Bandar Lampung – Polisi sebut motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban hingga tewas karena pelaku cemburu.…
Tag: Lampung
Pj. Gubernur Lampung Sambut Kepulangan Para Atlit dan Berikan Apresiasi Kepada Kontingen Lampung pada PON XXI 2024 Aceh-Sumut
BANDAR LAMPUNG – Para Atlit Provinsi Lampung kembali menorehkan prestasi dengan berhasil mempertahankan posisinya di 10…
Langkah Besar FKIP Unila: Empat Program Studi PMIPA Gelar On-site Visit Akreditasi Internasional ASIIN
BANDAR LAMPUNG – FKIP Unila Cetak Sejarah: Akreditasi Internasional ASIIN untuk 4 Program Studi PMIPA FKIP Unila Gelar On-site Visit Akreditasi Internasional ASIIN Pertama kali untuk Empat Program Studi Jurusan PMIPA Lampung, 18-19 September 2024 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan On-site Visit oleh The Accreditation Agency for Study Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics (ASIIN) untuk empat program studi di Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (PMIPA). Program studi yang terlibat dalam proses akreditasi ini meliputi Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Kimia. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di FKIP Unila, dengan tujuan untuk memastikan bahwa program studi tersebut telah memenuhi standar internasional dalam hal kualitas akademik, kurikulum, dan kompetensi lulusan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., Ketua Lembaga, Kepala Unit, Ketua Badan Pengelola Usaha, serta Tim Penjaminan Mutu. Dari FKIP, hadir Dekan FKIP Prof. Dr. Sunyono, M.Si., beserta para Wakil Dekan, Ketua Unit Penjaminan Mutu, dan empat ketua program studi, yakni Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Kimia.
Tim Asesor ASIIN yang hadir terdiri dari tujuh orang ahli internasional, yaitu:
• Prof. Dr. Roger Erb – University Frankfurt
• Prof. Dr. Gabriele Hornung – University Kaiserslautern
• Prof. Dr. Jörg Zabel – University Leipzig
• Prof. Dr. Ratu Ilma Indra Putri – Universitas Sriwijaya
• Medina Andini – Guru Biologi, Surabaya
• Dwika Sarnia Putri – National Tsing Hua University, Taiwan
• Dipl. Phys. Rainer Arnold – ASIIN Project Manager
ASIIN bertujuan untuk mengevaluasi kualitas akademik, metode pengajaran, dan kompetensi lulusan dari keempat program studi PMIPA. Evaluasi ini mencakup kurikulum, hasil pembelajaran, dan kelayakan lulusan dalam memenuhi kebutuhan pasar kerja. Proses akreditasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa program-program studi di PMIPA Unila memenuhi standar internasional yang relevan di bidang sains, teknologi, dan pendidikan.
Kegiatan On-site Visit ASIIN dibuka secara resmi oleh Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., di Ruang Sidang Utama Rektorat Unila. Dalam sambutannya, Prof. Lusmeilia menegaskan bahwa akreditasi internasional merupakan bagian dari upaya strategis Unila dalam mewujudkan visinya untuk menjadi universitas yang unggul dan berdaya saing global.
Dekan FKIP, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., dalam sambutannya menyatakan bahwa akreditasi internasional ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di FKIP Unila dan memastikan lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar internasional.
Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan di FKIP dengan fokus pada pengecekan data dan dokumen. Para asesor ASIIN melakukan pengecekan langsung terhadap berbagai dokumen dan bukti pendukung yang disiapkan oleh Tim Penjaminan Mutu dan taskforce dari masing-masing program studi. Pengecekan ini mencakup verifikasi kelengkapan dokumen, keakuratan data terkait pelaksanaan program studi, serta pencapaian learning outcomes.
Selain pengecekan dokumen, asesor juga mengadakan wawancara dengan tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni. Wawancara ini bertujuan untuk mendapatkan pandangan langsung terkait kualitas layanan akademik dan non-akademik di program studi yang terakreditasi. Tenaga kependidikan diwawancarai mengenai peran mereka dalam mendukung administrasi dan operasional program studi, sedangkan mahasiswa diminta memberikan masukan terkait pengalaman belajar, akses terhadap fasilitas akademik, dan kualitas pembelajaran.
Alumni program studi juga turut dilibatkan untuk memberikan masukan tentang relevansi pendidikan yang mereka terima dengan karier dan perkembangan profesional setelah lulus. Wawancara ini memberikan perspektif yang lebih luas mengenai kualitas lulusan program studi yang terlibat dalam proses akreditasi.
Setelah proses wawancara, para asesor melakukan kunjungan ke berbagai fasilitas pendukung akademik di FKIP Unila. Kunjungan ini mencakup laboratorium pendidikan, pusat sumber belajar, podcast edukasi, laboratorium microteaching, virtual room, serta ruang baca. Para asesor juga meninjau fasilitas inovatif di FKIP, seperti EDU FUN, sebuah kafe kampus yang mengusung tema edukasi. Kafe ini tidak hanya menjadi tempat bersantai bagi mahasiswa dan dosen, tetapi juga mendukung proses pembelajaran informal dengan suasana yang kondusif untuk diskusi dan belajar.
Pada hari kedua, asesor melakukan wawancara dengan dosen dari masing-masing program studi yang terlibat. Wawancara ini difokuskan pada keterlibatan dosen dalam pengajaran, penelitian, serta pengembangan kurikulum. Para dosen memberikan masukan mengenai tantangan yang mereka hadapi dan berbagi pandangan terkait inovasi dalam metode pengajaran dan relevansi kurikulum dengan perkembangan terbaru di bidang sains dan teknologi.
Stakeholder dari berbagai sektor, seperti mitra industri dan sekolah, juga turut memberikan umpan balik mengenai kualitas lulusan dan relevansi keterampilan yang diberikan selama masa studi. Masukan dari stakeholder ini memberikan gambaran penting tentang kontribusi lulusan di dunia kerja dan area yang perlu ditingkatkan dalam program studi untuk lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.
Dengan pelaksanaan kegiatan On-site Visit ASIIN ini, FKIP Unila berharap keempat program studi di PMIPA dapat meraih akreditasi internasional, yang akan meningkatkan reputasi dan daya saing program studi di tingkat global. Proses ini tidak hanya menjadi penilaian terhadap kualitas akademik, tetapi juga merupakan upaya berkelanjutan FKIP Unila untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
Keberhasilan dalam akreditasi internasional akan menjadi bukti nyata komitmen FKIP Unila dalam menjaga kualitas pendidikan dan memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia dan dunia. FKIP Unila siap melangkah menuju pencapaian yang lebih tinggi melalui akreditasi internasional ASIIN.
E-Retribusi Parkir Pertama di Kabupaten Mesuji, Upaya Dorong Pendapatan Asli Daerah (PAD)
MESUJI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mesuji berkolaborasi dengan Bank Lampung mendorong PAD melalui penerapan e-retribusi parkir di Taman Kehati, Kabupaten Mesuji. Peluncuran e-retribusi parkir tersebut dilakukan oleh Penjabat Bupati Kabupaten Mesuji, Febrizal Levi pada pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), 18 September 2024 bertempat di Gedung Serba Guna Taman Kehati. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan menyampaikan apresiai kepada Pemerintah Kabupaten Mesuji dan Bank Lampung yang terus mendorong elektronfikasi transaksi Pemerintah Daerah.
Berdasarkan evaluasi Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) Kabupaten Mesuji di semester 1-2024 telah berada di tahap Digital. Hal tersebut didukung oleh ketersediaan kanal pembayaran digital yang lengkap dan lingkungan strategis yang memadai. Namun pada aspek realisasi, masih terdapat potensi untuk mendorong penerimaan melalui pembayaran digital mengingat masih besarnya dominasi pembayaran non QRIS. Selaras dengan hal tersebut, Junanto merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Mesuji terus melakukan sosialisasi program unggulan TP2DD, melakukan piloting e-retribusi, menerbitkan peraturan daerah terkait digitalisasi transaksi Pemda, dan memperkuat pelaporan TP2DD Kabupaten Mesuji. Peluncuran e-retribusi parkir tersebut merupakan inovasi dari TP2DD Kabupaten Mesuji yang diyakini merupakan sektor potensial dalam rangka peningkatan PAD.
Kepala Bapenda Kabupaten Mesuji, I Komang Sutiaka melaporkan kegiatan HLM dan capacity building dilakukan untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada peserta dalam pengelolaan PAD terutama pajak dan retribusi daerah berbasis digital. Kabupaten Mesuji selalu mendorong transaksi Pemerintah Daerah dari tunai ke non tunai baik pajak maupun retribusi. Penerapan digitalisasi transaksi Pemerintah Daerah bertujuan untuk mengurangi kebocoran PAD serta agar monitoring PAD dapat dilakukan secara real-time.
Penjabat Bupati Kabupaten Mesuji, Febrizal Levi menekankan “Perkembangan digitalisasi semakin pesat khususnya pasca pandemi COVID-19, begitu pula dengan digitalisasi pembayaran. Pemerintah harus beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi dan Kabupaten Mesuji harus menjadi yang terdepan dalam mengadopsi digitalisasi pembayaran”. Infrastruktur komunikasi di Kabupaten Mesuji cukup memadai sehingga penerapan digitalisasi khususnya transaksi Pemerintah Daerah bukanlah hal yang sulit. Selain dari sisi Pendapatan, di sisi pengeluaran, Kabupaten Mesuji juga sudah menerapkan belanja Pemerintah secara digital melalui penggunaan Kartu kredit Pemerintah Daerah.
Selain Pj. Bupati, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung dan Kepala Bapenda acara tersebut juga dihadiri oleh PT. Bank Lampung, PT. Cartenz, PT. FTF Globalindo, OPD terkait, perwakilan Kepala Desa serta kolektor pajak dan retribusi di Kabupaten Mesuji. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan capacity building dan literasi masyarakat tentang digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi oleh PT. Cartenz dan Bank Lampung kepada 400 peserta yang terdiri dari Kepala Desa, kolektor pajak dan retribusi serta wajib pajak dan retribusi di Kabupaten Mesuji. Diharapkan peserta capacity building dapat meningkatkan pemahaman masyarakat guna mendorong pembayaran pajak dan retribusi secara digital.
Unila Gelar Monev Hibah PKKM 2024
BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) mengadakan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan hibah Program Kompetisi Kampus…
LPPM Adakan FGD Laporan Keuangan bagi Dosen Penerima Hibah DIPA BLU 2024
BANDAR LAMPUNG – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan focus group…
ASIIN Visitasi Internasional Berbagai Prodi di Unila
BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan dari Tim Akreditasi Internasional Akkreditierungsagentur für Studiengänge der…
Tingkatkan Kebersamaan dan Solidaritas, Unila Gelar Senam Bersama dan Lomba Tradisional
BANDAR LAMPUNG – Perayaan Dies Natalis Universitas Lampung (Unila) ke-59 dengan tema, “Be Strong: Transformasi Unila…
Unila Akan Gelar Kirab Merah Putih Rangkaian Dies Natalis ke-59
BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) akan menyelenggarakan dua agenda besar dalam rangkaian peringatan Dies Natalis…
OJK Provinsi Lampung Gelar Kegiatan Product Matching
Bandar Lampung, 10 September 2024 – Dalam rangka mempercepat literasi keuangan dan mendorong inklusi keuangan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) mengadakan kegiatan product matching GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) melalui talkshow dengan tema “Akselerasi Digitalisasi Keuangan dan Bijak Mengelola Keuangan” acara ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN dalam memanfaatkan layanan keuangan digital dan investasi di pasar modal.
Dalam kegiatan ini OJK Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menyampaikan terkait Perkambangan Digitalisasi Sistem Pembayaran, PT BPD Lampung menyampaikan terkait Peran Bank Lampung dalam Mendorong Akselerasi Digitalisasi, PT Bursa Efek Indonesia Provinsi Lampung dan PT Phintraco Sekuritas Provinsi Lampung menyampaikan terkait pasar modal dan panduan praktis mengenai pembukaan akun saham secara digital dan pengelolaan portofolio investasi yang bijak.
Peran OJK dalam mendorong literasi keuangan dan pengawasan terhadap lembaga jasa keuangan yang menyediakan layanan digital, beliau juga menekankan pentingnya pemahaman ASN terhadap investasi dipasar modal sebagai alternatif yang aman dan diawasi oleh regulator. Tidak hanya itu, Otto Fitriandy menyampaikan aktivitas judi online sudah mulai menyebar dikalangan masyarakat dikarenakan rendahnya literasi keuangan dan terbatasnya pengetahuan masyarakat tentang digitalisasi keuangan serta alternative investasi yang aman, upaya OJK dalam pemberantasan judi online antara lain memerintahkan bank untuk memblokir lebih dari 6.000 rekening yang diindikasi terkait dengan transaksi judi online dan meminta bank melakukan Enchance Due Diligence (EDD) atas nasabah yang terindikasi terkait transaksi judi online, ujar Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy.
Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan mewakili Sekertaris Daerah Provinsi Lampung, Ir. Zainal Abidin, M.T., menyampaikan apresiasi atas inisiatif TPAKD dalam memfasilitasi ASN untuk lebih melek keuangan dan mendukung digitalisasi dalam pengelolaan keuangan. Beliau juga menekankan pentingnya partisipasi ASN dalam kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan finansial secara pribadi dan profesional.
Kegiatan ini juga mefasilitasi pembukaan akun saham secara langsung dan pemberian saldo awal secara gratis bagi para ASN yang hadir oleh Phintraco Sekuritas. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman ASN mengenai pentingnya literasi keuangan, mendorong penggunaan layanan keuangan digital, serta memperkenalkan investasi saham sebagai salah satu alternatif investasi yang dapat mendukung perencanaan keuangan jangka panjang termasuk dalam berinvestasi di pasar modal.