan PWI Kota Metro, yang dipimpin Ketua Rino Panduwinata, diterima langsung oleh jajaran utama Kejari Metro, termasuk Kepala Seksi Intelijen Puji Ramadhansh, S.H., M.H., Kepala Seksi Pidana Khusus Ardo Gunanta, dan Kepala Seksi Barang Bukti Wibisana Anwar.

Dalam pemaparannya, Rino Panduwinata menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Nomor 1260/LB/Koh.2/03/2023 dan Nomor: 305/PWI-LPG/111/2023.

“Kunjungan hari ini merupakan penyampaian terkait PWI Provinsi Lampung yang telah menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Tinggi Lampung,”ucap Rino.

Kesepakatan bersama tersebut mencakup beberapa pilar penting, yaitu koordinasi dalam mendukung penegakan hukum, perlindungan kemerdekaan pers, peningkatan kesadaran hukum masyarakat, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di kedua institusi.

Rino merinci bahwa dokumen kesepakatan tersebut telah ditandatangani secara resmi di Bandar Lampung pada tanggal 16 Maret 2023.

“Kami berharap melalui pertemuan ini, PWI dan Kejaksaan di tingkat Kota Metro dapat terus bersinergi dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat,” ujar Rino.

Dia menambahkan bahwa peran pers sangat vital sebagai jembatan komunikasi.

“Alhamdulillah, anggota PWI kami telah berkompetensi. Kami memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah, penegak hukum, dan publik, sehingga kerja sama yang baik akan sangat mendukung terciptanya transparansi dan kepercayaan publik,” tegas Rino.

Menanggapi inisiatif ini, Kasi Intelijen Kejari Kota Metro, Puji Ramadhansh, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan PWI Metro.

“Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan atau audiensi dari PWI Metro. Untuk tindak lanjutnya, kami sampaikan bahwa kami akan mengikuti dan merujuk pada hasil penandatanganan kesepakatan antara PWI Provinsi dan Kejaksaan Tinggi Lampung,” kata Puji Ramadhansh.

Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama antara insan pers dan penegak hukum di Kota Metro untuk berkolaborasi dalam menciptakan tata kelola informasi dan penegakan hukum yang lebih transparan dan bertanggung jawab. | (Red).

Bayana: Kita Tidak Ada Intervensi Masuk Dalam Urusan itu, Kita Serahkan Kepada APH

Metro | Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro, Robby Kurniawan Saputra berhasil memenangkan gugatan praperadilan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang menjeratnya.

Putusan ini praktis membatalkan penetapan status tersangkanya, meskipun proses hukum terhadap pokok perkara masih berpotensi berlanjut.

Menyikapi putusan ini, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bayana mengatakan, pemerintah daerah menghormati penuh proses hukum yang telah berjalan.

“Berkaitan dengan kebebasan Robby, prinsipnya dari awal kami memang menyerahkan proses hukum ini sepenuhnya pada aparat penegak hukum,” ucap Bayana, Senin, (13/10/2025).

“Jadi, kita tidak ada intervensi masuk dalam urusan itu. Kita serahkan kepada APH,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Inspektur Inspektorat Kota Metro, Henry Dunan menjelaskan, secara rinci mengenai status kepegawaian Robby pasca-kemenangan praperadilan.

“Sampai sekarang (status ASN red) masih. Kemarin ini bebas dalam artian gugatan praperadilan dia dimenangkan. Perlu dicatat, praperadilan itu adalah menguji kewenangan, keabsahan, penahanan, penangkapan, penggeledahan, dan sebagainya. Hanya itu. Artinya, belum masuk pada pokok perkara,” jelas Henry.

Kemenangan praperadilan ini, menurut Henry, baru menyentuh aspek prosedural penetapan tersangka yang dianggap tidak sah oleh pengadilan. Untuk tindak lanjut, pihak pemerintah daerah akan mencermati langkah Kejaksaan.

“Untuk selanjutnya kita lihat langkah dari Kejaksaan seperti apa, karena bisa saja ada surat perintah penyidikan (sprindik) baru untuk menetapkan yang bersangkutan kembali sebagai tersangka. Kita lihat langkah berikutnya seperti apa,” ucap Henry Dunan.

Meskipun status Aparatur Sipil Negara (ASN) Robby tetap dipertahankan, namun ia tidak serta-merta kembali menduduki jabatannya.

“Masalah kaitan pekerjaan dia, dia sebagai ASN masih tetap, tapi untuk sementara menunggu kelanjutan daripada proses hukum yang masih dilaksanakan, tentunya sementara dia dinonaktifkan dari jabatannya. Sekarang ada pelaksana tugasnya,” tegas Henry.

Penonaktifan ini dilakukan karena Robby masih berpotensi menghadapi proses hukum lanjutan.

“Karena dia masih menjalani proses hukum, proses hukum belum tuntas. Praperadilan itu hanya menguji proses penetapannya sebagai tersangka, baik itu pemeriksaan atau penggeledahan, penangkapan, penahanan. Hanya menguji itu, belum masuk pokok perkara,” pungkas Hendry.

Dengan demikian, Robby saat ini menyandang status ASN nonaktif sambil menanti keputusan final dari Kejaksaan terkait kelanjutan penyidikan pokok perkara dugaan korupsi yang pernah disangkakan kepadanya. Pemerintah daerah menyatakan akan terus menghargai proses hukum dan keputusan yang berlaku. | (Rio).

Aksi Pencuri Gasak Motor Baru Honda CRF 150 di Semeru Yosorejo

Metro | Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Metro. Kali ini, Satu unit Honda CRF 150 warna Hitam milik BAP (17) masih baru belum ada nopol, berhasil digondol pelaku dan satu unit motor jenis Honda Beat Streat warna hitam milik IS (17) berplat BE 2792 CBK gagal digondol pelaku.

Aksi tersebut terjadi di rumah kost ibu Suhariyati, jalan Gunung Semeru Yosorejo Metro Timur, pada saat pemilik motor BAP dan IS sedang ngobrol bersama teman-temannya di dalam rumah tersebut sekira pukul 01:15 WIB, Senin, (23/10/2025).

Kronologis kejadiannya, Korban berinisial BAP yang sedang bermain ke kostan IS mengaku sangat terkejut ketika hendak pulang, ia tidak lagi mendapati motornya di teras tempat parkir semula termasuk motor Honda Beat Streat milik IS tidak ada di tempat parkir.

Ia sempat kebingungan hingga akhirnya menyadari bahwa kendaraannya telah digasak maling, padahal motor miliknya sudah dikunci stang. Kejadian itu sontak membuat temen-temen lain ikut panik, khawatir motor mereka pun menjadi sasaran, sehingga mereka langsung keluar rumah untuk mencari dan mendapati motor milik BAP sudah tidak ada lagi tetapi motor milik IS ada tergeletak di halaman dengan kondisi kunci rusak.

Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa Kota Metro saat ini benar-benar dalam kondisi darurat pencurian motor. Para pelaku tidak lagi beraksi di parkiran bahkan berani beraksi santroni rumah pada malam hari. Modus yang mereka lakukan pun terbilang berani, rapi dan cepat, di saat korban sedang ngobrol di dalam rumah

“Tak lama usai kejadian, ada mobil Patroli Polisi lewat, dan langsunglah kami laporkan ke Polsek Metro Timur,”ucap Gatot, penjaga Kost

Menurutnya, keresahan warga Metro kian memuncak. Mereka menilai aksi para maling motor semakin berani dan merajalela karena lemahnya pengawasan dan minimnya tindakan tegas aparat.

Masyarakat menuntut aparat kepolisian untuk bergerak cepat memburu pelaku, mengungkap jaringan pencurian ini, serta memperketat patroli di titik-titik rawan curanmor.

Kondisi ini menjadi alarm keras bagi aparat keamanan, bahwa rasa aman warga benar-benar terancam.

Bila aparat tidak segera bertindak tegas, bukan tidak mungkin aksi pencurian semakin brutal dan membuat warga kehilangan kepercayaan terhadap keamanan di kota mereka sendiri. |( Arif)

Universitas Wira Buana Gelar Wisuda dan Pengambilan Sumpah Bidan Mahasiswi Program Studi D-lll Kebidanan

Metro | Sebanyak 50 Mahasiswi Universitas Wira Buana melaksanakan Wisuda dan Pengambilan Sumpah Bidan Mahasiswi Program Studi D-lll Kebidanan Tahun Akademik 2024/2025, berlangsung di gedung sesat Kota Metro, Sabtu, (11/10/2025).

Dikatakan dalam sambutann, Rektor Universitas Wira Buana Metro, Dr. H. Andi Warisno, M.MPd, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, yang telah berkenan hadir dan mendampingi prosesi Wisuda dan Pengambilan Sumpah Bidan pada hari ini.

“Universitas Wira Buana Metro berkomitmen mendukung Visi dan Misi Kota Metro, khususnya dalam mewujudkan Kota Metro sebagai Kota Pendidikan,” tegas Andi.

Andi mengungkapkan, apresiasi kepada seluruh dosen dan tenaga pendidik yang telah bekerja keras dalam mendidik dan membimbing mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studinya dengan baik.

“Terima kasih kepada Bapak dan Ibu dosen yang telah bekerja keras, sehingga anak-anak kita dapat lulus dengan baik. Alhamdulillah, dari seluruh mahasiswa yang diwisuda, 60 persen meraih predikat cumlaude,” jelas Andi.

Andi menjelaskan, bahwa dari total 50 mahasiswa yang diwisuda, terdapat 36 mahasiswi yang berhasil memperoleh predikat Cumlaude.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua, namun akan lebih bermakna apabila ilmu yang telah diperoleh dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas,” ucap Andi.

Sementara itu, Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan, apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya wisuda tersebut sebagai bukti keberhasilan Universitas Wira Buana Metro dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Kami menyambut gembira dilaksanakannya acara wisuda hari ini, yang merupakan puncak dari proses pendidikan. Ini menunjukkan bahwa Universitas Wira Buana Metro telah berhasil menyelenggarakan pendidikan dan mencetak SDM yang siap membangun daerah Kota Metro ini,” ungkap Bambang.

Bambang mengapresiasi peran Universitas Wira Buana Metro yang konsisten dalam mendidik tenaga profesional di bidang kesehatan. Menurutnya, kontribusi kampus tersebut sangat penting bagi kemajuan pembangunan dan pelayanan kesehatan, baik di Kota Metro maupun di Provinsi Lampung secara umum.

Bambang mengucapkan, selamat kepada seluruh wisudawati atas keberhasilan yang diraih, sembari mengingatkan agar momentum wisuda tidak hanya dimaknai sebagai acara seremonial, melainkan sebagai ajang refleksi dan evaluasi terhadap proses pendidikan yang telah berjalan.

“Upacara wisuda hendaknya tidak dijadikan sekadar acara rutin, tetapi menjadi momen untuk melakukan koreksi terhadap proses manajerial pendidikan, mulai dari perencanaan hingga penilaian hasilnya,” tegasnya.

Bambang menambahkan, di era globalisasi yang semakin kompetitif, para lulusan dituntut untuk terus belajar dan memperluas wawasan agar mampu bersaing secara profesional.

“Prosesi wisuda bukan akhir dari perjuangan, melainkan langkah awal untuk terus meningkatkan kualitas diri. Persaingan ke depan akan semakin ketat, sehingga kita harus siap menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.

Wali Kota menegaskan, bahwa pentingnya pembangunan di bidang kesehatan yang berkelanjutan. peningkatan mutu tenaga kesehatan menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

“Pembangunan kesehatan bertujuan agar masyarakat hidup sehat, memiliki perilaku sehat, serta mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata. Untuk itu dibutuhkan tenaga kesehatan yang profesional dan berkualitas,” jelasnya.

“Kami sangat menghargai upaya Universitas Wira Buana Metro dalam mendidik tenaga kesehatan profesional yang akan memberi sumbangsih besar bagi pembangunan daerah,” pungkas Bambang.| (Rio)..

Bonowati Ikuti Penilaian dan Verifikasi Lapangan Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Lampung

Metro | Pemerintah Kota (Pemkot) Metro optimistis dapat meraih juara tingkat nasional dalam ajang Penilaian dan Verifikasi Lapangan Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Lampung.

Dalam Kegiatan tersebut, Posyandu Bonowati, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat menjadi perwakilan Kota Metro, Kamis (09/10/2025).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Eko Hendro menegaskan, bahwa Sangat optimis dalam meraih juara di tingkat Nasional, seperti tahun 2024 mendapatkan juara bahkan kader-kader terbaik nasional.

“Posyandu ini yang terbaik di 22 kelurahan diantara 160 posyandu di kota Metro yang menitikberatkan pada siklus hidup manusia dan layak di lakukan usulan untuk verifikasi oleh provinsi Lampung,” ucap Eko.

Eko menjelaskan bahwa posyandu tidak hanya diperuntukkan bagi bayi, balita, dan ibu hamil, tetapi ke depan juga akan dikembangkan untuk remaja dan lansia.

“Pemerintah tentunya sangat mendukung agar pembinaan posyandu dapat dilakukan semaksimal mungkin di lapangan, serta pemberdayaan masyarakat terus dioptimalkan. Sebab, posyandu merupakan milik masyarakat dan menjadi bentuk usaha kesehatan berbasis sumber daya masyarakat,” ungkap Eko.

Eko menambahkan, tim dari Provinsi Lampung yang terdiri dari Dinas Kesehatan serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa turut hadir untuk melakukan verifikasi lapangan.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan, bahwa terdapat enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi fokus dalam kegiatan posyandu, meliputi pendaftaran, penimbangan, pengukuran, pencatatan, penyuluhan, dan konsultasi. Setiap meja memiliki fungsi dan indikator penilaian tersendiri untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.

Senada itu, Asisten I Pemerintah Kota Metro, Rosita, mengungkapkan bahwa pada hari ini Kota Metro menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan Lomba Posyandu tingkat Provinsi Lampung.

“Seluruh Standar Operasional Prosedur (SOP) di posyandu ini menjadi objek penilaian, termasuk peran dari tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Tim juga menilai sejauh mana peran serta masyarakat serta pelaksanaan kegiatan posyandu berjalan dengan baik,” jelas Rosita.

Rosita berharap, agar Kota Metro dapat meraih juara di tingkat nasional sebagai perwakilan Provinsi Lampung. Pencapaian di tingkat nasional nantinya tidak hanya menjadi gelar juara semata, tetapi juga menjadi penghargaan bagi seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam kegiatan ini.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah daerah, tetapi juga bagi para kader posyandu, masyarakat sekitar, serta OPD pendukung yang telah bekerja keras dan berkomitmen dalam pembinaan posyandu,” ucap Rosita.

Rosita menambahkan, jerih payah dan partisipasi semua pihak dalam membina serta mengikuti berbagai kegiatan akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.

Sementara itu, Ketua Tim Penilaian dan Verifikasi Lapangan Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Lampung, Yulianto, menyampaikan bahwa pembinaan posyandu melalui penilaian di Kota Metro saat ini telah berhasil masuk tiga besar mewakili Provinsi Lampung.

Kegiatan verifikasi lapangan yang dilaksanakan hari ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luar biasa, tidak hanya bagi pembinaan Posyandu 6 SPM, tetapi juga bagi masyarakat Kota Metro secara keseluruhan.

Yulianto berharap, agar seluruh pihak, terutama Tim Pembina Posyandu 6 SPM, dapat terus meningkatkan kerja sama dan sinergi.

Yulianto menegaskan, hal itu penting tidak hanya saat proses penilaian berlangsung, tetapi juga dalam upaya berkelanjutan untuk memajukan posyandu di Kota Metro agar semakin unggul dibandingkan kabupaten dan kota lainnya. | (Rio).

Upaya Penanganan Banjir, Warga RW 4 Apresiasi Realisasi Proyek Peningkatan Drainase Pemkot Metro

Metro | Masyarakat Komplek Pemda RW 04, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat mengapresiasi realisasi proyek peningkatan drainase Pemkot Metro dalam upaya penanganan banjir.

Hal itu diungkapkan oleh Talman, Ketua Rukun Warga (RW) 04, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, saat ditemui awak media, Rabu (08/10/2025).

“Atas nama masyarakat komplek Pemda dan nama saya pribadi mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Metro yang mana sudah terealisasi pekerjaan drainase di wilayah kami. Karena drainase ini sudah di usulkan semenjak jaman pak moses, dan sampai hari ini baru bisa terealisasi,” ungkap Talman, mewakili Warga Komplek Pemda Hadimulyo Barat.

“Dengan adanya pembangunan ini, kami sangat mensuport. Supaya mengentaskan dari banjir di Komplek Pemda,” tambahnya.

Dia meminta, agar pemerintah dan masyarakat sekitar dapat mengawal proses peningkatan drainase tersebut.

“Harapan saya kepada pemerintah daerah untuk dikawal dan di lihat. Begitu pula masyarakat sekitar untuk mengawal pekerjaan ini, supaya pekerjaan ini bisa semaksimal mungkin dan memberi dampak kepada masyarakat ketika sudah selesai,”ucap Talman.

“Di Komplek Pemda ini fokus yang terkena titik banjir yaitu pertama di RT 19, kemudian RT 18 dan RT 16. Ada sekitar kurang lebih 3 sampai 4 rumah yang terkena banjir hingga 1 meter, sampai masuk di dalam rumah. Kejadian itu dari jaman pak moses,” imbuhnya.

Kemudian, dia berharap kepada rekanan (pihak ketiga) yang mengerjakan pekerjaan tersebut agar mengerjakannya dengan maksimal. Sehingga hasilnya dapat memuaskan.

“Saya berharap kepada siapapun rekanan yang megang ini, pengerjaan nya semaksimal mungkin. Sehingga selesai pengerjaan ini, siapapun itu kontraktornya, selesai dengan baik dan manfaatnya yang di rasakan oleh masyarakat sekitar, kemudian tidak mengalami banjir seperti yang terdahulu,” pungkas Talman. | (Rio).

Atlet Panahan Lampung Hadir di Metro, Ikuti Seleksi Kejurnas Panahan Denpasar 2025

Metro | Ratusan atlet panahan dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung hadir mengikuti seleksi untuk Kejurnas Panahan Senior 2025 yang akan berlangsung di Denpasar, Bali, di Lapangan Perpani Kota Metro di Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Minggu (5/10/2025).

Tercatat sekitar 100 atlet ambil bagian dalam ajang seleksi ini. Mereka bertanding dalam tiga kategori utama, yaitu Standar Nasional, Recurve, dan Compound, digelar dengan standar ketat untuk memastikan hanya atlet terbaik dengan kemampuan memenuhi limit skor yang berhak mewakili Lampung di pentas nasional.

Dikatakan Sekretaris Perpani Provinsi Lampung, Kusyoto, bahwa seleksi dilakukan secara transparan dan terbuka bagi seluruh atlet panahan di Lampung.

“Yang kita laksanakan dari Pengprov Perpani Lampung ialah seleksi Kejurnas 2025. Kita berupaya fair, karena setiap ada kejuaraan, Perpani Lampung pasti mengadakan seleksi. Seleksi ini kita buka untuk umum, seluruh atlet dari kabupaten dan kota bisa ikut,” ucap Kusyoto.

Ia menambahkan, tujuan utama bukan sekadar banyaknya atlet yang lolos, melainkan memastikan mereka yang terpilih benar-benar memenuhi limit skor dan memiliki peluang merebut medali di level nasional.

Dirinya membeberkan bahwa batas skor ditetapkan cukup ketat, untuk Compound Putra 340 poin, Compound Putri 335 poin, Recurve Putra 335 poin, Recurve Putri 330 poin, serta Standar Nasional Putra 330 poin dan Putri 325 poin.

“Yang lolos limit skor, nantinya akan kita persiapkan untuk mengikuti Kejurnas di Bali. Target kita realistis tapi optimis, yakni bisa membawa pulang minimal tiga medali. Lampung harus bisa berbicara di tingkat nasional,” tegas Kusyoto.

Metro dipilih sebagai tuan rumah seleksi bukan tanpa alasan, dimana dikenal memiliki basis atlet panahan yang cukup aktif sekaligus fasilitas lapangan yang representatif.

Sementara Ketua Perpani Kota Metro, Herwanto Agung Wibowo menuturkan pihaknya berkomitmen penuh menyukseskan penyelenggaraan seleksi.

“Untuk seleksi Kejurnas senior, kita sudah menyiapkan atlet-atlet yang berkompeten di divisinya masing-masing. Metro memfasilitasi penuh, mulai dari lapangan hingga konsumsi peserta. Alhamdulillah, pemerintah kota Metro sangat mendukung kegiatan ini,” ujar Om Bowo, sapaan akrabnya.

Dirinya menilai, penyelenggaraan seleksi di Metro bukan hanya menjadi ajang penting bagi atlet untuk unjuk kemampuan, tetapi juga sekaligus promosi kota.

“Kegiatan ini mengangkat nama baik Kota Metro di kancah nasional maupun internasional. Metro tidak hanya dikenal sebagai kota pendidikan, tetapi juga mulai mencetak prestasi olahraga, termasuk panahan,” tambah Om Bowo.

Seleksi ini menjadi batu loncatan penting bagi Lampung untuk memperkuat tradisi prestasi di cabang panahan. Dengan komposisi atlet yang terus meningkat kualitasnya, Perpani Lampung optimistis mampu mengulang bahkan melampaui capaian pada kejuaraan sebelumnya.

Atmosfer kompetisi di lapangan terasa ketat. Para atlet muda tampil percaya diri, sementara atlet senior menunjukkan pengalaman dan konsistensi.

Semua berjuang untuk satu tujuan, yaitu lolos seleksi dan membawa nama Lampung di Kejurnas Senior 2025.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Metro sekali lagi menjadi saksi bagaimana olahraga bisa menjadi pemersatu, sekaligus etalase prestasi daerah di tingkat nasional.

Jika target tiga medali emas yang diusung Perpani Lampung tercapai, maka Metro akan tercatat sebagai titik awal kebangkitan panahan Lampung di tahun 2025. | (Red).

 

 

Pengembalian Temuan BPK Pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Metro Masih Jauh Dari Harapan

Metro | Inspektorat Kota Metro mengungkapkan bahwa pengembalian temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Metro masih jauh dari harapan. Hingga saat ini, baru sebagian kecil dari total potensi kerugian negara yang berhasil dipulangkan.

Kepala Inspektorat Kota Metro, Hendri Dunan menjelaskan, data yang masuk ke Inspektorat menunjukkan pengembalian baru mencapai 1,38 persen.

“Sampai dengan saat ini data yang masuk di Inspektorat yang telah dilaporkan 1,38 persen atau sekitar Rp3.400.000 dari total Rp 242.000.000,” ungkap Hendri Dunan, Kamis, (2/10/2025).

Dia menambahkan, dengan kondisi seperti itu, Inspektorat berencana untuk segera mengambil langkah konkret.

“Dalam waktu dekat kami ada rencana untuk segera memanggil atau mengumpulkan untuk percepatan. Perlu kita buat SK TJM,” tegas Hendri Dunan.

Dia menjelaskan, untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang dan memastikan OPD tidak lagi terjerumus dalam masalah temuan BPK, Inspektorat Kota Metro telah menyiapkan program ke depan.

“Ke depan memang sudah ada program nanti ada rencana akan kerjasama dengan APH (Aparat Penegak Hukum). Mudah-mudahan dengan bekerja sama kita dengan APH, jangan sampai pindah ruang ke Pidsus (Pidana Khusus). Cukup Datun (Perdata dan Tata Usaha Negara) selesai,” jelas Hendri.

Kerja sama ini, lanjutnya, diharapkan dapat mengoptimalkan pengembalian potensi kerugian negara.

“Jadi potensi kerugian negara yang ditemukan BPK itu masuk ke APBD kita, jadi bisa digunakan untuk pembangunan daerah,” tambah Hendri.

Meskipun limit awal pengembalian sesuai BPK adalah 60 hari, Hendri Dunan mengakui bahwa saat ini tidak ada aturan yang mengatur secara pasti batas waktu pengembalian.

“Kalau awal untuk pengembalian sesuai limit BPK 60 hari, cuman sampai hari ini aturan yang mengatur hari berapa lama itu tidak ada. Kalau kita tentu mengupayakan secepatnya,” kata Hendri.

Ia juga menyatakan bahwa inovasi akan terus ditempuh agar pengembalian bisa berdampak positif.

“Makanya itu langkah-langkah inovasi yang mau ditempuh akan kita coba, mudah-mudahan itu bisa berdampak bagus,” harapnya.

Sementara itu, terkait sanksi, Inspektorat akan melakukan upaya penagihan terlebih dahulu.

“Kalau sanksi artinya kita mengeluarkan sesuatu, tidak seperti yang tadi kita upayakan. Kalau misalkan masih bisa ditagih, kita bantu melalui Datun, Alhamdulillah,” jelas Hendri.

Namun, jika tidak ada itikad baik dari pihak terkait, Inspektorat tidak akan segan untuk melimpahkan kasus ke jalur hukum.

“Kalau kita nilai sudah tidak ada itikad baik, mungkin kita limpahkan dalam proses hukum melalui Pidsus yang artinya bisa menjadi cambuk yang bandel, artinya tidak punya itikad baik sama sekali. Sudah ditagih oleh Kejaksaan melalui Datun pun tidak ada respon, apa boleh buat ini menyelamatkan keuangan negara,” tegas Hendri Dunan.|(Rio).

Bambang: Pemerintahan yang Akuntabel, Transparan, Partisipatif, Responsif Terhadap Kebutuhan Masyarakat

Metro | Walikota Metro Bambang Iman Santoso, melaksanakan monitoring penyelenggaraan pemerintahan umum di Kecamatan Metro Pusat, berlangsung di Aula Kelurahan Hadimulyo Barat, Kamis (02/10/2025).

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. monitoring ini menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Pemerintahan yang akuntabel, transparan, partisipatif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat harus dimulai dari level yang paling dekat dengan masyarakat, yaitu kecamatan dan kelurahan,” ungkap Bambang.

Bambang menegaskan, bahwa kecamatan dan kelurahan bukan hanya perpanjangan tangan pemerintah kota, tetapi juga merupakan garda terdepan dalam pelayanan publik.

Dengan kualitas pelayanan di tingkat bawah sangat menentukan keberhasilan pembangunan Kota Metro secara keseluruhan.

“Melalui kegiatan monitoring ini, program dan kegiatan berjalan sesuai ketentuan, administrasi pemerintahan tertata baik, serta layanan kepada masyarakat dilakukan cepat, tepat, dan berorientasi pada kepuasan publik,” jelas Bambang.

Selain itu, koordinasi dan sinergi antara perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan juga diharapkan semakin efektif.

Bambang menambahkan, kepada seluruh aparatur untuk memperkuat komitmen membangun pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pelayanan.

Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta inovasi tata kelola pemerintahan.

“Monitoring ini dapat menjadi sarana refleksi, pembelajaran, sekaligus pemacu semangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah, demi terwujudnya Visi Kota Metro menjadi Kota “Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius,” pungkas Bambang.| (Rio).

Sertijab Lurah Yosodadi Dari Fitri Winarni Kepada Darojat Miko

Metro | Serah terima jabatan (Sertijab) Lurah Yosodadi Kecamatan Metro Timur dari Fitri Winarni kepada Darojat Miko, sekaligus pelantikan Ketua TP PKK dari Asih Karyati kepada Dina Livia, berlangsung di aula kelurahan setempat. Rabu (01/10/2025).

Asisten Pemerintahan dan Kesra Rosita menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lurah Yosodadi sebelumnya atas dedikasi serta pengabdiannya selama ini. Semoga segala pengabdian tersebut menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kepada lurah yang baru dilantik, selamat menjalankan amanah. Semoga dapat melaksanakan tugas dengan baik,” ungkap Rosita mewakili Walikota Metro Bambang Iman Santoso.

Rosita menegaskan, pergantian jabatan merupakan hal wajar dalam pemerintahan. Menurutnya, mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi, sekaligus upaya penyegaran, pengembangan karier, serta peningkatan kinerja aparatur.

“Tugas seorang lurah tentu tidak ringan. Lurah bukan hanya administrator pemerintahan, tetapi juga harus menjadi pemimpin yang dekat dengan masyarakat, sigap menyerap aspirasi, serta mampu menghadapi berbagai persoalan di wilayahnya,” jelas Rosita.

Rosita menambahkan, dengan semangat kebersamaan, integritas, dan kerja keras, seluruh pihak diyakini mampu mewujudkan visi dan misi Kota Metro.

“Mari kita terus bekerja bersama, memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kota Metro yang kita cintai,” pungkas Rosita.

Lurah Yosodadi yang baru, Darojat Miko, meminta doa dan dukungan dari seluruh pihak agar dapat menjalankan amanah dengan baik.

“Kami akan berupaya mempertahankan kualitas pelayanan bagi pamong maupun masyarakat Yosodadi, serta melanjutkan capaian yang telah diraih lurah sebelumnya,” ujar Darojat.

Darojat Miko berharap, bahwa seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi membangun Yosodadi agar semakin maju dan berkembang.

Sementara itu, mantan Lurah Yosodadi Fitri Winarni menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Metro atas kepercayaan yang telah diberikan selama masa jabatannya.

“Selama delapan tahun saya bertugas, suka dan duka telah dilalui bersama masyarakat Yosodadi hingga membawa kemajuan, bahkan hingga tingkat nasional pada 2024. Semua itu berkat kerja sama yang baik,” ungkap Fitri.

Fitri menambahkan, meski dirinya harus melanjutkan tugas di tempat baru, silaturahmi diharapkan tetap terjaga.

“Perpisahan ini bukanlah akhir, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama menjalankan tugas ada kata atau perbuatan yang kurang berkenan,” pungkas Fitri.| (Rio).

Penetapan Tersangka Dinilai Cacat Prosedur, Mantan Kadis PUTR Dibebaskan

Metro | Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro, Roby Kurniawan Saputra, yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro kini dapat menghirup udara bebas.

Itu karena Pengadilan Negeri Kota Metro telah mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukannya, dimana menyatakan penetapan tersangka dan penahanannya tidak sah. Hal itu sesuai dengan surat putusan Pengadilan Negeri dengan Nomor 3/Pid.Pra/2025/PN Met.

Putusan tersebut disambut gembira oleh tim kuasa hukumnya, yang dipimpin oleh Dede Setiawan, yang dalam keterangannya kepada awak media pada Selasa, 30 September 2025, mengungkapkan rasa syukurnya atas putusan hakim praperadilan.

“Alhamdulillah, permohonan praperadilan klien kami dikabulkan seluruhnya,” kata Dede, usai di wawancara awak media, Selasa (30-9-2025).

“Putusan ini bukan saja menjadi bahan korektif bagi APH, lebih dari itu bukti nyata bahwa keadilan tetap ada, dimana proses hukum harus dijalankan sesuai prosedur yang berlaku,” tambahnya.

Praperadilan diajukan oleh tim kuasa hukum Roby Kurniawan Saputra pada 16 September 2025. Kemudian, setelah kliennya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh pihak kejaksaan.

Menurut Dede Setiawan, penetapan tersangka tersebut dinilai cacat prosedur karena terdapat hak dan kewajiban sebagaimana yang ditentukan dalam kuhap yang tidak dijalankan oleh penyidik dalam perkara tersebut.

“Kami mempelajari dokumen penyidikan yang diterima oleh klien kami, dalam proses penyidikan ternyata ditemukan hak dan kewajiban yang ditentukan dalam KUHAP namun tidak dijalankan oleh penyidik, oleh karenanya hal tersebut telah menjadi dasar untuk membatalkan penetapan status tersangka kepada klien kami,” ungkap Dede.

Selama persidangan, tim kuasa hukum menghadirkan bukti-bukti berupa bukti surat dan ahli-ahli yang menguatkan argumen mereka.

Mereka juga menyoroti proses penahanan dan penyitaan yang dianggap tidak sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), yang disebabkan adanya cacat prosedur dalam tahapan penetapan tersangka kepada kliennya.

Dengan dikabulkannya permohonan praperadilan ini, status tersangka Roby Kurniawan Saputra secara resmi dibatalkan oleh putusan praperadilan.

Dede Setiawan berharap, putusan itu bisa menjadi bahan korektif bagi para penegak hukum agar lebih cermat, teliti dan berhati-hati dalam menangani sebuah perkara, terlebih karena penetapan tersangka, penahanan dan penyitaan adalah bagian dari perampasan hak kemerdekaan seseorang, maka penyidikan yang dilakukan haruslah berpedoman pada ketentuan KUHAP untuk menjamin hak dari setiap warga negara yang menjadi subjek penyidikan.

“Kami berharap melalui putusan ini, selain menjadi bahan korektif juga penyidik dalam menangani suatu perkara harus mengutamakan asas praduga tak bersalah dengan memberikan hak kepada subjek dalam penyidikan untuk mempersiapkan pembuktian, karena penetapan tersangka, penahanan dan penyitaan adalah perampasan kemerdekaan, maka sepatutnya pelaksaan penyidikan harus dilandasi dengan kehati-hatian guna menjamin keadilan bagi semua warga negara yang diduga melakukan suatu tindak pidana, lebih dari itu setiap warga negara memiliki hak untuk diperlakukan secara adil di mata hukum. Putusan ini menjadi preseden penting bahwa praperadilan adalah mekanisme yang efektif untuk mengontrol proses penyidikan secara horizontal agar tidak sewenang-wenang,” pungkas Dede.

Saat ini, Roby Kurniawan Saputra telah dibebaskan dan dapat kembali berkumpul dengan keluarganya. Kemenangannya ini menunjukkan pentingnya peran praperadilan dalam menjaga hak-hak individu di dalam sistem peradilan pidana Indonesia.|(Rio).