Jalan Sehat dan Donor Darah Meriahkan Dies Natalis ke-35 FMIPA Unila

BANDAR LAMPUNG – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) menggelar jalan sehat…

Berakhir Damai, Agen Travel Berangkatkan Mahasiswa Prodi Bahasa Lampung KKL ke Bali

Mahasiswa Prodi Bahasa Lampung Berangkat KKL, Konflik dengan Agen Travel Selesai

Bandar Lampung – Permasalahan hukum terkait perjalanan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang melibatkan mahasiswa Program Studi Bahasa Daerah Lampung FKIP Unila dan Biro Jasa Perjalanan Al Saki Tour yang sempat viral selesai dengan damai.

Kasus yang sempat ditangani Polresta Bandar Lampung tersebut dipastikan selesai setelah pihak Biro Perjalanan Al Saki Tour menyelesaikan tanggung jawabnya sesuai kontrak dengan memberangkatkan para mahasiswa Program Studi Bahasa Daerah Lampung FKIP Universitas Lampung untuk melaksanakan KKL dengan tujuan Jakarta, Bali dan Yoyakarta, pada Jumat (15/11/2024).

Berdasar pantauan media ini pada Jumat sore sekitar Pukul 17.30 WIB sebanyak 106 mahasiswa KKL Prodi Bahasa Daerah Lampung diberangkatkan dengan tiga unit bus pariwisata dan dilepas secara resmi dari pelataran GSG Unila oleh Ketua Jurusan Bahasa Dan Seni FKIP Unila Dr. Sumarti, M.Hum. yang didampingi Ketua Program Studi Bahasa Daerah Lampung Drs. Iqbal Hilal, M.Pd. dan empat dosen lainnya.

Dalam pengarahannya, Dr. Sumarti mengingatkan kepada para mahasiswa untuk menjaga diri dan nama baik almamater selama melaksanakan program KKL ini. Dia juga mendoakan perjalanan KKL yang akan berlangsung selama 10 hari ini berlangsung lancar dan tanpa hambatan.

“Hati-hati selama perjalanan KKL ini, jaga diri dan bersikaplah yang baik selama perjalanan. Dan jangan lupa selalu jaga nama baik almamater kita, Universitas Lampung. Saya turut berdoa semoga perjalanan kalian lancar dan tanpa kendala, selamat sampai kembali ke rumah masing-masing,” pesan Dr. Sumarti.

Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada Biro Jasa Perjalanan Al Saki Tour yang telah bertanggung jawab melaksanakan perjalanan yang sempat tertunda. Menurutnya terlaksananya perjalanan ini merupakan bentuk komitmen Al Saki Tour terhadap kontrak yang telah disepakati sekaligus menjadi bukti jika Al Saki Tour memang bertanggung jawab.

“Pada kesempatan ini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Direktur Al Saki Tour, Ahmad Thohamudin yang telah melaksanakan tanggung jawabnya dengan melaksanakan perjalanan sesuai dengan komitmen dan kontrak yang telah disepakati. Kita semua patut bersyukur sebab perjalanan KKL yang sebelumnya sempat tertunda hari ini bisa kita laksanakan. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” ungkapnya.

Terkait berita yang viral di media massa bahwa perjalanan KKL yang seharusnya dilaksanakan pada 29 Oktober 2014 batal karena pihak Biro Perjalanan menggelapkan sejumlah dana, sehingga dilaporkan ke polisi bahkan sampai konferensi pers, salah satu dosen pendamping, Marzius Insani, S.Pd., M.Pd. secara tegas mengatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Kepada media ini dia menjelaskan sejak awal (jadwal keberangkatan awal, 29 Oktober, red) pihak Al Saki Tour sudah menunjukkan tanggung jawabnya untuk melaksanakan perjalanan. Hal tersebut, ucapnya dibuktikan pada malam 29 Oktober Al Saki Tour ada tiga bus standby di FKIP Unila dan siap berangkat. Namun karena ada beberapa kendala, keberangkatan tidak bisa dilaksanakan.

“Beberapa waktu lalu media-media memberitakan Direktur Al Saki Tour Pak Ahmad ini menggelapkan sejumlah uang, padahal sejak awal Pak Ahmad ini bertanggung jawab atas perjalanan ini. Sampai jelang keberangkatan pada malam 29 Oktober, Pak Ahmad ini sudah mengupayakan tiga mobil stay di FKIP pada waktu itu. Namun, karena beberapa hal ini tidak terlaksana (pemberangkatan, red) sehingga terjadi pemberitaan yang simpang siur,” beber Marzius.

“Intinya sejak awal sampai hari ini, Pak Ahmad ini bertanggung jawab,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan perjalanan KKL ini dilaksanakan selama 10 hari dengan tujuan Jakarta, Bali, Bromo, Yogyakarta dan Bandung lalu kembali ke Lampung.

Koordinator KKL dari pihak mahasiswa, Dira Saputra mengungkapkan sebelumnya perjalanan ini dijadwalkan pada 29 Oktober 2024, tapi karena terkendala dari pihak Biro, sehingga terpaksa ditunda. Namun, ucap Dira, saat ini pihak Biro telah melaksanakan semua kewajiban dan telah memenuhi hak-hak mahasiswa.

“Sore ini kami akan berangkat ke Bali yang sebelumnya sempat tertunda, karena terkendala dari pihak Biro. Alhamdulillah pihak Biro sudah memberikan semua hak-hak kami sehingga sore ini kami akan berangkat,” ujar Dira.

“Terkait pemberitaan adanya penggelapan dan penipuan oleh pihak Biro itu tidak ada, yang ada adalah beberapa kendala yang dialami pihak Biro sehingga perjalanan terpaksa di tunda sampai 15 November hari ini. Sore ini kami berangkat ke Bali dan kembali ke Lampung 24 November, jadi tidak ada lagi permasalahan atau kasus, semua sudah selesai,” ujar mahasiswa Prodi Bahasa Lampung Angkatan Tahun 2022 ini gamblang.

Sementara itu, di lokasi yang sama Direktur PT Al Saki Tour Ahmad Thohamudin mengakui perjalanan ini sempat tertunda dari jadwal yang direncanakan sebelumnya karena terkendala beberapa hal. Dia mengaku bersyukur perjalanan ini bisa dilaksanakan.

“Perjalanan ini memang sempat tertunda karena terkendala beberapa hal. Tentu saja kami sangat menyesalkan sampai terjadi penundaan, tapi kami menganggap hal tersebut sebagai sebuah pembelajaran bagi kami untuk lebih berhati-hati dan selalu waspada,” ungkap Ahmad. (Red)

Unila Luluskan 676 Wisudawan pada Periode II Tahun Akademik 2024/2025

BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan wisuda program doktor, magister, profesi, sarjana, dan diploma periode…

Dosen FEB Benchmarking ke Tokyo International University

BANDAR LAMPUNG – Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kerjasama internasional, empat dosen…

Lomba Menanam Sayuran Meriahkan HUT ke-25 DWP dan Hari Ibu ke-96

BANDAR LAMPUNG – Darma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Lampung (Unila) mengadakan lomba menanam sayuran. Kegiatan berlangsung…

FKIP Unila Gelar Sertifikasi Kompetensi Skema Desainer Multimedia Muda 11 November 2024

Bandar Lampung, FKIP Unila – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dosen FKIP Unila menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi yang ditujukan kepada dosen muda (11/11). Turut hadir dalam acara, jajaran pimpinan, direktur Utama PT Kharisma Lumbung Ilmu dan para peserta yang merupakan dosen muda di Lingkungan FKIP Unila. Acara berlangsung secara daring pada tanggal 11-12 November 2024 dan diikuti oleh dosen muda FKIP Unila yang belum memiliki sertifikat kompetensi/profesi. Kegiatan ini merupakan aktualisasi kerjasama antara FKIP Unila dengan PT Kharisma Lumbung Ilmu (Kalungi).

Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Albet Maydiantoro, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten dan dapat berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. “Selain menjalankan kewajiban tri dharma, dosen juga dihimbau untuk memiliki kompetensi tambahan dibuktikan dengan adanya sertifikasi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)”, jelasnya (11/11).

Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi pada kesempatan ini mengusung Skema Desainer Multimedia Muda. Pemilihan skema ini didasarkan atas tantangan perubahan dan kebutuhan terhadap multimedia yang terus meningkat seiring dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital. Sehingga, dosen dapat produktif dengan berbagai media dan teknologi untuk mewujudkan konsep dan ide yang mendukung dalam kegiatan pengajaran, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.

Pelatihan dan sertifikasi kompetensi Skema Desainer Multimedia Muda bukan hanya kebutuhan, tetapi kewajiban dalam meningkatkan mutu pendidikan. Langkah ini mendukung pengembangan profesional dosen, institusi, dan keberhasilan mahasiswa belajar.

COMMVAGANZA 8.0 Resmi Dibuka

BANDAR LAMPUNG – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Komunikasi (Ilkom) FISIP Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Commvaganza…

Unila Bersama IKA Unpad Komda Lampung dan RSUAM Helat Seminar Masa Depan Dokter

BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) bersama Ikatan Alumni (IKA) Universitas Padjajaran (Unpad) Komisariat Daerah (Komda)…

Unila Adakan Lokakarya Integritas Akademik dalam Penelitian Ilmiah

BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) mengadakan lokakarya integritas akademik dalam menghasilkan karya ilmiah. Kegiatan berlangsung…

FMIPA Resmikan One Stop Service Berbasis Digital

BANDAR LAMPUNG – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) meresmikan One Step…

FKIP Universitas Lampung Lakukan Audit Re-sertifikasi ISO 9001:2015 Bersama URS

Bandar Lampung, 12 November 2024 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menjalani audit re-sertifikasi ISO 9001:2015 yang dilaksanakan oleh United Registrar of Systems (URS) pada Selasa, 12 November 2024. Kegiatan ini berlangsung di ruang sidang dan ruang subkoordinator FKIP Unila, dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan dan tim penjaminan mutu FKIP, termasuk Dekan FKIP Prof. Dr. Sunyono, M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Dr. Riswandi, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Hermi Yanzi, S.Pd, M.Pd. Auditor dari URS, Yanuar Wijanarko, turut hadir sebagai pelaksana audit.

United Registrar of Systems (URS) adalah organisasi sertifikasi yang bertujuan untuk memastikan organisasi mematuhi standar internasional, termasuk ISO 9001:2015, yang mengatur sistem manajemen mutu. Sertifikasi ini berfungsi untuk menilai apakah suatu organisasi telah menerapkan proses kerja yang efektif dalam memenuhi kebutuhan pengguna layanan, dalam hal ini mahasiswa dan masyarakat umum.

Audit ini memiliki tujuan penting, yakni memastikan bahwa FKIP Unila telah memenuhi standar yang ditetapkan ISO 9001:2015, serta melakukan perbaikan dan pengembangan sesuai kebutuhan terkini. Prof. Dr. Sunyono dalam sambutannya menyatakan, “Ini adalah kali kedelapan bagi FKIP Unila dalam menerima sertifikasi ISO 9001:2015 sejak pertama kali pada tahun 2016. Setiap tahun kami selalu berkomitmen untuk melakukan re-sertifikasi guna memastikan kualitas manajemen kami terus terjaga.”

Beliau juga menekankan pentingnya kesiapan FKIP Unila dalam menghadapi audit ini, mulai dari penyusunan dokumen hingga keterbukaan untuk menyempurnakan proses. “Harapan saya, semua persiapan dokumen dan data telah disiapkan sesuai dengan permintaan auditor dari URS. Kami berharap agenda ini bisa berjalan dengan baik dan semua pihak proaktif mendukung kegiatan ini,” tambah Prof. Sunyono.

Dalam rangkaian acara ini, Yanuar Wijanarko, auditor dari URS, menjelaskan bahwa audit ini tidak hanya menilai kepatuhan FKIP Unila terhadap standar manajemen, tetapi juga mendorong fakultas untuk lebih peka terhadap perubahan kondisi dan tantangan baru. “Perubahan dalam standar ISO 9001:2015 menuntut semua organisasi bersertifikasi untuk sadar akan perubahan lingkungan dan adaptif terhadap berbagai kondisi yang berkembang,” ujar Yanuar.

Audit berlangsung selama dua hari, mencakup pemeriksaan aspek akademik, kerja sama, kepegawaian, kemahasiswaan, dan alumni di hari pertama, serta aspek umum dan keuangan pada hari kedua. Di akhir audit, tim auditor memberikan laporan temuan beserta rekomendasi perbaikan kepada FKIP Unila sebagai bentuk evaluasi untuk meningkatkan standar pelayanan.

Kegiatan audit ini menjadi langkah penting bagi FKIP Unila dalam memastikan bahwa mereka tetap mematuhi standar ISO 9001:2015. Dengan adanya re-sertifikasi ini, FKIP Unila berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan di Unila.

Melalui audit ini, FKIP Unila diharapkan dapat terus memperkuat sistem manajemennya dan meningkatkan kualitas layanan yang bermanfaat bagi mahasiswa, staf, dan masyarakat luas, sekaligus menjaga reputasi sebagai fakultas yang memiliki manajemen mutu bertaraf internasional.

Unila Selenggarakan IconTechss 2024: Dorong Kolaborasi Multidisiplin di Era Digital

BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) melalui Program Pascasarjana, menyelenggarakan International Conference on Technology, Social, and…

Unila Tuan Rumah “Universitas Padjajaran Menyapa Lampung”

BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) akan menjadi tuan rumah dalam kegiatan “Universitas Padjajaran Menyapa Lampung”,…

Prodi Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Gelar Asesmen Lapangan

BANDAR LAMPUNG – Program Studi (Prodi) Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung…

LPPM Gelar Workshop Penulisan Proposal Penelitian dan PKM DIPA Kementerian

BANDAR LAMPUNG – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menggelar workshop penulisan proposal…

LPPM Gelar Pelatihan dan Coaching Klinik Penulisan Buku Karya Ilmiah

BANDAR LAMPUNG – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan pelatihan dan coaching…

Cerita Arin Lubis: Dari Televisi Nasional Hingga Google Singapura

BANDAR LAMPUNG – Kampus menjadi wadah bagi siapapun yang ingin membangun masa depan, termasuk meningkatkan keterampilan…

Memperingati Hari Pahlawan, Dr. Ryzal Perdana: Perjuangan Kita Belum Berakhir, Kompak Bersatu

BANDAR LAMPUNG – Memperingati hari pahlawan 2024 yang jatuh tanggal 10 November setiap tahunnya, menjadikan di tanggal ini menjadi momentum refleksi diri agar kedepannya menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk Indonesia, hal itu disampaikan oleh Dr. Ryzal Perdana selaku Ketua Dewan Pengurus YP Unila.

Dr Ryzal mengatakan bahwa di momentum tanggal 10 November ini, merupakan momentum bersejarah untuk Bangsa Indonesia, dikarenakan di tanggal 10 ini, adalah hari Pahlawan, yang mana kita mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah berjuang untuk negara Indonesia melawan penjajah.

“Teladani pahlawanmu, cintai negerimu, Indonesia dan generasi bangsa harus bangga terhadap budaya, produk dan kebhinekaan negara Indonesia, ini adalah aset kita yang harus dipertahankan,” kata Dr Ryzal.

Lanjut kata Dr Ryzal, dahulu para pahlawan Indonesia melawan penjajah, namun untuk saat ini, perjuangan kita masih panjang dan bahkan lebih berat, karena di era modern saat ini, musuh kita adalah bangsa kita sendiri, teknologi dan budaya asing yang terus datang ke Indonesia.

“Perjuangan kita belum berakhir, mari kita kompakan barisab agar kita bersatu dan tidak terkontaminasi dari budaya asing dan cintailah produk dan budaya Indonesia, sebagai bentuk perjuangan kita untuk Indonesia,” papar dia.

Sebagaimana informasi Tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan secara serentak sejak tahun 1959 yang tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 dan ditandatangani oleh Presiden Soekarno. (Red)

Sivitas Akademika Unila Upacara Peringati Hari Pahlawan

BANDAR LAMPUNG – Sivitas Akademika Universitas Lampung (Unila) memperingati Hari Pahlawan 2024 dengan menggelar upacara khidmat…

Forum Konsultasi Publik: MPR RI dan Universitas Lampung Gelar Sarasehan Kehumasan Evaluasi Layanan Publik

Bandar Lampung, 8 November 2024 – MPR RI bekerja sama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) mengadakan kegiatan Forum Konsultasi Publik: Sarasehan Kehumasan dengan tema “Evaluasi Terhadap Efektivitas Layanan Penerimaan Delegasi dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai Aspek Pelayanan terhadap Publik di Lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI”.

Acara yang dihadiri oleh 100 mahasiswa FKIP Unila ini berlangsung di Ballroom Radisson Hotel, Bandar Lampung, dengan tujuan untuk mengevaluasi efektivitas layanan publik serta meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam pelayanan informasi dan dokumentasi.

Kegiatan dimulai pukul 08.45 WIB dengan sambutan dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP Unila, Hermi Yanzi, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintahan. Hermi menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami dinamika pelayanan publik dan informasi di Indonesia.

“Melalui acara ini, mahasiswa dapat memperoleh wawasan langsung mengenai tantangan dan strategi peningkatan layanan publik,” ungkapnya.

Sambutan dilanjutkan oleh Plt. Sekjen MPR RI, Siti Fauziah, SE., MM., yang sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, Siti Fauziah menegaskan komitmen MPR RI dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, cepat, dan responsif.

“Melalui evaluasi terhadap PPID, kami berupaya meningkatkan aksesibilitas informasi publik agar dapat dinikmati oleh masyarakat luas, sekaligus mendukung penguatan kapasitas kelembagaan dan layanan yang prima,” ujar Siti Fauziah.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten dari MPR RI, yaitu Yenita Revi, S.E., Kepala Subbagian Hubungan antar Lembaga, dan Djarot Widiarto, S.H., Kepala Subbagian Pembaritaan dan Layanan Informasi. Dari pihak Universitas Lampung, hadir Dr. Yunisca Nurmalisa, M.Pd., Ketua Program Studi PPKn FKIP Unila, yang memberikan perspektif akademis mengenai pentingnya pengelolaan informasi dan dokumentasi dalam lingkup pemerintahan.

Para narasumber menyampaikan materi tentang peran PPID dalam mendukung layanan informasi yang baik kepada masyarakat, prosedur pengelolaan informasi publik, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi layanan ini. Dr. Yunisca menyampaikan bahwa keterbukaan informasi dan kemudahan akses merupakan bagian penting dari prinsip demokrasi yang perlu diwujudkan dalam setiap lembaga pemerintah.

Kegiatan evaluasi ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana layanan PPID dan penerimaan delegasi di Sekretariat Jenderal MPR RI berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip pelayanan publik yang baik.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses layanan agar dapat ditingkatkan di masa depan.
Hasil evaluasi menunjukkan berbagai pencapaian positif, seperti peningkatan kecepatan proses layanan delegasi dan peningkatan aksesibilitas informasi publik melalui penggunaan saluran digital yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Hal ini diharapkan dapat memperkuat kelembagaan di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI dan Unila, yang secara konsisten berupaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi dan dokumentasi.
Acara ini diakhiri dengan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta yang turut menggali lebih dalam peran PPID dalam memberikan pelayanan informasi secara efektif. Para mahasiswa FKIP Unila yang hadir juga diajak untuk mengembangkan soft skill dan integritas mereka dalam menghadapi tantangan di dunia kerja, terutama dalam pengelolaan layanan informasi.

Siti Fauziah menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik di masa mendatang.

“Semoga sinergi ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi MPR RI dan Unila, tetapi juga bagi masyarakat secara luas,” tutup Siti Fauziah. *