Sosialisasi Anti Korupsi, KPK Gagas Program Monitoring Center for Prevention

Metro | Sebagai bentuk keseriusan mewujudkan pemerintahan yang bersih, Pemkot Metro memperkuat langkah pencegahan korupsi melalui sosialisasi Anti Korupsi melalui program Monitoring Center for Prevention (MCP) yang digagas KPK.

Langkah ini diambil sebagai respons atas masih adanya oknum di berbagai daerah yang terseret masalah korupsi, yang menjadikan upaya perlawanan terhadap praktik culas ini sebagai tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa, termasuk di lingkungan Kota Metro.

Sosialisasi yang dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perwakilan masyarakat ini menghadirkan narasumber utama, tokoh antikorupsi dari Provinsi Lampung, di Aula Pemkot setempat, Kamis (06/11/2025).

Irban Investigasi dan Pencegahan Korupsi, Pujo Asmanto mewakili Inspektur Henri Dunan menjelaskan, bahwa secara lugas mengenai bahaya laten korupsi dan dampaknya terhadap pembangunan, serta pentingnya menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini.

“Korupsi, yang definisinya mencakup kerugian negara dan tindakan negatif untuk mempengaruhi keputusan demi keuntungan pribadi adalah musuh bersama. Kita tahu, berdasarkan data Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia, upaya perbaikan terus dilakukan, namun fenomena oknum yang terseret kasus korupsi membuktikan bahwa pekerjaan rumah (PR) kita masih banyak,” ucap Pujo.

Pujo menegaskan, kunci utama untuk membasmi korupsi adalah penanaman nilai-nilai integritas. Integritas diartikan sebagai keselarasan antara hati, ucapan, dan tindakan.

“Integritas harus menjadi pondasi utama, terutama bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Kita harus berani melawan dan membasmi korupsi. Nilai-nilai ini juga wajib kita tanamkan kepada anak-anak kita, karena masa depan Indonesia bebas korupsi ada di tangan generasi penerus,” tambahnya.

Pemerintah Kota Metro menyatakan bahwa sosialisasi ini adalah bagian dari upaya menyeluruh untuk memastikan seluruh ASN di lingkungannya benar-benar terintegrasi dan berani melawan korupsi.

Selain itu, Pemkot Metro juga terus mengimplementasikan berbagai program pencegahan korupsi yang didukung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), salah satunya adalah Monitoring Center for Prevention (MCP).

Program unggulan KPK ini bertujuan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan di daerah. Melalui MCP, KPK memonitor dan mengevaluasi kinerja pemerintah daerah dalam delapan area rawan korupsi, seperti perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta manajemen ASN. Capaian MCP menjadi tolak ukur keseriusan Pemda dalam membangun sistem yang bersih.

“Program seperti MCP dari KPK ini merupakan upaya nyata untuk memperbaiki pola tata kelola pemerintahan dan memberantas korupsi di setiap daerah, termasuk di Kota Metro. Kami mengajak seluruh teman-teman untuk bersama-sama melawan korupsi di Kota Metro,” tutup Pujo.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjunjung tinggi integritas, Kota Metro bertekad menjadi salah satu wilayah percontohan yang bersih dari praktik korupsi. | (Rio).

SMA MUAD Sukses Gelar Tes Kompetensi Akademik, Siapkan Lulusan Unggul ke Perguruan Tinggi

Metro | Semangat juang dan dedikasi tinggi tampak jelas di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan (SMA MUAD) Metro saat sukses menggelar hari pertama Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun 2025 pada Senin (3/11/2025).

Kegiatan penting yang berlangsung tertib dan lancar di Ruang Labkom ini bukan sekadar ujian biasa, melainkan langkah strategis sekolah dalam menyiapkan “Generasi Emas” untuk meraih kursi di Perguruan Tinggi terbaik!

Salah satu aspek menarik dari pelaksanaan TKA ini adalah penggunaan pengawas silang dari guru sekolah lain. Ini adalah praktik edukatif yang sangat penting! Pengawasan silang tidak hanya menjamin integritas dan objektivitas hasil ujian, tetapi juga mengajarkan siswa tentang pentingnya kejujuran dan transparansi dalam setiap proses, nilai-nilai fundamental untuk masa depan.

Kepala SMA MUAD, Alex Kurniawan Almansyur, M.Pd mengungkapkan, apresiasinya terhadap capaian serapan lulusan ke perguruan tinggi tahun 2025 yang sangat membanggakan.

Menurutnya, Keberhasilan ini adalah cerminan dari kualitas pendidikan dan pembinaan yang efektif di sekolah.

“Kami menilai keberhasilan tersebut mencerminkan kualitas pendidikan dan pembinaan yang efektif di sekolah,” ujar Alex.

Lebih lanjut, Alex menekankan bahwa TKA adalah bagian krusial dari upaya menjaga kualitas dan mutu lulusan. Sekolah bahkan telah memulai program bimbingan belajar intensif persiapan TKA sejak awal tahun ajaran 2025/2026. Ini menunjukkan komitmen SMA MUAD untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga memandu siswanya menuju kesuksesan akademik di tingkat selanjutnya.

Dalam sesi motivasi penuh semangat, Alex Kurniawan Almansyur berpesan inspiratif kepada para siswa, menggarisbawahi aspek edukatif dari kerja keras yang mereka lakukan.

“Anak-anakku, para pejuang ilmu di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, hari ini kalian telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam Tes Kemampuan Akademik. Ingatlah, setiap usaha yang kalian curahkan hari ini adalah investasi untuk masa depan cerah kalian. Teruslah belajar, teruslah bermimpi, dan jangan pernah berhenti menggali potensi diri,” jelas Alex.

Alex menutup dengan keyakinan penuh, “Kalian adalah generasi emas yang akan membawa perubahan. Percayalah pada kemampuan kalian, dan gapailah cita-cita setinggi langit. Masa depan ada di tangan kalian, teruslah berkarya dan membanggakan almamater,” pungkas Alex | (Rio).

Bantu Pengentasan Stunting, IKWI dan GOW Metro Berikan Bantuan di Posyandu Nusa Indah

Metro | Guna membantu pengentasan stunting sesuai dengan program pemerintah Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Metro dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Metro berkunjung serta berikan bantuan di Posyandu Nusa Indah, jalan Kamboja Kelurahan Tejosari Kecamatan Metro Timur, Selasa (04/11/2025)
Pada kesempatan tersebut Eni Idayati Ketua IKWI Kota Metro menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu program agenda rutin yang bertujuan untuk menurunkan stunting yang ada di kota Metro, dengan memberikan bantuan makanan kesehatan berupa telur, susu dan buah kepada 87 balita

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengurangi stunting di posyandu Nusa indah, dan juga dalam rangka melaksanakan salah satu program yang telah diagendakan dari GOW dan IKWI Kota Metro, serta untuk membantu pengentasan stunting sesuai dengan program pemerintah,” ucap Eni.

Iya juga mengatakan bahwa dalam kunjungan ke posyandu dibagikan makanan kesehatan kepada 87 balita.

“Dalam kegiatan juga terdapat bantuan yang diberikan untuk posyandu nusa indah, ini ada 87 bingkisan makanan kesehatan berupa telur, susu dan buah,”paparnya.

Dalam kesempatan itu Eni Idayati , SP M. M, berharap dengan adanya kegiatan ini tidak ada lagi stunting yang ada di posyandu Nusa indah ini.

Sementara itu Dr. Apt. Mengasari,SE.M.M Megasari, Apt. ketua 1 bidang Organisasi dan Keanggotaan mewakilkan ketua GOW Kota Metro Nidia Irena Sari, S.Pd. S. ST menyampaikan apresiasi untuk IKWI yang telah yang telah melaksanakan program GOW dengan target penurunan stunting.

“Terima kasih terhadap IKWI yang hari ini sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan penjadwalannya dan telah bekerja sama dengan baik sesuai dengan target adanya penurunan sebesar 50%. Itu luar biasa, apresiasi untuk IKWI dan GOW,”ungkap Megasari.

Ia juga berharap GOW dan IKWI Kota Metro dapat menjadi ujung tombak penurunan stunting di Kota Metro.

“Dalam 22 kelurahan yang ada di Kota Metro, kita dari seluruh organisasi wanita yang tergabung dalam gow sudah terjadwal dalam bulan ini untuk segera mengimplementasikan dan meneruskan kembali program GOW dari periode-periode yang lalu,”ucap Megasari

“Alhamdulillah di posyandu Nusa indah kelurahan Tejosari hari ini ketua IKWI dan kader posyandu mendapatkan informasi bahwa adanya penurunan stunting sampai dengan 50%, dari yang sebelumnya 8 menjadi 4,” pungkas Megasari. | (Red).

Di Hamparan Sawah Sumbersari, Kajati Lampung Tinjau Tanam Padi Petani Tergabung Dalam Program PMA

Metro | Kejaksaan Tinggi (Kejati Provinsi Lampung meninjau kegiatan tanam padi para petani yang tergabung dalam Program Petani Mitra Adhyaksa (PMA) di Kota Metro, berlangsung di hamparan sawah kelurahan sumbersari, kecamatan Metro selatan Kota Metro, Selasa (02/11/2025).

Kunjungan ini merupakan bentuk sinergi antara Kejati Lampung, Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Kepala Kejati Lampung, Danang Suryo Wibowo, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergisitas antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan petani.

“Kita hadir di sini bersama dengan program Petani Mitra Adhyaksa di Kajari Metro berkolaborasi dengan Pemkot Metro untuk mendampingi para petani mulai dari bibit, tanam, pengelolaan hingga panen. Tujuannya adalah peningkatan kesejahteraan dan perekonomian petani di Kota Metro,” ucap Danang.

Danang menambahkan, bahwa Kejati Lampung terus memantau distribusi pupuk bersubsidi agar tidak terjadi penyelewengan di lapangan.

“Laporan dari PT Pupuk Indonesia menyebutkan kondisi aman. Jika ada penyalahgunaan, kami akan langsung turun untuk meluruskan,” tegas Danang.

Danang menegaskan, bahwa Kejati Lampung juga akan berkoordinasi dengan Perum Bulog terkait penyerapan gabah sesuai kebijakan dan harga yang telah ditetapkan secara nasional.

Sementara itu, Kepala Kejari Kota Metro, Neneng Rahmadini, menyampaikan bahwa pihaknya terus bersinergi dengan Pemkot Metro dalam pendampingan hukum dan pengawalan terhadap aktivitas para petani agar lebih optimal dalam mewujudkan kedaulatan pangan daerah.

“Kami melaksanakan tanam serentak musim pertama tahun 2025/2026 di lahan sekitar 130 hektare. Saat ini, terdapat 35 kelompok tani dengan 1.426 anggota yang menggarap total lahan 915,35 hektare,” jelas Neneng.

Neneng menambahkan, Kejari Metro juga melakukan pendampingan terkait akses sarana produksi, regulasi, dan edukasi hukum bagi petani.

“Kami memotivasi peningkatan produktivitas bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pengan, perikanan dan peternakan (DKP3) untuk mengoptimalkan hasil panen agar melampaui target sebelumnya,” pungkasnya.

Diwaktu yang sama WaliKota Metro Bambang Iman Santoso mengungkapkan, bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

“Pertanian bukan hanya penyedia bahan pangan, tetapi juga penopang ekonomi masyarakat, pencipta lapangan kerja, dan instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan,” ujar Bambang.

Bambang menegaskan, komitmen Pemkot Metro untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Meskipun berstatus sebagai kota, Metro memiliki potensi pertanian yang signifikan dengan luas lahan sawah mencapai 2.588,89 hektare. Potensi ini harus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal,” jelas Bambang.

“Program Petani Mitra Adhyaksa (PMA) menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara Kejaksaan dan Pemkot Metro dalam pemberdayaan masyarakat. Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan, program ini juga menumbuhkan kesadaran hukum di tingkat desa dan kelurahan,” ucapnya.

“Hingga saat ini, petani yang tergabung dalam program PMA tersebar di Kecamatan Metro Selatan, Metro Timur, dan Metro Utara dengan total 35 kelompok tani dan 1.426 anggota aktif,” pungkas Bambang.| (Rio).

Lapas Kelas IIA Kota Metro Gelar Sosialisasi Aturan Kepada Warga Binaan

Metro | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Metro berupaya memperkuat dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban menggelar sosialisasi kepada Warga Binaan, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif pihak Lapas untuk mengingatkan seluruh Warga Binaan agar senantiasa menaati peraturan yang berlaku.

Sosialisasi dilakukan oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Palhan, serta Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Gusvendra Priambogo. Keduanya menyampaikan pesan penting terkait kedisiplinan, ketertiban, hak dan kewajiban dalam menjalani masa pembinaan di dalam Lapas.

Dalam arahannya, Palhan menegaskan bahwa setiap Warga Binaan wajib mematuhi seluruh tata tertib yang telah ditetapkan oleh pihak Lapas.

Ia menekankan bahwa pelanggaran terhadap aturan tidak hanya akan berdampak pada kenyamanan bersama, tetapi juga dapat berakibat pada hilangnya sejumlah hak yang seharusnya diperoleh oleh Warga Binaan.

“Jangan sampai karena kesalahan, kalian mendapatkan register F, hak-hak kalian nantinya akan hilang untuk sementara waktu seiring pemberlakuan hukuman tersebut,” kata Palhan.

Lebih lanjut, Palhan menjelaskan bahwa pihak Lapas akan memberikan sanksi secara proporsional sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan, baik ringan, sedang, maupun berat. Hal ini dilakukan untuk menjaga disiplin sekaligus memberikan efek edukatif bagi seluruh penghuni Lapas.

Sementara itu, Kasi Binadik, Gusvendra Priambogo, mengingatkan bahwa seluruh layanan di Lapas Metro, termasuk pengurusan integrasi dan remisi, diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. Ia menegaskan kepada seluruh Warga Binaan agar tidak segan berkomunikasi langsung dengan petugas jika memiliki pertanyaan atau membutuhkan konsultasi terkait layanan.

“Jika ingin konsultasi atau menanyakan sesuatu silakan temui petugas,” ujarnya menegaskan.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Lapas Metro, Tunggul Buono, menyampaikan apresiasinya kepada jajarannya yang telah rutin menggelar kegiatan sosialisasi seperti ini. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pembenahan berkelanjutan dalam rangka menciptakan sistem pembinaan yang lebih baik, tertib, dan berintegritas tinggi.

Dalam keterangannya, Tunggul menegaskan bahwa Lapas Metro juga telah menyiapkan kanal-kanal pengaduan sebagai sarana kontrol sosial dan mekanisme pelaporan bagi pihak internal maupun eksternal. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan di Lapas benar-benar bebas dari pungutan liar.

“Lapas Metro menyiapkan kanal-kanal pengaduan, dalam rangka memastikan bahwa layanan yang ada memang betul-betul gratis,” ujarnya. | (Rillis).

Metro Gelar Upacara Memperingati Hari Santri Nasional Tahun 1447 H/2025 M

Metro | Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 1447 H/2025 M, Pemerintah Kota Metro menggelar upacara sekaligus melepas jalan sehat, yang berlangsung di Lapangan Mulyojati, Rabu (22/10/2025).

Dikatakan Walikota Metro Bambang Iman Santoso membacakan, sambutan Menteri Agama Republik Indonesia. mengajak seluruh santri di tanah air untuk bersyukur atas rahmat Allah SWT dan menjadikan momentum Hari Santri sebagai pengingat akan perjuangan para ulama serta pahlawan bangsa.

Sebelum melanjutkan sambutan, Bambang menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

“Bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan iman,” ungkap Bambang.

Lebih lanjut, Kementerian Agama, telah turun langsung meninjau lokasi, memberikan bantuan, serta memastikan proses pemulihan berjalan baik. Langkah tersebut disebut sebagai bukti nyata bahwa negara hadir dan peduli terhadap pesantren serta para santri.

Bambang menegaskan, bahwa makna historis Hari Santri Nasional yang ditetapkan pada 22 Oktober, merujuk pada Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari tahun 1945. Resolusi tersebut menjadi pemicu semangat perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, yang kemudian memuncak pada peristiwa 10 November di Surabaya.

“Sekarang kita hidup dalam suasana aman dan merdeka. Di balik nikmat ini, ada darah para syuhada dan doa para ulama. Oleh karena itu, mari kita syukuri kemerdekaan ini dengan melakukan hal-hal baik demi kemaslahatan bangsa,” ucap Bambang.

“Tahun 2025 ini menjadi momen istimewa karena menandai 10 tahun peringatan Hari Santri Nasional sejak ditetapkan pada 2015. Dalam kurun waktu itu, pesantren dan santri dinilai semakin berperan penting dalam berbagai bidang kehidupan dari pendidikan, ekonomi, hingga diplomasi internasional,” jelasnya.

Tema pada tahun ini, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” menurutnya sangat relevan dengan semangat zaman. “Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan. Santri harus menjadi pelaku sejarah dan pembawa nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin,” tegasnya.

Walikota Metro berpesan, kepada seluruh santri agar terus menimba ilmu, menjaga akhlak, serta mencintai tanah air.

“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja, dan kancah internasional. Dari tangan para santri, masa depan Indonesia akan ditulis,” pungkas Bambang.| (Rio).

Tabur Bunga di Makam Pahlawan dan Bagi Paket Sembako, Tandai Peringatan HUT 61 Partai Golkar di Kota Metro

Metro | Dewan Perwakilan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Metro memperingati Hari Ulang Tahun Partai Golkar ke-61, dengan melakukan kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kemala Nusantara Kota Metro, Senin (20/10/2025).

Dipimpin ketua DPD II Partai Golkar Kota Metro Subhan bersama jajaran pengurus DPD, fraksi Golkar, AMPI, AMPG, KPPG dan kader Golkar, tampak hadir dalam kegiatan ziarah dan tabur bunga ke makam Pahlawan.

Dikatakan Subhan bahwasanya kegiatan ini dalam rangka peringatan HUT Ke 61 Partai Golkar di Kota Metro, selain tabur bunga ke makam pahlawan dilanjutkan dengan acara doa syukur dan potong Tumpeng kemudian dilanjutkan membagikan paket sembako kepada warga dan simpatisan serta kader Golkar se-Kota Metro.

“Alhamdulillah, selain tabur bunga rangkaian acaranya kami doa bersama dan potong tumpeng kemudian kami membagikan paket sembako sebanyak 1.000 paket untuk para warga dan simpatisan serta kader Golkar sekota Metro, di aula Kantor Golkar ini,” ucap Subhan.

Ditambahkan Subhan, dengan moment HUT ke 61 Partai Golkar, diharapkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Kota Metro agar Partai Golkar semakin bisa menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kami mohon doa dan dukungannya masyarakat Kota Metro agar kami bisa memperjuangkan aspirasi yang telah diamanahkan kepada kami dan berharap juga di HUT ini Partai Golkar Kota Metro semakin Solid, kompak, semakin dewasa, bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk internal partai, baik pengurus dan badan sayap sayap partai sehingga kami semakin siap dalam menghadapi pemilu ke depan,” pungkas Subhan. | (Arif)

Walikota Metro Tinjau Proses Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Metro | Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso meninjau langsung proses perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Jalan Pepaya, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat. Sabtu (18/10/2025).

Dalam hal ini, Bambang menyampaikan, apresiasi terhadap pelaksanaan program bedah rumah yang berjalan di wilayah tersebut.

“Bantuan yang diberikan pemerintah bersifat sebagai dorongan agar masyarakat termotivasi untuk turut berpartisipasi,” ucap Bambang.

“Alhamdulillah, dari apa yang kita lihat di Metro Pusat ini, program bedah rumah bukan sekadar bantuan penuh dari pemerintah, tetapi lebih kepada pemberian dorongan. Dengan sedikit bantuan, ternyata kepedulian lingkungan sangat luar biasa,” ungkap Bambang.

Bambang menambahkan, gotong royong warga menjadi faktor penting dalam menyukseskan program tersebut. Bukan hanya pemerintah yang bergerak, tapi masyarakat sekitar juga ikut membantu dengan semangat yang luar biasa.

“Alhamdulillah, kini warga yang sebelumnya menempati rumah tidak layak huni sudah bisa tinggal di rumah yang lebih layak dan sehat untuk keluarganya,” jelas Bambang

“Program perbaikan RTLH ini, telah dilaksanakan di lima kecamatan di Kota Metro. Kedepannya akan kita evaluasi dan tingkatkan lagi. Jika masih ada warga yang tinggal di rumah tidak layak huni, akan kita pikirkan melalui program lanjutan bedah rumah,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan RTLH, Teguh Efendi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan dari pemerintah serta dukungan warga sekitar.

“Alhamdulillah, sekarang rumah kami sudah menjadi layak huni. Terima kasih kepada pemerintah Kota Metro dan masyarakat yang telah membantu,” pungkas Teguh.| (Rio).

PM-PTSP Kota Metro Gelar Sosialisasi Penyuluhan dan Pelayanan Terpadu di Mal Pelayanan Publik

Metro | Dalam upaya mempermudah proses perizinan usaha, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kota Metro menggelar kegiatan Sosialisasi Penyuluhan dan Pelayanan Terpadu di Mal Pelayanan Publik, berlangsung aula di Kecamatan Metro Pusat, Rabu, (15/10/2025).

Dalam laporannya, Kepala Dinas PM-PTSP, Ismet, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan bagi masyarakat serta memperbaiki penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya dalam bidang administrasi pemerintahan dan perizinan.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha agar secara bertahap mampu mengurus perizinan usahanya secara mandiri,”ucap Ismet.

Sementara itu, Plt. Asisten II Kota Metro Kusbani menjelaskan, bahwa pelayanan publik di Kota Metro kini semakin mudah diakses oleh pelaku usaha.

Pemerintah daerah terus berupaya menyediakan aplikasi dan sarana yang memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan administrasi, sekaligus mendorong ketertiban dalam pengurusan perizinan.

“Selama ini, pelayanan di PM-PTSP selalu terbuka untuk seluruh masyarakat yang ingin memulai usaha. Dalam pelaksanaannya, petugas melayani dengan ramah dan sabar, guna memberikan pelayanan terbaik bagi warga,” ujar Kusbani.

Kusbani menambahkan, penting bagi pelaku usaha untuk tidak hanya membuka usaha, tetapi juga melaksanakannya dengan tertib dan sesuai ketentuan, sehingga kegiatan usaha dapat berjalan baik dan berkelanjutan.| (Rio).

Sosialisasikan Naskah Kesepakatan Bersama Kejati Lampung, PWI Audensi Ke Kejari Metro

Metro | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro secara resmi beraudiensi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Metro guna mensosialisasikan naskah kesepakatan bersama yang telah ditandatangani oleh PWI Provinsi Lampung dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Pertemuan yang bernuansa hangat ini, bertujuan Komitmen untuk memperkuat sinergi antara insan pers dan aparat penegak hukum di Kota Metro, diselenggarakan di ruang coffee morning Kejaksaan Negeri setempat, pada Senin, (13/10/2025).

Rombongan PWI Kota Metro, yang dipimpin Ketua Rino Panduwinata, diterima langsung oleh jajaran utama Kejari Metro, termasuk Kepala Seksi Intelijen Puji Ramadhansh, S.H., M.H., Kepala Seksi Pidana Khusus Ardo Gunanta, dan Kepala Seksi Barang Bukti Wibisana Anwar.

Dalam pemaparannya, Rino Panduwinata menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Nomor 1260/LB/Koh.2/03/2023 dan Nomor: 305/PWI-LPG/111/2023.

“Kunjungan hari ini merupakan penyampaian terkait PWI Provinsi Lampung yang telah menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Tinggi Lampung,”ucap Rino.

Kesepakatan bersama tersebut mencakup beberapa pilar penting, yaitu koordinasi dalam mendukung penegakan hukum, perlindungan kemerdekaan pers, peningkatan kesadaran hukum masyarakat, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di kedua institusi.

Rino merinci bahwa dokumen kesepakatan tersebut telah ditandatangani secara resmi di Bandar Lampung pada tanggal 16 Maret 2023.

“Kami berharap melalui pertemuan ini, PWI dan Kejaksaan di tingkat Kota Metro dapat terus bersinergi dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat,” ujar Rino.

Dia menambahkan bahwa peran pers sangat vital sebagai jembatan komunikasi.

“Alhamdulillah, anggota PWI kami telah berkompetensi. Kami memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah, penegak hukum, dan publik, sehingga kerja sama yang baik akan sangat mendukung terciptanya transparansi dan kepercayaan publik,” tegas Rino.

Menanggapi inisiatif ini, Kasi Intelijen Kejari Kota Metro, Puji Ramadhansh, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan PWI Metro.

“Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan atau audiensi dari PWI Metro. Untuk tindak lanjutnya, kami sampaikan bahwa kami akan mengikuti dan merujuk pada hasil penandatanganan kesepakatan antara PWI Provinsi dan Kejaksaan Tinggi Lampung,” kata Puji Ramadhansh.

Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama antara insan pers dan penegak hukum di Kota Metro untuk berkolaborasi dalam menciptakan tata kelola informasi dan penegakan hukum yang lebih transparan dan bertanggung jawab. | (Red).