Kapolres Pringsewu dan Forkopimda Tinjau Kerusakan Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang di Sukoharjo

PRINGSEWU – Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra bersama jajaran Forkopimda melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau kondisi rumah dan bangunan warga yang rusak akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Sukoharjo pada Selasa pagi (5/11/2024). Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap dampak musibah alam yang menghantam dua pekon di wilayah tersebut, yakni Pekon Keputran dan Pekon Sukoharjo III.

Dalam peninjauan ini, Forkopimda memusatkan perhatian pada rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan, mulai dari atap yang terlepas hingga bangunan yang roboh. Tim gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, dan masyarakat juga turut bergotong-royong membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan, sebagai langkah awal untuk meringankan beban warga yang terdampak.

Selain melakukan pengecekan kerusakan, Kapolres bersama Pj. Bupati Pringsewu, Ketua DPRD, serta rombongan lainnya juga memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Bantuan ini berupa kebutuhan pokok dan bantuan finansial untuk meringankan beban warga dalam menghadapi situasi sulit ini.

Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra mengungkapkan bahwa hingga saat ini proses pendataan masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari TNI-Polri, BPBD, dan pemerintah daerah. “Kami terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh warga yang terdampak mendapatkan bantuan yang sesuai. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.

Kunjungan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam memberikan respon cepat terhadap bencana alam, memastikan keselamatan warga, serta mendorong semangat gotong-royong di tengah masyarakat dalam situasi sulit.

Sementara itu data yang behasil dihimpun, musibah hujan deras disertai angin kencang yang melanda dua pekon di kecamatan Sukoharjo ini mengakibatkan keruskan signifikan terhadap, rumah, bangunan ruko dan beberapa fasilitas lainya. Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp.149 juta.

Adapun kerusakan Bangunan yang ada di Pekon keputran antara lain :

1. Kandang Ayam milik Gatot Lokasi pekon Keputran RT 005 RW 003, estimasi kerugian mencapai Rp.70 juta.

2. Rumah milik Wijiyati Lokasi pekon keputran RT 003 RW 002, estimasi kerugian mencapai Rp.40 juta.

3. Ruko Buah milik Yanti pekon Keputran RT 003 RW 002, estimasi kerugian mencapai Rp.10 juta.

4. Balai Kambang TPU Makan Pahlawan pekon Keputra dengan estimasi Kerugian Sekira Rp.5 juta

Sedangkan kerusakan Bangunan yang ada di Pekon Sukoharjo III antara lain :

1. Rumah milik Sudirman dusun 005 RT 002 pekon Sukoharjo III, estimasi kerugian mencapai Rp.15 juta

2. Kanopi Baja ringan milik Dargo pekon Sukoharjo III, Kerugian senilai Rp.3 juta

3. Rumah milik Suryadi Pekon Sukoharjo III RT/RW 001/003, estimasi kerugian Rp.3 juta

4. Rumah milik Haryanto Pekon Sukoharjo III RT/RW 002/002, kerugian mencapai Rp.1 juta

5. Pondok Pesantren Munawir Pekon Keputran RT/RW 002/001, Kerugian Sekira Rp.2 juta.

Hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus saputa, Pj Bupati pringsewu Dr Marindo Kurniawan, Ketua DPRD Suherman, para pejabat utama Polres Pringsewu, kepala OPD, jajaran TNI Kodim 0424 Tanggamus dan Uspika kecamatan Sukoharjo (susan)

Semangat Gotong Royong Warnai Pemulihan Pascabencana di Sukoharjo, Pringsewu

PRINGSEWU– Suasana penuh semangat gotong royong terlihat di Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, setelah musibah angin kencang dan hujan deras menerjang dua pekon, yakni Pekon Keputran dan Pekon Sukoharjo III. Anggota Kepolisian dari Polres Pringsewu, bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat, bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan yang rusak berat akibat terjangan angin dan pohon tumbang.

Sejumlah rumah, bangunan, hingga fasilitas umum rusak parah dalam bencana yang terjadi pada Senin sore (4/11). Beberapa rumah warga mengalami kerusakan atap, sementara bangunan lainnya hancur setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat angin kencang. Upaya pembersihan ini dilakukan untuk segera memulihkan kondisi lingkungan dan memudahkan warga yang terdampak dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, melalui Kasi Humas Polres Pringsewu, Iptu Priyono, mengungkapkan bahwa kegiatan pembersihan ini menunjukkan solidaritas aparat dan warga. “Kami bersama-sama membersihkan puing-puing di lokasi bencana sebagai upaya meringankan beban warga yang terdampak. Semangat gotong royong ini sangat penting, terutama di saat-saat seperti ini,” ujar Iptu Priyono saat menijau lokasi terdampak musbiah angin kecang di sukoharjo pada Selasa (5/11/2024) siang.

Proses pembersihan ini dibantu oleh tim gabungan yang terdiri dari anggota Polres Pringsewu, TNI, BPBD, serta warga setempat yang turut aktif terlibat. “Kami berharap, dengan upaya bersama ini, kondisi lingkungan segera pulih dan warga bisa merasa lebih tenang. Bantuan akan terus disalurkan sesuai kebutuhan yang teridentifikasi di lapangan,” tambah Iptu Priyono.

Selain membersihkan puing-puing, pemerintah daerah bersama Forkopimda juga menyiapkan bantuan logistik dan finansial sebagai bentuk dukungan bagi para korban bencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak dan membantu mereka bangkit kembali di tengah situasi sulit ini.

Bencana ini telah menimbulkan kerugian yang diperkirakan mencapai ratusan juta, dengan berbagai bangunan, baik rumah maupun fasilitas umum, mengalami kerusakan berat. Melalui gotong royong dan sinergi berbagai pihak, diharapkan pemulihan dapat berjalan cepat dan warga kembali menjalani hari-hari mereka dengan nyaman. (Susan)

Polres Pringsewu Apresiasi Debat Publik Perdana Calon Bupati dan Wakil Bupati Berlangsung Aman dan Kondusif

PRINGSEWU – Debat publik perdana yang mempertemukan empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Pringsewu untuk pemilihan kepala daerah tahun 2024 berlangsung dengan sukses di Hotel Urban Style Pringsewu pada Sabtu (2/11) malam. Acara yang mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak ini berjalan dengan aman dengan adanya pengamana yang katat dari apparat kepolisian dan instansi terkait lainya.

Dalam keterangannya, Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat, para kandidat, serta seluruh tim sukses yang telah menjaga kondusivitas selama acara berlangsung. “Kami sangat menghargai semangat demokrasi yang ditunjukkan oleh seluruh pihak, baik para calon maupun para pendukungnya. Suasana yang aman dan tertib menunjukkan kedewasaan berpolitik masyarakat Pringsewu,” ujarnya.

*Jalannya Debat dan Antusiasme Publik*

Debat publik ini dihadiri oleh empat pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan memimpin Pringsewu pada periode mendatang. Acara ini mengundang perhatian besar dari warga Pringsewu yang ingin mendengar langsung visi, misi, dan program unggulan masing-masing pasangan calon. Pihak penyelenggara, bekerja sama dengan KPU dan Bawaslu Pringsewu, telah menyiapkan format debat dengan tema pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Setiap pasangan calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan program-program unggulan mereka, mulai dari pengembangan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga solusi untuk isu-isu krusial seperti pelayanan kesehatan dan pendidikan. Moderator turut membatasi waktu penyampaian setiap sesi untuk menjaga agar debat berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Dalam suasana debat yang hangat, para calon menunjukkan gaya debat yang bersahabat dan tetap menjunjung tinggi etika. Mereka tidak hanya beradu gagasan, tetapi juga memperlihatkan keseriusan dalam menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Antusiasme publik yang hadir pun tinggi, yang terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab yang diizinkan moderator pada akhir acara.

*Peran Aktif Polres Pringsewu dalam Menjaga Keamanan*

Kapolres Pringsewu juga menegaskan bahwa pihak kepolisian menerapkan protokol pengamanan ketat untuk memastikan situasi tetap terkendali selama dan setelah debat berlangsung. Personel kepolisian ditempatkan di beberapa titik strategis di dalam dan luar area Hotel Urban Style guna memastikan kenyamanan seluruh peserta, tamu undangan, serta warga yang turut hadir. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi gangguan yang dapat mengganggu kelancaran acara.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau masyarakat Pringsewu untuk terus menjaga ketertiban selama masa kampanye hingga hari pemilihan. Ia berharap acara debat ini menjadi contoh bahwa perbedaan pilihan tidak perlu menjadi alasan untuk memecah persatuan. “Kami menghimbau semua pihak untuk tetap tenang, menghargai perbedaan, dan tidak mudah terprovokasi. Demokrasi yang sehat harus dimulai dari kedewasaan dan komitmen kita untuk bersama-sama menjaga keamanan,” ungkapnya.

*Harapan Masyarakat dan Kesadaran Demokrasi yang Meningkat*

Masyarakat Pringsewu menyambut positif acara debat ini sebagai langkah awal menuju pemilihan yang demokratis dan transparan. Bagi banyak warga, debat publik ini menjadi momen penting untuk melihat seberapa siap para calon dalam menghadapi tantangan dan kebutuhan daerah. Mereka berharap pasangan calon yang terpilih nantinya dapat menepati janji-janji kampanye yang telah disampaikan dan membawa Pringsewu menuju pembangunan yang lebih maju dan berkeadilan.

Dengan lancarnya pelaksanaan debat perdana ini, diharapkan bahwa seluruh rangkaian tahapan pemilihan kepala daerah Pringsewu tahun 2024 dapat terus berjalan dengan aman dan kondusif. Penyelenggara pemilu, pihak keamanan, serta masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga suasana agar tetap harmonis hingga hari pemilihan, sebagai wujud dukungan terhadap demokrasi yang sehat dan damai.(susan)

Tiga Paslon Bupati dan Satu Paslon Gubernur Lampung Gelar Kampanye di Pringsewu, Polisi Perketat Pengamanan

PRINGSEWU – Suasana politik di Kabupaten Pringsewu semakin memanas menjelang Pilkada Serentak 2024. Tiga pasangan calon (paslon) bupati dan satu paslon gubernur Lampung menggelar kampanye di enam titik berbeda pada Sabtu (26/10/2024). Kampanye ini bertujuan meraih dukungan suara dan mendapat pengawalan ketat dari jajaran Polres Pringsewu.

Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, melalui Kasatgas Humas Operasi Mantap Praja Iptu Priyono menyatakan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran kampanye. Berdasarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP), terdapat enam kegiatan kampanye oleh tiga paslon bupati dan satu paslon gubernur.

*Rangkaian Kampanye Paslon Bupati*

1. Adi Erlansyah – Hisbullah (Nomor Urut 2)

Pasangan yang diusung Partai Demokrat dan PAN ini melaksanakan kampanye tatap muka di Pekon Patoman dan Pekon Pamenang, Pagelaran. Kegiatan ini berlangsung kondusif dengan pendekatan langsung kepada masyarakat.

2. Riyanto – Umi Laila (Nomor Urut 3)

Paslon dari Partai Gerindra dan PKS ini menggelar dua kegiatan terpisah. Kampanye pertama berupa pertunjukan kuda kepang di Pekon Waluyojati, dan yang kedua berupa pertunjukan musik di Pendopo Kabupaten Pringsewu.

3. Fauzi – Laras (Nomor Urut 1)

Mengusung konsep olahraga sehat, pasangan yang diusung PDIP dan PKB ini mengadakan mancing bersama di Pekon Tanjung Rusia, Kecamatan Pardasuka. Kampanye ini diikuti antusias oleh warga yang ingin berinteraksi langsung dengan paslon.

*Gebyar Musik Ambyar dari Paslon Gubernur Lampung*

Selain tiga paslon bupati Pringsewu, Paslon gubernur nomor urut 2, Rahmad Mirzani Djausal dan dr. Jihan Nurlela Chalim juga turut mengeglar satu kegiatan kampanye di Pringsewu. Pasangan ini menggelar kampanye dalam bentuk gebyar musik ambyaran di wilayah Kecamatan Sukoharjo. Kampanye ini diprediksi ramai dikunjungi relawan dan simpatisan pendukung.

*Pengamanan Ketat Polres Pringsewu*

Polres Pringsewu menegaskan bahwa seluruh kegiatan kampanye ini mendapatkan pengamanan maksimal dari satuan tugas Operasi Mantap Praja. Kapolres juga mengimbau semua pihak, termasuk tim kampanye dan relawan, untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh paslon agar kampanye dilaksanakan secara tertib, tanpa menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, atau kampanye hitam,” kata Kasatgas Humas.

*Harapan Masyarakat untuk Demokrasi Damai*

Polres Pringsewu juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mengawal Pilkada Serentak 2024 agar berjalan aman dan damai. Warga diminta tidak mudah terpancing oleh informasi hoaks atau provokatif yang marak saat masa kampanye.

Dengan sinergi dari seluruh elemen, Polres Pringsewu optimistis pesta demokrasi tahun ini dapat terlaksana aman, damai, dan berintegritas.

“Pilkada Serentak 2024 menjadi momen penting bagi masyarakat Pringsewu untuk memilih pemimpin daerah yang mampu membawa perubahan. Partisipasi aktif warga akan menjadi kunci kesuksesan proses demokrasi ini.” Tandasnya. (susan)

Satgas Operasi Mantap Praja Polres Pringsewu Amankan Kampanye Senam Bersama Paslon Fauzi-Laras di Dua Lokasi

PRINGSEWU – Polres Pringsewu melalui Satgas Operasi Mantap Praja mengawal dan mengamankan dua kegiatan kampanye dalam bentuk senam bersama yang digelar oleh pasangan calon (paslon) Bupati Pringsewu nomor urut 1, Fauzi-Laras, pada Jumat (25/10/2024).

Kegiatan kampanye ini berlangsung di dua lokasi berbeda. Pertama, senam bersama dilaksanakan di Pekon Parerejo, Kecamatan Gadingrejo, dan kedua, diadakan di Pekon Srikaton, Kecamatan Adiluwih. Kedua acara tersebut diikuti puluhan peserta, dengan mayoritas partisipan adalah kaum perempuan.

Di sela-sela kegiatan senam, tim kampanye paslon Fauzi-Laras memperkenalkan visi dan misi pasangan calon, sekaligus memaparkan program-program unggulan yang akan dijalankan jika mereka terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Pringsewu. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga mengenai program paslon, tetapi juga menjadi strategi untuk menarik dukungan suara masyarakat menjelang pilkada.

Iptu Priyono, selaku Kasatgas Humas Polres Pringsewu, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, menyampaikan bahwa kedua kegiatan kampanye tersebut berlangsung dengan tertib dan kondusif hingga selesai.

“Personel kami diterjunkan untuk memastikan kegiatan kampanye berjalan dengan aman dan sesuai aturan, tanpa adanya potensi gangguan keamanan,” jelas Iptu Priyono.

Polres Pringsewu mengimbau semua pihak yang terlibat dalam kontestasi pilkada agar selalu menjaga ketertiban dalam setiap kegiatan kampanye dan menghindari potensi konflik, demi terciptanya situasi kondusif di wilayah Pringsewu. (Susan)

Pengurus Komite Olahraga Polri Polres Pringsewu Resmi Dikukuhkan

PRINGSEWU – Struktur organisasi pengurus Komite Olahraga Polri (KOP) Polres Pringsewu resmi dikukuhkan dalam sebuah upacara khidmat di Aula Mapolres Pringsewu, Kamis (24/10/2024). Pengukuhan ini menjadi wujud komitmen Polres Pringsewu untuk mengembangkan potensi olahraga di lingkungan kepolisian, demi menjaga kesehatan fisik dan mendukung prestasi anggotanya.

Dalam struktur kepengurusan yang telah dibentuk, Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra didapuk sebagai Pelindung Komite, dengan Wakapolres sebagai Ketua Umum. Kasiwas dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum, sedangkan Kabag SDM bertindak sebagai Ketua Harian. Untuk urusan kesehatan, Kasi Dokkes mengemban tugas sebagai Kepala Kesehatan, dan Kasubag Watpers diamanahkan sebagai Sekretaris Komite.

Lebih lanjut, kepengurusan komite dibagi berdasarkan cabang olahraga, dengan sejumlah perwira memegang tanggung jawab:

• Kasat Lantas sebagai Ketua Cabang Olahraga Terukur.

• Kasat Samapta memimpin Cabang Olahraga Permainan.

• Kasat Narkoba menjabat sebagai Ketua Cabang Olahraga Beladiri.

• Kasat Reskrim diamanahkan sebagai Ketua Cabang Olahraga Akurasi.

Dalam wawancara dengan awak media, Kabag SDM Kompol Arjon Syafri selaku Ketua Harian menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi olahraga di lingkungan kepolisian. Ia menekankan bahwa olahraga bukan sekadar sarana menjaga kesehatan, tetapi juga bagian dari pembinaan mental dan fisik yang mendukung profesionalisme anggota.

“Dengan adanya komite ini, diharapkan Polri dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan olahraga nasional maupun internasional,” ujar Kompol Arjon mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembinaan atlet Polri berprestasi adalah bagian dari upaya membimbing dan menumbuhkan potensi jasmani, rohani, serta sosial, yang berperan dalam mencetak SDM Polri unggul dan mewujudkan visi Polri Presisi.

“Semoga dengan terbentuknya pengurus KOP ini, personel Polres Pringsewu dapat terus meningkatkan prestasi dan memberikan kontribusi positif di bidang olahraga,” pungkas perwira berpangkat melati satu itu. (Susan)

Polres Pringsewu Resmi Terima Tunggul Kesatuan “Wirabakti Jejama Secancanan” sebagai Simbol Pengabdian dan Kebersamaan

PRINGSEWU – Polres Pringsewu menggelar upacara penerimaan tunggul kesatuan di halaman Mapolres Pringsewu pada Kamis (24/10). Upacara berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh jajaran kepolisian setempat. Tunggul bernama “Wirabakti Jejama Secancanan” ini diterima langsung oleh Wakapolres Pringsewu, Kompol Robi Bowo Wicaksono, sebagai lambang komitmen Polri dalam mengabdi kepada masyarakat serta mempererat kerja sama demi terciptanya keamanan wilayah.

Dalam keterangannya seusai upacara, Kompol Robi Bowo Wicaksono menekankan bahwa penerimaan tunggul ini bukan sekadar prosesi seremonial. Ia menjelaskan bahwa tunggul tersebut telah diresmikan oleh Kapolda Lampung di Polda Lampung pada 2 Oktober 2024.

“Tunggul ini memiliki makna mendalam dan filosofis. ‘Wirabakti Jejama Secancanan’ bukan hanya semboyan, melainkan refleksi dari keberanian, pengabdian, serta pentingnya kebersamaan antara polisi dan masyarakat,” ungkapnya.

*Makna Filosofis “Wirabakti Jejama Secancanan”*

Tunggul yang diresmikan ini membawa pesan yang sarat makna. Kata “Wirabakti” menggambarkan komitmen keberanian dan pengabdian Polres Pringsewu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab menjaga ketertiban di tengah masyarakat. Sedangkan “Jejama” dan

“Secancanan” berasal dari filosofi lokal yang menekankan pentingnya kebersamaan dan persatuan, menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi membutuhkan partisipasi aktif dari semua pihak.

Kompol Robi menambahkan, “Melalui tunggul ini, kami ingin menegaskan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat adalah kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Tanpa dukungan dari masyarakat, keamanan tidak bisa diwujudkan secara optimal.”

*Semangat Baru dalam Membangun Kerja Sama dan Keamanan*

Upacara penerimaan tunggul ini juga menjadi tonggak semangat baru bagi Polres Pringsewu dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Dengan mengusung filosofi lokal yang terkandung dalam nama tunggul, diharapkan jajaran Polri dapat semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai pelayan dan pengayom masyarakat.

Selain menjadi simbol kerja sama, penerimaan tunggul “Wirabakti Jejama Secancanan” juga menekankan pentingnya gotong royong dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Filosofi ini diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung tugas kepolisian dan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi semua.

Penerimaan tunggul ini mencerminkan langkah konkret Polres Pringsewu dalam membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. “Ini adalah momentum penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengabdian, dan kolaborasi dengan masyarakat. Tunggul ini akan menjadi inspirasi dan pengingat bagi kami dalam menjalankan tugas sehari-hari,” pungkas Kompol Robi. (Susan)

Satresnarkoba Polres Tanggamus Tangkap Diduga Kurir Sabu dan Ganja di Talang Padang

TANGGAMUS – Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dengan mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika pada Sabtu, 19 Oktober 2024, sekitar pukul 03.00 WIB.

Kasus ini terjadi di Jalan Raya Pekon Banding Agung, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dengan seorang tersangka inisial AR (18) yang berhasil ditangkap tanpa perlawanan dengan barang bukti Narkotika.

Kasatresnarkoba Polres Tanggamus AKP Mirga Nurjuanda, M.M mengatakan tersangka AR merupakan warga Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus.

“Tersangka AR diduga merupakan pengedar sabu di wilayah Talang Padang,” kata AKP Mirga Nurjuanda mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rivanda, S.I.K., Senin 21 Oktober 2024.

Kasat menjelaskan, kronologis penangkapan bermula penyelidikan informasi masyarakat bahwa tersangka AR diduga melakukan peredaran narkotika jenis sabu dan ganja bersama seorang residivis narkoba bernama Maad (DPO), yang bertindak sebagai pengedar utama.

Adapun peran AR bertindak sebagai kurir narkoba untuk Maad, yang kerap melakukan transaksi di Pekon Way Halom, Kecamatan Talang Padang.

Penangkapan dilakukan ketika AR sedang melakukan pengiriman barang, tim langsung menangkapnya dan menemukan barang bukti berupa satu plastik klip berisi sabu seberat 0,16 gram.

“Setelah penangkapan AR, kami melakukan pengembangan terhadap Maad. Namun, Maad berhasil melarikan diri dan ditetapkan sebagai DPO,” jelasnya.

Barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka AR berupa 1 buah plastik klip berisi kristal putih diduga sabu seberat 0,16 gram, kendaraan roda dua tanpa plat yang digunakan untuk transaksi, 1 pot plastik berisi daun kering yang diduga ganja seberat 0,58 gram dan handphone.

Kasus ini kini tengah diproses lebih lanjut oleh Sat Res Narkoba Polres Tanggamus, sementara tim kepolisian masih berupaya memburu Maad yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Atas perbuatannya, tersangka AR dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) jo Pasal 112 Ayat (1) dan Pasal 111 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tandasnya. (Susan)

Ratusan Alat Bantu Tuna Netra untuk Pilkada Serentak 2024 Tiba di Pringsewu

PRINGSEWU – Ratusan alat bantu bagi penyandang tuna netra untuk keperluan Pilkada Serentak 2024 telah tiba di Gudang Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pringsewu pada Senin (21/10/2024). Kedatangan logistik ini mendapat pengamanan ketat dari Satuan Tugas Operasi Mantap Praja Polres Pringsewu.

Kasatgas Humas Polres Pringsewu, Iptu Priyono, yang mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, menjelaskan bahwa logistik tersebut tiba sekitar pukul 12.00 WIB. “Logistik yang datang berupa alat bantu tuna netra sebanyak 7 boks berisi 628 buah. Ini untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung. Sedangkan alat bantu untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu masih belum datang,” ujar Iptu Priyono.

Kedatangan logistik ini disaksikan langsung oleh staf KPU Kabupaten Pringsewu dan diawasi oleh perwakilan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat. “Seluruh logistik yang sudah tiba kini tersimpan di gudang KPU dengan pengamanan ketat dari kepolisian untuk memastikan proses Pilkada berjalan aman dan berintegritas,” tambahnya.

Selain alat bantu tuna netra, KPU Pringsewu sebelumnya juga telah menerima berbagai logistik pilkada lainnya. Beberapa di antaranya adalah 1.256 botol tinta, 1.274 kotak suara, 30.356 segel kertas, dan 2.512 bilik pemungutan suara. Ada juga 7.530 kabel ties, 8.212 sampul biasa, dan 2.512 lembar formulir model C.Hasil salinan ukuran A4.

Dengan mulai berdatangannya logistik Pilkada, Polres Pringsewu optimis bahwa pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung serta Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu akan berjalan sesuai jadwal. “Kami siap menjaga keamanan agar pesta demokrasi ini berjalan lancar dan tertib,” tutup Iptu Priyono. (Susan)

BREAKING NEWS: Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Bermodus Intel Korem Ditangkap di Gadingrejo

PRINGSEWU – Unit Reskrim Polsek Gadingrejo, Polres Pringsewu, berhasil menangkap seorang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang beraksi dengan mengaku sebagai anggota intel Korem. Pelaku diketahui bernama Redi Irwanto (36), warga Kelurahan Bakung, Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

Kapolsek Gadingrejo Iptu Herman, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, menjelaskan bahwa Redi ditangkap di wilayah Gadingrejo pada Minggu (20/10/2024) pukul 00.30 WIB. Penangkapan dilakukan setelah ia diduga kuat melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban Sutadi (56), warga Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.

*Modus Operandi: Pelaku Berpura-pura sebagai Intel Korem*

Iptu Herman menerangkan bahwa aksi kejahatan tersebut terjadi pada Jumat (17/10/2024) sekitar pukul 09.40 WIB di Jalan Umum Dusun Tambahmulyo, Pekon Wates Timur, Gadingrejo. Saat itu, korban baru saja membeli solar di sebuah SPBU dan diikuti oleh pelaku.

“Pelaku yang mengendarai mobil memepet korban yang sedang mengendarai sepeda motor. Kemudian pelaku turun dan menyeret korban ke dalam mobil sambil menuduhnya mencuri uang milik seseorang bernama Susi,” jelas Iptu Herman, Senin (21/10/2024).

Dalam mobil, pelaku yang mengaku sebagai intel Korem memaksa korban menyerahkan uang. Karena ketakutan, korban akhirnya menyerahkan uang Rp 2,4 juta dari kantongnya. Setelah berhasil mengambil uang tersebut, pelaku menyuruh korban keluar dari mobil dan langsung kabur.

*Penyelidikan Cepat dan Penangkapan Pelaku*

Korban yang sadar telah menjadi korban kejahatan segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Gadingrejo. Polisi pun langsung bergerak dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan mendalam. Berbekal informasi dan bukti, dalam waktu kurang dari sepekan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan kendaraan yang digunakannya.

“Pelaku berikut Brang Bukti mobil Daihatsu Ayla warna kuning dengan nomor polisi BE 1432 AAN berhasil kita amankan. Setelah di dalami ternyata kendaraan itu bukan miliknya, melainkan mobil rental,” terang Kapolsek.

*Pelaku Residivis dan Terlibat Kasus Lain*

Dari hasil penyidikan, Redi diketahui merupakan seorang residivis yang sebelumnya pernah terlibat kasus pencurian dengan pemberatan di Bandar Lampung. Tidak hanya itu, ia juga diduga terlibat dalam aksi begal lain di Gadingrejo, di mana pelaku dan seorang rekannya yang masih dalam penyelidikan ini berhasil membawa kabur sebuah ponsel dan uang tunai Rp 600 ribu milik korbannya.

“Redi tidak miliki pekerjaan ini berdalih melakukan kejahatan karena terdesak kebutuhan ekonomi. Ia membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambah Iptu Herman.

*Ancaman Hukuman 9 Tahun Penjara*

Pelaku Redi Irwanto kini telah diamankan di Mapolsek Gadingrejo bersama barang bukti. Ia dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

“Penyelidikan masih berlanjut untuk menangkap pelaku lain yang diduga terlibat,” tutup Iptu Herman. (susan)