Walikota Apresiasi Warung Merah Putih dan Pelestarian Musik Tradisional PWRI Metro

Metro | Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso meresmikan Warung Usaha Merah Putih serta Kesenian Angklung Siger Mas Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Metro, di Halaman Wisma Haji Al Hairiyah, Selasa (30/09/2025)

Dikatakan dalam sambutan Wali Kota Metro, memberikan apresiasi atas inisiatif anggota PWRI yang terus berkontribusi nyata dalam menggerakkan potensi ekonomi kerakyatan dan melestarikan seni budaya daerah.

Menurutnya, kehadiran Warung Usaha Merah Putih tidak hanya menjadi wadah bagi peningkatan kesejahteraan, tetapi juga simbol kebersamaan dan kemandirian warga, serta peningkatan ekonomi mikro lokal.

Bambang menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro akan mendukung penuh berbagai kegiatan produktif dari para purna aparatur negara yang tergabung dalam PWRI ini.

“Warung Usaha Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata bahwa semangat untuk berkarya tidak berhenti meski sudah purna tugas. Justru ini menjadi momentum untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Bambang.

Dia juga meyakini adanya Warung Usaha Merah Putih yang disiasati oleh PWRI ini akan berdapak kepada masyarakat, seperti hasil keuntungan yang didapatkan akan digunakan untuk bhakti sosial di masyarakat, bukan untuk individu masing.

Selain sektor ekonomi, kehadiran Kesenian Angklung Siger Mas PWRI juga mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Metro. Bambang menyebutkan bahwa seni tradisional seperti angklung memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya sekaligus mempererat persaudaraan antargenerasi.

“Dengan adanya Angklung Siger Mas, kita berharap seni tradisi bisa semakin dikenal dan dicintai oleh generasi muda. Ini adalah bagian dari warisan budaya yang patut kita rawat bersama,” tambah Bambang.

Acara dimeriahkan dengan penampilan Angklung Siger Mas yang membawakan sejumlah lagu nasional dan daerah.
Suasana penuh kebersamaan terlihat ketika hadirin ikut larut dalam alunan musik angklung yang meriah.

Ketua PWRI Kota Metro, Ridhuwan Sory Maoen Ali, mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah terhadap program yang diinisiasi pihaknya.

Ia berharap, Warung Usaha Merah Putih dan Angklung Siger Mas dapat menjadi wadah pembinaan, sekaligus ruang silaturahmi produktif antara anggota PWRI dengan masyarakat luas.

Dengan peresmian ini, Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat, baik melalui sektor ekonomi kreatif maupun pelestarian budaya.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkuat semangat gotong royong serta menjaga harmoni kehidupan sosial di Kota Metro.,” pungkas Ridhuwan. | (Red).

Aklamasi, Ali Imron Muslim Kembali Pimpin SMSI Metro

Metro | Musyawarah Kota (Muskot) II SMSI Kota Metro kembali menetapkan Ali Imron Muslim sebagai ketua untuk periode 2025–2030 melalui aklamasi, Senin, (29/09/2025).

Setelah kembali dipercaya memimpin, Ali Imron Muslim menegaskan, bahwa SMSI berkomitmen untuk melahirkan jurnalis dan media cyber yang profesional dan kritis, sehingga Metro dapat menjadi rujukan pendidikan dan media yang sehat.

Ali Imron Muslim mengungkapkan, apresiasinya kepada Abi Djohan, mantan Wakil Walikota Metro yang telah menjadi pendukung utama SMSI Kota Metro sejak awal.

“Terima kasih Pak Johan yang sejak awal memberi ruang, dorongan, semangat hingga SMSI bisa berdiri dan berjalan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ali Imron Muslim meminta Abi Johan untuk menjadi Dewan Pembina SMSI Kota Metro periode berikutnya.

Sementara itu, Walikota Metro Bambang Iman Santoso, saat pembukaan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan media untuk menyuguhkan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat.

“Media cyber memiliki peran yang sangat vital bukan hanya sebagai penyampai informasi tetapi juga sebagai pengawal demokrasi, kontrol sosial, indikator publik serta Mitra pembangunan,” ungkap Bambang.

Bambang berharap, SMSI Kota Metro dapat terus menjadi organisasi media yang independen pada kepentingan masyarakat serta terus mengarahkan anggotanya agar mampu menyajikan informasi yang faktual berimbang dan membangun optimis.

“Dalam waktu singkat media mampu menyampaikan informasi secara tepat luas dan langsung menyentuh masyarakat di berbagai lapisan,”pungkas Bambang. | (Rio).

Tiga Kandidat Perebutkan Kursi Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kota Metro

Metro | Guna memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Metro menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk memilih kepengurusan periode 2025–2028.

Acara yang berlangsung di Aula Gedung dr. Soetomo Fakultas Kedokteran universitas Muhammadiyah (UM) Kota setempat, dengan mengusung tema “DENGAN SEMANGAT KEBERSAMAAN KITA PERKUAT PERSATUAN IDI CABANG KOTA METRO”, Minggu, (28/09/2025).

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Metro Dr. Trestyawati, SpOG dalam kesempatan tersebut menyampaikan kegiatan hari ini merupakan musyawarah untuk menghasilkan kepemimpinan IDI periode 2025- 2028.

“Pada hari ini tanggal 28 September 2025 IDI Cabang Kota Metro menyelenggarakan musyawarah cabang yang merupakan suatu rapat organisasi paling tinggi di tingkat cabang, dalam pengambilan keputusan tertinggi. Dalam musyawarah ini juga akan terpilih pemimpin baru untuk IDI Kota Metro periode 2025-2028, semoga pada hari ini kita bisa menghasilkan kepemimpinan yang berikutnya yang jauh lebih baik dari sebelumnya,”ucap dr. Trestyawati.

Trestyawati juga menjelaskan, pemilihan ketua IDI periode 2025 – 2028 ada tiga calon ketua yang akan dipilih dalam Muscab. Diantaranya ialah Dokter hartawan, Dokter Ade dan Dokter Aprianto.

Trestyawati berharap kepemimpinan baru dengan semangat muda dapat mengembangkan IDI Kota Metro agar lebih bermanfaat bagi anggota dan masyarakat, serta melalui musyawarah ini terpilih pengurus yang solid, visioner, dan mampu membawa IDI semakin maju, berdaya saing, dan berkontribusi positif bagi kemajuan dunia kesehatan di Kota Metro.

Sementara itu, Walikota Metro Bambang Iman Santoso dalam sambutannya mengungkapkan, apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap pengurus dan anggota IDI Cabang Metro atas terselenggaranya musyawarah ini, karena musyawarah cabang merupakan forum tertinggi di tingkat cabang yang memiliki arti sangat penting dalam kehidupan organisasi. Forum ini menjadi wadah evaluasi, refleksi, serta proyeksi masa depan.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar agenda organisasi, namun juga merupakan momentum penting dalam memperkuat konsolidasi, mempererat kebersamaan, serta merumuskan arah dan strategi organisasi ke depan,” ucap Bambang.

“Momentum seperti ini menjadi saat yang tepat untuk menyatukan visi, memperkuat sinergi, serta melahirkan kepengurusan baru yang solid, inovatif, dan memiliki dedikasi tinggi dalam mengemban amanah organisasi,” imbuhnya.

Selain itu, IDI adalah organisasi profesi yang menaungi para dokter, memiliki peran vital dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sistem kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan.

Bambang berharap, IDI Cabang Metro dapat terus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas SDM kesehatan, memperjuangkan hak-hak profesi, dan tentu saja, menjaga kekompakan serta solidaritas internal.| (Rio).

Arif Suharnoko Nahkodai Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia Metro 2025-2030

Metro | Suasana penuh kebahagiaan dan semangat kebersamaan mewarnai pelantikan pengurus Kota Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti) Metro masa bakti 2025-2030, di Sasana Bakti, Jalan Gurame, Yosorejo, Metro Timur, Sabtu (28/9/2025).

Pelantikan dilakukan langsung oleh pengurus Provinsi Baveti Lampung, juga tampak hadir Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dan Ketua DPRD Kota Metro ini tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga diwarnai kehangatan dan joget bersama, menandai komitmen baru untuk menghidupkan kembali semangat para atlet veteran.

Terlihat hadir pula Forkopimda, Ketua KONI Kota Metro Ampian Bustami, Ketua Kormi Metro Ahmad Khusaini, ketua Pelti Metro Abdul Haris, serta perwakilan instansi vertikal, menunjukkan dukungan penuh seluruh stakeholder terhadap perkembangan olahraga di kota ini.

Dalam acara tersebut, Arif Suharnoko secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Baveti Metro untuk periode lima tahun ke depan.

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran para atlet veteran yang telah mengharumkan nama kota.

“Mereka adalah aset berharga yang telah memberikan dedikasi dan prestasi. Kini, melalui Baveti, semangat itu harus terus dijaga dan ditularkan kepada generasi muda,” ujar Bambang, disambut tepuk tangan meriah.

Acara yang berlangsung meriah, tidak hanya sekadar seremonial. Sesekali, iringan musik mengalun dan mengajak seluruh undangan, termasuk Wali Kota dan Ketua DPRD, untuk berjoget ria.

Momen tersebut semakin mencairkan suasana dan memperlihatkan sisi kekeluargaan yang erat di antara para atlet veteran.

Dikatakan Arif Suharnoko, sang ketua terpilih, menyampaikan komitmennya untuk membawa Baveti Metro lebih aktif dan berkontribusi.

“Kami akan mengoptimalkan peran atlet veteran, tidak hanya di lapangan tenis, tetapi juga dalam pembinaan generasi muda. Ini adalah tugas kebanggaan yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Arif Suharnoko.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi suntikan semangat baru bagi para atlet Tenis veteran Kota Metro, sekaligus memperkuat jejaring dan solidaritas di antara mereka.

Dengan kepengurusan baru ini, Baveti Metro siap menjadi wadah yang aktif dalam menjaga semangat sportivitas dan prestasi, membuktikan bahwa semangat olahraga tidak pernah padam oleh waktu.

Dukungan penuh dari pemerintah daerah menjadi sinyal kuat bahwa olahraga veteran mendapat tempat khusus dalam pembangunan olahraga di Kota Metro, mengukuhkan kota ini sebagai rumah yang nyaman bagi para pejuang olahraga masa lalu, kini, dan nanti. | (Arif).

Wali Kota Metro dan Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung Teken Komitmen Bersama Pengarusutamaa Gender dan Perlindungan Anak

Metro | Walikota Metro Bambang Iman Santoso, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Subehi, menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Sabtu (27/9/2025).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifah Fauzi, serta Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, para Kepala Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung menandatangani Komitmen Bersama yang berfokus pada pelaksanaan dan implementasi sejumlah program strategis, yaitu Pengarusutamaan Gender (PUG), Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).

Mewujudkan Ruang Bersama Indonesia (RBI) melalui program Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas).Peningkatan capaian Provinsi/Kabupaten/Kota Layak Anak periode 2025-2030.

Penandatanganan komitmen ini menjadi wujud nyata langkah strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam menempatkan pengarusutamaan gender dan perlindungan anak sebagai arus utama dalam pembangunan daerah.

Menteri PPPA Arifah Fauzi menekankan pentingnya peran perempuan dan anak dalam pembangunan nasional.

“Perempuan, yang hampir separuh populasi Indonesia, harus maju dan berpartisipasi secara setara agar pembangunan sumber daya manusia (SDM) dapat maksimal.Begitu pula anak-anak, yang jumlahnya mencapai sepertiga populasi, harus tumbuh dan berkembang secara optimal serta terlindungi dari segala bentuk kekerasan untuk menjadi generasi penerus yang handal,”jelas Arifah

Menteri Arifah mengidentifikasi lima faktor utama penyebab kekerasan terhadap anak, yaitu Kondisi ekonomi, pola asuh, penggunaan gadget,Lingkungan sosial, pernikahan usia anak.

Sebagai respons, Kementerian PPPA menjalankan beberapa program utama, termasuk Ruang Bersama Indonesia (RBI), Call Center 129 untuk layanan pengaduan kekerasan, dan Satu Data Anak Perempuan Desa.

Berdasarkan data dari Simfoni PPA, hingga September 2025 tercatat 586 kasus kekerasan di Lampung, dengan 86% korban adalah perempuan dan 72% adalah anak-anak. Meski demikian, Menteri Arifah mengapresiasi penurunan angka perkawinan anak di Lampung menjadi 4,87% pada tahun 2024, yang lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional.

Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, Menteri PPPA berharap terjalinnya sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, responsif gender, ramah anak, serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Selain itu, terkait program Desa TAPIS, dilakukan pencanangan Desa Binaan oleh TP PKK Provinsi Lampung. TP PKK Kabupaten/Kota diharapkan mengusulkan desa-desa yang akan masuk dalam program ini, dengan penetapan lokasi melalui Keputusan Gubernur Lampung.

Desa TAPIS akan menjalankan kolaborasi dengan perangkat daerah terkait dan TP PKK Kabupaten/Kota dalam mengintegrasikan program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga sesuai arah kebijakan Gubernur Lampung. | ( Red ).

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Gandeng Granat Kota Metro Sosialisasi P4GN

Metro | Puluhan Kepala Sekolah UPTD SMP Negeri dan Swasta se-Kota Metro mengikuti Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar GRANAT bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro.

Kegiatan yang mengusung tema “Menuju Kota Metro Bersih dari Narkoba (BERSINAR)”, berlangsung di Aula Disdikbud setempat, Jumat (26/09/2025).

Sosialisasi tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran sekolah sebagai benteng utama perlindungan bagi generasi muda dari bahaya narkoba.

Ketua Harian DPC GRANAT Kota Metro Naim Emel Prahana menegaskan, bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi bangsa.

“Dunia pendidikan harus tampil sebagai garda terdepan dalam memberikan pemahaman sekaligus pembinaan karakter, agar siswa mampu menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” ujar Naim

Selanjutnya Naim menjelaskan, sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, melainkan juga pusat pembentukan mental dan moral generasi.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin para kepala sekolah mampu menanamkan kesadaran sejak dini bahwa narkoba adalah musuh bersama yang harus dijauhi. Anak-anak kita adalah aset bangsa, dan menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaga mereka tetap sehat, cerdas, dan berprestasi,” jelas Naim.

PLT Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Dedi Asmara menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi P4GN ini merupakan kesempatan yang baik guna mendapatkan wawasan dan bekal dalam menjaga generasi muda terhadap ancaman narkoba.

“Mengingat Saat ini lingkungan sekolah telah masuk dalam risiko pengedaran narkoba, karena saat ini lingkungan sekolah menjadi tren di mana pengendara narkoba justru mengincar anak-anak usia sekolah,” ucap Dedi.

Hal tersebut terjadi karena mereka menganggap lingkungan sekolah paling aman, maka potensi tersebut mereka manfaatkan mengingat tempat aman menjadi tempat paling aman bagi pengedar narkoba intinya mereka mengubah stigma itu.

Dedi menambahkan, sosialisasi ini terlaksana berkat kerja sama dengan GRANAT yang di dalamnya terdapat berbagai unsur, mulai dari tenaga medis, birokrat, hingga media informasi.

Melalui pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki, GRANAT diharapkan dapat memberikan wawasan lebih luas mengenai pola peredaran narkoba serta langkah-langkah pencegahannya, sehingga generasi muda bisa terlindungi dari ancaman tersebut.

“Pada kesempatan kali ini GRANAT akan membagikan pengalamannya kepada kita semua, yang nantinya akan menjadi wawasan dan bekal dalam menjaga lingkungan sekolah terutama kepada anak-anak,” tambah Dedi.

Dedi berharap, melalui kegiatan ini kepala sekolah dapat memperoleh pemahaman, ilmu dan strategi dalam mencegah peredaran gelap narkoba di lingkungan sekolah.| (Rio).

Hari Kontrasepsi Sedunia di Metro: Menteri BKKBN Tegaskan KB Kunci Cegah Stunting dan Kehamilan Risiko Tinggi

METRO – Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia 2025 dipusatkan di Lapangan Mulyojati, Kota Metro, Kamis (25/9/2025). Acara…

Granat Bersama BNN Metro Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba

Metro | Puluhan pamong, kader PKK, dan kader posyandu mengikuti sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar Ormas Granat Cabang Metro bersama BNN Kota Metro, di Aula Kelurahan Yosodadi, Rabu (24/09/2025).

Ketua Harian Granat Metro Naim Emel Prahana menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk membangun kesadaran bersama mengenai bahaya narkoba.

Menurut Naim, peran pamong sangat penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, melakukan pencegahan, sekaligus mendeteksi dini potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

Naim menambahkan, sosialisasi ini bukan hanya sebatas penyampaian materi, melainkan juga ajakan untuk berkomitmen bersama-sama memberantas peredaran narkoba.

“Kita ingin para pamong menjadi contoh dan teladan, serta mampu menggerakkan masyarakat agar menjauhi narkoba. Dengan kolaborasi ini, kita harapkan Kota Metro semakin kuat dalam membangun lingkungan yang sehat dan bebas narkoba,” ujar Naim.

Sementara itu, Penyuluh Ahli Muda BNN Kota Metro Ari Kurniawan mengungkapkan, bahwa Ormas Granat menghadirkan pihaknya sebagai narasumber untuk memberikan materi tentang P4GN kepada 50 peserta yang terdiri dari pamong RT/RW, kader PKK, serta kader Posyandu.

“Kegiatan ini dilaksanakan oleh DPC Granat Kota Metro bekerja sama dengan BNN Kota Metro sebagai bentuk sinergi dalam menyampaikan edukasi mengenai pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba,” ujar Ari.

Ari Kurniawan menghimbau, pentingnya peran orang tua maupun masyarakat, khususnya para pamong harus lebih waspada terhadap pergaulan anak-anak muda, serta mengawasi penggunaan gadget.

Hal ini karena kemajuan teknologi informasi saat ini sering disalahgunakan, salah satunya untuk peredaran gelap narkoba melalui media sosial.

Selain itu, supaya para pamong lebih memperhatikan kondisi lingkungan masing-masing dan tidak sungkan melakukan pengawasan maupun menegur apabila terdapat orang asing yang mencurigakan di sekitar wilayahnya.

“Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, peredaran narkotika merupakan perbuatan melawan hukum dan masuk dalam ranah tindak pidana yang harus ditindak tegas.,” pungkas Ari. | (Rio).

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Metro Gelar Apel besar Hari Pramuka ke-64

Metro | Apel besar Hari Pramuka ke-64 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Metro digelar dengan mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, berlangsung di Lapangan Iring Mulyo Kota Metro. Rabu (24/09/2025).

Walikota Metro Bambang Iman Santoso dalam pidatonya menyampaikan, ucapan selamat Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025, dimana tema yang diangkat bukan sekadar slogan, melainkan tekad bersama untuk memperkuat jati diri Pramuka sebagai insan Pancasila yang siap menjadi garda terdepan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Diharapkan setiap Pramuka senantiasa memegang teguh ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai harga mati,” ungkap Bambang.

Menurut Bambang, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks, mulai dari arus digitalisasi global, disrupsi teknologi, hingga berbagai ancaman sosial seperti judi online, bullying, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, pornografi, hingga masuknya budaya asing yang mengikis semangat gotong royong.

Untuk itu, Gerakan Pramuka diharapkan mampu hadir sebagai solusi strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan.

Bambang menegaskan, sebagai organisasi pendidikan non-formal, Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membantu pemerintah membina generasi muda melalui pendidikan karakter, life skill, soft skill, hard skill, serta penguatan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik (SESOSIF).

Walikota juga mengajak, seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk terus aktif dalam pengabdian masyarakat, penanggulangan bencana, bakti sosial, hingga pelestarian lingkungan hidup.

“Anggota Pramuka perlu konsisten hadir di tengah masyarakat, baik melalui aksi kemanusiaan, kegiatan sosial, maupun upaya menjaga kelestarian lingkungan,”ucap Bambang.

Selain itu, di era digitalisasi, Gerakan Pramuka juga didorong untuk adaptif melalui peningkatan keterampilan teknologi informasi, penyebaran konten positif, serta penangkalan hoaks dan disinformasi.

“Sesuai dengan Asta Cita pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Gerakan Pramuka dari tingkat Gugus Depan hingga Kwartir Daerah untuk ikut serta dalam program swasembada dan ketahanan pangan nasional,” ucap Bambang.

“Semua langkah ini adalah kontribusi nyata Gerakan Pramuka dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. SDM unggul hanya bisa dibentuk melalui pendidikan karakter yang kuat, dan Pramuka hadir untuk mencetak kader pemimpin bangsa yang tangguh, disiplin, dan berjiwa Pancasila,” pungkas Bambang.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Hari Pramuka Joni Widodo menjelaskan, bahwa apel besar peringatan Hari Pramuka ke-64 tahun 2025 telah dirangkai sejak sehari sebelumnya. Rangkaian kegiatan dimulai dengan janji gerakan Pramuka dan malamnya dilanjutkan dengan ulang janji.

“Tujuan kegiatan ini adalah bagaimana kita bisa membangun kolaborasi sesuai dengan tema ‘Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa’. Mudah-mudahan peringatan Hari Pramuka kali ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat sinergi, sehingga bangsa ini tetap utuh, karena prinsipnya NKRI harga mati,” ungkap Joni.

Joni Widodo menambahkan, peserta apel besar berasal dari seluruh tingkatan peserta didik, mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak, hingga Pandega. Khususnya dari wilayah Metro Timur dan undangan perwakilan dari berbagai ranting di seluruh Kota Metro.| (Rio).

Walikota Lantik 10 Pejabat Baru Di Pemerintahan Metro

Metro | Sebanyak 10 pejabat di lingkungan pemerintah Kota (Pemkot) Metro resmi dilantik, prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Walikota Metro Bambang Iman Santoso di Aula Pemerintah Kota, Senin (22/9/2025).

Berikut daftar pejabat yang dilantik:

1. Dr. Kusbani – Sebelumnya Plt. Sekretaris Dinas Perdagangan, kini resmi ditetapkan sebagai pejabat definitif.

2. Kuswidaryanto – Dari Pelaksana Kecamatan Metro Barat, dilantik menjadi Camat Metro Selatan menggantikan Margenta.

3. Margenta – Kini menjabat Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan pada Badan Kesbangpol Kota Metro.

4. Yahya Rachmat – Dari Camat Metro Pusat, dipercaya sebagai Kabag Umum dan Kepegawaian pada Setwan.

5. Diah Meirawati – Dari Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, kini menjadi Kabid Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB.

6. Santi Dewi – Dari Plt. Kabag Umum, kini resmi menjabat Camat Metro Pusat menggantikan Yahya Rachmat.

7. I Nyoman Gede Yasa – Sebelumnya Penilai Ahli Muda BPPRD, dilantik sebagai Kabid Penataan dan Pendaftaran BPPRD Kota Metro.

8. Fitri Minarni – Dari Lurah Yosodadi, Metro Timur, kini menjabat Lurah Hadimulyo Timur, Metro Pusat.

9. Darijatmiko – Dari Analis Bagian Pemerintahan, kini menggantikan Fitri Minarni sebagai Lurah Yosodadi, Metro Timur.

10. Muhammad Ario Pratito – Dari Lurah Hadimulyo Timur, kini menjabat Kasi Pembangunan Kecamatan Metro Pusat.

Dalam sambutannya Walikota menegaskan, bahwa pelantikan dan mutasi merupakan hal wajar dalam rangka pemantapan serta peningkatan kapasitas kelembagaan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial pengisian jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang baik, berorientasi pada pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Bambang.

Bambang, mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh integritas, loyalitas, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Menurut Bambang, tantangan birokrasi ke depan akan semakin berat seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan. Karena itu, setiap ASN dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri, berpikir strategis, bertindak cepat, serta bekerja secara kolaboratif.

“Jabatan yang diemban bukan hanya rutinitas administratif, tetapi juga tanggung jawab moral untuk terus belajar dan berinovasi,” ucap Bambang.

Bambang menekankan, pimpinan akan selalu memantau kinerja pejabat sebagai bahan pertimbangan karir. Oleh sebab itu, jabatan harus dipandang sebagai amanah yang dipertanggungjawabkan, bukan sekadar kedudukan.

“Saya yakin, jika saudara bekerja keras, cerdas, dan ikhlas serta disiplin dan berkomitmen tinggi, maka keberhasilan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dapat tercapai,” pungkas Bambang.| (Rio).