Sosok Mayat di Parit GSG Pagelaran Gegerkan Warga

TANGGAMUS | Sesosok mayat diduga berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga terbujur kaku di Parit di Kecamatan Talang…

Rekonstruksi Pelaku Pembunuhan Tukang Urut Di Teluk Pandan

[espro-slider id=24794] PADANG CERMIN | Kepolisian Sektor Padang Cermin menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan Mainah (50),…

Nyalakan 1.000 Lilin, Komnas Anak Bersama Masyarakat Iringi Doa Korban Kekerasan Terhadap Anak

[espro-slider id=24622] Seni & Budaya | Memperingati HUT Komnas Perlindungan Anak (Komnas Anak) ke-18, Ketua Umum…

Pasca Nyaris Bentroknya Antar Dua Kampung , Loekman Djoyosumarto Kunjungi Kampung Sritejo

Kota Gajah | Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosumarto kunjungi kampung Sritejo Kota Gajah Lampung Tengah,…

Mainah Tewas Diduga Karna Terbakar Api Cemburu

Teluk Pandan | Mainah, perempuan paruh baya yang kesehariannya bekerja sebagai tukang urut ini ditemukan tewas dikediamannya.…

Perempuan Paruh Baya Terbujur Kaku Didalam Rumahnya

TELUK PANDAN | Di duga, Lantaran terbakar api cemburu, Sugito (50), warga Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Teluk…

Beberapa Alasan Suntik Mati Ini Bikin Terkejut Dunia

 LAMPUNG7NEWS 

Dunia | Alasan suntik mati menjadi sangat sakral bagi pihak medis mengabulkan permintaan dari seseorang yang membutuhkan hal tersebut. Perlu persyaratan hukum jelas demi persetujuan dilaksanakannya suntik mati.

Beberapa alasan suntik mati biasanya dilakukan oleh penegak hukum untuk menghabisi nyawa para tahanan hukuman mati. Namun, suntik mati juga kadang dibolehkan bilamana ada persetujuan pasien saat sudah tidak kuat menahan rasa sakit lagi.

Di luar sebab tersebut, ternyata hukuman mati kadang muncul dengan pelbagai alasan bikin geger. Seperti jabaran rangkuman berita di bawah ini.

1. Kerap bikin jengkel, perawat Italia suntik mati 38 pasien

Polisi Italia kini tengah menyelidiki kasus apakah seorang perawat perempuan di sebuah rumah sakit membunuh 38 pasien setelah dia dituduh menyuntik seorang pasien dengan potassium dosis mematikan.

Polisi menangkap perawat bernama Daniela Poggiali itu di Lugo, sebelah utara Italia, setelah seorang pasien berusia 78 tahun meninggal karena penyakit biasa.

Kemarin polisi akhirnya memperluas penyelidikan mereka ke arah meninggalnya 38 pasien. Sepuluh di antara pasien itu meninggal mencurigakan, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Senin (13/10/2014).

Kantor berita Central European melaporkan, perawat berusia 42 tahun itu dituding menyuntik pasien-pasien dengan potassium dosis tinggi sebab mereka atau keluarga mereka kerap membuatnya jengkel.

Koran Italia Libero Quotidiano menyatakan, seorang staf rumah sakit mengatakan Poggiali pernah meminta dia dipotret di samping pasien baru meninggal.

Laporan lain menyebutkan dia pernah bercanda telah menyuntikkan potassium dosis tinggi kepada pasien-pasiennya.

April lalu pasien bernama Rosa Calderoni, 78 tahun, meninggal mencurigakan. Hasil pemeriksaan menyatakan ada kadar potassium tinggi dalam aliran darahnya. Dosis itu sama dengan yang biasa dipakai sebagai hukuman mati di Amerika Serikat.

Namun jaksa mengakui ada kesulitan buat menjalankan penyelidikan ini karena potassium bisa menghilang dari aliran darah setelah beberapa hari, sehingga sulit dideteksi.

“Masih ada 38 kasus kematian mencurigakan. Sepuluh di antaranya sangat mencurigakan,” kata Kepala Jaksa Alessandro Mancini dalam jumpa pers.

2. Menderita penyakit langka, gadis cantik minta suntik mati

Valentina Maureria, gadis 14 tahun asal Chile menghebohkan netizen sedunia pekan lalu. Gara-garanya dia mengunggah video permintaan euthanasia.

Valentina mengidap cystic fibrosis, penyakit langka yang merusak fungsi paru-paru dan pencernaan. Kakak lelakinya sudah meninggal karena penyakit yang sama. Saban hari pengidap penyakit itu akan merasakan pusing hebat lalu muntah tak terkendali.

Gadis ini mengaku tak sanggup menderita lebih lama. Dokter memvonisnya paling lama hidup tiga setengah tahun lagi, karena belum ada tanda-tanda perbaikan kondisi tubuhnya.

Oleh sebab itu Valentina minta pemerintah Chile mengizinkannya disuntik mati, seperti dilansir the Guardian, Senin (2/3/2015).

“Saya lelah dengan penyakit ini. Tolong pemerintah mengizinkan pemberian suntikan sehingga saya bisa tidur tenang selamanya,” kata Valentina dalam video yang viral di Youtube.

Video tersebut menggegerkan publik Chile. Masyarakat terbelah, antara mendukung permintaan suntik mati remaja itu atau menolaknya dengan alasan agama. Perdebatan tersebut hingga berita ini dilansir masih ramai terjadi di Facebook maupun Twitter.

3. Orientasi seks menyimpang, paedofil Belgia minta disuntik mati

Pria Belgia yang memiliki orientasi seks menyimpang, karena tertarik pada pemuda dan remaja laki-laki, meminta untuk disuntik mati. Alasannya, dia sudah tidak tahan dengan hasrat seksnya tersebut.

Dikutip dari Independent, Jumat (10/6), pria dengan nama samaran Sebastien ini merasa tertekan.

“Seperti penderitaan permanen, saya merasa dipenjara dalam tubuh sendiri,” ucap pria tersebut.

Dia mengaku malu dengan orientasi seksnya, namun tidak bisa mengendalikannya.

“Saya tidal bisa keluar, selalu merasa malu, lelah, tertarik pada orang yang tak seharusnya. Semua ini kebalikan dari apa yang sebenarnya saya inginkan,” lanjut dia.

Hukum di Belgia sejak 2012, melegalkan suntik mati atau eutanasia kepada orang dengan kasus ‘penderitaan fisik atau mental yang tak tertahankan’. Sementara untuk masalah kejiwaan, dibutuhkan persetujuan khusus daru tiga dokter.

Sebastien mengaku sudah memulai proses panjang tersebut dan mendapatkan satu persetujuan dokter. Dia tidak putus asa karena jalan yang panjang, malah Sebastien menuturkan mendambakan kematian sejak masih kanak-kanak.

“Keseluruhan hidup saya menuntun saya ke titik ini. Ibu saya mengidap demensia, dan saya tidak baik secara mental. Saya sangat kesepian, terpuruk. Saya takut pergi keluar. Takut dilihat orang,” tuturnya.

Dimulai sejak 15 tahun, ketika dia jatuh cinta dengan teman lelaki sebayanya. Meski demikian, dia menyangkal dan tidak bisa menerima orientasi dirinya.

Sebastien pernah menjalani terapi selama 17 tahun, namun tidak berhasil. Walaupun tertarik pada mereka yang lebih muda, pria ini mengaku tidak pernah melakukan pelecehan seksual.

4. Akibat mutasi gen aneh, Belgia suntik mati remaja 17 tahun

Seorang warga Belgia disuntik mati. Ini merupakan kasus pertama euthanasia bagi warga Belgia tanpa batasan umur, setelah undang-undang di sana memperbolehkan suntik mati bagi semua kalangan.

Dalam hal ini, pemerintah setempat memang mengizinkan warganya yang menderita penyakit kronis, secara fisik maupun psikis untuk memutuskan waktu mengakhiri hidupnya sendiri. Tentunya, permintaan suntik mati tidak bisa sembarang dikabulkan, karena ada proses persetujuan yang perlu dilalui.

Dilansir dari BBC, Senin (19/9/2016), walaupun usia tidak menjadi batasan untuk melakukan suntik mati, pemohon tetap harus didampingi oleh orangtua, kerabat, dokter dan psikolog. Permintaannya akan dikabulkan jika pasien memiliki alasan yang sekiranya mendesak, seperti halnya sakit parah, secara sadar dapat memutuskan sesuatu untuk dirinya sendiri, dan sudah dikonsultasikan dengan psikolog.

Selain itu, pemohon harus dengan kemauan sendiri apabila ingin euthanasia.

Untungnya hanya ada sedikit anak-anak yang mempertimbangkan (untuk disuntik mati). Akan tetapi, tidak berarti kita harus menolak keinginan mereka untuk mati secara terhormat, kata Ketua Komite Federal Pengawasan dan Evaluasi Euthanasia Belgia, Wim Distelmans.

Pada kasus ini, remaja tersebut menderita penyakit mutasi gen langka yang mengerikan. Tidak dijelaskan lebih lanjut seburuk apa kondisinya, namun hasil konsultasi dengan pihak medis dan secara hukum keinginannya untuk meninggal dunia sesegera mungkin sudah dinyatakan legal.

Menurut kami penting untuk membiarkan masyarakat memiliki peluang memutuskan bagi diri mereka sendiri dengan cara seperti apa mereka ingin menyikapi situasi yang mereka hadapi, ujar Senator Jean-Jacques de Gucht.

Selama 10 tahun terakhir dari 2003 dan 2013, jumlah pasien yang disuntik mati di Belgia meningkat hingga delapan kali lipat. Dari sebelumnya hanya 1.000 orang menjadi 8.752. | dikutib dari merdekacom.

Berita lainnya :

PLN Gelar Apel Bakti PDKB di Tulang Bawang, Pastikan Listrik Andal Jelang Hari Pelanggan Nasional

PLN Gelar Apel Bakti PDKB di Tulang Bawang, Pastikan Listrik Andal Jelang Hari Pelanggan Nasional

Tulang Bawang – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menggelar Apel Pembukaan Bakti PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) Tahap III Tahun 2025 di Lapangan Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung,…

0 comments
KNPI Imbau Masyarakat Tenang, Haris Pertama Ingatkan Pejabat Dengarkan Suara Rakyat

KNPI Imbau Masyarakat Tenang, Haris Pertama Ingatkan Pejabat Dengarkan Suara Rakyat

Jakarta – Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang peserta aksi dalam demonstrasi 28 Agustus 2025 di Jakarta, yang terlindas kendaraan taktis Brimob Polda Metro Jaya.…

0 comments

FKIP Terima Benchmarking dan Kerja Sama dengan Universitas LP Ma’arif Lampung

Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan benchmarking dari Universitas LP Ma’arif Lampung pada Kamis, 28 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang…

0 comments
Suasana di area tempat masuk rutan KPK kawasan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (10/10/2024). Foto: kumparan

Rutan KPK Penuh, Tahanan Korupsi Bakal Dititipkan ke Lembaga Lain

JAKARTA – Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mengalami kelebihan kapasitas. Kondisi ini membuat lembaga antirasuah harus menyiapkan sejumlah langkah agar penahanan dan proses hukum para tersangka korupsi…

0 comments
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan setelah berhasil memperoleh poin saat melawan tunggal putra India Prannoy HS pada babak 32 besar Kapal Api Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (3/6/2025). Foto: ANTARA FOTO

Alwi Farhan Gugur di 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF Usai Duel Sengit Lawan Kunlavut

JAKARTA – Langkah pebulu tangkis muda Indonesia, Alwi Farhan, terhenti di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2025. Bermain di Adidas Arena, Kamis (28/8) malam WIB, Alwi harus mengakui keunggulan…

0 comments

Kejari Bandar Lampung Tahan Cahyadi Kurniawan dalam Kasus Dugaan Korupsi Kredit BNI Griya

BANDAR LAMPUNG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung melalui Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) resmi menahan tersangka Cahyadi Kurniawan alias Adrianus Cahyadi alias Ayung dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi…

0 comments
Momen Membanggakan: Bupati Egi Dampingi Presiden Prabowo di Apkasi Otonomi Expo 2025

Momen Membanggakan: Bupati Egi Dampingi Presiden Prabowo di Apkasi Otonomi Expo 2025

LAMSEL, Tangerang – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mendapat kehormatan berdiri di barisan depan mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat membuka Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi…

0 comments
Era Baru ABUJAPI JAYA Bersama Irjen Pol (Purn) Edward Aritonang

Era Baru ABUJAPI JAYA Bersama Irjen Pol (Purn) Edward Aritonang

JAKARTA – Musyawarah Daerah (Musda) IV ABUJAPI JAYA resmi digelar di Balai Tetap Setia PP Polri, Pejaten, Jakarta. Acara berlangsung sukses dan lancar berkat kerja sama panitia, sponsor, serta seluruh…

0 comments
Diduga Merendahkan Lampung, Aliansi Mahasiswa Lampung Laporkan Roy Suryo

Diduga Merendahkan Lampung, Aliansi Mahasiswa Lampung Laporkan Roy Suryo

Jakarta – Pakar Telematika Roy Suryo resmi dilaporkan oleh Aliansi Mahasiswa Lampung (AMPUN) pada Hari Rabu (27/8/2025) yang berlokasi di Bareskrim Polri Jakarta, akibat buntut dari pernyataannya pada debat di…

0 comments
Normalisasi Sungai Pekon Balak di Tanggamus Telan Korban Jiwa, Bocah 10 Tahun Meninggal

Normalisasi Sungai Pekon Balak di Tanggamus Telan Korban Jiwa, Bocah 10 Tahun Meninggal

Tanggamus – Kegiatan normalisasi Sungai Pekon Balak, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, memakan korban jiwa pada Rabu (27/8/2025). Seorang bocah perempuan berusia 10 tahun, berinisial S, warga Pekon Lakaran, meninggal dunia…

0 comments

FISIP Gelar Kuliah Umum Bersama Sekretaris Utama BKKBN

LAMPUNG – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan kuliah umum bertema “Penguatan Kebijakan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045”, pada Kamis, 28 Agustus…

0 comments
jelang hari pelanggan nasional, pln dukung pt gandapahala taraperkasa bangkit kembali dengan pasokan listrik 240 kva

Menjelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Dukung Kebangkitan PT Gandapahala Taraperkasa Lewat Pasokan Listrik 240 kVA

Bandar Lampung – Menyambut Hari Pelanggan Nasional 2025, PT PLN (Persero) UP3 Tanjungkarang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri dan ekonomi daerah. Salah satu wujud nyata dukungan tersebut adalah penyalaan…

0 comments

 

Antisipasi Terjadinya Konflik, Polres Kota Metro Bentuk Tim Gabungan

 LAMPUNG7NEWS 

Metro | Kepolisian Resort (Polres) Kota Metro telah membentuk tim siaga gabungan fungsi dan Polsek jajaran guna mengantisipasi terjadinya konflik sosial di Kota Metro.

Hal tersebut ditegaskan Kapolres Kota Metro AKBP Rali Muskitta kepada awak media setelah mengambil apel pagi, di Halaman Mapolres setempat, senin (22/8/2016).

Menurutnya, tim siaga Polres Kota Metro ini dibentuk sesuai dengan apa yang diarahkan oleh Waka Polda Lampung yang baru menjabat Kombes. Pol. Krishna Murti, dimana sebagai bentuk antisipasi terjadinya konflik sosial di wilayah hukum Polda Lampung.

“Konflik sosial itu bisa terjadi akibat individu dengan individu, individu dengan kelompok bahkan kelompok dengan kelompok yang berdampak pada masyarakat lainnya. Karenanya kita hsrus mewaspadai agar tidak terjadi di Kota Metro,” ucap Rali Muskitta.

Lebih lanjut dijelaskannya, langkah antisipasi oleh Polres Kota Metro, pihaknya sudah menyiagakan personil yang sewaktu-waktu siap mengantisipasi terjadinya konflik sosial serta memetakan beberapa wilayah yang diawasi. Walaupun sejauh ini di Kota Metro tidak ada yang begitu menonjol dan semua masuk zona kondusif.

“Mudah-mudahan di Kota Metro ini tidak ada konflik, meskipun di setiap wilayah seperti itu selalu ada ancaman konflik. Untuk itu kita menekankan pada individu masyarakat agar menahan diri tidak mudah terprovokasi, apalagi melalui media sosial yang sangat gencar untuk memengaruhi persepsi seseorang,” ujarnya.

| Arif L7

Ikuti berita gratis selengkapnya di Channel/Saluran BBM Lampung7news dan scan barcode ini. Berita lainnya
Membanggakan! Lampung Selatan Raih Stand Terinovatif di Apkasi Otonomi Expo 2025

Membanggakan! Lampung Selatan Raih Stand Terinovatif di Apkasi Otonomi Expo 2025

Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali mengukir prestasi nasional dengan meraih penghargaan Stand Terbaik Kategori Inovatif pada penutupan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 di Nusantara Hall, ICE BSD,…

0 comments
Bupati Egi Dorong UMKM Lampung Selatan Tembus Pasar Internasional di AOE 2025

Bupati Egi Dorong UMKM Lampung Selatan Tembus Pasar Internasional di AOE 2025

Tangerang – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menutup rangkaian kunjungan di Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 dengan menegaskan komitmennya mendorong UMKM dan pariwisata daerah agar semakin berdaya saing, bahkan…

0 comments
1.271 Warga Bandar Lampung Terima Bantuan Tunai Rp250 Ribu per Rumah

1.271 Warga Bandar Lampung Terima Bantuan Tunai Rp250 Ribu per Rumah

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kelurahan Way Tataan, Kecamatan Teluk Betung Timur, pada Sabtu (30/8/2025). Bantuan diserahkan…

0 comments
Longsor Tutup Jalan Penghubung Bandar Lampung–Pesawaran, Pemkot Turun Tangan

Longsor Tutup Jalan Penghubung Bandar Lampung–Pesawaran, Pemkot Turun Tangan

Bandar Lampung – Hujan deras pada Jumat (29/8/2025) memicu longsor di wilayah Kabupaten Pesawaran. Material longsor menutup Jalan Laksamana R.E. Martadinata yang menjadi jalur penghubung Kota Bandar Lampung dan Pesawaran.…

0 comments
PLN Gelar Apel Bakti PDKB di Tulang Bawang, Pastikan Listrik Andal Jelang Hari Pelanggan Nasional

PLN Gelar Apel Bakti PDKB di Tulang Bawang, Pastikan Listrik Andal Jelang Hari Pelanggan Nasional

Tulang Bawang – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menggelar Apel Pembukaan Bakti PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) Tahap III Tahun 2025 di Lapangan Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung,…

0 comments
KNPI Imbau Masyarakat Tenang, Haris Pertama Ingatkan Pejabat Dengarkan Suara Rakyat

KNPI Imbau Masyarakat Tenang, Haris Pertama Ingatkan Pejabat Dengarkan Suara Rakyat

Jakarta – Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang peserta aksi dalam demonstrasi 28 Agustus 2025 di Jakarta, yang terlindas kendaraan taktis Brimob Polda Metro Jaya.…

0 comments

Wanita PNS Terpukul, 55 Juta Raib Dijambret

 LAMPUNG7NEWS 
Bandar Lampung | Bermaksud mencari jajanan di dekat rumah, suami istri menggunakan motor, justru kehilangan uang 55 juta rupiah lebih beserta surat-surat di dalam tas. Penjambret memakai motor tanpa plat dan tak menggunakan helm beraksi di daerah Jalan Gatot Subroto (Tanjakan Patih), Garuntang, pada Pukul 21.00 WIB. (13/8)
Menurut korban, Minda yang didampingi suaminya tidak menyangka sama sekali, dan tas berwarna hitam sudah dijepit diketiak dengan tali selempang dilengan.
“Kami jatuh, dibantu warga setempat termasuk tukang parkir depan rumah makan/cafe, suami saya cepat-cepat mendirikan motor langsung mengejar, namun pelaku tancap gas, tidak kekejar. Sedang teriakan hanya menjadi tontonan,” tutur Minda seraya menambahkan sempat juga terjadi tarik-menarik.
Suami korban langsung lapor ke Polsek TBS (Teluk Betung Selatan) di Garuntang, dilanjut ke Polresta Bandar Lampung.
“Saya sudah lapor kepihak berwajib, semoga ada perkembangan dan pelaku dapat ditangkap secepatnya,” tukas Ibu 3 anak ini yang didampingi suami.
Sebagian keluarga ada yang keliling mencari, dan menemani ke Polresta.
“Selain uang 55 juta rupiah lebih didalam tas, ada pula KTP, ATM, surat berobat dan kunci-kunci rumah dan lemari. Saya menyesal, semua sudah terjadi, kami hanya pasrah bermohon kepadaNya, agar saya tidak shock dan tetap kuat,” cerita ibu pegawai di Kantor Gubernur dengan nada sedih. 
Setelah keduanya melaporkan ke SPK dan Bagian Reskrim Ranmor, oleh keluarga dibawa berobat ke RS. Urip Sukarame, untuk mendapatkan perawatan.
“Selain lecet-lecet dan memar, dibetis saya dijahit, karena terbentur aspal,” ujar Minda.
Sementara, suaminya yang juga lecet-lecet, geram, kesal, dan emosi dengan tutur kata yang tinggi.
“Kalau uang bisa kita cari, rezeki semua Allah yang mengatur, tapi coba situ naik motor saya tendang, bisa bayangkan tanpa sadar, kayak nendang bola, gimana rasa sakitnya jatuh dari motor. Karena emosi semua tidak terasa, sesudah ke polisi, baru kerasa ngenyut,” ketus suaminya kepada Lampung7news.
Ikuti berita gratis selengkapnya di Channel/Saluran BBM Lampung7news dan scan barcode ini.
Membanggakan! Lampung Selatan Raih Stand Terinovatif di Apkasi Otonomi Expo 2025

Membanggakan! Lampung Selatan Raih Stand Terinovatif di Apkasi Otonomi Expo 2025

Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali mengukir prestasi nasional dengan meraih penghargaan Stand Terbaik Kategori Inovatif pada penutupan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 di Nusantara Hall, ICE BSD,…

0 comments
Bupati Egi Dorong UMKM Lampung Selatan Tembus Pasar Internasional di AOE 2025

Bupati Egi Dorong UMKM Lampung Selatan Tembus Pasar Internasional di AOE 2025

Tangerang – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menutup rangkaian kunjungan di Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 dengan menegaskan komitmennya mendorong UMKM dan pariwisata daerah agar semakin berdaya saing, bahkan…

0 comments

Menekan Inflasi dan Menjaga Ketahanan Pangan, GPM Digelar Serentak Di Lima Kecamatan Kota Metro

Metro | Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di lima kecamatan sebagai bagian dari program nasional untuk menekan inflasi dan menjaga ketahanan pangan. Kegiatan yang berlangsung…

0 comments
1.271 Warga Bandar Lampung Terima Bantuan Tunai Rp250 Ribu per Rumah

1.271 Warga Bandar Lampung Terima Bantuan Tunai Rp250 Ribu per Rumah

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kelurahan Way Tataan, Kecamatan Teluk Betung Timur, pada Sabtu (30/8/2025). Bantuan diserahkan…

0 comments
Longsor Tutup Jalan Penghubung Bandar Lampung–Pesawaran, Pemkot Turun Tangan

Longsor Tutup Jalan Penghubung Bandar Lampung–Pesawaran, Pemkot Turun Tangan

Bandar Lampung – Hujan deras pada Jumat (29/8/2025) memicu longsor di wilayah Kabupaten Pesawaran. Material longsor menutup Jalan Laksamana R.E. Martadinata yang menjadi jalur penghubung Kota Bandar Lampung dan Pesawaran.…

0 comments
PLN Gelar Apel Bakti PDKB di Tulang Bawang, Pastikan Listrik Andal Jelang Hari Pelanggan Nasional

PLN Gelar Apel Bakti PDKB di Tulang Bawang, Pastikan Listrik Andal Jelang Hari Pelanggan Nasional

Tulang Bawang – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menggelar Apel Pembukaan Bakti PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) Tahap III Tahun 2025 di Lapangan Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung,…

0 comments

Warga Resah, Ada Buaya di Bantaran Sungai Way Tipo Bekri

Bekri | Warga kampung Sinar Banten, kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah, digegerkan oleh kemunculan anak buaya…